STEP 1 STEP 1 1. Obat aspilet dan lasix 2. hasil TEE 3. echo 4. spironolacton 5. thrombus 6. LA 7. Hiparinisasi 8. MS severe 9. LAA 1. aspilet merupakan nama obat paten dari aspirin. Dan lasix merupakn obat yang mengandung furosemid dan termasuk obat golongan diuretic. Yg ditujukan untulk mengobati retensi cairan atau odeme yg disebabkan oleh kegagalan jantung kongesti. Aspilet adalah aspirin mencegah aktivitas bekuan darah yg bs menyumbat arteri saat serangan jantung. Penelitian yg dimuat dlm the American jurnal of cardiology menegaskan pentingnya mengunyah aspirin saat serangan jantung. 2. TEE adalah transesophageal echocardiography. TEE adalah teknik echocardiography khusus yg melibatkan pengambilan gambar dr atria menggunakan gelombang suara. Probe khusus yg menghasilkan gelombang suara yg diletakkan pd esophagus. 3. echo garis luar grafik dari gerakan jantung. Selama tes ini gelombang-gelombang suara frekwensi tinggi disebut ultrasound, menyediakan gambar dan klep-klep dr ruang-ruang jantung. 4. Spironolacton adalah C24H32O4S inhibitor aldosteron yg sangat efektif bila diberikan secara oral. Merupakan potassium sparing deuretik (water pill), yg mencegah tubu dr penyerapan garam yg terlalu banyak dan menjaga tubuh dr kekurangan kadar potassium. Golongan obat aldosteron antagois yg diindentifikasikan untuk pengobatan gagal jantung agar dapat memperbaiki survival rate. 5. thrombus adalah pembuluh darah dalam jantung. Pembekuan darah di pembuluh darah atau dalam jantung. 6. LA adalah left atrium / serambi kiri. 7. heparinisasi adalah tindakan untuk mencegah pembekuan darah 8. MS severe adalah mitral stenosis berat 9. LAA adalah left atrial apendage STEP 2 ( menganilis data ) 1. keluhan utama tn ahmad merasa perih di lambungnya sesak saat aktivitas berat, tidur malam. Sering terbangun karena saat sesak 2. kurang lebih 1 bulan sebelum MRS sesak memberat bila dibuat aktivitas ringan, seperti mandi, atau jalan. kedua kaki dan wajahnya bengkak 3. dikatakan ada thorombus di LA dan harus di heparinisasi pasien dikirim ke IGD. 4. Tekanan darah:90/60 mmHg, S: 36, RR: 28x/menit, N: 90x/menit, TB: 160 cm, BB: 50 kg. hasil EKG menunjukkan ada LVH ( left ventrikel Hipertropi ) dan RVH kesimpulan hasil TEE : MS severe dengan thrombus di LAA. STEP 3 ( analis masalah ) 1. a. mengapa tuan ahmad merasakan perih di lambungnya? b. mengapa tn ahmad mengalami sesak nafas saat beraktivitas berat? 2. apa yang menyebabkan pembekakan pada wajah dan kedua kaki tn ahmad? 3. a. mengapa terdapat thrombus di left atrium? b. mengapa harus di heparinisasi? c. apa penyebab terjadi thrombus? 4. apakah hasil TTV tn Ahmad normal atau tidak dan berapakah nilai normal TTV? STEP 4 STEP 5 ( LO ) 1. untuk mengetahui pengetian, etiologi, manifestasi, patofisiologi, penatalaksanaan , pemeriksaan penunjang CHF. 2. peran perawat CHF 3. asuhan keperawatan CHF
Please download to view
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
...

7 jump kasus 2

by iqbal-sumbarta

on

Report

Category:

Documents

Download: 0

Comment: 0

213

views

Comments

Description

unusa
Download 7 jump kasus 2

Transcript

STEP 1 STEP 1 1. Obat aspilet dan lasix 2. hasil TEE 3. echo 4. spironolacton 5. thrombus 6. LA 7. Hiparinisasi 8. MS severe 9. LAA 1. aspilet merupakan nama obat paten dari aspirin. Dan lasix merupakn obat yang mengandung furosemid dan termasuk obat golongan diuretic. Yg ditujukan untulk mengobati retensi cairan atau odeme yg disebabkan oleh kegagalan jantung kongesti. Aspilet adalah aspirin mencegah aktivitas bekuan darah yg bs menyumbat arteri saat serangan jantung. Penelitian yg dimuat dlm the American jurnal of cardiology menegaskan pentingnya mengunyah aspirin saat serangan jantung. 2. TEE adalah transesophageal echocardiography. TEE adalah teknik echocardiography khusus yg melibatkan pengambilan gambar dr atria menggunakan gelombang suara. Probe khusus yg menghasilkan gelombang suara yg diletakkan pd esophagus. 3. echo garis luar grafik dari gerakan jantung. Selama tes ini gelombang-gelombang suara frekwensi tinggi disebut ultrasound, menyediakan gambar dan klep-klep dr ruang-ruang jantung. 4. Spironolacton adalah C24H32O4S inhibitor aldosteron yg sangat efektif bila diberikan secara oral. Merupakan potassium sparing deuretik (water pill), yg mencegah tubu dr penyerapan garam yg terlalu banyak dan menjaga tubuh dr kekurangan kadar potassium. Golongan obat aldosteron antagois yg diindentifikasikan untuk pengobatan gagal jantung agar dapat memperbaiki survival rate. 5. thrombus adalah pembuluh darah dalam jantung. Pembekuan darah di pembuluh darah atau dalam jantung. 6. LA adalah left atrium / serambi kiri. 7. heparinisasi adalah tindakan untuk mencegah pembekuan darah 8. MS severe adalah mitral stenosis berat 9. LAA adalah left atrial apendage STEP 2 ( menganilis data ) 1. keluhan utama tn ahmad merasa perih di lambungnya sesak saat aktivitas berat, tidur malam. Sering terbangun karena saat sesak 2. kurang lebih 1 bulan sebelum MRS sesak memberat bila dibuat aktivitas ringan, seperti mandi, atau jalan. kedua kaki dan wajahnya bengkak 3. dikatakan ada thorombus di LA dan harus di heparinisasi pasien dikirim ke IGD. 4. Tekanan darah:90/60 mmHg, S: 36, RR: 28x/menit, N: 90x/menit, TB: 160 cm, BB: 50 kg. hasil EKG menunjukkan ada LVH ( left ventrikel Hipertropi ) dan RVH kesimpulan hasil TEE : MS severe dengan thrombus di LAA. STEP 3 ( analis masalah ) 1. a. mengapa tuan ahmad merasakan perih di lambungnya? b. mengapa tn ahmad mengalami sesak nafas saat beraktivitas berat? 2. apa yang menyebabkan pembekakan pada wajah dan kedua kaki tn ahmad? 3. a. mengapa terdapat thrombus di left atrium? b. mengapa harus di heparinisasi? c. apa penyebab terjadi thrombus? 4. apakah hasil TTV tn Ahmad normal atau tidak dan berapakah nilai normal TTV? STEP 4 STEP 5 ( LO ) 1. untuk mengetahui pengetian, etiologi, manifestasi, patofisiologi, penatalaksanaan , pemeriksaan penunjang CHF. 2. peran perawat CHF 3. asuhan keperawatan CHF
Fly UP