Arsitektur Mesopotamia

  • Published on
    16-Jul-2015

  • View
    832

  • Download
    6

Embed Size (px)

Transcript

<p>Fanny Fathul Jannah (052.09.0) Irma Hanifah Anggrainy (052.09.035) Isti Utami (052.09.037) Siska Tri Wahyuni (052.09.069)</p> <p>ARSITEKTUR MESOPOTAMIAIR. SRI HANDJAJANTI,MT SEJARAH ARSITEKTUR</p> <p>LETAK GEOGRAFIS</p> <p>Utara dan barat dibatasi Syiria Timur dibatasi Persia Selatan dibatasi Saudi Arabia</p> <p>Letak Geografis</p> <p>Mesopotamia menjadi daerah yang terbuka dan tidak aman</p> <p>Banyak temboktembok pembatas daerah yang kokoh</p> <p>GEOLOGISTanah berjenis alluvial Tidak terdapat sumber kayu Tidak terdapat batu-batuan Bangunan-bangunan di Mesopotamia terbuat dari tanah alluvial yang dikeringkan yang menyerupai batu bata</p> <p>AGAMA dan KEPERCAYAANPolytheisme Dewa Anu (dewa langit) Dewa Enlil (dewa bumi) Dewa Ea (dewa air)</p> <p>SUMERIA (4000 SM 2350 SM)Orang nomaden yang disebut Al Ubaid, Menetap di lembah subur, menguasai seni pertanian, irigasi dan mengembangkan sistem untuk memanfaatkan air banjir sungai eufrat. Bentuk khas pemukiman mereka seperti bangunan politik dan agama pusat untuk dewa kuil didasarkan bahan alami. Karena kebaikan dewa manusia memuji dewa dan membangun kuil-kuil untuk memuji dewa</p> <p>Lingkup Sumeria</p> <p>Mereka percaya bahwa manusia diciptakan dari endapan lumpur aluvial di lembahlembah sungai untuk melayani para dewa dan untuk membebaskan mereka dari kerja keras</p> <p>Sumeria meyakini bahwa langit dan bumi itu adalah dua tempat yang bertautan.</p> <p>PLAN OF UR</p> <p>White temple ziggurat Pintu masuk</p> <p>Tembok tempat suci Area pemukiman</p> <p>Tembok kota</p> <p>GAWRA TEMPLE (KUIL PUTIH) 3800 SMKuil ini di bangun untuk dewa Inanna Termasuk kuil terlama Nama "Tepe Gawra" berasal dari bahasa Kurdi yang artinya "gundukan besar."</p> <p>40 kaki</p> <p>20 kaki</p> <p>40 kaki</p> <p>Candi membentuk U</p> <p>Semakin kecil di bagian atas</p> <p>GAWRA TEMPLE (KUIL PUTIH) 3800 SMcandi</p> <p>halaman</p> <p>Koridor mulai dari bawah tangga di satu sisi dan terus berlangsung ke seluruh sisi dan dirancang sebagai jalur arak-arakan, spiral yang mengarah ke sudut tempat suci Kamar-kamar kecil dibatasi pilaster Tempat penyembahan Dewa Inana</p> <p>ZIGURAT (2250 SM)</p> <p>Ziggurat of Ur merupakan monumen penghormatan kepada Dewa mereka yaitu, bulan dan gunung</p> <p>Ziggurat dibangun karena kepercayaan masyarakat bahwa dewa-dewa bersemayam di daerah-daerah yang tinggi , seperti gunung.</p> <p>mereka tidak memiliki gunung</p> <p>mereka membuat bangunan tinggi menyerupai gunung yang disebut Ziggurat yang berarti gunung suci</p> <p>ZIGURAT</p> <p>dibuat dari alluvial yang dikeringkan dan direkatkan dengan aspal, Ziggurat dilapisi dengan lapisan tahan cuaca eksterior dari batu bata kiln</p> <p>dari basis persegi panjang, Ziggurat dibuat miring ke dalam pada setiap tingkat</p> <p>berpuncak pada sebuah candi yang tinggi di bagian atas</p> <p>ZIGURATZiggurats pada dasarnya membentuk koridor yang dirancang untuk meninggikan candi untuk dewa-dewa.