Sosialisasi Bidik Misi

  • View
    607

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of Sosialisasi Bidik Misi

  • 1. PROGRAMPROGRAM BEASISWABEASISWA BIDIK MISIBIDIK MISIBEASISWA DAN BIAYA PENDIDIKAN BAGI CALON MAHASISWA DARIBEASISWA DAN BIAYA PENDIDIKAN BAGI CALON MAHASISWA DARIKELUARGA KURANG MAMPU SECARA EKONOMI NAMUNKELUARGA KURANG MAMPU SECARA EKONOMI NAMUNBERPRESTASIBERPRESTASITim Persiapan Pelaksanaan ProgramTim Persiapan Pelaksanaan ProgramBeasiswa BIDIK MISIBeasiswa BIDIK MISIJakarta, 12 Desember 2009Jakarta, 12 Desember 2009

2. AGENDAAGENDA APAAPA MENGAPAMENGAPA SIAPA DAN BAGAIMANASIAPA DAN BAGAIMANA JADWALJADWAL 3. APA ?APA ? 4. Kondisi DasarKondisi Dasar Jumlah PropinsiJumlah Propinsi : 33: 33 Jumlah Kabupaten KotaJumlah Kabupaten Kota : 492: 492 Jumlah SMA / SMK /MAJumlah SMA / SMK /MA : 25.905: 25.905 Jumlah SiswaJumlah Siswa : ~ 4.300.000: ~ 4.300.000 Jumlah Siswa Kelas AkhirJumlah Siswa Kelas Akhir : ~ 1.500.000: ~ 1.500.000 Jumlah siswa targetJumlah siswa target (Tingkat(TingkatKemiskinan 14.15%, 2009 BPS*)Kemiskinan 14.15%, 2009 BPS*) : ~ 200.000: ~ 200.000 Alokasi BeasiswaAlokasi Beasiswa : 20.000: 20.000 (10% dari siswa target)(10% dari siswa target) 5. DASAR HUKUMDASAR HUKUM Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentangUndang-undang No. 20 Tahun 2003 tentangSistem Pendidikan Nasional.Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang No. 9 Tahun 2009 tentangUndang-undang No. 9 Tahun 2009 tentangBadan Hukum Pendidikan.Badan Hukum Pendidikan. Peraturan Pemerintah No. 48 Tahun 2008Peraturan Pemerintah No. 48 Tahun 2008tentang Pendanaan Pendidikan.tentang Pendanaan Pendidikan. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999tentang Perguruan Tinggi Negeri.tentang Perguruan Tinggi Negeri. Program Kabinet Indonesia Bersatu II tahunProgram Kabinet Indonesia Bersatu II tahun2009-2014.2009-2014. 6. Pada intinya menyatakan:Pada intinya menyatakan:setiap Lulusan SLTA yangsetiap Lulusan SLTA yangberprestasi dan orang tua/waliberprestasi dan orang tua/walinya termasuk keluarga tidaknya termasuk keluarga tidakmampu, berhak mendapatkanmampu, berhak mendapatkanbeasiswabeasiswa 7. Pasal 46 (1) UU BHPPasal 46 (1) UU BHP Badan Hukum PendidikanBadan Hukum Pendidikan wajibwajibmengalokasikan beasiswamengalokasikan beasiswa atauataubantuan biaya pendidikan bagibantuan biaya pendidikan bagipeserta didik Warga Negarapeserta didik Warga NegaraIndonesia yang kurang mampuIndonesia yang kurang mampusecara ekonomi dan atau pesertasecara ekonomi dan atau pesertadidik yang memiliki potensididik yang memiliki potensiakademik tinggiakademik tinggi paling sedikitpaling sedikit20% (dua puluh persen)20% (dua puluh persen) daridarijumlah seluruh peserta didik.jumlah seluruh peserta didik. 8. BEASISWA YANG ADA SAAT INIBEASISWA YANG ADA SAAT INI Pemerintah (DIKNAS/DIKTI)Pemerintah (DIKNAS/DIKTI) Sejak sebelum diterima di PTSejak sebelum diterima di PT Diploma: -Diploma: - S1: BMU (tidak mampu; melalui SNMPTN; biaya pendaftaran; satuS1: BMU (tidak mampu; melalui SNMPTN; biaya pendaftaran; satutahun pertama; non APBN)tahun pertama; non APBN) S2: (program PT asal mahasiswa; CTAB; Dll)S2: (program PT asal mahasiswa; CTAB; Dll) S3: -S3: - Setelah diterima di PTSetelah diterima di PT Diploma: PPA; BBM; PPEDiploma: PPA; BBM; PPE S1: PPA; BBM; PPE; Beasiswa Unggulan; Beasiswa DikmenjurS1: PPA; BBM; PPE; Beasiswa Unggulan; Beasiswa