of 11/11
JURNAL J – CLICK Jurnal Sistem Informasi Dan Manajemen Informatika 223 E-ISSN : 2541 – 2469 P-ISSN : 2355 – 7958 Vol. 6 No. 2 Desember 2019 SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PROYEK DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR PROVINSI SUMATERA BARAT BERBASIS WEB Ismael Sistem Informasi, STMIK Jayanusa Padang, Jl damar No 69E email: [email protected] Abstract The author has conducted research at the Department of Water Resources Management of West Sumatra Province with the aim of knowing the information system for activities realization in the field of engineering. In carrying out activities still use Microsoft office, so that to see project reports per week is difficult and takes a long time. This research was carried out by conducting field research, library research, and computer laboratory research in designing programs and compiling reports. This study produces a Web based Project Data Processing Information System Activities Realization of Technical Development in the Office of West Sumatera Province Water Resources Management. By doing this research, it can be concluded that this new system can improve the performance of officers, facilitate reporting activities, and present of report will be more accurate, effective and efficient. Keywords: Implementation, Information, Activities, Systems, Report Abstrak Penulis telah mengadakan penelitian pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Barat dengan tujuan untuk mengetahui system informasi pelaksanaan kegiatan di bidang bina teknik. Dalam pelaksanaan kegiatan masih menggunakan Microsoft office, sehingga untuk melihat laporan proyek perminggu sulit dan memakan waktu lama. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelitian lapangan, penelitian perspustakaan, dan penelitian laboratorium computer dalam merancang program dan menyusun laporan.Penelitian ini menghasilkan sebuah Sistem Informasi Pengolahan Data Proyek Pelaksanaan Kegiatan Bidang Bina Teknik Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Barat Berbasis Web. Dengan dilakukan penelitian tersebut maka didapat kesimpulan yaitu system baru ini dapat meningkatkan kinerja petugas, memudahkan Pelaporan kegiatan, dan menyajikan laporan akan lebih akurat, efektif dan efesien.. Kata Kunci: Pelaksanaan, Informasi,Kegiatan, Sistem,Laporan PENDAHULUAN Dikarenakan perkembangan komputer saat ini yang sangat pesat dan kebutuhan akan informasi semakin dirasakan keberadaannya didalam suatu organisasi maka tidak heran lagi banyak diantara perusahaan maupun instansi pemerintah kemudian menggunakan komputer untuk menunjang operasi perusahaanya. Dinas Penglolaan Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Barat memerlukan pengembangan sistem informasi, pengolahan data karena pembangunan atau pengerjaan proyek - proyek yang berskala besar yang telah dilaksanakan di daerah ini. Seiring data yang dioleh juga bertambah maka tempat penyimpanan data yang belum tersimpan dengan baik karena tercecer dan juga hilang, dan pencarian data untuk mencari data pekerjaan proyek yang telah diselesaikan sulit

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PROYEK DINAS …

  • View
    1

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PROYEK DINAS …

223
BARAT BERBASIS WEB
email: [email protected]
Abstract
The author has conducted research at the Department of Water Resources Management of West
Sumatra Province with the aim of knowing the information system for activities realization in the
field of engineering. In carrying out activities still use Microsoft office, so that to see project reports
per week is difficult and takes a long time. This research was carried out by conducting field
research, library research, and computer laboratory research in designing programs and compiling
reports. This study produces a Web based Project Data Processing Information System Activities
Realization of Technical Development in the Office of West Sumatera Province Water Resources
Management. By doing this research, it can be concluded that this new system can improve the
performance of officers, facilitate reporting activities, and present of report will be more accurate,
effective and efficient.
Abstrak
Penulis telah mengadakan penelitian pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Sumatera
Barat dengan tujuan untuk mengetahui system informasi pelaksanaan kegiatan di bidang bina
teknik. Dalam pelaksanaan kegiatan masih menggunakan Microsoft office, sehingga untuk melihat
laporan proyek perminggu sulit dan memakan waktu lama. Penelitian ini dilakukan dengan
melakukan penelitian lapangan, penelitian perspustakaan, dan penelitian laboratorium computer
dalam merancang program dan menyusun laporan.Penelitian ini menghasilkan sebuah Sistem
Informasi Pengolahan Data Proyek Pelaksanaan Kegiatan Bidang Bina Teknik Dinas Pengelolaan
Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Barat Berbasis Web. Dengan dilakukan penelitian tersebut
maka didapat kesimpulan yaitu system baru ini dapat meningkatkan kinerja petugas, memudahkan
Pelaporan kegiatan, dan menyajikan laporan akan lebih akurat, efektif dan efesien..
