Biomarker Jantung

Embed Size (px)

Text of Biomarker Jantung

TES FUNGSI JANTUNG

BAHAN ASISTENSIFARMASI UNHAS

Pendahuluan Jantung memegang peranan penting dalam proses pemompaan darah ke seluruh tubuh Saat ini, Congestive Heart Failure (CHF) dan Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan dua penyakit dengan insiden terbesar di dunia. Langkah preventif dan kuratif sangat diperlukan. Beberapa biomarker dapat menyediakan informasi mengenai abnormalitas pada jantung sehingga progresifitas patologis dapat dipantau .

SENSITIVITAS TINGGI Konsentrasi tinggi pada miokard Dilepaskan setelah cedera miokard :Pelepasan cepat Half-life dalam darah untuk late diagnosis panjang

SPESIFITAS TINGGI Tidak ada pada jaringan nonmiokard Tidak terdeteksi orang normal dalam darah

KARAKTERISTIK ANALITIK Dapat diukur menggunakan costeffective methodMudah dilakukan Akurasi tinggi

KARAKTERISTIK KLINIS Tidak mempengaruhi terapi Mampu memperbaiki patient outcome

Scand J Clin Lab Inves 1999;59 (Suppl 230):113-123

TIME LINE BIOMARKER JANTUNGMyoglobin assay CK MB AST in AMI Electrophoresis for CK and LD CK in AMI CK-MB mass assay RIA for ANP cTnT assay RIA for BNP and proANP RIA for proBNP POCT for myoglobin CK-MB, cTnI Immuno assay for proBNP IMA Genetic Markers cTnl assay

1950

1960

1970

1980

1990

2000

2005

Waktu [tahun]Timeline history of assay methods for markers of cardiac tissue damage and myocardial function. AST: aspartate aminotransferase CK: creatine kinase LD: lactate dehyydrogenase cTn: cardiac-specific troponin ANP: atrial natriuretic peptide BNP: brain natriuretic peptide POCT: point-of-care testing IMA: ischaemia-modified albumin

Biomarker Penyakit JantungBIOMarker Cardiac Troponin I & T BNP CK-MB Mioglobin Lactate Dehydrogenase CRP Aspek KlinisDiagnosis AMI, uAP, nekrosis miokard Skrining peny. jantung, Stratifikasi pasien CHF Diagnosis AMI, nekrosis miokard Diagnosis AMI, nekrosis miokard Diagnosis AMI Diagnosis awal Nekrosis miokard (SCD)

AMI = Acute Myocardial Infarction, uAP = unstable Angina Pectoris, CHF = Congestive Heart Failure

BIOMARKER BARU UNTUK PENYAKIT JANTUNGBIOMarker BARU Aspek Klinis

Amiloid Serum Soluble CD40 ligand Sitokin (TNF dan IL) Myeloperoxidase (MPO) Fosfolipase A2 Pregnancy associated Plasma Protein A Oxidized LDL Placental Growth Factor Matrix Metalloproteinase-9 Monocyte Chemotactic Protein (MCP)

Biomarker aterosklerosis Biomarker kekoyakan plak, aterosklerosis Aterosklerosis Biomarker kekoyakan plak, aterosklerosis Biomarker kekoyakan plak, aterosklerosis Aterosklerosis Aterosklerosis Acute Coronary Syndrome (ACS) Biomarker kekoyakan plak, aterosklerosis Aterosklerosis

BIOMARKER BARU UNTUK PENYAKIT JANTUNGBIOMarker BARU Aspek Klinis

Tissue Plasminogen Activator Antigen Secreted Platelet Granular Substances F2-Isoprostan Urinary Thromboxane Adhesion molecules Ischemia Modified Albumin (IMA) Choline Unbound Free Fatty Acid Nourin Asimetrik Dimetil Arginin (ADMA)

Biomarker AMI Biomarker agregasi platelet Biomarker stres oksidatif, ateroskelosis Biomarker agregasi platelet Biomarker perlekatan platelet pd endotel Iskemia jantung Biomarker nyeri dada (tidak spesifik) Biomarker iskemia Biomarker inflamasi miokard Hipertensi dan aterosklerosis

Biomarker Nekrosis & Iskemia Biasanya digunakan untuk mendiagnosis MI (Myocardial Infarction) Biomarker lama : Lactate Dehydrogenase (LD), Alanin Aminotransferase (AST), CK-Total Biomarker baru : Myoglobin, Creatine Kinase (CK-MB), dan cardiac troponin (Troponin I & T), Ischaemia Modified Albumin (IMA), In Process : Heart-Type Fatty Acid-Binding Protein (H-FABP), Carbonic Anhydrase III (CA III)

KINETIK CARDIAC MARKERS SETELAH AMIMARKERMyoglobin CK-MB mass Total CK cTnT cTnI IMA (ischaemia) ischaemia)

DETEKSI14h 3 12 h

PUNCAK

DISAPPEARANCE

67h 24 h 12 18 h 2 3 days 48h 12 30 h 3 4 days 4 12 h 12 48 h 5 15 days 4 12 h 12 24 h 5 7 days few minutes 24h 6 hours

Angka di atas memperlihatkan rata-rata.

