Click here to load reader

Triodetektif04 Mister

  • View
    17

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

afw fefe wawe

Text of Triodetektif04 Mister

  • TRIO DETEKTIF

    MISTERI HANTU HIJAU

    Ebook by Nurul Huda Kariem MR.

    Pendahuluan-Sekaligus Peringatan!

    Saya bukan hendak menakut-nakuti. Tapi saya merasa berkewajiban

    memberi tahu, dalam buku ini nanti ada hantu.

    Hantu Hijau - sesuai dengan judul buku ini. Kecuali itu akan ada pula

    seuntai kalung mutiara aneh. Begitu pula seekor anjing. Anjing itu sama

    sekali tak ada peranannya dalam kisah ini, karena ia tidak berbuat apa-

    apa. Atau, mungkin ada juga peranannya? Soalnya, tidak berbuat apa-

    apa bisa saja sama penting artinya dengan berbuat sesuatu. Ini ada

    gunanya untuk dipikirkan!

    Sebetulnya di sini saya bisa saja menuturkan segala kejadian aneh,

    petualangan dan situasi tegang yang ada dalam buku ini. Tapi tentunya

    kalian ingin membacanya sendiri! Karena itu cukuplah apabila saya hanya

    memperkenalkan para pelaku utama kisah ini. Mereka dikenal sebagai

    Trio Detektif.

    Mereka masing-masing Jupiter Jones, Bob Andrews dan Pete Crenshaw.

    Ketiga remaja itu mendirikan biro penyelidik yang di beri nama Trio

    Detektif. Kerja mereka menyelidiki kejadiankejadian misterius, yang

    dilakukan pada saat-saat senggang. Mereka tinggal di Rocky Beach,

    sebuah kota kecil di tepi Samudra Pasifik. Letaknya beberapa mil dari

    Hollywood, kota perfilman yang tersohor di California, Amerika Serikat.

    Bob dan Pete hidup dengan orang tua masing-masing. Sedang Jupiter

    tinggal bersama pamannya, Titus Jones, serta bibinya, Mathilda Jones.

    Kedua suami istri itu memiliki perusahaan barang-barang bekas, yang

    diberi nama "Jones Salvage Yard". Di Indonesia mereka dikenal dengan

    http://inzomnia.wapka.mobi

    Koleksi ebook inzomnia

  • julukan tukang loak. Tapi tukang loak besar-besaran. Boleh dibilang apa

    saja bisa ditemukan di tempat mereka.

    Di antaranya ada sebuah home trailer atau caravan, yang panjangnya

    sekitar sepuluh meter. Trailer itu sudah rusak karena tubrukan. Titus

    Jones tidak berhasil menjualnya, karena tidak ada yang kepingin

    membeli trailer rusak. Karena itu ia mengijinkan Jupiter dan kedua

    temannya memakai rumah di atas roda itu sebagai tempat bermain-

    main.

    Trio Detektif memugarnya. Dijadikan markas besar modern, yang sesuai

    dengan biro penyelidik yang mereka kelola. Di situ ada laboratorium

    kecil-kecilan, kamar gelap untuk mencuci film, serta kantor yang lengkap

    dengan meja tulis, mesin ketik, telepon, tape recorder dan sejumlah

    buku ilmu pengetahuan. Tentunya pengetahuan yang ada hubungannya

    dengan kegiatan mereka., Peralatan yang ada di situ dibuat sendiri oleh

    mereka, dengan memanfaatkan barang bekas.

    Paman Titus mempunyai dua orang pembantu. Nama mereka masing-

    masing Hans dan Konrad. Kedua pemuda itu bersaudara. Mereka berasal

    dari Jerman Selatan. Keduanya berambut pirang dan bertubuh kekar.

    Jupiter minta tolong pada mereka agar menumpukkan barang bekas di

    sekeliling trailer, sehingga tidak bisa dilihat dari luar. Dan setelah

    beberapa waktu, trailer itu sudah dilupakan orang. Yang tahu bahwa

    rumah di atas roda itu masih ada tinggal Trio Detektif saja. Dan mereka

    merahasiakannya. Kalau mau masuk ke situ, mereka melewai jalan

    rahasia.

