Click here to load reader

Akhlak Tasawuf Zaman Sekarang by Zyuoneville

  • View
    57

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Akhlak Tasawuf Zaman Sekarang by Zyuoneville

Akhlak Tasawuf zaman sekarang

Tinjauan global1. Tasawuf dan Kehidupan RohaniDr. Asmaran As., M.A (penulis) menyinggung bahwa dibarat akhir-akhir ini telah bangkit perhatian yang besar terhadap tasawuf ,dan juga telah lahir perhatian terhadapnya dikalngan kaum pelajar modern di dunia islam sendiri, banyak pula di antara kaum pelajar di barat sekarang ini mau mengakui sumber keislaman tasawuf dan adanya mata rantai yang tak bisa diputuskan antara tasawuf dengan islam.

Karena tasawuf terdiri dari berbagai prinsippenghayatan pengikutnya, metode yang berbeda-beda dalam pendidikan rohani, latihan-latihan yang dilakukan dalam berbagai mashab kaum sufi, maka peranan sosiologi dan budaya merupakan bidang penelitian yang bermanfaat.

Kehidupan dewasa ini telah berkembang menjadi demikian materialistis sehingga materi menjadi tolak ukur segalanya, akibatnya, manusia sering bertindak tanpa kontrol demi materi, namun di tengah suasana seperti itu justru manusia merasakan kerinduan akan nilai-nilai kerohanian, karena pada dasarnya fitrah manusia adalah sesuai dengan nilai-nilai ilahiyyah.

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",(Q.S.7:172)2. Tasawuf dan Ilmu PengetahuanIlmu di zaman Yunani kuno diberi citra, bahkan diidentikan dengan filsafat kemudian di zaman abad pertengahan dikembangkan atas dasar diarahkan untuk kepentingan agama (Kristiani), jadi sejak pandangan filsafati Barat menjadi sangat antroposentis dalam arti manusia individuallah yang kini dijadikan subyek dan sekaligus obyek dalam berfilsafat sehimgga nampaklah sekarang, emansipasi, liberalisasi, otonomi diri dan otoritas rasio begitu didambakan dan diagungkan sehingga nilai-nilai intelektual inilah yang menjadi ciri khas masyarakat barat semenjak dilancarkan gerakan Renaissance dan Aufklarung.Manusia, seperti itu menurut pengarang (pengantar studi tasawuf) telah gagal mengendalikan perkembangan ilmunya, sementara itu perbedaan antara Ilmu dengan Tasawuf adalah tentang cara mrndapatkan pengetahuan yang benar, karena setiap jenis pengetahuan mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi), bagaimana (epistemologi) dan untuk apa aksiologi

B a b IIPengertian dan tema pokok ajaran Tasawuf1. Karekteristik umum Tasawuf adalah falsafah hidup yang dimaksudkan untuk meningkatkan jiwa seorang manusia secara moral lewat latihan-latihanpraktis tertentu

Dalam pengertian umum mistik dan tasawuf sering diidentikkan, dalam arti luas mistik bisa didefinisikan sebagai kesadaran terhadap kenyataan tunggal yang mungkin disebut kearifan, cahaya, cinta atau nihil.Tasawuf ecara umum adalah falsafah hidup dan cara tertentu dsalam tingkah laku manusia dalam upaya merealisasikan kesempurnaan moral, pemahamantentang hakikat realitas dan kebahagian rohaniah. Ada dua bentuk tasawuf atau mistisme yaitu:

1. Tasawuf yang bercorak religius

2. Tasawuf yang bercorak filosofisAdapun ciri-ciri filosofis tasawuf ke dalam empat:

Keyakinan atas adanya intuisi dan pemahaman bathin sebagai metode untuk mendapatkan pengetahuan Keyakinan atas adanya ketunggalan (wujud) serta pengingkaran atas kontradiksi dan diferensiasi, bagaimanapun bentuknya. Pengingkaran atas realitas zaman Keyakinan atas kejahatan sebagai sesuatu yang hanya sekedar lahiriah dan ilusi saja,yang dikenakan pada kontradiksi dan diferensias, yang dikendalikan rasio analistisMenurut Abul Wafa Al-Taftazani, tasawuf pada umumnya memilikilima ciri yang bersifat psikis, moral dan epistemologis yang sesuai dengan semua bentuk tasawuf atau misitisisme, yaitu:

1. Peningkatan moral

2. Sirna (fana)3. Pengetahuan intuitif langsung

4. Ketentraman atau kebahagiaan

5. Penggunaan simbol dalam pengungkapan

2. Pengertian Sufi dan TasawufTasawuf berasal dari kata safa yang artinya suci, bersih murni , para dinamakan demikian karena kemurnian hati dan kebersihan tindakan mereka, adapula yang mengatakan bahwa tasawuf berasal dari kata suffah atau suffah al-masjid, artinya serambi masjid, dengan istilah orang-orang yang tinggal di seranbi masjid pad zaman nabi dulu.

