Visitasi Akreditasi Ilmu Teknologi Pangan FTP UB .mahasiswa, dosen dan alumni. Selain itu tim assesor

  • View
    218

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Visitasi Akreditasi Ilmu Teknologi Pangan FTP UB .mahasiswa, dosen dan alumni. Selain itu tim...

Visitasi Akreditasi Ilmu Teknologi Pangan FTP UB

Dikirim oleh prasetyaFTP pada 18 October 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 3155

Visitasi Akreditasi Ilmu Teknologi Pangan FTP UB

Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi ke Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (ITP FTP-UB), Kamis-Jumat (13-14/10/2016). Visitasi ini merupakan rangkaian proses perpanjangan akreditasi PS S1 ITP yang sebelumnya telah terakreditasi A dengan Surat Keputusan 047/BAN-PT/Ak-XIV/S1/XII/2011. Kunjungan site selama dua hari ini dilakukan setelah tahap proof reading dokumen borang 3A dan 3B. Tim asesor yang hadir meliputi Prof. Dr. Ir. Djumali Mangunwidjaya, DEA dari Institut Pertanian Bogor dan Dr. Ir. Supriyadi, MSc dari Universitas Gadjah Mada. Kedatangan tim asesor diterima langsung oleh Dekan FTP, Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App.Sc., jajaran dekanat, ketua Gugus Jaminan Mutu FTP, Rizky Lutfian Silalahi, STP., MSc., beserta Tim Task Force S1 ITP di Ruang Sidang FTP lantai 8.

Selama proses visitasi, tim assesor tersebut melihat bukti fisik borang akreditasi dan proses penyediaan layanan jasa pendidikan yang tersedia. Agenda berikutnya adalah pertemuan dengan civitas S1 ITP yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan alumni. Selain itu tim assesor juga meninjau fasilitas di ruang kelas, laboratorium di lingkungan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Brawijaya, Food Production and Training Center (Bakery THP) serta

laboratorium pilot project FTP.

Proses akreditasi berfungsi sebagai evaluasi dan pembinaan terhadap kinerja program studi dalam kurun waktu empat tahun. Melalui akreditasi, kualitas prodi akan semakin terakui dengan resmi.

Alhamdulilah seluruh proses akreditasi ini sejauh ini berjalan lancar. Terimakasih untuk jajaran Dekanat, tim task force, dosen, mahasiswa, alumni, supporting staff, stake holder dan seluruh civitas THP yang telah membantu proses akreditasi ITP, semoga semua upaya yang telah dilakukan dapat memperoleh hasil yang maksimal. Kedepan, kami telah berkomitmen untuk terus bekerja keras meningkatkan kinerja dan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Tinggi sesuai dengan pedoman serta ketentuan yang telah ditetapkan oleh BAN-PT, kata Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian yang menaungi PS S1 ITP, Dr. Teti Estiasih, STP. MP.

Salah satu assesor, Dr. Ir. Supriyadi, MSc. dari Universitas Gadjah Mada mengatakan berdasarkan perkembangan jaman, saat ini telah banyak berkembang prodi sejenis di berbagai perguruan tinggi.

Semoga hal itu tidak dianggap sebagai saingan dan mari bersaing yang sehat demi kemajuan semua. Harapannya program studi sejenis justru dapat saling bekerja sama demi kebaikan bersama. Akreditasi ini merupakan salah satu indikator pengelolaan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang baik dan berkualitas, katanya.

https://prasetya.ub.ac.id/berita/Visitasi-Akreditasi-Ilmu-Teknologi-Pangan-FTP-UB-19062-id.html

Menanggapi hal tersebut Dekan FTP, Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App.Sc menjelaskan tahun ini tercatat FTP telah tiga kali menyelenggarakan visitasi akreditasi. Visitasi tersebut adalah akreditasi BAN-PT pada Program Studi Magister Teknologi Industri Pertanian pada Juli lalu, kemudian akreditasi internasional AUN-QA pada PS S1 Teknologi Industri Pertanian pada Agustus lalu dan terakhir adalah akreditasi BAN-PT PS S1 Ilmu dan Teknologi Pangan ini. Mungkin saja di akhir tahun nanti terdapat satu lagi PS S1 yang akan melakukan akreditasi. Harapannya dengan terakreditasinya program program studi akan makin meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Tinggi di FTP. Pengelolaan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang baik tentunya akan berkorelasi dengan peningkatan kualitas lulusan. Ini sesuai dengan visi kami untuk menjadi fakultas unggul pada bidang ilmu teknologi pertanian yang dikenal dan diakui di tingkat nasional dan internasional serta berkontribusi dalam pembangunan nasional, katanya. [dse/Humas UB]