Budaya Siri' Dalam Perspektif Islam

  • Published on
    06-Aug-2015

  • View
    167

  • Download
    0

Transcript

1 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 BAB I PENDAHULUAN A.LATAR BELAKANG Indonesiamerupakansuatunegarayangdikenaldandiakuimemilikiberagampotensi, baik pada wilayah geografis, pluralis dan keragaman masyarakatnya.NegaraIndonesia yang dikenalnegarakepulauanterdiridariberbagaisukubangsamemilikibentukdancorak kebudayaanyangberbedaantarasatudenganyanglainnya.Sebagainegarakepulauanyang memilikikarakteristikyangterdiridaribermacam-macamsuku,adat,bahasa,kepercayaan sertaagama1denganlatarbelakangsejarahdanbudayayangberbeda-bedapula,tentunya Indonesia dikenal sangat unik.Keragaman yang dimaksud dapat disaksikan dengan melihat banyaknya karakteristik dan nilaiyangberlakudalammasyarakatsertalahirnyaperilakuyangbervariatifdalamsuatu komunitassocial.2komunitassocialtersebutdapatdipandangsebagaisymbol keanekaragamandalambingkaiBhinnekaTunggalIka.Dalammasyarakattersebutterdapat seperangkattatanilaisebagaisalahsatuunsuryangdiyakinidanmenjadiframeofreference tentang bagaimana seharusnya seseorang berbuat, bersikap dalam kehidupan sosial. Nilai-nilai itulahyangmempengaruhidankadang-kadangdapatdikatakanmembentukkeseluruhan sikapmasyarakatterhadapsuatuorientasi,danitulahyangmunculatauterpolakankeatas permukaan dalam kehidupan social masyarakat.3Dalam aktivitas budaya, manusia tidak bebas nilai, karena kebebasan berprilaku manusia dibatasiolehkebebasanoranglain.Denganmelakukanperbuatanatauaktivitaskehidupan, manusia membentuk kebudayan, dalam hal ini dengan berlandaskan doktrin al-Quran.4 Untuk menghargaiperbedaanini,adasatucarayangdiajarkansendiriolehAllah,yaituterimalah perbedaan itu sebagai suatu nikmat ataurahmat.5 Sebagai sumber paling utama ajaranIslam, 1Pengertian dalam konteks iniadalah pengertianyang biasa digunakanuntukmenyebut semuaagamayang diakuisecararesmiolehnegeraIndonesiayakni:Islam,Protestan,Katolik,Hindu-Dharma,Buddha-Dharma. Koentjaraningrat,BungaRampaiKebudayaan,MentalitasdanPembangunan,(Jakarta:GramediaPustakaUtama, 2000), hlm.149. 2Muhammad Huzain, Etika Budaya Sipakatau masyarakat Bone. (Yogyakarta: Tesis UIN Sunan Kalijaga, 2006), hlm 2. 3TimPUSPARUGM,PerpustakaanNasional:KatalogDalamTerbitan,WawasanBudayauntuk Pembangunan: Menoleh Kearifan Lokal,(Yogyakarta: Pilar Politika, 2004), hlm.326. 4UmarFaruq,KebudayaandanAgamadalamKonteksIndonesiaMenurutMusaAsyarie,(Yogyakarta: Skripsi, Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga, 2007), hlm. 99. 5Hal ini dapat berarti perbedaan itu dipandang sebagai berkah. Karena dengan perbedaan itu, kita bisa saling dialog,kenalmengenal,mengujiargument,mempertajampemikirandanmengembangkankehidupan.Tanpa keragamanitu,kehidupanakanberjalanditempat,akanstatis.Rahmat,M.Imdadun,IslamPribumiMendialogkan Agama Membaca Realitas, (edt), Sayed Mahdi, Singih Agung, (Jakarta: Erlangga,2003), hlm.118. 2 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 Al-Quranberfungsimemberipetunjukjalanyangpalinglurus(Q.S.Al-Isra[17]:9)6bagi segenap umat manusia demi tercapainya kebahagiaan dalam hidup. Hal ini berarti bahwa misi utama(danterpenting)dariAl-Quranadalahmemberituntunanbagiumatmanusia, mengenaiapa-apayangharusdiperbuatdantidakdiperbuatdalamhidupkeseharian.7 IndonesiasebagaipenganutIslamterbesardenganbudayayangberagamdisisilainterjadi konfigurasi nilai-nilaiIslam dan nilai-nilai tradisi budaya masyarakatyang tampak pada pola tingkahlakudalamrelasi-relasisocial.Nilai-nilaimoralyangmenjadilandasankebudayaan, bukandataranaplikatifnyayangbersifatplural,yang standardprocedure moralantarasatu daerahdengandaerahlainnyaberbeda-beda,yangdalamwujudkebudayaanadapadaapa yang disebut dengan adat istiadat.8 Dalam suatu tradisi budaya local, perangkat nilai tersebut danpadaumumnyatradisi-tradisiituterciptadenganlandasanagamaIslam,maka implementasidanwujuddalamkehidupansocialitutakdapatterpisahkandarilegitimasi dalil-dalil Al-Quran dan hadis Nabi. Maka jelas dalam implementasinya merupakan petunjuk dalamAl-Qurandanhadistersebut.Nilai-nilaidalamtradisibudayalocalitu,khusunya dalampembahasaninierathubungannyadalamkonteksnilaietikabudayayangterstruktur dalamadatdanistiadatmasyarakat.Islamsenantiasamemberikanwarnayangsempurna dalamsetiaptradisiitusehinggatafsirannyasenantiasatertujupadalandasanAl-Qurandan