Kata Kunci: Pelaksanaan, Informasi,Kegiatan, Sistem,Laporan
PENDAHULUAN
akan informasi semakin dirasakan
tidak heran lagi banyak diantara perusahaan
maupun instansi pemerintah kemudian
menggunakan komputer untuk menunjang
Provinsi Sumatera Barat memerlukan
pengembangan sistem informasi, pengolahan
proyek - proyek yang berskala besar yang
telah dilaksanakan di daerah ini. Seiring data
yang dioleh juga bertambah maka tempat
penyimpanan data yang belum tersimpan
dengan baik karena tercecer dan juga hilang,
dan pencarian data untuk mencari data
pekerjaan proyek yang telah diselesaikan sulit
JURNAL J – CLICK Jurnal Sistem Informasi Dan Manajemen Informatika
224
di cari karena telah menjadi arsip. Yang akan
memakan waktu untuk proses pencariannya.
Proses yang dilkukan untuk melihat laporan
proyek perminggu yang sulit dilakukan
karena harus memakan waktu lama karena
pihak kontraktor maupun pengawas lapangan
dan juga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan
harus menuju tempat pelaksanaan kegiatan
proyek yang berada diluar daerah sehingga
memakan waktu yang cukup lama.
Dengan penerapan komputer pada Dinas
Penglolaan Sumber Daya Air Provinsi
Sumatera Barat akan mendukung proses
informasi yang sangat dibutuhkan dengan
cepat dan akurat, apabila saat ini komputer
sudah begitu besar peranannya di instansi
pemerintahan maupun swasta. Oleh sebab itu
instansi pemerintah dituntut untuk menguasai
teknologi informasi yang didukung oleh
komputer dalam pengolahan data.
yang berhubungan guna mencapai tujuan-
tujuan perusahaan seperti pengendalian
tujuan dan sasaran. Unsur-unsur yang terdapat
dalam sistem itulah yang disebut dengan
subsistem. Subsistem- subsistem tersebut
sistem dapat bekerja secara efektif dan
efisien.[2]
kuncisalah satu kunci pada zaman ini. Untuk
mendapatkan dan menghasilkan informasi,
Informasi adalah “Hasil dari
semua hasil dari pengolahan tersebut bisa
menjadi informasi” (Darmawan Deni,2013).
keputusan/manajer dalam rangka mencapai
sebelumnya“.[4]
Data yang diolah saja belum cukup menjadi
informasi. Untuk menjadi suatu informasi,
data yang diolah tersebut harus berguna bagi
penggunanya.[3]
Karakteristik Sistem
sistem.[5]
saling bekerja sama untuk membentuk satu
kesatuan. Komponen-komponen sistem atau
subsistem atau bagian dari sistem. Setiap
sistem, selalu mengandung subsistem. Setiap
subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem
untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan
mempengaruhi proses sistem secara
membatasi antara suatu sistem dengan sistem
lainnya atau dengan bagian lingkungan
luarnya. Batas sistem ini memungkinkan
suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan.
c. Lingkungan luar sistem
mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan
dapat pulan merugikan sistem tersebut.
Lingkungan yang menguntungkan merupakan
tetap dijaga dan dipelihara. Sedang
lingkungan luar sistem yang merugikan harus
ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka
akan mengganggu kelangsungan hidup dari
sistem.
JURNAL J – CLICK Jurnal Sistem Informasi Dan Manajemen Informatika
225
Keluaran dari satu subsistem merupakan
masukkan dari subsistem lainnya dengan satu
subsistem dapat berintegrasi dengan
kesatuan.
adalah input yang dimasukkan supaya sistem
tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah
masukkan yang diprospek untuk mendapatkan
keluaran. Sebagai contoh input perawatan
digunakan untuk mengoperasikan komputer
menjadi informasi.
keluaran yang berguna dan sebagai sisa
pembuangan.
pengolah yang akan merubah input menjadi
output.
jika tidak maka sistem tersebut tidak akan
berguna. Tujuan dari suatu sistem sangat
menentukan input yang akan dibutuhkan
sistem dan output yang akan dihasilkan oleh
sistem. Suatu sistem dinyatakan berhasil
apabila tepat sasaran dan tercapai tujuannya.