</p> <p>Meningkatkan kuil jauh di atas ketinggian lembah mungkin juga mencerminkan keinginan untuk melindungi posisi suci dari air banjir</p> <p>Tujuh lapisan</p> <p>menggambarkan tujuh lapis langit, tujuh surga, tujuh planet, tujuh lapis bumi</p> <p>Perkiraan zigurat of Ur sebelumnya</p> <p>ZIGURATTerdiri dari dua panggung besar</p> <p>Terdapat bolongan-bolongan untuk penguapan air untuk menyiram tanaman</p> <p>Dipuncaknya ditanami pohonpohon agar seperti gunung yang sebenarnya</p> <p>PLAN OF RESIDENTAL AREA</p> <p>Tampak atasZiggurat terlihat paling tinggi seperti gunung</p> <p>Denah perencaan kota Ur</p> <p>Plan of a residental quarter,Ur, Mesopotamia</p> <p>PLAN OF RESIDENTAL AREABerbeda dengan kompleks candi besar, rumah-rumah penduduk biasa dipasang di lingkungan padatUntuk jalan, rumah-rumah diberi pembatas, sehingga menunjukan privasi.</p> <p>Rumah-rumah di residental dari Ur Mesopotamia dibangun di sekitar halaman terbuka yang menyediakan cahaya dan udara segar untuk semua ruang</p> <p>RESIDENTAL HOUSE</p> <p>halaman yang terletak di tengah danedikelilingi ruangan-ruangan lain.</p> <p>mezbah, untuk membakar dupa Ruang tamu</p> <p>kapel domestik merupakan ruang terbesar di rumah dan diaspal dengan bata lumpur yang mungkin menunjukkan bahwa ruangan ini beratap terbukaDi halaman terdapat Saluran pembuangan mungkin menunjukkan bahwa atap miring menuju tengah rumah, sehingga memungkinkan air hujan secara efektif tiriskan</p> <p>Lobby, untuk membersihkan kaki</p> <p>Dapur WC tanggga</p> <p>STRUKTUR RESIDENTAL HOUSEpintu melengkung, lengkungan digunakan untuk penciptaan pembolongan tanpa perlu kayu balok atau batu besar untuk dukungan. Karena baik kayu dan batu tidak ditemukan di Mesopota mia</p> <p>saluran air telah ditemukan dalam beberapa struktur perumahan di Mesopotamia. Saluran ini membantu untuk mencegah air hujan menjadi menggenang di dalam struktur yang cukup rentan terhadap kerusakan air. ini lantai lumpur-bata dipecat, jenis lantai biasanya diterapkan pada permukaan terbuka</p> <p>BABILONIAPeninggalan-peninggalan Arsitektur dari periode ini sudah hampir tidak ada namun terdapat susunan tata kota dan terdapat peninggalan dalam bidang hukum yang dibuat oleh Raja Hammurabi yang dikenal dengan Codex Hammurabi yang dituliskan diatas tanah liat yang sebagian besar isinya menyangkut hukum dan perundangan tentang bangunan religious, proyek irigasi dan proyek pertahanan. Yang mempengaruhi arsitektur Babilonia: Peran agama sejajar dengan raja. Sistem pemerintahan demokrasi Mulai mengenal sistem tata kota yang megah, teratur, terencana Kuil menjadi pusat peribadatan + fasilitas umum (bermusyawarah) Ziggurat mengalami perubahan bentuk menjadi tidak curam tetapi berjenjang</p> <p>ASSYRIABangsa ini umumnya adalah perajurit</p> <p>Banyak kota-kota berbentengKorshabad</p> <p>Ibu Kota Assyiria</p> <p>Niniveh Assur Nimrud</p> <p>BANGSA ASSYRIA</p> <p>Bangsa ini umumnya adalah prajurit,karena suka melakukan peperangan terhadap penyerangan dari luar.</p> <p>KOTA-KOTA ASSYIRIANiniveh</p> <p>Kota benteng</p> <p>korshabad</p> <p>Assur</p> <p>Nimrud</p> <p>PLAN OF NINIVEH</p> <p>Terletak 1,5 km dari sungai trigis. Panjang dinding kota 4 mill.