Click here to load reader

BAB I PENDAHULUAN ... -6 - Sehingga untuk mengelola pembangunan pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta Penyuluhan secara efesien dan efektif maka diperlukan adanya

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB I PENDAHULUAN ... -6 - Sehingga untuk mengelola pembangunan pertanian tanaman pangan,...

  • - 5 -

    LAMPIRAN KEPUTUSAN BUPATI ENREKANG NOMOR 641/KEP/XII/2014 TENTANG PENGESAHAN PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS DINAS PERTANIAN KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2014-2018

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1 LATAR BELAKANG Rencana Strategis (Renstra) adalah suatu proses yang

    berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 1

    (Satu) tahun sampai dengan 5 (Lima) tahun dan disusun

    berdasarkan pemahaman terhadap lingkungan, baik dalam skala

    nasional, regional maupun lokal dengan memperhitungkan potensi,

    peluang dan kendala yang ada atau timbul serta memuat visi dan

    misi sebagai penjabaran dalam membina unit kerja serta

    kebijaksanaan sasaran dan prioritas sasaran sampai dengan Tahun

    2018.

    Perencanaan Startegis Dinas Pertanian Kab. Enrekang

    mengacu pada Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah

    Daerah Kabupaten Enrekang Tahun 2014-2018 dalam jangka waktu

    5 (Lima) tahun mendatang yaitu

    “Terwujudnya Enrekang Maju, Aman, Sejahtera (EMAS), menuju Daerah Agropolitan Berwawasan Lingkungan”

    Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pertanian

    Kabupaten Enrekang Tahun 2014-2018 dimaksudkan sebagai arah

    dan pedoman pembangunan Pertanian di Kabupaten Enrekang,

    sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai

    dan terukur.

    Pembangunan pertanian Kabupaten Enrekang dilaksanakan

    dalam upaya peningkatan produksi, produktivitas dan pendapatan

    petani dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dalam konsep

    pembangunan pertanian menuju Enrekang aman, maju, sejahtera

    dan berkelanjutan sesuai Visi Dinas Pertanian Kabupaten

    Enrekang Tahun 2014 – 2018 adalah

    “Terwujudnya Pertanian Tangguh, Berdaya Saing dan Berorientasi Agribisnis Menuju EMAS Tahun 2018”

  • - 6 -

    Sehingga untuk mengelola pembangunan pertanian tanaman

    pangan, hortikultura dan perkebunan serta Penyuluhan secara

    efesien dan efektif maka diperlukan adanya suatu rencana strategis

    agar program pembangunan pertanian yang disusun dapat lebih

    terarah yang selanjutnya menjadi acuan utama bagi jajaran

    birokrasi dinas yang menangani pertanian.

    1.2 MAKSUD DAN TUJUAN Penyusunan Rencana Strategis Dinas Pertanian

    dimaksudkan untuk :

    a. Memberikan arahan bagi seluruh jajaran pejabat dan staf di

    lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang dalam

    pencapaian visi, misi dan program serta pelayanannya kepada

    masyarakat .

    b. Sebagai acuan pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi

    perencanaan kegiatan antar sektor/subsektor, antar instansi

    terkait Pemerintah Kabupaten Enrekang, serta antar

    instansi/lembaga yang menangani pertanian, baik di pusat

    maupun Kabupaten/kota;

    c. Mewujudkan sinkronisasi pembangunan di daerah khususnya

    antara target kinerja dalam RPJMD Kabupaten Enrekang

    dengan Renstra Dinas Pertanian Kab. Enrekang.

    d. Mewujudkan keadaan yang diinginkan dalam waktu 5 (lima)

    tahun mendatang dalam urusan pertanian, dalam rangka

    kelanjutan pembangunan jangka panjang, sehingga secara

    bertahap dapat mewujudkan cita-cita masyarakat Kabupaten

    Enrekang.

    Adapun tujuan disusunnya Renstra Dinas Pertanian

    Kabupaten Enrekang adalah :

    a. Memberikan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja pada

    Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang.

    b. Memberikan arahan dalam penyusunan rencana

    pembangunan tahunan daerah dalam bentuk Rencana Kerja

    Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang.