    Mereka paling sering memakai jalan yang diberi nama Terowongan Dua.

    Ini merupakan pipa seng panjang yang menghubungkan bengkel mereka

    yang ada di luar dengan Markas Besar. Sebagian dari pipa itu letaknya

    di bawah tanah. Di samping itu masih ada pula jalan masuk lain-lainnya,

    tapi nanti kalian akan mengetahuinya juga sendiri.

    http://inzomnia.wapka.mobi

    Koleksi ebook inzomnia

  • Trio Detektif kadang-kadang harus mengadakan perjalanan yang agak

    jauh. Untuk itu tersedia kendaraan bermotor. Bukan sembarang mobil

    saja, tapi sebuah Rolls Royce bersepuh emas, lengkap dengan supir.

    Tentu saja mobil mewah itu bukan milik mereka. Jupiter pernah

    memenangkan suatu sayembara. Sebagai hadiah, ia boleh memakai

    mobil itu selama tiga puluh hari.

    Tapi kalau jarak yang harus ditempuh tidak begitu jauh, ketiga remaja

    itu memakai sepeda. Sekali-sekali mereka diantar oleh Hans atau

    Konrad, naik truk perusahaan Paman Titus.

    Jupiter Jones potongannya gempal. Ada juga yang jail, mengatakan dia

    gendut. Mukanya memang bulat seperti bulan purnama. Air mukanya bisa

    kelihatan tolol. Tapi itu memang disengaja olehnya, karena sebenarnya

    Jupiter sangat cerdas dan berotak encer. Dan ia senang sekali

    menonjolkan hal itu. Jupiter banyak sekali segi baiknya. Tapi rendah

    hati tidak termasuk di dalamnya!

    Peter Crenshaw bertubuh jangkung dan kekar. Kemampuan jasmaninya

    mengagumkan. Ia tangan kanan Jupiter yang sering melacak jejak

    orang-orang yang dicurigai, dan melakukan berbagai urusan yang

    berbahaya.

    Kalau Bob Andrews, anaknya langsing. Ia lebih cocok melakukan tugas

    riset dan mencatat. Di luar kesibukan bersekolah, ia juga bekerja di

    perpustakaan. Ini memungkinkannya mencari informasi yang diperlukan

    Trio Detektif dalam kegiatan mereka.

    Semuanya ini saya ceritakan di sini, supaya cerita selanjutnya tidak

    hanya banyak diganggu pengulangan keterangan yang sudah pernah

    dibicarakan dalam kasus-kasus sebelum ini.

    http://inzomnia.wapka.mobi

    Koleksi ebook inzomnia

  • Dan sekarang - tabahkan hati, karena HANTU HIJAU AKAN

    MENJERIT

    Alfred Hitchcock

    Bab 1JERITAN HANTU HIJAU

    Jeritan itu menyebabkan Bob Andres dan Pete Crenshaw kaget

    setengah mati.

    Kedua remaja itu sedang berdiri di suatu jalan masuk yang tidak

    terawat. Di mana-mana tumbuh rumput liar. Di depan mereka nampak

    sebuah rumah tua yang tidak didiami lagi. Rumah itu besar sekali -

    sebesar hotel. Satu sisinya sudah runtuh, diambrukkan para pekerja.

    Cahaya bulan yang remang-remang, membuat pemandangan saat itu

    seperti diselubungi kabut. Seperti dalam mimpi.

    Bob sedang berbicara, melukiskan pemandangan yang nampak. Suaranya

    direkam dengan tape recorder kecil yang tergantung di lehernya. la

    berhenti sebentar. Sambil menoleh pada Pete, ia berkata.

