SGD skizofrenia

  • View
    228

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of SGD skizofrenia

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    1/49

    SKENARIO

    Seorang pemuda umur 22 tahun, namanyaPardi, SP. Dibawa berobat oleh orangtuanyake UGD Psikiatri. Keluhan utama dariorangtuanya bahwa pada 10 hari yang lalu

    terjadi perubahan perilaku pada Pardi,dimana dia bersembunyi dalam kamar, tidakmau berbicara, makan seadanya saja, danmalam tidurnya terganggu. Kadang-kadang

    terlihat mulutnya seperti berbicara sendiri.Dua hari belakangan ini tampak mulai marahdan melempar rumah dan kamarnya, mulaimelawan kepada ayah dan ibunya.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    2/49

    Kesimpulan dari Alloanamnesa kedua orangtuanyadidapati riwayat Pardi adalah sebagai berikut :

    Pardi anak ketiga dari 4 bersaudara, nomor satu

    perempuan 26 thn sudah kawin, nomor dua perempuan 25thn sudah kawin, nomor empat laki-laki 25 thn masihkuliah. Hubungan mereka bersaudara akur dan baik-baiksaja, semua saling menyayangi. Semua saudaranya sehat,begitu juga dari aluran keluarga ayah dan ibu, tidak adaperilaku seperti dia sekarang. Masa sekolah tidak pernahtinggal kelas dan nilai rapor bagus. Tidak merokok, dantidak memakai narkoba, serta tidak pernah pulang malamdalam keadaan mabuk atau mulutnya bau alkohol. Darikecil tidak pernah sakit fisik yang berat, hanya pilek-pileksaja. Tidak pernah kejang waktu kecil. Masa remaja

    bergaul baik dengan teman. Teman tidak banyak, agakpendiam, pemalu, tidak pemarah, aktivitas olahraga sukabermain catur, teman dekat tidak ada, hobi hanya bacabuku dan nonton tv, belum punya pacar. Setelah tamatpendidikan sarjana klien menganggur satu tahun, dan

    baru-baru ini diterima disuatu perkebunan.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    3/49

    Waktu melakukan testing selama 2 hari baik-baik saja, kemudian 2hari berikutnya dilakukan training di perkebunan itu. Pada haripertama dia menelpon ibunya agar dia dijemput. Setelah di rumahPardi ditanya oleh ayahnya kenapa Pardi pulang ke rumah, tidak

    mengikuti training sampai selesai. Pardi menjawab bahwa diamerasa semua temannya itu mengejek dan mencemooh dia. Di siniayah Pardi sangat marah dengan segala macam kata-kata yangtidak mengenakkan dan menyudutkan Pardi sedangkan selama initidak pernah keluar kata-kata tersebut dari ayahnya. Ayah hanyatidak melakukan tindakan agresif dengan fisik. Ayahnya sangatkecewa sekali. Sebelum dibawa ke dokter telah dipanggil orangpandai. Tetapi tidak ada kemajuan melainkan bertambah berat.Selanjutnya pemeriksaan fisik tidak dijumpai kelainan.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    4/49

    Terminologi

    oAxi s : Diagnosis multiaksial

    o Psychiatry : Cabang ilmu kedokteran yang

    berhubungan dengan pemeriksaan,

    pengobatan dan pencegahan penyakit

    jiwa

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    5/49

    Pardi, 22 tahun

    Alloanamnesa :

    -Perubahan tingkah laku

    -Sewaktu masa sekolah

    Nilai raport bagus

    -Tidak mau berbicara

    Anamese :

    - mendengar suara yang

    mengganggu nya

    Gangguan psikis

    Akut Kronik

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    6/49

    SKIZOFRENIA

    Skizofrenia adalah gangguan psikotik yangkronik, pada orang yang mengalaminya tidakdapat menilai realitas dengan baik danpemahaman diri buruk.

    Gejalanya dibagi menjadi 2 kelompok yaitu :

    A. Gejala-gejala Primer :1) Ganguan Proses pikiran ( bentuk, langkah

    dan isi pikiran). Pada skizofrenia, intiganguan memang terdapat pada prosespikiran.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    7/49

    2) Ganguan afek dan emosi : Ganguan ini padaskizofrenia mungkin berupa :- Parathimi : apa yang seharusnya menimbulkan rasa

    senang dan gembira, pada penderita timbul rasa

    sedih atau marah.- Paramimi : penderita merasa senang dan gembira,

    akan tetapi ia menangis.3) Ganguan kemauan : Banyak penderita dengan

    skizofrenia mempunyai kelemahan kemauan. Mereka

    tidak mengambil keputusan, tidak dapat bertindakdalam suatu keadaan.- Negativisme : sikap atau perbuatan yang negatifatau berlawanan terhadap suatu permintaan.

    - Ambivalensi kemauan : menghendaki 2 hal yangberlawanan pada waktu yang sama.

    - Otomatisme : penderita merasa kemauannyadipengaruhi oleh orang lain atau oleh tenaga dariluar, sehingga ia melakukan sesuatu secaraotomatis.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    8/49

    4) Gejala psikomotor : Disebut juga

    dengan gejala-gejala katatonik.

    Sebetulnya gejala katatonik seringmencerminkan ganguan kemauan. Bila

    gangguan hanya ringan saja, maka

    dapat dilihat gerakan-gerakan yangkurang luwes atau agak kaku.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    9/49

    B. Gejala-gejala Sekunder :1. Waham : Pada skizofrenia waham

    sering tidak logis sama sekali dansangat aneh. Tetapi penderita tidakmenginsafi hal ini dan untuk diawahamnya merupakan fakta dan tidakdapat diubah oleh siapapun.

