BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek .budaya Bali di Tanah Lot Keunikan masyarak at Bali

  • View
    219

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek .budaya Bali di Tanah Lot Keunikan masyarak at Bali

  • Dedy Eka Erlandhi, 2016 PENGARUH CULTURAL VALUE PADA DAYA TARIK WISATA PURA TANAH LOT BALI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

    38

    BAB III

    OBJEK DAN METODE PENELITIAN

    3.1 Objek Penelitian

    1. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa mengenai dimensi Cultural Value yang

    meliputi Intellectual Autonomy, Affective Autonomy, Embeddedness, Hierarchy,

    Harmony, dan Mastery pada suatu daya tarik wisata Tanah Lot Bali yang

    mempengaruhi terhadap keputusan berkunjung. Menurut Sugiyono (2013: 38)

    variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau

    kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk

    dipelajari dan ditarik kesimpulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini

    merupakan penelitian deskriptif dan verikatif. Menurut Sofyan Siregar (2013:7)

    penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai

    variable mandiri, baik satu variabel atau lebih (independent) tanpa membuat

    perbandingan atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Adapun objek

    penelitian yang menjadi variabel bebas atau independent variabel adalah Cultural

    Value (X) dan untuk variabel dependent adalah keputusan berkunjung yang

    meliputi pemilihan produk, pemilihan merek, pemilihan saluran, waktu pembelian,

    dan jumlah pembelian. Pada penelitian ini, objek yang dijadikan responden adalah

    wisatawan mancanegara di daya tarik wisata Pura Tanah Lot di Bali. Berdasarkan

    variabel-variabel tersebut maka akan diteliti mengenai Cultural Value yang

    berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di daya tarik wisata Pura Tanah Lot

    di Bali.

    3.2 Metode Penelitian

    Metode merupakan cara kerja untuk mencapai suatu tujuan atau pendekatan

    yang dilakukan untuk mencapai suatu hal. Menurut Sugiyono (2013:3) yang dimaksud

    dengan metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan

    dan kegunaan tertentu.

    3.2.1 Jenis Penelitian dan Metode yang Digunakan

  • Dedy Eka Erlandhi, 2016 PENGARUH CULTURAL VALUE PADA DAYA TARIK WISATA PURA TANAH LOT BALI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

    39

    Berdasarkan variabel-variabel yang diteliti maka jenis penelitian ini adalah

    Anastasia (2014:4) adn karakteristik dari variabel di dalam suatu situasi. Tujuan dari

    penelitian ini adalah menyajikan suatu profil atau menjelaskan aspek-aspek yang

    relevan dengan suatu fenomena yang diteliti dari perspektif individual, organisasi,

    industri dan perspectif lainnya. Melalui jenis penelitian deskriptif maka dapat

    diperoleh gambaran mengenai Cultural Value pada daya tarik wisata Tanah Lot

    terhadap Keputusan Berkunjung. Sedangkan penelitian verifikatif menurut Maholtra

    (2009:104) penelitian verifikatif adalah penelitian untuk menguji kebenaran kausal,

    yaitu hubungan antara variabel dependen dan independen. Penelitian verifikatif

    bertujuan untuk memperoleh kebenaran dari sebuah hipotesis yang dilaksanakan

    melalui pengumpulan data dilapangan. Hal ini penelitian veritifikatif bertujuan untuk

    mengetahui pembentukan keputusan berkunjung dari adanya Cultural Value.

    Berdasarkan jenis penelitian di atas yaitu penelitian deskriptif dan veritifikatif

    maka metode yang digunakan adalah explanatory survey. Menurut Ker Linger dalam

    Sofyan siregar (2013:8) metode penelitian survei adalah penelitian yang

    mengumpulkan informasi dari sekelompok responden yang dianggap sebagai

    respresentatif dari sebuah populasi mengenai karakteristik, tindakan dan pendapat.

    Penelitian survei disebut juga sebagai penelitian deskriptif yang berupaya

    mendeskripsikan suatu keadaan atau kejadian tertentu. Dalam penelitian ini akan

    diambil sampel dari sebuah populasi dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan

    data adalah kuesioner.

    3.2.2 Operasional Variabel

    Variabel yang diteliti dalam penelitian ini dioperasionalisasikan dalam dua

    variabel utama yakni dimensi Cultural Value yang terdiri dari Intellectual Autonomy

    (X1), Affective Autonomy (X2), Embeddedness (X3), Hierarchy (X4), Harmony (X5),

    Mastery (X6) adalah sebagai variabel independent (bebas), sedangkan variabel

    dependent (terikat) yaitu keputusan berkunjung wisatawan mancanegara yang

    berkunjung ke daya tarik wisata Tanah Lot dimana terdiri dari pemilihan produk,

    pemilihan merek, pemilihan saluran, waktu pembelian, dan jumlah pembelian.