Al-Hadis.PadamakalahsingkatinibertemakanBudayaSiriBugisMakassardalamPerspektif Islam.Sirisebagaisalahsatubudayalokalyangmempunyaihubungansangatkuatdalam pandanganIslamsebagaikerangkaspiritualitasmasyarakatyangkokoh.Dalammakalahini padaawalpembahasanjelaskansekilassejarahdanmaknabudayasiriBugisMakassar, BudayasiridalamperspektifIslam,Nilai-NilaipendidikanIslamdalamkonteksSiriBugis Makassar.BudayaSiriinitidakhanyadikenaldalamBugisMakassarnamundikenalpula dikalangan Toraja danMandaryang mendiamidaratan Sulawesi Selatan.9 Kendati demikian, dalam pembahasan ini, dengan tidak mengurangi eksistensi dua suku bangsa lainnya di daerah ini,hanyamengetengahkansukuBugisMakassar.Hanyakosakatadanpenyebutannyasaja 6DepartemenAgamaRI.Al-QurandanTerjemah-Nya,(Bandung:PTSygmaExamediaArkalema,2009), hlm.283. 7 Miftahul Huda, Al-Quran dalam PerspektifEtika dan Hukum, (Yogyakarta: Teras, 2009), hlm.105. 8AbdulKarim,KonsepKesadaranHarkatSiri,dalamwebsite,http://abdulkarim8284.blogspot.com /2012/04/.html, diakses, 20 Oktober 2012. 9PortalBugis,ManusiaBugisRantau,BudayanyaSiriBugisMakassar,dalamwebsite, https://portalbugis.wordpress.com, diakses, 20 Oktober 2012. 3 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 yangberbeda,tetapifalsafahideologinyamemilikikesamaandalamberinteraksidengan sesama. BAB II PEMBAHASAN B.SEKILAS SEJARAH DAN MAKNA BUDAYA SIRI BUGIS MAKASSAR 1.Ikhtisar umum sejarah kebudayaan Bugis MakassarKebudayaan Bugis Makassar adalah kebudayaan dari suku bangsa Bugis-Makassar yang mendiamibagianterbesardarijazirahselatandaripulauSulawesi.10OrangBugisdan Makassarmerupakanrumpunyangsatu.Orangbugisadalahsalahsatudariberbagaisuku bangsadiAsiaTenggaradenganpopulasilebihdariempatjutaorang.Merekatermasukke dalamrumpunkeluargabesarAustronesia.11SukuBugisadalahsukuterbesaryangadadi SulawesiSelatan.MerekayangberadadiluarSulawesiSelatanlebihbanyaklagi.Mereka mendiami 15 dari 21 kabupaten di Sulawesi Selatan.12 Dari bahasa, tulisan dan kesusasteraan, orangBugis mengucapkan bahasa Ugi dan orang Makassar bahasa Mangkasara. Kedua bahasatersebutdipelajaridanditelitisecaramendalamolehseorangahlibahasaBelanda B.F.Matthes,denganmengambilberbagaisumberkesusasteraantertulisyangsudahdimiliki olehorangBugisMakasarberabad-abadlamanya.13Kesusasteraantertulistersebutyang disebut dengan Lontara.14 Asal-usulorangBugishinggakinimasihtidakjelasdantidakpasti.Berbedadengan wilayahIndonesiabagianbarat,SulawesiSelatansamasekalitidakmemilikimonument Hindu atau prasasti, baik dari batu atau pun dari logamyang memungkinkan dibuatnya suatu kerangkaacuanyangcukupmemadaiuntukmenelusurisejarahorangBugissejakabad 10PendudukpropinsiSulawesiSelatanterdiridariempatsukubangsaialah:Bugis,Makassar,Toraja,dan Mandar. Koentjaraningrat, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, (Jakarta: Djambatan, 2010), hlm.266. 11Evolusiinternalsertainteraksimerekadenganberbagaiperadabanluar(Cina,India,Islam,danEropa). ChristianPelras,ManusiaBugis,OxfordInggris:BlackwellPublisherLimited,terj.AbdulRahmanAbu,Hasriadi, Nurhady Sirimorok.(Jakarta: Penerbit Nalar,2006), hlm.1. 12yaituBone,Soppeng,Wajo,Luwu,LuwuTimur,LuwuUtara,SidenrengRappang,Bulukumba,Sinjai, Pinrang,Barru,Enrekang,Pare-Pare,PangkajenneKepulauan,danMaros.Duakabupatenterakhirmerupakan daerah-daerahperalihanyangpenduduknyaberbahasaBugismaupunMakassar.SupriadiMappangara,Bugis MakassardiLintasanSejarah,dalamWebsite,http://ila-galigo.blogspot.com/2009/05/.html,diakses,30Oktober 2012. 13 Koentjaraningrat, Manusia., hlm.268. 14DalamkaitaniniLontaradapatberartitulisanataubuku.Lontarayangdimaksuddisiniialahbukuyang memuat catatan hasil-hasil intelektual leluhur Bugis Makassar yang sudah dalam bentuk tulisan tangan atau cetak di ataskertas.Mattulada,Latoa:SuatuTulisanAnalisisTerhadapAntropologi-PolitikOrangBugis.(Jakarta: Universitas Indonesia, 1975), hlm. 37. 