Elektro Plta

Embed Size (px)

Text of Elektro Plta

  • Skripsi

    PEMANFAATAN TURBIN ANGIN DUA SUDU SEBAGAI PENGGERAK

    MULA ALTERNATOR PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA

    ANGIN

    Diajukan dalam rangka menyelesaikan program studi Strata I untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan

    Disusun oleh :

    Nama : Hery Alamsyah

    NIM : 5301402005 Program Studi : Strata I Pendidikan Teknik Elektro Jurusan : Teknik Elektro

    FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    2007

  • ABSTRAK

    Hery Alamsyah, 2007. Pemanfaatan Turbin Angin Dua Sudu Sebagai Penggerak Mula Alternator Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Skripsi S1. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro. Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang.

    Kata Kunci : Turbin angin, Alternator Krisis energi yang terjadi di abad 21 ini sangat signifikan, dikarenakan exsploitasi sumber daya alam yang sangat berlebihan. Sehingga tidak adanya energi yang akan dipakai lagi untuk anak dan cucu kita. Masa depan sangat suram jika kita tidak memperbaiki mulai saat ini. Untuk itulah, pemanfaatan energi terbarukan harus segera dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mempertahankan keberlangsungan energi, demi kebutuhan manusia dimasa yang akan datang. Fokus penelitian ini adalah memanfaatkan energi yang diperbaharui yaitu energi angin. Dengan pemanfaatan turbin angin dua sudu sebagai penggerak mula alternator pada pembangkit listrik tenaga angin. Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah bagi mahasiswa dapat memahami kegunaan turbin angin sebagai pembangkit listrik tenaga angin. Bagi dosen, dapat dijadikan media penelitian dengan skala yang lebih besar lagi. Bagi pemerintah, dapat dijadikan masukan referensi untuk pembangkit listrik tenega angin untuk kepentingan masyarakat indonesia. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahap, yaitu: 1) Menentukan besaran sudu 2) Membuat prosedur penelitian 3) Mencari data Angin daerah Gunung Pati 4) Mengaplikasikan alat 5) Mencatat hasi penelitian 6) Evaluasi. Sedangkan metode pengumpulan data dengan cara metode one shot case study dengan pola eksperimen, Penelitian Turbin Angin Dua Sudu ini telah diujicobakan pada Technic Research Club TIM PIMNAS Malang 2006 Fakultas Teknik Unnes. Adapun penelitian dan pengambilan data dilakukan di Lab.TRC Gedung E2 Fakultas Teknik Unnes. Dari hasil ekperimen yang telah didapatkan, hubungan antara output tegangan dan daya berbanding lurus dengan kecepatan alternator. Berdasarkan pengujian diatas menunjukan ekperimen turbin dua sudu ini terhadap alternator sudah baik dan layak digunakan sebagai referensi penelitian terhadap turbin angin dua sudu. Berdasarkan hasil penelitian, perbaikan dan pengembangan ekperimen ini sangat diperlukan, terutama pada kecepatan angin dan pengaruhnya terhadap putaran alternator yang lebih cepat. Sebaiknya pengujian yang dilakukan didaerah yang memiliki kecepatan angin yang cepat dan konstan perharinya.

  • MOTTO DAN PERSEMBAHAN

    Motto :

    Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kapada yang maruf, mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah swt. (QS. Ali Imran : 110)

    The Best of you is the most contributing for people (HR.Tirmidzi)

    Yesterday is a history, Tomorrow is mistery, Today is a gift, thats why we call it present (Proverb)

    Persembahan : Allah swt dan Nabi Muhammad saw sebagai bukti

    cinta hamba terhadap dawah ini.

    Ibunda dan Ayahanda, yang telah memberikan

    cinta dan kasih sayangnya.

    Kakak-kakaku tercinta Taufik S.Kom, Indra

    Gunawan S.Kom. SH, dan Maria Ulfa SS. MSc.

    Nurul Hasanah SH, sebagai penasihat pribadi yang

    selalu mengingatkan dan memberikan motivasi

    dalam menyelesaikan skripsi ini.

    Teman-teman PTE 2002, thanks for everything.

  • KATA PENGANTAR

    Setinggi-tinggi pujian hanya bagi Allah swt, Sang pemilik kerajaan langit

    dan bumi. Sholawat serta salam dihaturkan bagi Rosululloh Muhammad Saw, dan

    seluruh manusia yang menyerukan kebenaran. Syukur sebagai bukti atas nikmat

    yang diberikan-Nya, sehingga penyusun diberikan izin dan kemudahan dalam

    menyelesaikan skripsi dengan judul Pemanfaatan Turbin Angin Dua Sudu

    Sebagai Penggerak Mula Alternator Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin

    dalam rangka menyelesaikan studi Strata Satu untuk mencapai gelar Sarjana

    Pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Selanjutnya

    penyusun menghaturkan terima kasih atas bantuan dan peran yang tidak dapat

    didefinisikan satu persatu pada tahapan penyelesaian skripsi ini, kepada :

    1. Prof. Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si Rektor Universitas Negeri

    Semarang.

    2. Prof. Dr. Soesanto, M.Pd, Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri

    Semarang.

    3. Drs. Djoko Adi Widodo, M.T, Ketua jurusan Teknik Elektro Universitas

    Negeri Semarang.