  • - 7 -

    1.3 LANDASAN HUKUM Penyusunan Renstra SKPD Dinas Pertanian Kabupaten

    Enrekang didasarkan pada berbagai landasan aturan dan

    kebijaksanaan yang mendukung antara lain :

    1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem

    Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 92, tambahan

    Lembaran Negara Nomor 4660);

    2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor

    132, tambahan Lembaran Negara Nomor 5170);

    3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor

    227, tambahan Lembaran Negara Nomor 5360);

    4. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan

    dan Pemberdayaan Petani (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 2013 Nomor 131, tambahan Lembaran

    Negara Nomor 5433);

    5. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor

    308, tambahan Lembaran Negara Nomor 5613);

    6. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 830 Tahun 2016 Tentang

    Lokasi Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional;

    1.4 SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penulisan Renstra Dinas Pertanian Kabupaten

    Enrekang Tahun 2014 - 2018 mengacu kepada Permendagri Nomor

    54 Tahun 2010 tentang Tahapan Tatacara Penyusunan,

    Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan

    Daerah yang disusun secara sistematis seperti berikut :

  • - 8 -

    BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

    1.2 Landasan Hukum

    1.3 Maksud dan Tujuan

    1.4 Sistematika Penulisan

    BAB II. GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1 Tugas Dan Fungsi SKPD

    2.2 Sumberdaya SKPD

    2.3 Kinerja Pelayanan SKPD

    BAB III.ISU ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1 Indentifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan

    Fungsi Pelayanan SKPD

    3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan

    Wakil Kepala Daerah Terpilih

    3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra

    3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian

    Lingkungan Hidup Strategis

    BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI & KEBIJAKAN 4.1 Visi dan Misi SKPD

    4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD

    4.3 Staretegi dan Kebijakan SKPD

    BAB V.RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

    BAB VI. INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

  • - 9 -

    BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

    2.1 TUGAS DAN FUNGSI SKPD Tugas Pokok dan Fungsi

    Berdasarkan Peraturan Bupati Enrekang Nomor 52

    Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Tata

    Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang, maka Dinas Pertanian

    Kabupaten Enrekang adalah unsur pelaksana Pemerintahan Daerah

    yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan

    bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Dalam

    pelaksanaan tugas sehari-hari Kepala Dinas dibantu oleh seorang

    Sekretaris dan empat Kepala Bidang.

    Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing Kepala Bidang pada

    Dinas Pertanian diuraikan sebagai berikut :

    1. Kepala Dinas Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin dinas dalam

    menyelengarakan koordinasi, pembinaan, pengawasan, dan

    pengendalian dalam penyelenggaraan kegiatan di bidang

    Pertanian dan Perkebunan. Untuk melaksanakan tugas pokok

    tersebut, Kepala Dinas mempunyai fungsi :

    a. Perumusan kebijakan Dinas Pertanian ;

    b. Penyusunan rencana strategik Dinas Pertanian

    c. Penyelenggaraan pelayanan umum di bidang tanaman

    pangan, hortikultura, perkebunan dan Penyuluhan

    Pertanian

    d. Pembinaan, pengkordinasian, pengendalian, pengawasan

    program dan kegiatan Dinas Pertanian dan

    e. Penyelenggaraan evaluasi program dan kegiatan Dinas

    Pertanian

    2. Sekretaris Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan urusan umum

    dan ketatalaksanaan bidang kepegawaian, keuangan serta

    perencanaan Dinas Pertanian tersebut, Sekretaris

    mempunyai fungsi :

    a. Penyusunan kebijakan teknis administrasi umum dan

    kepegawaian, administrasi keuangan dan perencanaan

    dinas;

  • - 10 -

    b. Penyelenggaraan kebijakan administrasi umum dan

    kepegawaian, keuangan dan perencanaan dinas;

    c. Pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian,

    pengawasan program dan kegiatan Sub Bagian;

    d. Penyelenggaraan evaluasi program dan kegiatan lingkup

    dinas.

    3. Kepala Bidang Tanaman Pangan Kepala Bidang Tanaman Pangan, mempunyai tugas

    menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan sistem

    dibidang Tanaman Pangan, Bidang Tanaman Pangan

    mempunyai fungsi :

    a. Penyelenggaraan Kegiatan Perbenihan dan Perlindungan

    Tanaman Pangan;

    b. Penyelenggaraan Kegiatan Peningkatan Produksi

    Tanaman Pangan;

    c. Penyelenggaraan Kegiatan Sarana dan Prasarana

    Tanaman Pangan.

    4. Kepala Bidang Hortikultura Kepala Bidang Hortikultura, mempunyai tugas

    menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan sistem

    perbenihan, peningkatan produksi dan konservasi dan

    perlindungan hortikulutura, Bidang Hortikultura mempunyai

    fungsi :

    a. Penyelenggaraan kegiatan Perbenihan dan Perlindungan

    hortikultura;

    b. Penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Produksi

    Hortikultura;

    c. Penyelenggaraan kegiatan Sarana dan Prasarana

    hortikultura.

    5. Kepala Bidang Perkebunan Kepala Bidang Perkebunan, mempunyai tugas

    menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan sistem

    dibidang perkebunan. Untuk melaksanakan tugas pokok

    tersebut. Bidang Perkebunan mempunyai fungsi :

  • - 11 -

    a. Penyelenggaraan Kegiat