Dikmenjur S2: BPPS; Beasiswa UnggulanS2: BPPS; Beasiswa Unggulan S3: BPPSS3: BPPS Pemerintah (BUMN Peduli; Pemprov; Pemda/Pemkot;Pemerintah (BUMN Peduli; Pemprov; Pemda/Pemkot;Depkominfo; PLN; Dll)Depkominfo; PLN; Dll) Non Pemerintah (Supersemar; Jarum; Astra, dll)Non Pemerintah (Supersemar; Jarum; Astra, dll) 9. Sejauh ini belum ada program beasiswaSejauh ini belum ada program beasiswadari DIKTI:dari DIKTI: bagi mahasiswa yang berprestasi dan berasalbagi mahasiswa yang berprestasi dan berasaldari keluarga kurang mampu secara ekonomi;dari keluarga kurang mampu secara ekonomi; yang perekrutannya dilakukan sejak calonyang perekrutannya dilakukan sejak calonpenerima masih duduk di bangku SLTApenerima masih duduk di bangku SLTA yang diberikan sampai selesai menempuhyang diberikan sampai selesai menempuhstudi di perguruan tinggistudi di perguruan tinggiBEASISWA YANG ADA SAAT INIBEASISWA YANG ADA SAAT INI 10. Beasiswa BIDIK MISIBeasiswa BIDIK MISI SASARAN:SASARAN:Lulusan SMA/SMK/MA/MAK/Kejar Paket CLulusan SMA/SMK/MA/MAK/Kejar Paket Ctahun 2010 yang berprestasi dan orangtahun 2010 yang berprestasi dan orangtua/wali-nya tidak mampu secara ekonomi.tua/wali-nya tidak mampu secara ekonomi. 11. BeasiswaBeasiswa BIDIK MISI 2010BIDIK MISI 2010 Sumber Dana: APBNSumber Dana: APBN Spesifikasi:Spesifikasi: Calon penerima adalah siswa SLTA dari keluargaCalon penerima adalah siswa SLTA dari keluargaTtdak mampu secara ekonomi dan berprestasiTtdak mampu secara ekonomi dan berprestasi Rekrutmen sebelum diterima di PT:Rekrutmen sebelum diterima di PT:SMA/SMK/MA/MAK/Kejar Paket CSMA/SMK/MA/MAK/Kejar Paket C Jangka Waktu:Jangka Waktu: - Diploma/Poltek (D3 & D4)- Diploma/Poltek (D3 & D4) : 6 atau 8 semester: 6 atau 8 semester - Sarjana (S1)- Sarjana (S1) : 8 semester: 8 semester Dana beasiswa: Rp 5.000.000/semester/mahasiswaDana beasiswa: Rp 5.000.000/semester/mahasiswa 12. Beasiswa BIDIK MISIBeasiswa BIDIK MISI Banyaknya penerima (2010): 20.000Banyaknya penerima (2010): 20.000mahasiswamahasiswa Penyelenggara: PTN dan PT BHMNPenyelenggara: PTN dan PT BHMN(Depdiknas dan Depag)(Depdiknas dan Depag) Seleksi dilakukan oleh masing-masingSeleksi dilakukan oleh masing-masingperguruan tinggi penyelenggaraperguruan tinggi penyelenggara Dilakukan verifikasi dalam penetapanDilakukan verifikasi dalam penetapanpenerimaan (koordinator: Direktoratpenerimaan (koordinator: DirektoratKelembagaan Ditjen Dikti Depdiknas)Kelembagaan Ditjen Dikti Depdiknas) 13. PENGGUNAAN DANAPENGGUNAAN DANA Beasiswa (Biaya hidup):Beasiswa (Biaya hidup): Prioritas utamaPrioritas utama (Rp 500.000 ~ Rp 700.000)/bln(Rp 500.000 ~ Rp 700.000)/bln Biaya Pendidikan:Biaya Pendidikan: Kemungkinan memerlukan subsidiKemungkinan memerlukan subsidi (Rp 800.000 ~ Rp 2.000.000)/smt(Rp 800.000 ~ Rp 2.000.000)/smt Jika ada kelebihanJika ada kelebihan pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi,pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi,transportasi, dan akomodasi);transportasi, dan akomodasi); buku, akses internet, pelatihan soft-skill, dllbuku, akses internet, pelatihan soft-skill, dll Dilaporkan ke Ditjen DiktiDilaporkan ke Ditjen Dikti 14. MENGAPA ?MENGAPA ? 