4 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 pertamaMasehihinggakemasaketikasumber-sumbertertulisBaratcukuptersedia.15Masa laluorangBugisdapatdibagimenjaditigaperiodeyaitu:16Pertama,PeriodeSejarahyang bersumberdarikronikBugis,ditambahdengansumber-sumberluar.Kedua,periodeBugis awaldapatdiketahuimelaluisatu-satunyasumbertertulissetempat,yaknisiklusLaGaligo yang harus dimanfaatkan dengan sangat hati-hati. Ketiga, Periode Prasejarah yang sama sekali tidak memiliki sumber tertulis; hanya mengandalkan bukti-bukti arkeologis. Jika kita merujuk padasumbertertulisyaknisiklusLaGaligo17tersebutdenganjumlahkuranglebih9000 halamanfolio18makahanyadapatdikemukakanpandanganbahwaBugistelahadajauh sebelumabadke-17Masehi.HalinidikarenakanpendatangMinangkabaudanMelayuyang melakukan perantauan ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga adminstrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi yang juga dikategorikan sebagai orang bugis. Sejak awal abad ke-17 Masehi, setelah menganut agama Islam, orang Bugisbersama dengan orang AcehdanMinangkabaudiSumatera,KalimantandanMalaysia;orangMoro19diMindanao; orang Banjar di Kalimantan; orang Sunda di Jawa Barat; dan orang Madura di Pulau Madura danJawaTimurdicapsebagaiorangNusantarayangpalingkuatidentitaskeislamannya. AgamaorangBugisadalahagamaIslam,tanpamengeksplisitkankemayoritasannya, mengingatsejarahorangBugissejakmasuknyaagamaIslamsampaisekarangini, menunjukkanadanyaperpaduanantarakebudayaanBugisdanagamaIslam.20OrangBugis malahmenjadikanagamaIslamsebagaibagianintegraldanesensialdariadatistiadatdan budaya mereka.21Orang Bugis Makassar, yang dalam kehidupan sehari-harinya terikat oleh sistem norma danaturan-aturanadatyangkeramatdansakralyangkeseluruhannyadisebut Pangngaderreng22(PangngadakkandalambahasaMakassar).(KataPangngaderengatau 15Christian Pelras, Manusia, hlm.23 16 Christian Pelras, Manusia.,Ibid., hlm. 39 17Perpaduanantaratradisilisandansastratuliskemudianmenghasilkansalahsatuepossastraterbesardi dunia yang lebih panjang dari Mahabhrata, Christian, Manusia.,Ibid., hlm.4 18 http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Bugis. 19Moro,istilah dari bahasaSpanyolyangmerujuk padaorang-orangmuslim di FilipinaSelatan,Christian Pelras, Manusia., 20AndiRasdiyanah,IntegrasiSistemPangngadereng(Adat)denganSistemSyariatsebagaipandangan hidup orang Bugis dalam Lontarak Latoa, (Yogyakarta: Disertasi IAIN Sunan Kalijaga,1995), hlm. 106. 21 Christian Pelras, Manusia., 22SistemnormadanadatistiadatorangBugisMakassarituberdasarkanataslimaunsurpokokialah:(1) Ade(adadalamMakassar);(2)Bicara;(3)Rapang;(4)Waridan(5)Sara(SaradalambahasaArabSyariah adalahunsurpokokdalamPangngadereng/PangadakkangyangberasaldariagamaIslam).Koentjaraningrat, Manusia.,hlm.277.5 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 Panngadakkang)berasaldariadeatauadayangbersumberdaribahasaArabadah).23 Unsur pokok dalam Pangngadereng atau Pangngadakkan tersebut terintegrasisatu sama lain sebagai suatu kesatuan organis dalam pikiran orang Bugis Makassar, demikian pula martabat dan harga diri yang terkandung semuanya dalam konsep Siri. Dalam adat Istiadat, bagi suku-sukulaindisekitarnya,orangbugisdikenalsebagaiorangberkarakterkerasdansangat menjunjungtinggikehormatan.Bilaperlu,mempertahankankehormatan,merekabersedia melakukantindakkekerasan.Namundemikian,dibaliksifatkerasitu,orangBugisjuga dikenalsebagaiorangyangramahdansangatmenghargaioranglainsertasangattinggirasa kesetiakawanannya.24DalamkonteksiniSiriakanterwujuddalamdiribilamanatidak mampumempertahankankehormatannyaatauhargadirinyakarenamerasamalu.Sifatdan karakteryangmelekatdanmerupakancerminansekaligusbudayayangtertanamyangsalah satunya disebut dengan budaya Siri dalam masyarakat Bugis Makassar.2.Makna Budaya Siri Bugis Makassar SebelumkitamengkajitentangSiri,makaSirisebagaiaspekkebudayaanatauaspek AntropologibudayaBugismaupunMakassar,TorajadanMandar.Gunamengkajinyadan menghayatinya,secaramendasardibutuhkanpengenalanpadapengertianbudayadan kebudayaan tersebut terlebih dahulu.a.Pengertian Budaya Istilah budaya dan kebudayaandalam bahasaIndonesiayang biasa dipakai oleh umum dalam pembicaraan sehari-hari mengandung pengertian mengenai bangunan-bangunan indah, candi-candi,tari-tarian,seni-suara,senirupadansebagainya.DalamKamusBesarBahasa Indonesia,budayaadalahpikiran,akalbudi.25Budayadiistilahkanpulaadatistiadat.Dalam disiplinkeislaman,adatistiadatdiistilahkandenganadahyangolehbanyakpakar yurisprudensiIslamdianggapmemilikikedekatanpengertiandenganurf.Urfsecara etimologisberartisesuatuyangdipandangbaikdanditerimaakalsehat.Dalamterminologi usulal-fiqh,urfadalahsesuatuyangtidakasinglagibagisuatumasyarakatkarenatelah menjadikebiasaandanmenyatudengankehidupanmereka,baikberupaperbuatanmaupun 23KatainimasukdalamperbendaharaankataBugismelaluibahasaMelayusebagaibahasautamarumpun Melayu di samping sebagai bahasa komunikasi berbagai etnis di Nusantara sejak awal sejarah kehidupan masyarakat diwilayahinihinggasekarang.PanngaderengatauPanngadakkanberartiperihal,halikhwalataupersoalanyang berkaitandenganadeatauada.NurmanSaid,MasyarakatMuslimMakassar:StudiPola-PolaIntegrasiSosial antaraMuslimPagamadenganMuslimSossorang,(Jakarta:BadanLitbangdanDiklatDepartemenAgamaRI, 2009), hlm. 47. 