  • Dedy Eka Erlandhi, 2016 PENGARUH CULTURAL VALUE PADA DAYA TARIK WISATA PURA TANAH LOT BALI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

    40

    Operasianalisasi setiap variabel independent dan variabel dependent dapat dijelaskan

    sebagai berikut:

    TABEL 3.1

    OPERASIONAL VARIABEL Variabel Sub

    Variabel

    Konsep

    variabel dan

    Sub Variabel

    Indikator

    Ukuran

    Skala

    No.

    Item

    Cultural

    Value

    (X)

    Nilai budaya adalah keyakinan dasar yang orang berpendapat apa yang benar dan salah, baik

    dan buruk, yang penting dan tidak penting dan nilai-nilai ini diadaptasi dari budaya di mana

    individu dipelihara, dan budaya membantu untuk mengarahkan perilaku seseorang (Fred

    Luthans dan Jonathan P, 2012:106)

    Intellectual

    Autonomy

    (X1)

    Affective

    Autonomy

    (X2)

    Dorongan

    setiap individu

    untuk

    membuat

    suatu gagasan

    ide dari setiap

    individu guna

    untuk

    membuat

    rancangan

    kegiatan

    kehidupan

    secara

    intelektual dan

    mandiri dalam

    suatu

    kelompok.

    Shalom H.

    Schwartz

    (2007:140)

    Suatu

    dorongan

    setiap individu

    untuk

    membuat

    suatu kegiatan

    sehari-hari

    berdasarkan

    pengalaman

    Keunikan konsep

    atraksi

    seni dan

    tradisi

    budaya

    Bali pada

    daya tarik

    wisata

    Tanah Lot

    Keunikan konsep

    banguan

    pura di

    tengah

    laut pada

    daya tarik

    wisata

    Tanah Lot

    Keunikan upacara

    keagaama

    n pada

    daya tarik

    wisata

    Tanah Lot

    Sejauhmana anda

    suka pada

    seni

    budaya

    bali yang

    ada pada

    daya tarik

    Tingkat keunikan

    konsep

    atraksi seni

    dan tradisi

    budaya Bali

    pada daya

    tarik wisata

    Tanah Lot

    Tingkat keunikan

    konsep

    bangunan

    pura di

    tengah laut

    pada daya

    tarik wiata

    Tanah Lot

    Tingkat keunikan

    upacara

    keagamaan

    pada daya

    tarik wisata

    Tanah Lot

    Tingkat sejauhmana

    anda suka

    seni budaya

    bali yang ada

    pada daya

    tarik wisata

    Tanah Lot

    Ordinal

    Ordinal

    Ordinal

    Ordinal

    III.A.1

    III.A.2

    III.A.3

    III.B.1

  • Dedy Eka Erlandhi, 2016 PENGARUH CULTURAL VALUE PADA DAYA TARIK WISATA PURA TANAH LOT BALI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

    41

    Embeddedne

    ss

    (X3)

    Hierarchy

    yang sudah

    didapat oleh

    setiap individu

    untuk

    membuat

    ketertarikan

    pada indiviu

    lain. Shalom

    H. Schwartz

    (2007:140)

    Penekanan

    pada

    penanaman

    kehidupan

    sosial dalam

    masyarakat

    tertanam

    secara

    kolektivitas

    sehingga

    menciptakaka

    n kehidupan

    sosial secara

    berkelompok

    untuk

    mencapai

    tujuan hidup

    dimana

    disebut

    dengan

    tradisi.Shalom

    H. Schwartz

    (2007-140)

    Suatu

    wisata

    tanah Lot

    Sejauh mana

    anda suka

    konsep

    bagunan

    pura di

    kawasan

    Tanah Lot

    Sejauh mana

    anda suka

    upacara

    relidi di

    kawasan

    Tanah Lot

    Keunikan masyarak

    at Bali

    terhadap

    kehidupan

    dalam

    mematuhi

    peraturan

    tradisi

    budaya

    yang

    Anda

    rasakan di

    Tanah Lot

    Keunikan masyarak

    at Bali

    untuk

    menjaga

    tradisi

    budaya

    Bali di

    Tanah Lot

    Keunikan masyarak

    at Bali

    menghor

    mati

    tradisi di

    kawasan

    Tanah Lot

    Kemenari

    Tingkat sejauh mana

    anda konsep

    bangunan

    pura di

    kawasan

    Tanah Lot

    Tingkat sejauh mana

    anda suka

    pelaksanaan

    upacara religi

    di kawasan

    Tanah Lot

    Tingkat Keunikan

    masyarakat

    Bali terhadap

    kehidupan

    dalam

    mematuhi

    peraturan

    tradisi

    budaya yang

    Anda rasakan

    di Tanah Lot

    Tingkat Keunikan

    masyarakat

    Bali untuk

    menjaga

    tradisi

    budaya Bali

    di Tanah Lot

    Tingkat Keunikan

    masyarakat

    Bali

    menghormati

    tradisi di

    kawasan

    Tanah Lot

    Tingkat

    Ordinal

    Ordinal

    Ordinal

    Ordinal

    Ordinal

    III.B.2

    III.B.3

    III.C.1

    III.C.2

    III.C.3

  • Dedy Eka Erlandhi, 2016 PENGARUH CULTURAL VALUE