Daur Hidup Sistem Siklus Informasi adalah Data yangdiolah
melalui model menjadi informasi, penerima
kemudian menerima informasi tersebut.
tindakan yang lain yang akan membuat
sejumlah data kembali. Data tersebut akan
ditangkap sebagai input, diproses kembali
lewat suatu model dan seterusnya membentuk
suatu siklus. Siklus ini oleh Jhon Burch
disebut dengan siklus informasi (information
cycle) atau ada yang.[5]
Adapun beberapa fase atau tahapan dari
daur hidup suatu sistem yang terdiri dari :
a. Mengenali adanya kebutuhan
terlebih dahulu timbul suatu kebutuhan atau
problema yang harus dapat dikenali
sebagaimana adannya. Kebutuhan dapat
terjadi sebagai hasil perkembangan
melebihi kapsitas dari sistem yang ada.
Semua kebutuhan ini harus dapat
didefinisikan dengan jelas. Tanpa adanya
kejelasan mengenai kebutuhan yang ada,
pembangunan sistem akan kehilangan arah
dan efektivitasnya.
kebutuhan yang timbul dan membangun suatu
sistem untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
c. Pemasangan Sistem
penting dalam daur hidup sistem, dimana
peralihan dari tahap pembangunan menuju
tahap operasional adalah pemasangan sistem,
yang merupakan langkah akhir dari suatu
pembangunan sistem.
mengalami perubahan karena pertumbuhan
kegiatan, perubahan peraturan dan
kebijaksanaan, ataupun kemajuan teknologi.
diperbaharui.
hanya dengan melakukan perbaikan pada
sistem yang sedang berjalan. Tiba saat di
mana secara ekonomis dan teknis, sistem
yang sudah tidak layak lagi untuk
dioperasikan dan sistem yang baru perlu
dibangun untuk menggantikannya.
sistem, lihat gambar 1 :
226
Gambar 1. Daur Hidup Sistem
Basis Data
Basis data mengonsolidasi banyak catatan
yang sebelumnyadisimpan dalam file
disimpulkan basis dataadalah koleksi dari
data terkait yang formatnya standar dan
dirancang untuk bisa diakses beberapa
pengguna[6] MySQL adalah salah satu jenis database
serveryang sangat terkenal. Kepopulerannya
disebabkan Mysqlmenggunakan SQL sebagai
sejumlah tabel. Tabel terdiri atas sejumlah
baris dan setiap baris mengandung satu atau
beberapa kolom.[6]
Untuk dapat melakukan langkah-langkah
pengembangan sistem sesuai dengan
metodologi pengembangan sistem yang
untuk melaksanakannya. Alat bantu yang
digunakan dalam perancangan sistem adalah
UML (Unified Modelling Language) adalah
standarisasi internasional untuk notasi dalam
bentuk grafik , yang menjelaskan tentang
analisis dan desain perangkat lunak yang di
kembangkan dengan pemograman
dan activity.
sistem informasi yang akan dibuat. Secara
kasar, use case digunakan untuk mengetahui
fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah
sistem informasi dan siapa saja yang berhak
menggunakan fungsi-fungsi itu.
Pengernbalian
Class Diagram
yang akan di buat untuk membangun sistem”.
Attribut kelas dibuat agar pembuat
program atau programmer membuat kelas-
kelas sesuai dengan rancangan di dalam
diagram kelas agar antara dokumentasi
perancangan dan perangkat lunak sinkron.
Kelas memiliki apa yang di sebut atribut dan
metode.Atribut merupakan variabel yang di
miliki oleh suatu kelas. Operasi adalah fungsi
yang di miliki oleh suatu kelas.
Gambar 3.Contoh Class Diagram
“menggambarkan aliran kerja (workflow)
lunak”.
227
diagram aktivitas menggambarkan aktivitas
yang dapat di lakukan oleh sistem
Gambar 4.Contoh Activity Diagram
cara terjun langsung pada objek yang diteliti
untuk mendapatkan data dan informasi yang
berhubungan dengan masalah yang diteliti.