24 Christian Pelras, Manusia.,Ibid.,25SuhartonodanAnaRetnoningsih,KamusBesarBahasaIndonesia(EdisiLux),Semarang:WidyaKarya, 2011, hlm.94 6 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 perkataan. Dengan definisi seperti ini, maka urf sama dengan adat istiadat, yaitu kebebasan seseorangyangkemudiandiikutiolehyanglainsehinggamenjadiadatsebuahmasyarakat tertentu dijalankan bersama dan dipatuhi bersama.26 Dalam lingkunganantrophologi, definisi kebudayaandirumuskanbahwa,kebudayaanialahkeseluruhandarikelakuandanhasil kelakuanmanusiayangteratur olehtata-kelakuanyangharusdidapatnyadenganbelajardan yangsemuanyatersusundalamkehidupanmasyarakat.27Kebudayaanadalahsuatusistem pengetahuan,caramemandangdanmerasakan,berfungsiseabagaipedomandanpengarah bagi perilaku manusia warga komunitas.28 Daribeberapapandangantersebutdiatasmakadalamkonteksinibudayaatauadat istiadatdapatdisimpulkanbahwasuatusistemkebiasaanyangtermuatdalamtatakelakuan baikperkataandanperbuatansuatukomunitasmasyarakatyangmenjadisebuahcirikhas kehidupanyangdipatuhidandijalankanbersama.Budayayangdijalankanolehkomunitas masyarakat tersebut hendaknya pula bertumpu pada nilai religius, sebagaimana Dr. Abd. Haris mengutipHamkamelihatkebudayaanyangdibangunhendaknyaberakarpadakepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.29 b.Makna Siri 1)Menurut Bahasa DalamBugisMakassarnilai-nilaibudayamerupakanbagianyangtakterpisahkandari Islam,setidaknyatidakbertentangandengannilai-nilaiIslamsepertimenjagahargadiriatau malu30yanglebihdikenaldalamBugisMakassaryangdisebutdenganSiri.Secaraharfiah kataSiridalamsistemadatBugisdiSulawesiSelatanmempunyaimaknayangberdimensi ganda,disatusisiartinyamalu,disisilainberartihargadiri.31AndiRasdiyanahmengutip Shelly Errington berpendapat bahwa Siri pada orang Bugis mengandung unsur penting, yaitu 26M.NurKholisSetiawan,PribumisasiAl-Quran,TafsirBerwawasanKeindonesiaan,(Yogyakarta: Kakubata Dipantara, 2012), hlm. 126-127. 27Bhimokurniawan,Menggali NilaiNilaiBudayaBugisMakassar,dalamWebsitehttp://id.scribd.com/doc.diakses, 30 Oktober 2012 28Tim PUSPAR UGM, Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan ,Wawasan., hlm.249. 29Abd. Haris, Etika Hamka, Kontruksi Etik Berbasis Rasional Religius, (Yogyakarta: LKiS,2010), hlm.206. 30NasirBaki,PolaPengasuhanAnakdalamKeluargaBugis(StuditentangPerubahanSosialdalam Keluarga Rappang di Sulawesi Selatan, Disertasi. (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2005), hlm.5-6. 31SampaidisinimakaSiriituadalahsuatuyanguniversaldanfitrah,artinyasemuamanusiamemilikinya. NamunyangmembedakandenganorangBugisatauMakassaradalahterletakpadakelembagaansirikedalam systemculturaldansystempranatasocialmereka,sehinggapenghayatandanpengamalannyasangatintens. Nasruddin Anshoriy, Anregurutta Ambo Dalle Maha Guru daru Bumi Bugis, (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2009), hlm. xxi. 7 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 harga diri dan malu.32 Jadi malu dan harga diri tidak dapat dipisahkan yang terdapat pada diri seseorang. 2)Menurut Istilah Istilah(terminologi)Siridapatdidekatidarisudutmaknamenurutbahasanamundapat puladicermatimenurutkultural.Darihasilpenelitianahli-ahliilmusosialdapatdiketahui bahwakonsepSiriitutelahdiberiinterpretasiyangbermacam-macammenurutlapangan keahliandariparaahlimasing-masing.33Manakalakitainginmendalami pengertian Siri dengansegenapmasalahnyaantaralaindapatdiketahuidaribukuLa Toa.34 Bukuiniberisipesan-pesandannasehat-nasehatyangmerupakankumpulanpetuah untukdijadikansuriteladan.Contohnyaseperti;Sirisebagaihargadiriataukehormatan, PassampoSiri(penutupmalu),Mappakasiri(dinodaikehormatannya),RitaroangSiri (ditegakkankehormatannya),danSirisebagaiperwujudansikaptegasdemikehormatan tersebut. Dari makna ganda tersebut di atas, maka Siri dapat dipahami sebagai berikut yaitu: a)MenurutKoentjaraningratmengutipSalamBasjahmemberitigapengertiankepada