    4. Drs. Suwadi Pembimbing I yang telah membantu dalam penyelesaian

    skripsi ini, terima kasih untuk nasihat, arahan, dan bimbingannya ini.

    5. Drs. Agus Suryanto, M.T Pembimbing II yang telah membantu dalam

    penyelesaian skripsi ini.

  • 6. Para Naqib dan Murobbi yang telah membinaku menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Jazakumullohu Khairon Katsiro.

    7. Nuzul Setiawan S.Km My best friends dan teman seperjuangan.

    8. Ikhwan dan Akhwat UNNES thanks for everything bersama kalian bikin hidup lebih hidup.

    9. Fungsionaris Bem KM Unnes 2006 yang menjadi keluarga dalam

    perubahan dan pergerakan didunia kampus unnes.

    10. KAMMI Komisariat Universitas Negeri Semarang sebagai wadah

    pergerakanku mencari identitas dalam perjuangan.

    11. FUMMADA (Forum Ukhuwah Mahasiswa Muslim Angkatan 2002) perjuangan kita masih sangat panjang.

    12. Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah membantu

    dan memberikan dorongan dalam penyelesaian skripsi ini.

    Demikian, semoga skripsi yang telah penulis susun ini dapat bermanfaat

    bagi pembaca dan perkembangan skripsi pendidikan.

    Semarang, 1 Juli 2007

    Penulis

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Energi merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat

    karena hampir semua aktivitas manusia selalu membutuhkan energi.

    Misalnya untuk penerangan, proses industri atau untuk menggerakkan

    peralatan rumah tangga diperlukan energi listrik, untuk menggerakkan

    kendaraan baik roda dua maupun empat diperlukan bensin, serta masih

    banyak peralatan di sekitar kehidupan manusia yang memerlukan energi.

    Sebagian besar energi yang digunakan di Indonesia berasal dari energi

    fosil yang berbentuk minyak bumi dan gas bumi. Ketergantungan terhadap

    bahan bakar fosil setidaknya memiliki tiga ancaman serius, yakni:

    1. Menipisnya cadangan minyak bumi.

    2. Kenaikan / ketidakstabilan harga akibat laju permintaan yang

    lebih besar dari produksi minyak.

    3. Polusi gas rumah kaca (terutama CO2) akibat pembakaran bahan

    bakar fosil.

    Kadar CO2 saat ini disebut sebagai yang tertinggi selama 125 tahun

    belakangan, efek buruk CO2 terhadap pemanasan global telah disepakati

    hampir oleh semua kalangan. Hal ini menimbulkan ancaman serius bagi

    kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Oleh karena itu, pengembangan

    dan implementasi bahan bakar terbarukan yang ramah lingkungan perlu

  • mendapatkan perhatian serius dari berbagai negara. Pemerintah

    sebenarnya telah menyiapkan berbagai peraturan untuk mengurangi

    ketergantungan terhadap bahan bakar fosil (misalnya: Kebijakan Umum

    Bidang Energi (KUBE) tahun 1980 dan Keputusan Menteri Pertambangan

    dan Energi No. 996.K / 43 / MPE / 1999 tentang prioritasi penggunaan

    bahan bakar terbarukan untuk produksi listrik yang hendak dibeli PLN).

    Namun sayang sekali, pada tataran implementasi belum terlihat adanya

    usaha serius dan sistematik untuk menerapkan energi terbarukan guna

    substitusi bahan bakar fosil. (Yuli Setyo : 2005)

    Pemanfaatan energi angin sebenarnya bukan barang baru bagi umat

    manusia. Semenjak 2000 tahun lalu teknologi pemanfaatan sumber daya

    angin dan air sudah dikenal manusia dalam bentuk kincir angin (wind

    mills). Selain ramah lingkungan, sumber energi ini juga selalu tersedia

    setiap waktu dan memiliki masa depan bisnis yang menguntungkan. Kini

    sebagian besar negara maju di Eropa dan Amerika Serikat telah

    memanfaatkan sumber energi ini. Pada masa awal perkembangannya,

    teknologi energi angin lebih banyak dimanfaatkan sebagai sulih tenaga

    manusia dalam bidang pertanian dan manufaktur, maka kini dengan

    teknologi dan bahan yang baru, manusia membuat turbin angin untuk

    membangkitkan energi listrik yang bersih, baik untuk penerangan, sumber

    panas atau tenaga pembangkit untuk alat-alat rumah tangga. Menurut data

    dari American Wind Energy Association (AWEA), hingga saat ini telah

    ada sekitar 20.000 turbin angin diseluruh dunia yang dimanfaatkan untuk

  • menghasilkan listrik. Kebanyakan turbin semacam itu dioperasikan di

    lahan khusus yang disebut ladang angin (wind farm).

    Di negara-negara Eropa, pemanfaatan sumber energi yang dapat

    diperbaharui diperkirakan bakal mencapai 8% dari permintaan energi di

    tahun 2005. Energi angin menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih

    dan sekaligus berfungsi mengurangi emisi gas karbondioksida (CO2) yang

    dihasilkan oleh perangkat sumber energi sebelumnya. Tujuh tahun

    belakangan ini, kapasitas energi angin terpasang di Eropa melonjak hingga

    40% per tahun dan saat ini kapasitas tersebut dapat memenuhi kebutuhan