Inspiratif story

  • View
    878

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Sebuah kisah yang menginspirasi diri kita tentang bagaimana pentingnya sebuah kehidupan yang kita rasakan semakin membosankan.

Text of Inspiratif story

  • 1. Kisah Inspiratif
  • 2. Di ceritakan ada seorang lelaki yang kekar dan perkasa yang berprofesisebagai pemotong kayu Kekar Pemotong kayu Spesialis potong kayu
  • 3. Pada suatu hari ,Si pemotong kayu mulai bosan dengan kehidupannya yang sepertiini,hanya memotong kayu tanpa berpenghasilan,maka dia berpikir bagaimana caranyasupaya dia bisa mendapat uang yang banyak dengan mengandalkan kemampuannyamemotong kayunya itu
  • 4. Dengan cepat dia pun pergi kesebuah toko kayu dan melamar pekerjaan sebagai pemotong kayu. Toko Kayu
  • 5. Si pemilik toko pun menerimanya sebagai karayawannya sembari memberikankapak sebagai alat bantunya dalam bekerja dan menunjukkan area dimana diaakan bekerja..
  • 6. Hari Pertama.
  • 7. Si pemotong kayu berhasil merobohkan 18 pohon... 18
  • 8. Kemudian Si pemilik toko melihat hasil kerja si pemotong kayu dan dia pun terkesan denganhasil kerjanya dan mengatakanSelamat dan kerjakanlah seperti itu. Selamat dan kerjakanlah seperti itu
  • 9. Hari ke Dua.
  • 10. Ia sangat termotivasi oleh pujian majikannya dan bekerja lebih giat lagi.Tetapi Sang pemotong kayu hanya berhasil merobohkan 15 batang pohon. 15
  • 11. Hari ketiga
  • 12. Ia bekerja lebih keras lagi..Akan tetapi hanya berhasil merobohkan 10 batang pohon. 10
  • 13. Hari-hari berikutnya batang pohon yang berhasil dirobohkannya makin sedkit. Aku mungkin telah kehilangan kekuataku,Pikir pemotong kayu.
  • 14. Dia pun pergi menemui si pemilik toko dan meminta maaf atas kinerjanya yang semakin harisemakin memburuk.. Maafkan saya,pak akhir-akhir ini kinerja saya menurun.
  • 15. Si pemilik toko pun langsung bertanya kepada Si pemotong kayu. Kapan terakhir kali kau mengasah kapakmu??
  • 16. Mengasah ? Saya tidak punyawaktu untuk mengasah kapak. Saya sangat sibuk untuk mengapak pohon.
  • 17. Kehidupan kita sama seperti itu. Seringkali, kita sangat sibuk sehingga tidak lagi mempunyai waktu untukmengasah kapak. Pada istilah sekarang, setiap orang lebih sibuk dari sebelumnya tetapi lebih tidakberbahagia dari sebelumnya.Mengapa ? Munginkah kita telah lupa bagaimana caranya untuk tetap tajam ?Tidaklah salah dengan aktivitas dan kerja keras tetapi tidaklah seharusnya kita sedemikian sibuknyasehingga mengabaikan hal-hal yang sebenarnya sangat penting dalam hidup, seperti kehidupan pribadi, menyediakan waktu untuk membaca, dsb.Kita semua membutuhkan waktu untuk relaks , untuk berpikir dan merenung, untuk belajar dan tumbuh.Bila kita tidak mempunyai waktu untuk mengasah kapak, kita akan tumpul dan kehilangan efektifitas.Jadi, mulailah dari sekarang untuk memikirkan cara bekerja yang lebih efektif dan menambahkan banyaknilai ke dalamnya.
  • 18. SekianMatur Thanks You