konsepSiriituialah;malu,dayapendoronguntukmembinasakansiapasajayangtelah menyinggungrasakehormatanseseorang,ataudayapendoronguntukbekerjaatau berusaha sebanyak mungkin.35 b)ChristianPelrasmengutipHamidAbdullahdalambukunyaManusiaBugisMakassar bahwadalamkehidupanmanusiaBugisMakassar,Sirimerupakanunsuryangprinsipil dalamdirimereka.Tidakadasatupunnilaiyangpalingberhargauntukdibeladan dipertahankandimukabumiselaindaripadaSiri.BagimanusiaBugisMakassar,Siri adalahjiwamereka,hargadiridanmartabatmereka.Sebabituuntukmenegakkandan membelaSiriyangdianggaptercemarataudicemarkanolehoranglain,makamanusia BugisMakassarakanbersediamengorbankanapasaja,termasukjiwayangpaling berharga demi tegakknya Siri dalam kehidupan mereka.36 32 Andi Rasdiyanah, Integrasi., hlm.147. 33 Koentjaraningrat, Manusia.,Hlm.279 34Artinya YANGTUA.Tetapi,artisebenarnyaialah Petuah-Petuah, berisisekitarseribujenispetuah-petuah.Hampirsemuaisi LaToainierathubungannyadenganperananSiridalampolahidupatauadatistiadat Bugis-Makassar (merupakan falsafah hidup). 35DemikianpulamengutipM.NatzirSaiddenganpendapatnyayangberbedamengemukakanbahwaSiri adalah perasaan malu yang memberi kewajiban moril untuk membunuh pihak yang melanggar adat, terutama dalam soal-soal perkawinan. Koentjaraningrat, Manusia., Hlm.280. 36 Christian Pelras, Manusia., hlm.251 8 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 c)Siriadalahrasamaluyangmendorongsifatuntukmemberihukumanmorilatau membinasakanbagiyangmelakukanpelanggaranadatterutamadalamsoalataumasalah perkawinan. HalinidapatpuladikatakanbahwaSirijugaadadalamkonteksmalu,Siri-siriatau taupassiri-siriseng(bahasaBugis),taupassiriang(BahasaMakassardanMandar)yang artinyaorangpemalu.Istilahsiri-siriyangsangatdikenaldalamsukutertentudiSulawesi Selatanmerupakanpenamaanbagiseseorangyangberadadalamkeadaansangatmalu, sehinggadigambarkanibarathelaidaunpinangyangberkerutkarenadijemurdibawahterik sinar matahari.37Siri dapat pula dikonotasikan sebagai sikap segan serta takut. Contoh ungkapan seperti; Masirikamewakisitudangang,nasabaengkaonrotta(bahasaBugis),artinya,akutakut duduk bersama tuan, karena tuan memiliki kedudukan terpandang. Dega mumasiriri nabitta, nademuturusiwipenggajaranna,artinyatidakkahengkautakutkepadaNabikitasehingga tidak mematuhi ajarannya.38 3)Makna Kultural Menurutmaknakultural,dalamseminartentangSiriyangdiselegarakanoleh UniversitasHasanuddintahun1977telahdirumuskandefinisiSiriyaitusebagaisistemnilai sosio-kulturaldankepribadianyangmerupakanpranatapertahananhargadiridanmartabat manusiasebagaiindividudansebagaianggotamasyarakat.39MaknakulturalkataSiribaru dapatdihayatisecarakomprehensifmanakaladiamatidarisisikeberadannyasebagaisistem nilaibudayapadaempatsistemadatsukuyangadadiSulawesiSelatan40yaituBugis, Makassar, Tator dan Mandar. MenurutAbuHamidorangBugisMakassardipedesaaanmenekankansikapmoral yang sangat tinggi, perilaku seseorang dinilai mengandung moral bilamana memiliki enam sifat, seperti, Malempu (jujur), ada tongeng (berkata benar), getteng (keteguhan hati), Siri (rasamalu),amaccang(kepintaran),danmakkareso(berusaha).Sikapkehendakyang merupakanetosdibarengidengansikapmentaldanprilakuyangbaikmenjadijembatan bagi anugerah Tuhan.4137Halinijugaseringdigambarkandengansebuahkeadaandimanaseseorangyangsangatinginmenikmati hidanganyangtersajidiperjamuannamuntertekanrasamalukarenamerasadiperhatikanolehtetamuyang lain.Banuamandar,SiridanPengaruhnyadalamMasyarakat,dalamwebsitehttp://banuamandar.blogspot.com /2012/05, diakses, 29 Oktober 2012. 38 Banuamandar, Siri. Ibid., 39 Nasruddin, Anregurutta.,hlm. XXII 40 Banuamandar, Siri. 41AbuHamid,SyekhYusufSeorangUlama,SufidanPejuang.(Jakarta:YayasanOborIndonesia,1994), hlm. 260-261. 