Makalah Teori Self Care Dorthea Orem Dalam Keperawatan Komunitas

  • View
    2.354

  • Download
    20

Embed Size (px)

Text of Makalah Teori Self Care Dorthea Orem Dalam Keperawatan Komunitas

MAKALAHMODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN KOMUNITAS MENURUT DORTHEA OREM(Memenuhi Tugas Komunitas IV)

Dosen Pembimbing:Ns. Mirnawati S.Kep

Disusun Oleh Kelompok 3:Noveldi Pitna143010036Aran Made Savalera143010038Jacob Galandjindjinay143010040

Semester 7PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATANFAKULTAS KESEHATANUNIVERSITAS PATRIA ARTHAMAKASSAR2015/2016

17

KATA PENGANTARAssalamualaikum. Wr. WbPuji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT Yang Maha Esa karena atas Rahmat dan Karunia-Nyalah kami selaku penulis makalah yang berjudul Model Konseptual Keperawatan Komunitas menurut Dorthea Orem yang mana makalah ini sebagai salah satu tugas Matakuliah Keperawatan Komunitas IV, Alhamdullilah dapat terselesaikan tepat pada waktunya.Maka dengan terselesaikannya makalah ini, maka kami selaku penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya kepada :1. Ns. Mirnawati S.Kep selaku dosen Matakuliah Keperawatan Komunitas IV2. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah iniKami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun sehingga dapat dipergunakan untuk membantu perbaikan mendatang dan atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.Wassalamualaikum . Wr. WbMakassar , Desember 2015

Penyusun

DAFTAR ISIHALAMAN JUDULKATA PENGANTAR....................................................................................................iDAFTAR ISI.................................................................................................................iiBAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang.......................................................................................................11.2 Rumusan Masalah.................................................................................................11.3 Tujuan Penulisan...................................................................................................21.4 Manfaat Penulisan.................................................................................................2BAB II TINJAUAN TEORITIS MODEL KONSEP SELF CARE KEPERAWATAN KOMUNITAS MENURUT DORTHEA OREM2.1 Pengertian Keperawatan Keluarga Menurut Dorthea Orem............................................................................................................................32.2 Keyakinan Orems tentang empat konsep utama keperawatan................................................................................................................32.3 Tujuan Keperawatan pada Model Orems..................................................................................................................4a. Tujuan keperawatan pada model Orems secara umum..4b. Tujuan keperawatan orems yang diterapkan kedalam praktek keperawatan keluarga / komunitas..4c. Tujuan khusus keperawatan kesehatan keluarga4d. Focus asuhan keperawatan pada model orems yang diterapkan pada praktek keperawatan keluarga/komunitas.5e. Karakteristik yang perlu diperhatikan oleh perawat52.4 Fungsi utama Keluarga menurut Orem...............................................................................................................................62.5 Konsep self care Dorethea Orem..............................................................................6a. Self care....7b. Self care deficite..8c. Teori nursing system92.6 Konsep self care dalam praktek keperawatan keluarga / komunitasa. Operasional Praktek keperawatan dalam keluarga menurut tipe situasi perawatan..10b. Opreasional diagnosis..11c. Dependent Care Unit sebagai unit pelayanan..11d. Keluarga sebagai unit pelayanan112.7 Hubungan Teori Orem dengan Keperawatan132.8 Asuhan Keperawatan Keluarga menurut Dorthea Orem1. Pengkajian / Riwayat keperawatan152. Diagnosa Keperawatan153. Perencanaan..154. Implementasi.155. Evaluasi 16BAB 3 PENUTUP3.1 Kesimpulan...............................................................................................................173.2 Saran........................................................................................................................17DAFTAR PUSTAKA..19

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Ruth B Freeman (1981), keluarga dikatakan sebagai unit pelayanan yang dirawat. keluarga merupakan suatu kelompok yang dapat menimbulkan, mencegah, mengabaikan atau memperbaiki masalah-masalah kesehatan dalam kelompoknya. masalah-masalah kesehatan dalam keluarga saling berkaitan sehingga apabila salah satu anggota keluarga mempunyai masalah kesehatan akan berpengaruh terhadap anggota keluarga lainnya, serta keluarga tetap dan selalu berperan sebagai pengambil keputusan dalam memelihara kesehatan para anggotanya.Adapun tujuan dari praktek keperawatan pada keluarga adalah untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatannya secara mandiri. Oleh karena itu, untuk dapat tercapainya tujuan praktek keperawatan keluarga secara optimal dan berkualitas, maka perlu mengembangkan ilmu dan praktek keperawatan salah satunya melalui penerapan model konseptual self care. Fokus utama dari model konseptual self care ini adalah meningkatkan kemampuan seseorang atau keluarga untuk dapat merawat dirinya atau anggota keluarganya secara mandiri sehingga tercapai kemampuan untuk mempertahankan kesehatan dan kesejahteraannya.Konsep self care ini juga merupakan suatu landasan bagi perawat dalam memandirikan individu/keluarga sesuai tingkat ketergantungannya bukan menempatkan keluarga atau keluarga dalam posisi dependent. Karena menurut Orem, self care itu bukan proses intuisi, tetapi merupakan suatu perilaku yang dapat dipelajari melalui proses belajar.

