DASAR-DASAR VETERINER

  • View
    15

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of DASAR-DASAR VETERINER

PowerPoint Presentation

DASAR VET. FARMASI Pro Tx. Fabrikasi & Riset sainsProf. Dr. Moch. Lazuardi, drh., M.Farm

ISIGlobal Competitive dan peranan obat hewan menjawab Global KompetitiveSDM = Indonesia dalam posisis Bonus Demografiperhitungan Rp. Obat hewanPenataan obat hewan di negara majuDampak obat hewan dan ranah veterinary farmasiManufaktur dan dispensing formLayanan R/Reseach and Veterinary Pharmacy Bodies

RI DALAM PERSAINGAN GLOBAL

Global competitiveness index

BASIC REQUIREMENT SUBINDEX

InstitutionInfrastructureMacroeconomic EnvironmentHealth and Primary Education,

Faktor-drivenEFFICIENCY ENHANCERSUBINDEX

Higher Education and Training, Good Market efficiency, Labor Market EfficiencyFinancial Market Development, Efficiency-driveriINNOVATION SOPHISTICATION FACTORS

Technological ReadinessMaret size Business SophisticationInnovation.Innovation-drivenPeranan obat hewan = lingkaran merah

RI 2010-2040 MASUK KE BONUS DEMOGRAFIPenduduk Indonesia ke-4 terbesar didunia, dlm 20 tahun Ri memasuki periode bonus demografi, angka DEPENDENCY RATIO (indeks perbandingan antara usia tidak produktif di bagi usia produktif) mencapai angka minimal (< 50%)Dalam periode ini terdapatlebih banyak tenaga kerja produktif untuk mendorong peningkatan produktivitas nasionalBonus demografi harus dimanfaatkan secara maksimal: disaat negara lain mengalami situasi AGING POPULATION (India, Rusia kecuali jepang mulai menurun)

KESEMPATAN DAN ACAMAN BONUS DEMOGRAFI RIFaktor dipengaruhi obat hewan +lingkaran merah grade sangat memuaskan

MANUSIA UNGGUL

BONUS DEMOGRAFI MANFFAT

MANUSIA TIDAK UNGGUL

BONUS DEMOGRAFI ANCAMAN RIFaktor dipengaruhi obat hewan +lingkaran merah grade tidak memuaskan

OBAT HEWANTEKNOLOGI TINGGIStabil 7-8 tahun > marketDari 100 kanidat obat baru hanya 1-2 % yang berhasil digunakan hingga obat baru

Cito -> implikasi efficient Tuto -> implikasi healty- enviromentCurare -> implikasi berkualitasEt Jucunde -> implkasi Tatanan negara beradab

ResponsibilityDipantau DUNIABenchmarking suatu negara/bangsaMenghindari : Abused- Missused

Regulasi obat hewanPenegakan hukumPeningkatan IPTEKTOLERANSI (-)

LogisLogiko verifikatio)UNIVERSALPET ANIMALINNOVATION MENJADIKAN SETIAP NEGARA BERGANTUNG DENGAN PEMILIK TEKNOLOGI

FOOD SECURITY : ternak-unggas

PERSENTASE KEUNTUNGAN Rp. ANTARA OBAT HEWAN vs. OBAT MANUSIASURVEY 2016 tak dipublikasikan, Data 9 perusahaan di P. Jawa :PMA 4 (Milik asing Asia 2, Eropa 2)PMDN 5Teknologi tinggiProduksi cost tinggi5-10%, Risk abused-missused medium 40%,Resiko abused-missused Tinggi1- 5%, Risk abused-missused medium

BAGAIMANA NEGARA MAJU MENATA OBAT HEWAN:Perangkat kerasOfficial minimum requirement /book i.e FOHI, CPOHB, CPOAHB, vademekum National assay lab. i.e : BPMSOH, etcRegulation law enforcement : Peraturan obat hewanNation system alert veterinary control abused-misused-quality control on the field

Perangkat lunakTraining & capacity building perform for qualified personCertified Human ResourcesImport qualified humen resourcesUnion net working Research center university, Association expert, Private research center, Expert research center, etc

Indonesia masih lemah dalam mengelola hal tersebut terkait obat hewan

Indonesia cukup berhasil dalam mengelola hal tersebut terkait obat hewan, kecuali yang merah