9 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 Nilai-nilaitersebutterangkumdalamadat-istiadatyangdianggapnyaluhurdansuci mempengaruhikeseluruhanperilakunya.Apabilaadadiantaranyayangmencobamelanggar salah satu adat, maka ia akan memperoleh sangksi sosial yaitu berupa pemencilan.42 DariberbagaipandangantersebutdiatastentangmaknaSirimakadapatdisimpulkan bahwaSiriadalahetoskultur,prinsiphidupataupendirianmasyarakatyangmelekatpada systemnilaiyangberimplikasidalamsystembudaya,socialdankepribadianseseorangatau suatumasyarakat.Bagimasyarakat Bugis-Makassar,Siri'mengajarkanmoralitaskesusilaan yang berupa anjuran, larangan, hak dan kewajiban yang mendominasi tindakan manusia untuk menjaga dan mempertahankan diri dan kehormatannya. C.SIRI BUGIS MAKASSAR DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DAN AL-HADITS1.Budaya Siri dalam perspektif Al-Quran dan Al-Hadits Sirimerupakansalahsatusifatkepribadianmanusia.Siri,sebagaiakhlakyang relevansinyabanyakdijelaskandalamAl-QurandanHadistNabiSAW.Al-quran menjelaskan kepribadian manusia dan ciri-ciri umum yang membedakannya dengan makhluk lain.Al-quranjugamenyebutkansebagianpoladanmodelumumkepribadianyangbanyak terdapatpadasuatumasyarakat,43salahsatunyaSiridalamBugisMakassar.Mengenai kepribadian manusia tersebut dalam Al-Quran diisyaratkan: . _l _. ! _. ,l> _. !.: Artinya:Sesungguhnyaberuntunglahorangyangmensucikanjiwaitu,danSesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Q.S. Asy-Syams [91]:9-10.44 KonseptentangSirimendapattambahanyangterkaitdenganistilahArabsirberarti rahasia. Kata rahasia mengandung pengertian tentang sesuatu yang tersembunyi, yakni sesuatu yangbersifatfundamentaldalamdirimanusiayaknijatidiriataukepribadian.MaknaSiri mendapattambahandisampingbermaknarasamaluyangmendalamdanhargadiri,juga bermaknarahasiatersembunyidalamdirimanusia.45KarenaSiriadalahsesuatuhalyang abstrak dan hanya akibatnya yang berwujud konkrit saja yang dapat diamati dan diobservasi.46 42Pemencilan dalam artian ini yaitu tidak ada orang bergaul atau membantunya jika ditimpa kesusahan atau berupa pengusiran keluar kampung. Sanksi pembunuhan sering terjadi kalau orang yang melanggar itu berkisar pada masalah Siri. Abu Hamid, Syekh., Ibid, hlm.30. 43 Rifat Syauki Nawawi, Kepribadian Qurani, (Jakarta: Amzah,2011), hlm.28. 44 Departemen Agama RI. Al-Quran, hlm.595. 45Nurman Said, Masyarakat., hlm. 63-64. 46 Koentjaraningrat, Manusia., hlm.280. 10 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 RelevansietimologiSiri(maludanhargadiri)sangateratkaitannyadalamIslam,maka akan ditemukan sebuah istilah sepertihayaa> (malu) berasal dari kata al-hayaa>(hidup) dan adapulayangmengartikanhayaa>(hujan)danghirah(hargadiri).47Maluadalahsifatatau perasaanyangmenimbulkankerenggananmelakukansesuatuyangrendahatautidakbaik.48 Maludanhargadiriinilahyangperludimilikiolehsetiaporang.Al-hayaa>ataurasamalu ialah suatu sifat yang ada dalam hati dan jiwa manusia, yang mendorongnya untuk melakukan kebaikan dan ketaatan, serta mencegahnya dari prilaku buruk, tercela dan yang memalukan.49 IbnuHajarAlAsqalanimengutipAr-Raghib,maluadalahmenahandiridariperbuatan buruk.50Sifatrasamalumerupakanbagianyangtidakterpisahkandariiman,karenaia merupakan salah satu buah dan konsekuensi utamanya.Rasulullah SAW bersabda: . Artinya:Dan rasa malu adalah satu bagian dari iman (H.R. Abu Hurairah R.A). MenurutIbnuQutaibahyangdikutipIbnuHajarAlAsqalani,bahwasifatmaludapat menghalangidanmenghindarkanseseoranguntukmelakukankemaksiatansebagaimana iman. Maka sifat malu disebut sebagai iman, seperti sesuatu dapat diberinama dengan nama lainnya yang dapat menggantikan posisinya.51Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: . Artinya:Sesungguhnyadiantarakata-katakenabianterdahuluyangmasihdiingatoleh masyarakat adalah: Jika kamu sudah tidak punya rasa malu lagi, maka berbuatlah sekehendakmu (HR. Al-Bukhari). Terdapat beberapa penjelasan ulama mengenai hadis tersebut, diantaranya:47 Banuamandar, Siri., 48YunaharIlyas,KuliahAkhlak,(Yogyakarta:LembagaPengkajiandanPengamalanIslam(LLPI),2011), hlm. 128. 49Mawaddahindah,Al-HayaaatauRasaMalu,dalamwebsitehttp://mawaddahindah.wordpress. com/2012/04/07/ diakses, 2 November 2012. 50Sifattersebutmerupakansalahsatucirikhususmanusiayangdapatmencegahdariperbuatanyang memalukandanmembedakannyadenganbinatang.Sifattersebutmerupakangabungandarisifattakutdaniffah (menjagakesuciandiri).Olehkarenaituorangyangmalubukanorangyangfasik,meskipunjarangsekalikita temukan seorang pemberani yang pemalu. Terkadang sifat malu juga berarti menahan diri secara mutlak.Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Baari (Penjelasan Kitab Shaih Al Bukhari)terj. Ghazirah Abdi Ummah, edt. Abu Rania, Lc dan Titi Tartila, S.Ag, (Jakarta: Pustaka Azzam, Cet. I, 2002), hlm. 130. 