</p> <p>PLAN OF NINIVEH</p> <p>Rencana pemukiman kyunjik</p> <p>Salah satu pemukiman di niniveh, karena tidak semua kota niniveh menjadi pemukiman,melainkan menjadi lahan pertanian</p> <p>PLAN OF PALACE</p> <p>kamar empat persegi panjang yang diatur di sekitar. Dibangun Dengan kolom dan serambi terbuka. Dinding dalam Istana dihiasi dengan adegan pertempuran.</p> <p>Istana Selatan-Barat istana Sanherib selesai tahun 694 SM</p> <p>PLAN OF KORSHABAD</p> <p>kota kerajaan yang dibangun oleh Sargon II</p> <p>Berbatasan dengan dinding kokoh yang diperkuat oleh menara-menara.</p> <p>PLAN KORSHABAD</p> <p>Lima puluh meter di atas tanah pemukiman Dibangun Dengan Bentuk persegi dikelilingi oleh pagar yang terdapat 150 menara</p> <p>Terdapat 8 pintu masuk masing-masing dihiasi oleh sapi jantan bersayap dan memiliki nama diambil dari nama-nama Raja Asyur.</p> <p>PLAN OF KORSHABAD</p> <p>sebuah Ziggurat tujuh tingkatan mewakili dari tujuh planet</p> <p>143 kaki persegi di dasar</p> <p>Pintu masuk masing-masing dihiasi oleh sapi jantan bersayap</p> <p>PLAN OF NIMRUD700 km</p> <p>400 km</p> <p>City wall</p> <p>PLAN OF NIMRUD CITADEL</p> <p>kuil istana</p> <p>Ziggurat,ting ginya 140 kaki</p> <p>PLAN OF PALACE</p> <p>East suite</p> <p>The quens quarter</p> <p>Throne suite</p> <p>South suite</p> <p>North suite West suite inner courtyard</p> <p>PLAN OF ASHUR</p> <p>zigurat palace gerbang</p> <p>temple</p> <p>City wall</p> <p>Plan of ashur, sebagai salah satu kota pertahanan pada jaman assyiria</p> <p>PLAN OF ASHUR</p> <p>Zigurat of Ashur</p> <p>BABILONIA BARU</p> <p>PLAN OF BABILONIA</p> <p>Ishtar Gate Taman Gantung Sungai Eufrat Zigurat Kuil Marduk</p> <p>Moat</p> <p>Babilonia baru mengikuti kembali penginggalan babilonia lama</p> <p>Arsitektur pada masa Babilonia BaruDihiasi ornament-ornamen mewah</p> <p>Dindingnya dihiasi cat berwarna dengan gambar atau ukiran berupa hewan suci.</p> <p>Banyak dibangun benteng bermenara.didalamnya dibangun istana dengan jalan besar untuk arak-arakan.</p> <p>GERBANG ISHTARPintu gerbang ganda, menuju ke Kuil Marduk</p> <p>Dihiasi dengan relief bata kaca</p> <p>Tembok timbul bergambar binatang-binatang suci</p> <p>TAMAN GANTUNG</p> <p>Terletak di sebelah sungai Euprates (sungai Eufrats).</p> <p>Taman Gantung atau Hanging Garden Merupakan persembahan dari Raja untuk permaisurinya.</p> <p>Sehingga kebutuhan air untuk tanaman pada taman gantung mudah didapatkan.</p> <p>TAMAN GANTUNGKeterangan :Entrance Ruang Takhta</p> <p>TerraceSky Perches Centercourt Ruang map</p> <p>BerandaRuang Pompa</p> <p>TAMAN GANTUNG</p> <p>MENARA BABEL</p> <p>Kisah Menara Babel melambangkan keangkuhan, kesombongan manusia Sebuah persembahan kepada dewa marduk (dewa teringgi)</p> <p>MENARA BABELPanjang sekitar 400kaki</p> <p>lebar 400kaki (sekitar 130Meter)</p> <p>PERSEPOLIS</p> <p>Persepolis merupakan pusat Kekaisaran Persia</p> <p>Dibanguan diatas tanah gunung yang diratakan Dinaikan 10-13 meter</p> <p>PERSIA</p> <p>Kekaisaran pada masa itu membangun bangunan-bangunan yang mewah dan megah dengan memilih perpaduan bentukbentuk arsitektural yang diambil dari semua sebagian kerajaan dan sebagian dari yunani.