15. Sila ke-2:Sila ke-2:Kemanusiaan yang adil dan beradabKemanusiaan yang adil dan beradabPERANG TERHADAP KEMISKINANPERANG TERHADAP KEMISKINAN 16. Sachs J. D., 2005.Sachs J. D., 2005. The End of PovertyThe End of Poverty Yunus MYunus M (Bangladesh)(Bangladesh), peraih nobel perdamaian, peraih nobel perdamaian20062006 Yudoyono, S. B.,Yudoyono, S. B., Triple Track StrategyTriple Track Strategy Stiglitz J, pemenang nobel ekonomi 2001Stiglitz J, pemenang nobel ekonomi 2001peran pendidikan dalamperan pendidikan dalammemerangimemerangi kemiskinankemiskinan 17. Sachs, J. D., .Sachs, J. D., . The End of PovertyThe End of Poverty ::Kemiskinan dapat diakhiri dengan:Kemiskinan dapat diakhiri dengan: (i) menyediakan kesehatan yang memadai,(i) menyediakan kesehatan yang memadai, (ii) memberikan pendidikan,(ii) memberikan pendidikan, (iii) memberikan infrastruktur dalam hal(iii) memberikan infrastruktur dalam halpenyediaan air, listrik serta komunikasi.penyediaan air, listrik serta komunikasi. 18. NUH, M., 2009.NUH, M., 2009. Empat Pilar PendidikanEmpat Pilar PendidikanNasionalNasional Pendidikan harus terjangkau atauPendidikan harus terjangkau atau dibuatdibuatterjangkauterjangkau oleh keluarga yang kurangoleh keluarga yang kurangmampu (keluarga miskin) melalui suatumampu (keluarga miskin) melalui suatukebijakan yang memihak (kebijakan yang memihak (affirmative policyaffirmative policy))BEASISWA: BIDIK MISIBEASISWA: BIDIK MISI 19. MISIMISI Menghidupkan harapan bagi masyarakatMenghidupkan harapan bagi masyarakattidak mampu untuk terus menempuhtidak mampu untuk terus menempuhsampai ke jenjang pendidikan tinggi;sampai ke jenjang pendidikan tinggi; Menghasilkan sumber daya insani yangMenghasilkan sumber daya insani yangmampu berperan dalam mmampu berperan dalam memutus rantaiemutus rantaikemiskinan.kemiskinan. 20. TUJUANTUJUAN Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calonMeningkatkan motivasi belajar dan prestasi calonmahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendalamahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendalaekonomi;ekonomi; Meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruanMeningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruantinggi bagi rakyat Indonesia yang berpotensi akademik tinggitinggi bagi rakyat Indonesia yang berpotensi akademik tinggidan tidak mampu secara ekonomi;dan tidak mampu secara ekonomi; Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai;Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai; Meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidangMeningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidangakademik/kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler;akademik/kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler; Menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calonMenimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calonmahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi;mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi; Melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memilikiMelahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memilikikepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upayakepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upayapemutusan rantai kemiskinanpemutusan rantai kemiskinan.. 21. BAGAIMANA ?BAGAIMANA ? 22. Pedoman Beasiswa BIDIK MISIPedoman Beasiswa BIDIK MISI Publikasi/IklanPublikasi/Iklan 23. PEDOMAN BEASISWA BIDIK MISIPEDOMAN BEASISWA BIDIK MISI I.I. PENDAHULUANPENDAHULUAN A.A. LATAR BELAKANGLATAR BELAKANG B.B. DASARDASAR C.C. MISIMISI D.D. TUJUANTUJUAN II.II. KETENTUANKETENTUAN UMUMUMUM A.A. SASAR