BIOCHEMICAL MARKERS PADA AMI:Pelepasan, Puncak, dan Durasi Elevasi

CREATINE KINASENILAI NORMAL : Sangat tergantung pada :` ` ` ` `

MENINGKAT PADA :` ` ` ` ` ` ` `

Umur Jenis kelamin Ras Kondisi fisik Massa otot

Infark miokard Cedera otot skelet Hipotiroidisme Injeksi IM Konvulasi Cedera otak Malignant hyperpyrexia Prolonged hypothermia

CREATINE KINASE: CK-MB` ` ` ` ` ` `

CK-MB adalah biomarker isoenzim CK = cardiacspecific (BB pd otak, MM pd skelet) Proporsi CK-MB bervariasi pada otot skelet dan jantung CK-MB < 6% CK-Total Biomarker sensitif dengan rapid rise & fall Lebih spesifik daripada CK-Total tetapi memiliki keterbatasan Gold standard biomarker untuk ~ 2 dekade Hanya CK-MBmass yang harus diukur

CK-MBmass RELATIVE INDEX (%RI)% RI = (CK-MBmass / aktivitas CK-Tot) x 100` ` `

peningkatan RI memperlihatkan keadaan miokard Tidak absolut kurangnya standardisasi uji CK-Mbmass dan variabilitas pada jaringan RI > 3 6 % dengan peningkatan aktivitas CK-Tot (sekitar > 2x batas URR) menggambarkan nekrosis miokard

MIOGLOBIN (Mb)` ` ` ` ` `

Protein BM rendah (oxygen-binding heme protein) Kadar Serum meningkat dalam 2 jam setelah kerusakan otot Kadar puncak pada 6 7 jam Kadar normal setelah 24 36 jam NEGATIVE predictor yang sangat baik pada cedera miokard`

2 sampel, 2 4 jam terpisah tanpa peningkatan kadar = bukan AMI

Cepat , quantitative serum immunoassays

CARDIAC TROPONINS`

`

`

Filamen otot jantung terdiri atas : ` Actin ` Myosin ` Troponin regulatory complex Troponin terdiri atas 3 sub-units TnC,TnT & TnI ` BM TnT = 37 000 ` BM TnI = 24 000 Fraksi troponin total ditemukan bebas dalam sitosol

Biomarker Nekrosis & Iskemia

Mioglobin, CK-MB, dan Troponin Sampel Pemeriksaan : whole blood, plasma heparin atau serum Metode pemeriksaan : one-step immunoassay Sampling serial dibutuhkan untuk hasil yang lebih akurat

BIOMARKER FUNGSI MIOKARDCARDIAC NATRIURETIC PEPTIDES:(ANP, BNP & pro-peptide forms)

`

` `

Kelompok peptida yang disekresikan oleh atrium jantung (+ ventrikel) dengan aktivitas diuretik poten, natriuretik, aktivitas relaksasi otot polos vaskuler Kadar dapat diukur dalam darah Kegunaan klinis (khususnya BNP/N-terminal pro-BNP)` ` ` `

Deteksi disfungsi ventrikel kiri Skrining penyakit jantung Diagnosis diferensial dyspnea Stratifikasi pasien CHF

`

Beberapa biomarker sedang dalam penelitian lanjutan

PRAKTIKUMCREATIN KINASE (CK) TOTAL Prinsip Reaksi: Creatin Phospat + ADP CK Creatin + ATP ATP + D-glucose HK ADP + glucose-6-phospat (G6P)`

G6P + NADP

G6P-DH

6-phospo-D-glucono-lactone + NADPH + H+

SAMPEL : Serum Panjang Gelombang : 340 nm

Bahan Asistensi

` ` `

Pipet Sampel 20 l + Reagen Kerja 1000 l Inkubasi 1 menit pada suhu 37 derajat. Baca pada humalyzer

INTERPRETASI Laki-laki : 24-190 U/L Perempuan : 24-170 U/L

Bahan Asistensi

TUGAS PENDAHULUAN1. 2. 3.

Gambarkan EKG Jelaskan metabolisme Creatin Tuliskan Nilai Rujukan untuk: a. CK-MB b. Troponin (C,I dan T) c. Mioglobin d. LDH (Laktat Dehidrogenase)

Bahan Asistensi