MENGAPA NEGARA MAJU MELAKUKAN HAL ITU Dampak pro PxMenghindari obat illegal yang merugikan konsumenMenghindari obat yang tidak bermutu yang akan diberikanMenghindari beredarnya obat hewan gelap dipasaran yang berpotensi kehilangan pajak dan menimbulkan abused misused

Dampak untuk manusia, kesetimbangan populasi dan lingkunganMenghindari residu obat hewan yang kelak produk segar asal hewan di konsumsi manusia antar negara dsbMenghindari pencemaran lingkungan akibat obat hewanMenghindari fenomena farmakogenetikMenghindari kemunculan obat-obat narkotika yang di buat dari bahan aktif illegal, untuk terorisme , untuk merusak populasi hewan di suatu wilayahdsbNegara maju akan merasa merugi bila disuatu negar muncul penyakit aneh pada manusia akibat konsumsi hewan tercemar obat hewan

9

FENOMENA VARIABILITAS RESPON AKIBAT CACAT GENETIK (FARMAKOGENETIK)Bila dalam satu populasi tidak merespon obat dengan pemberian yang sama maka munculah variabilitas responBila suatu saat individu yang menyimpang tersebut kawin dengan sesama spesies maka akan muncul turunan yang menyimpang minimal 1 individu.Ada 2 jenis :- Dalam satu populasi spesies sama memiliki variabilitas respon (Studi populasi) Research S-3- Dalam satu keluarga memiliki anak-anak yang berbeda respon (Studi keluarga) Research S-3

Contoh : 1 1 1 1 2 1 1 3 3 1 1 4 6 4 1 1 5 10 10 5 1

Vet. PharmacyFarmasetik. Biologik, Premik,Alami

Drug discovery System penyampaian bahan aktifTeknologi manufaktur (CPOHB-CPOAHB)Pengembangan obat asal alami (tumbuhan, mineral dan unsur-unsur udara)

Teknologi analisis instumentasi Layanan jasa klinikR/Depo obat hewa, poultry shop dsb

Uji klinik Fase IVMonitoring ResiduRegimentasi dosisAdverese reactionEfficacy potencyAbused- missused

UJI MUTU DAN SERTIFIKASI OBAT HEWAN

Analisis MetabolismeCemaran metabolitAdimintrasi Pendaftaran obat hewanRegulasi peredaran obat hewan

Pemeriksaan bahan baku obat hewan

Pengendalian/ penjagaan mutu alat kesehatan hewanImmunoassay teknologiFisiko-kimia analysisi12345678910

1 : Merancang virtual molekul bahan aktif obat hewan baru Kuantifikasi hub. Struktur aktivitas obat hewan2 : Melakukan sintesis pembuatan molekul obat Membuat molekul stabil farmasetik \ biofarmasetik3 : Merancang eksipien bahan aktif Uji eksipien bahan aktif (in-vitro & in-vivo)4 : Melakukan formulasi obat hewan BSO tertentu Uji in-vitro & in-vivo)5 : Uji klinik fase I Field test restricted menggunakan hewan sesungguhnya6 : Uji klinik fase II Field test medium restricted menggunakan hewan sesungguhnya kondisi sakit terbatas di suatu wilayah terbatas6 : Uji klinik fase III Field test tolerance menggunakan hewan sesungguhnya kondisi sakit jumlah beragam spesies di suatu wilayah dalam area lebih luas7 : Uji klinik fase IV Field test clearly menggunakan hewan sesungguhnya kondisi sakit selama peredaran

Eropa, G-7, Brazillia, China , Asia pasifik Commonwealth , Korsel Australia, Selandia BaruEropa, G-7, Brazillia, China , Asia pasifik Commonwealth , Korsel Australia, Selandia Baru, Botswana, Negara pecahan Rusia, Rusia, INDONESIAEropa, G-7, Brazillia, China , Asia pasifik Commonwealth , Korsel Australia, Selandia Baru, Botswana, Negara pecahan Rusia, pecahan Yogoslavia, Rusia, INDONESIAEropa, G-7, Brazillia, China , Asia pasifik Commonwealth , Korsel Australia, Selandia Baru, Botswana, Negara pecahan Rusia, pecahan Yogoslavia, Rusia, INDONESIAIndonesia