Memang banyak definisi tasawuf atau sufi yang dapat ditemukan, namun definisi-definisi itu hanya sekedar petunjuk bagi kita , sebab tujuan Tasawuf, adalah sesuatu yang tak bisa di lukiskan, menurut Basyuni, untuk mendapatkan suatu definisi yang universalharuslah bertolak dari definisi yang banyak itu, dan definisi-definisi yang ada dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Al-Bidayah Yaitu definisi yang membicarakan tentang pengalaman pada tahap permulaan Al-Mujahadah yaitu definisi yang membicarakan tentang pengalaman yang menyangkut kesungguhan dan kegiatan Al-Mazaqah yaitu definisi yang membicarakan pengalaman dari segi perasaan.Dalam hal ini juga Ibn Khldn mengatakan: ilmu tasawuf termasuk salah satu ilmu agamayang baru dalam agama (islam)3. Isi pokok ajaran Tasawuf1. Tasawuf AhlakiAhli taswuf membuat suatu sisitem yang tersususn atats dasar didikan tiga tingkatyang dinamakansebagai berikut:1. TakhalliBerarti membersihkan diri siafat tercela, takhalli juga berartimengosongkan diri dari sikap ketergantungan terhadap kelezatan hidup duniawi, menurutorang-orang sufi maksiat dibagi menjadi dua bagian yaitu :

maksiat lahir, maksiat yang dilakukan oleh anggota anggota lahir contohnnya, tangan dan kakiMaksiat batin, maksiat yang dilakukan oleh anggota batin kita seperti halnya hati,2. TahalliYakni mengisi diri dengan sifat-sifat terpuji, dengan tahap lahir dan batin Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.(Q.S.16:90)3. TajalliTerungkapnya nur ghaib untuk hati, dan untuk melestarikan dan memperdalamrasa ketuhanan, ada beberapa cara yang diajarkan kaum sufi diantara lainya:

Munajat

Muraqahadan Muhasabah

Memperbanyak zikr

Menurut orang sufi,zikr terbagi atas tiga tingkatan:

1. Zikr lisan2. Zikr qalb3. Zikr sirr Mengingat mati

Tafakur

2. Tasawuf AmaliBeberapa istilah praktis

Dalam buku yang kami beda, penulis menyatakan aspek ilmu agama ada empat kelompok yaitu:

1. Syariah, para sufu mengartikan syariah sebagai amalan-amalan lahir yang di fardukan dalam agama.2. Tariqah, adalah cara, jadi dalam melaksanakan syariah harus melalui cara-cara tertentu.3. Haqiqah, secara etimologi haqiqah berarti inti sesuatu dalam dunia sufi haqiqah diartikan sebagai aspek lain syariah yang bersifat lahiriah.4. Marifah, sedangkan marifah dalam istilah sufi pengetahuan mengenai Tuhan melalui hati (qalb) 4. Jalan mendekat diri pada Allah1. Maqamat Untuk mendekatkan diri pada Allah kita harus melewati beberapa maqam (station) dengan demikian maqamat adalah hasil dari kesungguhan dan perjuangan yang terus menerus. Dan maqamat yang harus dilewati adalah: Taubah

Zuhd

Sabr, jika diliaht dari wujudnya sifat sabar itu ada lima bagian:1. Sabar dalam beribadah

2. Sabat ditimpah malapetakasabar dalam kehidupan duniasabar terhadap maksiat

3. Sabar dalam perjuangan

Tawakal

Reda, tanda-tanda orang reda ada tiga:1. Meninggalkan usaha sebelum terjadinya ketentuan.

2. Hilangnya rasa resah setelah terjadi ketenrtuan

3. Cinta yang mendalamdi kala menghadapi cobaanMahabbahMahabbah berasal dari kata ahabbah, yuhibbu, mahabbatahan, secara harfiah berarti mencintai secara mendalam, atau cinta sedalam-dalamnya. mahabbah dapat pula berarti kecenderungan pada sesuatu yang sedang berjalan. Menurut Al-Sarraj, mahabbah mempunyai tiga tingkatan:1. Cinta orang banyak, yakni mereka yang selalu mengingat Tuhan dengan zikr, suka menyebut nama-nama Allah dan memperoleh kesenangan dalam berdialog dengan Tuhan. Senantiasa memuji Tuhan.2. Cinta para mutahaqqiqin,yaitu mereka yang sudah kenal pada Tuhan, pada kebesaran-Nya, kekuasaan-Nya, ilmu-Nya dan lain sebagainya3. Cinta para siddiqin dan Arifin, yaitu mereka yang kenal betul pada Tuhan. Cinta serupa ini timbul karena telah tahu betul pada Tuhan. Yang dilhat dan dirasa bukan lagi cinta, tetapi diri yang dicintai , akhirnya sifat-sifat yang yang dicintai masuk kedalam diri yang mencintai.MahrifahDari segi bahasa Marifah berasal dari kata arafa, yarifah, irfan, marifah yang artinya pengetahuan atau pengalaman .Dan dapat pula berarti pengetahuan tentang rahasia hakikat agama , yaitu ilmu yang lebih tinggi dari pada ilmu yang biasa didapati oleh orang-orang pada umumnya.

Dalam arti Sufistik, Marifah diartikan sebagai pengetahuan mengenai Tuhan melalui hati sanubari. Pengetahuan itu demikian lengkap dan jelas sehingga jiwanya merasa satu dengan yang diketahuinya itu, yaitu Tuhan.Menurut, Zu Al-Nun Al-Misri ada tiga macam marifah

1. Marifah orang awam

2. Marifah para mutakallim3. Marifah para awaliyah 2. Ahwal Di samping istilah maqam terdapat pula ahwal merupakan kndisi mental, seperti perasaan senang, sedih takut dll. Diantara sekian banyak sifat ahwal yang terpenting adalah:

KhaufMenurut ahli sufi berarti sikap mental merasa takut kepad Allah karena kwatir kurang sempurna pengabdian

RajaSuatu sikap mental yang optimis dalam memperoleh karuniah dan niknat Illahi yang disediakan bagi hamba-hambanya yang shaleh

SyauqSyauq atau rindu adalah kondisi kejiwaan yang menyertai mahabbah UnsAdalah keadaan jiwa dan seluruh ekpresi rohani terpusatpenuh pada Allah.

3. Tasaw

Search related