BESARAN DAN SATUAN - ? Â· Besaran vektor : besaran yang memiliki besar dan arah Lambang vektor : ditulis huruf tebal atau ditulis anak panah ... Komponen Vektor | 6. Vektor Satuan

  • View
    229

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of BESARAN DAN SATUAN - ? Â· Besaran vektor : besaran yang memiliki besar dan arah Lambang vektor :...

  • BESARAN DAN SATUAN SMA KELAS X

    TL

    Definisi :

    Besaran pokok : besaran yang satuannya telah ditetapkan tanpa bergantung satuan besaran lain

    Mengukur : membandingkan sesuatu dengan sesuatu lain yang sejenis yang ditetapkan sebagai satuan

    Besaran : sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam angka

    satuan : sesuatu yang dapat digunakan sebagai pembanding dalam pengukuran

    Kesalahan paralaks : kesalahan membaca alat ukur karena kedudukan mata pengamat tidak tepat ( )

    Notasi ilmiah : menyingkat penulisan bilangan penting

    Manfaat penulisan Notasi ilmiah : - Mudah menyatakan banyaknya angka penting - Mudah menyatak besaran yang diukur - Mudah melaksanakan perhitungan aljabar

    Dimensi : untuk menunjukkan cara suatu besaran tertentu tersusun dari besaran-besaran pokok atau untuk membuktikan kebenaran suatu rumus

    1. PENGUKURAN

    Jangka Sorong a : skala utama, b : skala nonius Mikrometer Skrup

    a : skala utama, b : skala nonius

    2. PENGUKURAN BERULANG Rata-rata

    = 1 + 2 + 3

    Simpangan Baku

    =1

    2 ( )

    2

    1

    Ketidakpastian Relatif

    =

    100%

    3. NOTASI ILMIAH Tujuan penulisan ilmiah : untuk menyingkat penulisan

    . 10 Dengan 1 < a

  • VEKTOR SMA KELAS X

    TL

    60 30

    AB

    x

    y

    A

    x

    y

    A

    Ay

    x

    Definisi

    Besaran vektor : besaran yang memiliki besar dan arah

    Lambang vektor : ditulis huruf tebal atau ditulis anak panah

    di atas lambangnya

    Menggambar vektor : sebuah anak panah, dimana panjang

    panah besar vektor dan arah anak panah arah vektor

    Contoh penulisan vektor

    A

    B

    0302 c

    m

    A. RESULTAN VEKTOR

    1. Vektor searah Penjumlahan

    R = A + B

    2. Vektor berlawanan Pengurangan

    A

    B

    + =R

    R = B-A * Vektor A diputar 1800

    3. Metode Poligon / Grafis

    R = A + B + C

    4. Metode jajargenjang

    A

    B

    R

    = + + .

    5. Komponen Vektor

    6. Vektor Satuan (Skala)

    = + =

    7. Metode Analisis

    = 2 + 2 tan =

    B. PERKALIAN VEKTOR

    1. Dot ()

    = + +

    Sudut antara vektor A dan B

    =

    ||||

    2. Cross (x)

    Cara Sarrus

    = |

    |

    = ( ) + ( )

    + ( )

    Besar vektor

    || = + +

    Sudut antara vektor A dan B

    = ||

    ||||

    Catatan : Pelajari nilai sinus dan cosinus sudut-sudut

    istimewa

    -

    Vektor X Y

    A 4 3

    B -3 2

    C 0 -2

    x y

    Vektor X Y

    A cos 600 A sin 600

    B B cos 300 B sin 300

    x y

    Sumbu-x

    = cos

    Sumbu-y

    = sin

    tan =

    A

    B

    + =R

    AC

    B

    AB

    C

    R

    + + =

  • BESARAN DAN SATUAN SMA KELAS X

    TL

    KONSEP

    Gerak : benda dikatakan bergerak jika posisi/ kedudukannya berubah terhadap suatu acuan

    Posisi : letak / kedudukan suatu benda terhadap titik acuan tertentu

    Jarak : panjang lintasan yang dilalui suatu benda (skalar)

    Perpindahan : mengalami perubahan posisi (vektor)

    Kelajuan : panjang lintasan yang dilalui benda selama waktu tertentu

    Kecepatan : besar perpindahan yang alami benda selama waktu tertentu

    Percepatan : mengalami perubahan kecepatan

    A. GERAK LURUS PADA LINTASAN HORIZONTAL 1. Posisi

    Perhatikan garis bilangan berikut.

    Posisi atau letak titik a = -5, b = -4, k = 5; dst.

    2. Panjang lintasan Misalkan : mula-mula benda berada di titik a bergerak

    menuju titik h kemudian berbalik menuju titik c.

    (Catt : x = Jarak total yang ditempuh benda )

    3. Perpindahan

    Misalkan : mula-mula benda berada di titik a bergerak

    menuju titik h kemudian berbalik menuju titik c.

    (Catt : x = posisi awal posisi akhir)

    4. Gerak lurus beraturan (GLB) a. Grafik jarak terhadap waktu (s-t)

    b. Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t)

    5. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB-dipercepat) a. Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t)

    b. Grafik jarak terhadap waktu (s-t)

    6. Aplikasi (Kasus) 1. Berpapasan (saling bertemu)

    v1 v2

    s1 s2

    Syarat : = +

    B. GERAK LURUS PADA LINTASAN VERTIKAL

    1. Gerak Vertikal ke bawah (GLBB-dipercepat)

    y

    v0

    vt

    2. Gerak vertikal ke atas (GLBB-diperlambat)

    3. Aplikasi 1. Menentukan ketinggian gedung

    2. Dua benda bertumbukan di atas tanah

    = || + ||

    =

    Kelajuan : =

    Kecepatan :

    = tan =

    Jarak total : S = luas grafik S = v t

    Percepatan : = tan

    Atau

    = 02 1

    Jarak total :

    = 0 + 0 +1

    22

    Atau =

    202

    2

    Percepatan : =

    Ketinggian

    = +1

    22

    Kecepatan saat di tanah

    = 02 + 2

    Percepatan : =

    Ketinggian saat t

    = 1

    22

    Ketinggian maksimum = +

    = + 1

    22

    Percepatan : =

    Ketinggian

    =1

    22

    Kecepatan saat di tanah

    = 2

    Ketinggian y1 saat t1

    1 = 11 +1

    21

    2

    Ketinggian y2 saat t2

    2 = 22 1

    22

    2

    Ketinggian total = 1 + 2

    Mendahului (saling mengejar)

    v1 v2

    s02 s2

    Syarat : = +