1.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas maka penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yang akan dibahas pada bab selanjutnya yaitu:1. Bagaimana teori self care Dorthea Orem dalam kesehatan keluarga/komunitas ?

1.3 Tujuan UmumUntuk mengetahui bagaimana teori self care Dorthea Orem dalam keperawatan komunitas 1.4 Manfaat1. Sebagai panduan dalam melakukan asuhan keperawatan komunitas.2. Menambah wawasan mengenai aplikasi teori self care dalam kesehatan keluarga / komunitas.3. Sebagai referensi.

BAB IITINJAUAN TEORITIS MODEL KONSEP SELF CARE KEPERAWATAN KOMUNITAS MENURUT DORTHEA OREM

1.1 Pengertian Keperawatan Kesehatan KeluargaMenurut Orem (1971), keperawatan kesehatan keluarga adalah Pelayanan manusia yang berpusat kepada kebutuhan manusia untuk mengurus diri bagaimana mengaturnya secara terus menerus untuk dapat menunjang kesehatan dan kehidupan, sembuh dari penyakit atau kecelakaan dan menanggulangi akibat-akibatnya (Orem, 1971).Menurut Bailon dan Maglaya (1978), keperawatan kesehatan keluarga adalah tingkat keperawatan kesehatan masyarakat yang ditujukan atau dipusatkan pada keluarga sebagai unit atau kesatuan yang dirawat, dengan sehat sebagai tujuan melalui perawatan sebagai sarana atau penyalur.

1.2 Keyakinan dan Nilai-Nilai Keyakinan Orems tentang empat konsep utama keperawatan adalah :1. Klien Individu atau kelompok yang tidak mampu secara terus menerus mempertahankan self care untuk hidup dan sehat, pemulihan dari sakit/trauma atau coping dan efeknya.2. Sehat. Kemampuan individu atau kelompok memenuhi tuntutan self care yang berperan untuk mempertahankan dan meningkatkan integritas structural fungsi dan perkembangan.3. Lingkungan. Tatanan dimana klien tidak dapat memenuhi kebutuhankeperluan self care dan perawat termasuk didalamnya tetapi tidak spesifik4. Keperawatan. Pelayanan yang dengan sengaja dipilih atau kegiatan yang dilakukan untuk membantu individu, keluarga dan kelompok masyarakat dalam mempertahankan self care yang mencakup integritas structural, fungsi dan perkembangan berdasarkan keyakinan empat konsep utama diatas, Orems mengembangkan konsep modelnya hingga dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan.

1.3 Tujuan Keperawatan pada Model Orema. Tujuan keperawatan pada model Orems secara umum adalah : Menurunkan tuntutan self care pada tingkat dimana klien dapat memenuhinya, ini berarti menghilangkan self care deficit. Memungkinkan klien meningkatkan kemampuannya untuk memenuhi tuntutan self care. Memungkinkan orang yang berarti (bermakna) bagi klien untuk memberikan asuhan dependen jika self care tidak memungkinkan, oleh karenanya self care deficit apapun dihilangkan. Jika ketiganya diatas tidak tercapai perawat secara langsung dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan self care klien.

b. Tujuan keperawatan orems yang diterapkan kedalam praktek keperawatan keluarga / komunitas adalah : Menolong klien dalam hal ini keluarga untuk keperawatan mandiri secara teraupetik. Menolong klien bergerak kearah tindakan tindakan asuhan mandiri. Membantu anggota keluarganya yang mengalami gangguan secara kompeten.

c. Tujuan khusus keperawatan kesehatan keluarga adalah: Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi masalah kesehatan yang dihadapi oleh keluarga. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam menanggulangi masalah-masalah kesehatan dasar dalam keluarga. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat dalam mengatasi masalah kesehatan para anggotanya Meningkatkan kemampuan keluarga dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap anggota keluarga yang sakit dan dalam mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya. Meningkatkan produktifitas keluarga dalam meningkatkan mutu hidupnya .

d. Focus asuhan keperawatan pada model orems yang diterapkan pada praktek keperawatan keluarga/komunitas adalah :

Aspek interpersonal : hubungan didalam keluarga. Aspek social : hubungan keluarga dengan masyarakat disekitarnya. Aspek procedural : melatih ketrampilan dasar keluarga sehingga mampu mengangtisipasi perubahan yang terjadi. Aspek teknis : mengajarkan kepada keluarga tentang teknis dasar yang dilakukan dirumah misalnya melakukan tindakan kompres secara benar.

e. Karakteri