    2. Halusinasi : Pada skizofrenia,halusinasi timbul tanpa penurunan

    kesadaran dan hal ini merupakan suatugejala yang hampir tidak dijumpai padakeadaan lain.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    10/49

    Defenisi waham

    Waham adalah keyakinan seseorang yang

    berdasarkan penilaian realitas yang salah.

    Keyakinan ini tidak konsisten dengan

    tingkat intelektual dan latar belakangbudaya pasien. Waham dipengaruhi oleh

    faktor pertumbuhan dan perkembangan

    seperti adanya penolakan, kekerasan,tidak ada kasih sayang, pertengkaran

    orang tua dan penganiayaan.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    11/49

    Gejala dan tanda waham

    Perasaan malu terhadap diri sendiri akibatpenyakit dan tindakan terhadap penyakit(rambut botak karena terapi)

    Rasa bersalah terhadap diri sendiri

    (mengkritik/menyalahkan diri sendiri)Gangguan hubungan sosial (menarik diri)

    Percaya diri kurang (sukar mengambilkeputusan)

    Mencederai diri (akibat dari harga diri yangrendah disertai harapan yang suram, mungkinklien akan mengakiri kehidupannya.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    12/49

    Klasifikasi waham

    Waham agama : keyakinan seseorangbahwa ia dipilih oleh Yang Maha Kuasaatau menjadi utusan Yang Maha Kuasa.

    Waham somatik : keyakinan seseorangbahwa tubuh atau bagian tubuhnya sakitatau terganggu.

    Waham kebesaran : keyakinan seseorangbahwa ia memiliki kekuatan yangistimewa.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    13/49

    Waham paranoid : kecurigaan seseorang

    yang berlebihan atau tidak rasional dan

    tidak mempercayai orang lain, ditandaidengan waham yang sistematis bahwa

    orang lain ingin menangkap atau

    memata-matainya.Siar pikir ; waham tentang pikiran yang

    disiarkan ke dunia luar.

    Sisip pikir ; waham tentang pikiran yangditempatkan ke dalam benak orang lain

    atau pengaruh luar.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    14/49

    Waham cemburu, yaitu misalnya cemburuterhadap pasanganya. Tipe ini jarangditemukan (0,2%) dari pasien psikiatrik.Onset sering mendadak, dan hilang

    setelah perpisahan/ kematian pasangan.Tipe ini menyebapkan penyiksaan hebatdan fisik yang bermakna terhadappasangan, dan kemungkinan dapat

    membunuh pasangan, oleh karenadelusinya.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    15/49

    Perjalanan penyakit Skizofrenia dapat dibagimenjadi 3 fase yaitu :

    1. fase prodromal, biasanya timbul gejalagejala non spesifik yang lamanya bisa minggu,bulan ataupun lebih dari satu tahun sebelumonset psikotik menjadi jelas. Gejala tersebutmeliputi : hendaya fungsi pekerjaan, fungsi

    sosial, fungsi penggunaan waktu luang danfungsi perawatan diri. Perubahan-perubahan iniakan mengganggu individu serta membuatresah keluarga dan teman, mereka akanmengatakan orang ini tidak seperti yang dulu.

    Semakin lama fase prodromal semakin burukprognosisnya.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    16/49

    2.fase aktif, gejala positif / psikotik menjadi

    jelas seperti tingkah laku katatonik,

    inkoherensi, waham, halusinasi disertai

    gangguan afek. Hampir semua individu

    datang berobat pada fase ini, bila tidak

    mendapat pengobatan gejala gejalatersebut dapat hilang spontan suatu saat

    mengalami eksaserbasi atau terus

    bertahan. Fase aktif akan diikuti oleh faseresidual.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    17/49

    3.fase residual, dimana gejala-gejalanya

    sama dengan fase prodromal tetapi gejala

    positif / psikotiknya sudah berkurang.Disamping gejala gejala yang terjadi pada

    ketiga fase diatas, pendenta skizofrenia

    juga mengalami gangguan kognitif berupagangguan berbicara spontan, mengurutkan

    peristiwa, kewaspadaan dan eksekutif

    (atensi, konsentrasi, hubungan sosial).

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    18/49

    PEMBAGIAN SKIZOFRENIA

    1. Skizofrenia simplex : sering timbul pertama kalipada masa pubertas. Gejala utamanya adalahkedangkalan emosi dan kemunduran kemauan.Ganguan proses berfikir biasanya ditemukan,waham dan halusinasinya jarang sekali ada.

    2. Skizofrenia hebrefenik : Permulaannyaperlahan-lahan atau sebakut dan sering timbulpada masa remaja atau antara 15-25 tahun.Gejala yang mencolok ialah: ganguan prosesberfikir, gangguan kemauan dan adanyadepersonalisasi.

  • 7/30/2019 SGD skizofrenia

    19/49

    3 Skizofrenia katatonik : Timbulnya pertama kaliantara umur 15-30 tahun, biasanya akut sertadiahului oleh stres emosional. Mungkin terjadigaduh-gelisah katatonik atau stupor katatonik.

    a. Stupor Katatonik : Penderita tidakmenunjukkan perhatian sama sekali padalingkungannya. Gejala-gejalanya :- Mutisme, kadang-kadang dengan mata

    tertutup- Muka tanpa mimik- Negativisme : bila diganti posisinya

    penderita menentang.- Terdapat grimas dan katalepsi.

    b. Gaduh gelisah katatonik : Terdapathiperaktivitas motorik, t