51 Ibnu Hajar Al Asqalani, Fathul., Ibid, 11 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 a.Bentukhaditsdiatasadalahperintahtapimaksudnyaadalahpemberitaan.Halinidi karenakansebagaipencegahutamaagarmanusiatidakterjerumuskedalamkejahatan adalahsifatmalunya.Makajikaiameninggalkansifatmalunya,iaseakan-akandi perintahkan untuk mengerjakan semua larangan.b.Haditsdiatasmerupakanancaman,artinyalakukanapasajayangkauinginkankarena sesungguhnya Allah akan membalas semua perbuatanmu. c.Lihatlah kepada apa yang ingin engkau lakukan. Jika tidak termasuk yang membuat malu maka lakukanlah, jika termasuk yang membuat malu, maka tinggalkanlah. d.Haditsdiatasmendorongpadasifatmaludanmemujikeutamaannya.Artinyakarena seseorang tidak boleh berprilaku semata-mata mengikuti kehendak hatinya, maka ia tidak boleh meninggalkan sifat malunya.52 SifatmalumerupakanakhlakterpujiyangmenjadikeistimewaanajaranIslam. Rasulullah SAW bersabda: . . Artinya:Sesungguhnyasemuaagamaitumempunyaiakhlak,danakhlakIslamituadalah sifat malu.(HR. Malik) Maluterbagiatastigajenisyaitu,pertama,malukepadaAllah,kedua,malukepadadiri sendiridanketiga,malukepadasesamamanusia.Rasamaluberfungsimengontroldan mengendalikanseseorangdarisegalasifatdanperbuatanyangdilarangolehagama.Tanpa kontrolrasamaluseseorangakanbebasmelakukanapasajayangdiinginkanolehhawa nafsunya.53MuhammadAl-Gazalimengemukakanbahwajikatanda-tandarasamalusudah tidakadalagipadawajahseseorang,sepertikayuyangsudahterkelupasdarikulitnyayang hijau, itu merupakan suatu isyarat bahwa keutamaan pada diri seseorang itu telah pudar.54 Sifat malu merupakan bagian dari akhlak yang diajarkan dalam Agama Islam. Oleh karena ituakhlakdanperilakuutamamerupakanbagianpentingdarieksistensimasyarakatIslam. Merekaadalahmasyarakatyangmengenalpersamaandankeadilan,kebajikandankasih sayang,kejujurandankepercayaan,sabardankesetiaan,rasamaludanhargadiri, 52Daripenjelasandiatasdiketahuibahwamalumembatasiantaraseoranghambadengansemualarangan atau kemaksiatan. Maka dengan kuatnya rasa malu makin lemahlah kecenderungan seseorang untuk terjerumus dalam kemaksiatan.Sebaliknyadenganlemahnyarasamalumakinkuatlahkeinginanseseoranguntukmelakukan kemaksiatan.Salimbin'Iedal-Hilali,MaluMenurutal-Qurandanas-SunnahyangShahih,dalamWebsite http://ebook.mw.lt/jowo2/txtmalu.txt, diakses, 2 November 2012. 53 Yunahar Ilyas, Kuliah,. hlm.131. 54Muhammad Al-Gazali, Khuluqul Muslim, Akhlak Seorang Muslim, terj. Abu Laila dan Muhammad Tahir, Bandung: PT. Almaarif Bandung, 1995), hlm. 314. 12 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 kewibawaan dan kerendahatian, kedermawanan dan keberanian, perjuangan dan pengorbanan, kebersihandankeindahan,kesederhanaandankeseimbangan,kepemaafandan kepenyantunan, serta saling menasehati dan bekerja sama.55 Akhlak atau prilaku dalam Islam adalahyangterwujudmelaluiprosesaplikasisystemnilai/normayangbersumberdarial-Quran dan al-Hadis.Seperti firman Allah SWT dalam (Q.S.Ali Imran: 159-160), !., .> _. s! .s -.`.> >!: _ .:| .s _. _ls danghirah),ataumaludanhargamerupakanduasifatyangtidakhanya dijunjungtinggidalamtradisiIslamakantetapijugadiyakinisebagaibagianterpentingdari struktur keimanan seorang muslim. TradisibudayalokalSiridalammasyarakatutamanyaBugisMakassarmengandung nilai-nilaietikahukumdansekaligusnilai-nilaipendidikanyangjugasangatmenekankan padapadaaspekkehidupansehari.Adapaunnilai-nilaitersebutadalah,Nilaimaludannilai hargadirisebagainilaiutamadalamkonteksbudayaSiri.Disisilainnilai-nilaiyangbersifa nisbi yang dibatasi oleh waktu dan tempat. nilai-nilai ini terimplikasi pada budaya Siri seperti atauPacceatauPesse,AdaTongeng(Kejujuran),Amaccang(Kepintaran),Getteng 17 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 (Keteguhan),Awaraningen(Keberanian),Sipakatau(Memanusiakan)dan,Madeceng kalawing ati (Baik kandungan hati). Penghayatanakannilai-nilaietikakandungan Siri yangdidalamnyamemuatnilai-nilai malusertahargadiri(martabat)seyogyanyaharusbermuladitanamkandalamkehidupan keluarga. Anak-anak dibiasakan merasa malu melakukan perbuatan tercela dan terlarang, serta pada saat yang sama ditanamkan perasaan harga diri guna selalu melukakan hal yang baik dan terpuji. DAFTAR PUSTAKA AnaRetnoningsih,Suhartono,dan,KamusBesarBahasaIndonesia(EdisiLux),Semarang: Widya Karya, 2011. Anshoriy, Nasruddin, Anregurutta AmboDalle Maha Guru daru Bumi Bugis, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2009. Al-Asqalani, Hajar, Ibnu, Fathul Baari (Penjelasan Kitab Shaih Al Bukhari)terj. Ghazirah