</p> <p>HAL HAL YANG BERPENGARUH PADA ZAMAN PERSIA :</p> <p>Hobi berperang Kekuasaan raja absolut Suka menjajah dan meminta upeti dari negara jajahannya Istana sangat megah dan monumental, penuh dengan dekorasi untuk menunjukkan kewibawaan raja Benteng sebagai alat pertahanan</p> <p>PLAN OF PALACE,PERSEPOLISBerbentuk persegi panjang 400 meter</p> <p>500 meter</p> <p>Dinding penjaga kota</p> <p>Half of 100 columns (Apadana of Xerxes)</p> <p>Palace of Xerxes Apadana of Darius</p> <p>Tangga</p> <p>Pintu Gerbang</p> <p>Tangga Persepolis ini adalah akses menuju bangunan yang terbuat dari balok-balok batu kapur yang tersusun rapi berukuran 450 x 300 meter, atau sekitar 12,5 ha. Tinggi struktur bangunan tersebut sekitar 20 meter yang terdiri dari 110 anak tangga.</p> <p>Bangunan pertama yang dijumpai setelah melewati tangga Persepolis adalah Gerbang Semua Bangsa atau Gate of All Nations. Gerbang terbuat dari marmer abu-abu tua ini dibangun oleh Xerxes Agung, putra Darius Agung, sebagai bagian dari Tahap II pembangunan Persepolis yang dilaksanakan antara tahun 490 480 SM. Jalan masuk ke Gerbang Semua Bangsa dijaga oleh sepasang mahluk mitologi yang disebut Lamassu, yaitu banteng berkepala manusia berjanggut. Lamassu sebenarnya berasal dari Babylonia dan Assyria, namun kemudian diadopsi oleh Persia. Penempatan Lamassu di depan gerbang dimaksudkan untuk mengusir setan dan roh jahat.</p> <p>APADANA</p> <p>Apadana berbentuk persegi empat, terletak di tengahtengah komplek seluas 12,5 ha tersebut. Ruang tersebut sangat besar, berukuran 60 x 60 m, sehingga mampu menampung ribuan orang untuk beraudiensi dengan kaisar secara bersamaan. Tiang Apadana terdiri dari 72 (tujuh puluh dua) tiang besar terbuat dari batu marmer masing-masing setinggi sekitar 25 (dua puluh lima) meter. Sayang, saat ini hanya tinggal 13 (tiga belas) tiang yang masih berdiri dan bisa dilihat. Bagian atas tiang dibuat ukiran binatang banteng berkepala dua, singa, dan elang.</p> <p>RELIEF</p> <p>Relief ini berada di tangga sebelah barat tachara. Pada Persepolis, singa dan banteng selalu berdiri di sisi prosesi upeti. singa adalah simbol untuk "matahari" dan "kekuatan", dan banteng adalah simbol untuk "bumi" dan "kemakmuran</p> <p>Para dewa Ahura Mazda digambarkan sebagai sosok manusia yang timbul dari matahari bersayap, secara teratur diukir di atas angka rajaraja, melambangkan perlindungan ilahi.</p> <p>Sama seperti orang Mesir, Persia percaya bahwa mereka Agung Raja semi-ilahi, bertindak sebagai utusan antara dewa (s) dan manusia, dan bahwa ia bertanggung jawab untuk menjaga kekuatan jahat di teluk</p> <p>KESIMPULAN</p> <p>Bahan bangunan yang dipakai pada masa Mesopotamia adalah tanah alluvial yang dicetak menyerupai batu bata Banyak terdapat pahatan-pahatan hewan-hewan suci di tembok bangunan Mesopotamia Bangsa Mesopotamia sudah memiliki arsitektur yang baik, terlihat dari penataan bangunan serta benteng-benteng disekelilingnya Di tiap kota memiliki zigurat,kuil-kuil dan istana</p> <p>REFERENSIMoffet, Marian ; Fazio, Michael; Wodehouse, Lawrence . A World History of Architecture. London : Laurence King Publishing. 2003. http://wordpress.com/arsitektur_mesopotamia/</p>