Adaptasi pada mahluk hidup

  • View
    34

  • Download
    2

Embed Size (px)

Transcript

1. MATERI BIOLOGI Program Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat DKI Jakarta 2009 1. Keanekaragaman Hayati 2. Klasifikasi 2. KEANEKARAGAMAN HAYATI 1. Tingkat Keanekaragaman Hayati 2. Pelestarian Keanekaragaman Hayati 3. Klasifikasi 3. (Biodiversitas) Variasi bentuk, penampilan, jumlah, dan ciri lain dari makhluk hidup di lingkungan. Variasi: Keanekaragaman dalam 1 sp/jenis. Plasma nutfah: totalitas variasi gen (Bank Gen). 4. A. Tingkat Keanekaragaman Hayati 1. Keanekaragaman Tingkat Gen Variasi antar individu yang sejenis/sp Kromosom: pembawa sifat Gen: materi dari kromosom F = G + L Sp: kelompok m.h apabila dikawinkan dapat menghasilkan keturunan fertil. 5. 2. Keanekaragaman Tingkat Spesies/Jenis Variasi antar spesies dalam kekerabatan dekat (famili). Co. Kelapa, aren, siwalan (palmae) 3. Keanekaragaman Tingkat Ekosistem Variasi interaksi antara komponen biotik dan abiotik. Ekosistem: Hub. Timbal balik antara m.h. dengan lingkungan. Co. Ekosistem. Rumput/savana, gurun/eskulen,lumut/tundra,pinus/konifer,pantai/ma ngrove, hutan hujan tropis, air tawar/estuari 6. B. PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN Usaha Pelestarian: 1. Pelestarian in situ: pelestarian di habitat asli Suaka Margasatwa Hutan Lindung Taman laut Taman Nasional Co: Bunga bangkai(bengkulu), badak jawa(ujung kulon), orang utan(TJ Puting). 7. 2. Pelestarian ex situ: pelestarian di luar habitat asli Kebun Botani/Raya Kebun Koleksi Kebun Binatang Kebun plasma nutfah 8. A. Klasifikasi Makhluk Hidup Pengelompokan m.h. berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri. Ilmu klasifikasi: taksonomi Tokoh/Bapak Taksonomi: Carolus Linnaeus Binomial Nomenclatur: sistem tata nama ganda 9. 1. Sistem Tata Nama Ganda (Binomial Nomenclatur) Terdiri dari bahasa latin (universal yang berlaku pada saat itu)/dilatinkan Co: Bambusa spinosa (bambu berduri) Terdiri dari dua kata. Kata pertama Genus, huruf kapital Kata kedua Petunjuk jenis/sp, huruf kecil Gabungan keduanya nama spesies Penulisan sp dicetak miring/digaris bawahi Dibelakang sp ditulis nama penemu Co. Bambusa spinosa L 10. 2. Tujuan Klasifikasi Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal; Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya; Menyederhanakan objek kajian agar mudah dikenal; Memudahkan mempelajari dan pengenalan m.h. 11. 3. Manfaat Klasifikasi Pengelompokan memudahkan kita mempelajari organisme yang beraneka ragam. Klasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan kekerabatan antar makhluk hidup yang satu dengan yang lain. Mengetahui evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya. 12. 4. Tingkat klasifikasi (Takson) Klasifikasi akan nenyusun makhluk hidup ke dalam tingkatan (takson) tertentu. Makin tinggi tingkatannya Anggota makin banyakmakin banyak perbedaan; sebaliknya Mengetahui evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya. Hewan: Kingdom Phylum Class Ordo Family Genus Species. Tumbuhan: Kingdom Divisio Class Ordo Family Genus Species. 13. GROUP MANUSIA KUCING SINGA JAHE KINGDOM animalia animalia animalia Plantae PHYLUM chordate chordate chordate Spermatophyta CLASS mammal mammal mammal Monocotyledona e ORDER primates carnivora carnivora Zingiberales FAMILY hominidae felidae felidae Zingiberaceae GENUS homo felis felis Zingiber SPECIES sapiens domestica leo oficinale 14. choiri_maher@hotmail.com 15. 5. Sistem-sistem Klasifikasi Sistem Artifisial : menggunakan ciri-ciri atau sifat-sifat yang sesuai dengan kehendak manusia (buatan). Tokoh: Aristoteles Co: Tumbuhan menjadi kelompok pohon,perdu, semak, terna. Sistem Alami: menggunakan dasar persamaan dan perbedaan morfologi (bentuk luar tubuh) Tokoh: Jean Baptiste de Lamarck & Carollus Linnaeus Sistem Filogenetik: berdasarkan jauh dekatnya kekerabatan (evolusi). Tokoh: Charles Darwin 16. Pohon Filogenetik 17. 6. Kunci Determinasi diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus Termasuk identifikasi secara pustaka. Berisi daftar ciri organisme yan saling berlawanan (berpasangan) Tiap langkah dalam kunci tersebut dinamakan kuplet/bait terdiri 2 baris Kedua bait tersebut berisi dua ciri yang saling berlawanan, (ada/tdk ada) sehingga disebut kunci dikotomis. 18. Kunci Identifikasi Dikotomis 1.a.Tanaman bergetah.. b.Tanaman tanpa getah. 2.a.Daun berbentuk ginjal atau jantung, bertulang menjari, tepi daun beringgit atau berlekuk, merayap, bunga berbentuk payung umbeliferae b.Daun tidak berbentuk ginjal atau jantung ..... 3.a.Mempunyai seludang daun yang memeluk batang, kadang-kadang mempunyai selaput bumbung yang memeluk batang .. b.Tidak ada seludang daun yang jelas 19. Kunci identifikasi dikotomis 1a. Memiliki tulang belakang ke no 2 1b. Tidak memiliki tulang belakang ke no 5 2a. Memiliki kelenjar susu.. Mamalia 2b. Tidak punya kelenjar susu.. Ke no 3 3a. Bergerak dg sirip, bernapas dg insang.. Pisces 3b. Tidak sprti diatas ke no 4 4a. Tubuh ditutupi sisik Reptil 4b. Tubuh ditutupi bulu. Aves