Abdi Ummah, edt. Abu Rania, Lc dan Titi Tartila, S.Ag, Jakarta: Pustaka Azzam, 2002. Al-Gazali,Muhammad,,KhuluqulMuslim,AkhlakSeorangMuslim,,terj.AbuLailadan Muhammad Tahir, Bandung: PT. Almaarif Bandung, 1995. Baki,Nasir,PolaPengasuhanAnakdalamKeluargaBugis(StuditentangPerubahanSosial dalamKeluargaRappangdiSulawesiSelatan,Disertasi.Yogyakarta:UINSunan Kalijaga, 2005. Banuamandar,SiridanPengaruhnyadalamMasyarakat,dalamwebsite http://banuamandar.blogspot.com /2012/05. Departemen Agama RI. Al-Quran dan TerjemahNya, Bandung: PT Sygma Examedia Arkalema, 2009. Faruq,Umar,KebudayaandanAgamadalamKonteksIndonesiaMenurutMusaAsyarie, Yogyakarta:Skripsi,JurusanPerbandinganAgamaFakultasUshuluddinUINSunan Kalijaga, 2007. Hamid,Abu,SyekhYusufSeorangUlama,SufidanPejuang.Jakarta:YayasanOborIndonesia, 1994. Haris, Abd., Etika Hamka, Kontruksi Etik Berbasis Rasional Religius, Yogyakarta: LKiS, 2010. Hilali,'Ied,Salim,bin,al,MaluMenurutal-Qurandanas-SunnahyangShahih,dalamWebsite http://ebook.mw.lt/jowo2/txtmalu.txt. http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Bugis,. Huda, Miftahul, Al-Quran dalam PerspektifEtika dan Hukum, Yogyakarta: Teras, 2009. 18 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 Huzain, Muhammad, Etika Budaya Sipakatau masyarakat Bone. Yogyakarta: Tesis UIN Sunan Kalijaga, 2006. Ilyas, Yunahar, Kuliah Akhlak, Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LLPI), 2011 Imdadun,Rahmat,M.,IslamPribumiMendialogkanAgamaMembacaRealitas,SayedMahdi, Singih Agung, (ed), Jakarta: Erlangga, 2003. Indah,Mawaddah,Al-HayaaatauRasaMalu,dalamwebsitehttp://mawaddahindah. wordpress.com/2012/04/07/. Karim,Abdul,KonsepKesadaranHarkatSiri,dalamwebsite,http://abdulkarim8284. blogspot.com/2012/04/.html. Khaled,Amr,AkhlakAl-Mumin,BukuPintaMalu(MemanduandaBerkepribadianMuslim dengan Lebih Asyik, Lebih Otentik, terj. Fauzi Faisal Bahreisy. Jakarta: Zaman, 2010. Koentjaraningrat, Bunga Rampai Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000. _____________, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Jakarta: Djambatan, 2010. Kurniawan,Bhimo,MenggaliNilaiNilaiBudayaBugisMakassar,dalamWebsite http://id.scribd.com/doc. Mappangara,Supriadi,BugisMakassardiLintasanSejarah,dalamWebsite,http://ila-galigo. blogspot.com/2009/05/.html. Mattulada,Latoa:SuatuTulisanAnalisisTerhadapAntropologi-PolitikOrangBugis.Jakarta: Universitas Indonesia, 1975. Nawawi, Syauki, Rifat, Kepribadian Qurani, Jakarta: Amzah, 2011. Pelras,Christian,ManusiaBugis,OxfordInggris:BlackwellPublisherLimited,terj.Abdul Rahman Abu,Hasriadi, Nurhady Sirimorok. Jakarta: Penerbit Nalar, 2006. PortalBugis,ManusiaBugisRantau,BudayanyaSiriBugisMakassar,dalamwebsite, https://portalbugis.wordpress.com. TimPUSPARUGM,PerpustakaanNasional:KatalogDalamTerbitan,WawasanBudayauntuk Pembangunan: Menoleh Kearifan Lokal, Yogyakarta: Pilar Politika, 2004. Rasdiyanah,Andi,IntegrasiSistemPangngadereng(Adat)denganSistemSyariatsebagai PandanganhiduporangBugisdalamLontarakLatoa,Yogyakarta:DisertasiIAIN Sunan Kalijaga,1995. RatnaSusanti,YusufQardhawy,,MasyarakatBerbasisSyariatIslam,Akidah,Ibadah,Akhlak. Edt, Surakarta: Era Intermedia, 2003. 19 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012 Said,Nurman,MasyarakatMuslimMakassar:StudiPola-PolaIntegrasiSosialantaraMuslim PagamadenganMuslimSossorang,Jakarta:BadanLitbangdanDiklatDepartemen Agama RI, 2009. Setiawan,NurKholis,M.,PribumisasiAl-QuranTafsirBerwawasanKeindonesiaan, Yogyakarta: Kakubata Dipantara, 2012. Suraji,Imam,EtikadalamPerspektifAl-QurandanAl-Hadits,Jakarta:PT.PustakaAlHusna Baru, 2006. DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN A.LATARBELAKANG .. BAB II. PEMBAHASAN A.SEKILAS SEJARAH DAN MAKNA BUDAYA SIRI BUGIS MAKASSAR 1.Ikhtisar umum sejarah kebudayaan Bugis Makassar . 2.Makna Budaya Siri Bugis Makassar . a.Pengertian Budaya b.Makna Siri .. B.SIRIBUGISMAKASSARDALAMPERSPEKTIFAL-QURANDANAL-HADITS 1.Budaya Siri dalam perspektif Al-Quran dan Al-Hadits .. 2.Nilai-Nilai pendidikan Islam dalam konteks Siri Bugis Makassar .. BAB. PENUTUP . A.KESIMPULAN . DAFTAR PUSTAKA .. 20 Budaya Siri Bugis Makassar dalam Perspektif Islam. Studi Al-Quran: Teori dan Methodologi 1220410135 Oemar (achmad darwiz) Konsentrasi Pendidikan Agama Islam (Program Studi Pendidikan Islam) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2012