Adapun data tersebut diperoleh dengan cara:
a) Pengamatan (Observasi)
sedang berjalan, dan penulis diberikan
kesempatan untuk melihat sistem yang
bekerja dalam pengolahan data.
melengkapi data - data yang akan diperoleh.
2. Penelitian Perpustakaan (Library
3. Penelitian Laboratorium (Laboratory
laboratorium komputer dalam merancang
perangkat keras (hardware).
a) SistemOperasi : Windows 7
b) SistemAplikasi : Microsoft Visual
(minimal):
output
input.
Dalam membuat rancangan dan
diagram sebagai berikut :
yang mengaktifkan fungsi dari sistem target.
Adapun aktor yang terlibat dalam sistem
informasi ini dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 1. Tabel Deskripsi Aktor
2. Use Case Diagram
memahami kebutuhan. Use case adalah dasar
dari diagram lain. Adapun use case diagram
dari sistem informasi ini yang disajikan dalam
bentuk Gambar 5
228
Gambar 5.Use CaseDiagram
Gambar 6.ActivityDiagram Input Jenis
Gambar 6.ActivityDiagram Input Kontraktor
Gambar 7ActivityDiagram Input Pemborongan
jenis proyek
kontraktor
kontraktor
Sistem
pemborongan
Sistem
229
6. Activity Diagram Input Uraian
Pekerjaan
Gambar 9.ActivityDiagram Input Proyek
Uang Muka
Pekerjaan
uraian pekerjaan
proyek
Sistem
muka
permintaan uang muka
realisasi pekerjaan
230
10. Activity Diagram Lihat Perkembangan
Proyek
Gambar 14.ActivityDiagram Lihat Pemborongan
Pekerjaan
Pekerjaan
Gambar 16.ActivityDiagram Vadasi Uang
kedalam model data DBMS dengan tidak
mempertimbangkan karakteristik atau hal-
implementasi DBMS dari model data
User
Pilih data proyek dan
laporan
User
realisasi pekerjaan telah
muka
muka telah di acc
231
perintah-perintah DDL (Data Definition
dipilih. Berikut hasil pemetaan dari database
dapat dilihat pada gambar dibawa ini.
Gambar 17. Skema perancangan logika
database
Gambar 18.Input Jenis Proyek
17. Desain Input Kontraktor
Gambar 21. Input Login
Footer
232
21. Desain Input Pemborongan
Gambar 26.Validasi Realisasi Pekerjaan
Gambar 27.Input Uang Muka
Footer
Browse ...Upload Bukti
233
Sumatera Barat mengenai pengolahan data
proyek kegiatan serta didukung oleh sarana
yang diperlukan dalam melakukan penelitian,
penulis menganalisa permasalahan yang ada
dan mencoba mengatasi permasalah tersebut
dengan merancang suatu Sistem Informasi
Pengolahan Data Proyek Pelaksanaan
membantu pihak untuk mendapatkan
kesimpulan yaitu :
tempat penyimpanan data pembangunan dan
pengerjaan proyek tersimpan dengan baik.
b. Dengan penerapan sistem baru ini proses
pencarian data proyek dan data pelaksaanaan
proyek lebih cepat didaptkan.
proyek.
PERANCANGAN SISTEM
Click, vol. 5, no. 1, pp. 85–97, 2018.
[2] E. Iswandy, “Sistem Penunjang
Keputusan Untuk Menentukan
Mahasiswa Dan Pelajar Kurang
Mampu Di Kenagarian Barung –
vol. 3, no. 2, pp. 70–79, 2015.
[3] A. P. Nanda, “Perancangan Sistem
Informasi Akademis Pondok Pesantren
4, no. 1, pp. 1–9, 2017.
[4] E. W. Fridayanthie and J. Charter,
“RANCANG BANGUN SISTEM
INFORMASI SIMPAN PINJAM
2016.
“RANCANG BANGUN SISTEM
vol. 11, no. 2, pp. 56–62, 2018.
[6] H. Maulana, “ANALISIS DAN
PERANCANGAN SISTEM
Inform. dan Teknol. Jar., vol. 1, no. 1,
pp. 32–37, 2016.
Emisi Kendaraan Bermotor Berbasis
1, pp. 1–7, 2017.