    "Banyak orang beranggapan bahwa rumah ini berhantu, Pete. Sayang

    tidak teringat oleh kita, ketika Alfred Hitchcock waktu itu mencari-

    cari rumah hantu untuk filmnya "

    "Ya, kurasa Mr. Hitchcock senang dengan rumah ini," kata Pete

    menyetujui. "Tapi aku tidak. Terus terang saja, makin lama aku berdiri

    di sini, semakin gelisah saja perasaanku. Bagaimana jika kita pergi saja

    sekarang?"

    http://inzomnia.wapka.mobi

    Koleksi ebook inzomnia

  • Tepat saat itulah terdengar bunyi jeritan yang melengking tinggi.

    Datangnya dari rumah kosong itu. Bulu roma Bob dan Pete berdiri

    mendengar jeritan yang lebih mirip suara binatang dari pada manusia

    itu.

    "Kaudengar suara itu?" kata Pete dengan suara seperti tercekik.

    "Tunggu apa lagi kita di sini? Ayo - cepat lari!"

    "Tunggu!" kata Bob. la tetap berada di tempatnya, walau kakinya sudah

    kepingin lari saja. Melihat Pete ragu-ragu, ia menambahkan, "Akan

    kusetel tape recorder ini lebih keras lagi, karena siapa tahu nanti ada

    bunyi lain. Jupiter pasti akan berbuat begitu."

    "Yah -" kata Pete, la masih ragu. Tapi Bob sudah memutar tombol

    rekaman bunyi serta mengarahkan mikrofonnya ke rumah kosong yang

    nampak di antara pepohonan di depan mereka.

    "Aaaaaa-aiiiiiii!" Terdengar lagi jeritan seperti yang tadi. Melengking

    panjang dan tinggi, lalu menurun dan lenyap lagi dengan pelan. "Yuk, kita

    pergi!" kata Pete mendesak. "Sudah cukup banyak yang kita dengar."

    Kali ini Bob sependapat. Dengan cepat keduanya berpaling. Maksudnya

    hendak lari ke tempat sepeda mereka ditaruh tadi.

    Pete gesit seperi kijang. Sedang Bob kini bisa lari lebih cepat dari

    sebelumnya. Beberapa tahun yang lalu kakinya pernah patah, karena

    jatuh di suatu lereng berbatu. Karena itu kemudian terpaksa memakai

    penopang. Untung saja proses penyembuhan cederanya berjalan baik.

    Setelah cukup lama melatih kekuatan kaki, akhirnya minggu yang baru

    lalu Bob diberi tahu bahwa kakinya tidak memerlukan penopang lagi. Dan

    kini gerakannya terasa begitu enteng. la merasa seakan-akan bisa

    terbang.

    http://inzomnia.wapka.mobi

    Koleksi ebook inzomnia

  • Walau begitu, keduanya tidak bisa lari jauh-jauh, karena tahu-tahu ada

    beberapa lengan kekar yang menahan. Pete mendengus kaget. la

    menubruk seseorang yang berada di belakangnya. Bob juga terhenti

    larinya, karena membentur seorang laki-laki yang langsung

    memegangnya. Ternyata tanpa mereka ketahui, ada segerombolan laki-

    laki datang di belakang mereka, ketika keduanya sedang terpaku

    mendengar suara jeritan seram tadi.

    "Pelan, Nak!" seru laki-laki yang memegang Pete. "Nyaris saja aku jatuh

    kautubruk!"

    "Suara apa itu tadi?" tanya orang yang menahan Bob, supaya jangan

    jatuh. "Kami melihat kalian berdiri sambil mendengarkan!"

    "Kami tidak tahu, tapi kedengarannya kayak suara hantu!" kata Pete.

    "Hantu? Omong kosong!.... Mungkin seseorang yang sedang mengalami

    kesulitan! Mungkin gelandangan "

    Kelima atau enam orang yang baru datang itu berbicara campur aduk.

    Pete dan Bob sudah tidak diacuhkan lagi. Kedua remaja itu tidak bisa

    melihat muka orang-orang itu dengan jelas. Tapi semuanya berpakaian

    rapi. Dari gaya bicara mereka, diperoleh kesan bahwa orang-oran