66
PT Multi Bintang Indonesia Tbk PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/ INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014 FOR THE PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014 ISI/CONTENTS Hal./Page SURAT PERNYATAAN DIREKSI/BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT ------------------- 1 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/ INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION -------------------- 2 - 3 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM/ INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME --------------------------------------------------------------------------------------------------------- 4 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM/ INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY ---------------------- 5 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM/ INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS --------------------------------- 6 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/ NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS ------------------- 7 - 65

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

  • Upload
    doquynh

  • View
    224

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT Multi Bintang Indonesia Tbk

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR THE PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

ISI/CONTENTS Hal./Page

SURAT PERNYATAAN DIREKSI/BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT ------------------- 1

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION -------------------- 2 - 3

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE

INCOME --------------------------------------------------------------------------------------------------------- 4

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY ---------------------- 5

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS --------------------------------- 6

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS ------------------- 7 - 65

Page 2: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan
Page 3: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Subsidiary

2

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION

30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014/30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2104

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

ASET Catatan/ Notes

30 Juni/

June 2015

31 Desember/

December 2014

ASSETS

ASET LANCAR CURRENT ASSETS

KAS 2c, 2d, 2k, 3 39,685 146,364 CASH

PIUTANG USAHA - BERSIH 2d,2k,4 273,874 382,051 TRADE RECEIVABLES – NET

PERSEDIAAN - BERSIH 2e, 5 202,341 226,717 INVENTORIES - NET

BEBAN DIBAYAR DIMUKA 6 72,672 54,542 PREPAID EXPENSES

ASET INSTRUMEN KEUANGAN

DERIVATIF

2d, 7

4,254

- DERIVATE FINANCIAL

INSTRUMENT ASSETS

ASET LANCAR LAINNYA 2,600 6,820 OTHER CURRENT ASSETS

TOTAL ASET LANCAR 595,426 816,494 TOTAL CURRENT ASSETS

ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS

ASET PAJAK TANGGUHAN 2i,11h 26,276 28,478 DEFERRED TAX ASSETS

ASET TETAP 2f, 8 1,278,354 1,315,305 FIXED ASSETS

KLAIM PENGEMBALIAN PAJAK 11a 90,149 46,528 CLAIM FOR TAX REFUND

ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

12,315 24,246 OTHER NON-CURRENT ASSETS

TOTAL ASET TIDAK LANCAR

1,407,094 1,414,557

TOTAL NON-CURRENT ASSETS

TOTAL ASET 2,002,520 2,231,051 TOTAL ASSETS

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.

See Notes to the Interim Consolidated Financial Statements, which form an integral part of these consolidated financial statements.

Page 4: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT Multi Bintang Indonesia Tbk

3

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (Continued)

30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014/30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

LIABILITAS DAN EKUITAS Catatan/ Notes

30 Juni /

June 2015

31 Desember/

December 2014

EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES

UTANG USAHA 2d, 2l, 9 50,611 218,044 TRADE PAYABLES

CERUKAN 2d,3 - 413 BANK OVERDRAFT

PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 2d,10 725,000 750,000 SHORT-TERM BANK LOANS

UTANG PAJAK PENGHASILAN 11b 13,452 25,406 INCOME TAXES PAYABLE

UTANG PAJAK LAINNYA 11c 32,394 36,299 OTHER TAXES PAYABLE

JAMINAN EMBALASI 2d,2h,12 160,375 196,174 DEPOSITS ON CONTAINERS

LIABILITAS INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF

2d,7 - 3,418

DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENT LIABILITIES

LIABILITAS JANGKA PENDEK LAINNYA 2d,13 482,836 359,047 OTHER CURRENT LIABILITIES

TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 1,464,668 1,588,801

TOTAL CURRENT LIABILITIES

LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES

LIABILITAS PAJAK TANGGUHAN 11h 77,068 69,799 DEFERRED TAX LIABILITIES

LIABILITAS IMBALAN KERJA 2g, 14 14,330 15,891 EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION LIABILITAS JANGKA PANJANG

LAINNYA 3,838 2,763 OTHER NON-CURRENT LIABILITIES

TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG

95,236 88,453

TOTAL NON-CURRENT LIABILITIES

EKUITAS EQUITY

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Equity attributable to owners of the parent company

MODAL SAHAM SHARE CAPITAL

Modal dasar ditempatkan dan disetor penuh: 2.107.000.000 saham, nilai nominal per saham Rp 10 (Rupiah penuh) 15 21,070 21,070

Authorized, fully issued and paid-up capital: 2,107,000,000 shares

par value per share Rp 10 (whole Rupiah)

TAMBAHAN MODAL DISETOR 16 1,802 1,802

ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

SALDO LABA: RETAINED EARNINGS:

Sudah ditentukan penggunaannya 17 12 11 Appropriated

Belum ditentukan penggunaannya 419,529 530,727 Unappropriated

442,413 553,610

Kepentingan non-pengendali 203 187 Non-controlling interests

TOTAL EKUITAS 442,616 553,797 TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2,002,520 2,231,051

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.

See Notes to the Interim Consolidated Financial Statements, which form an integral part of these consolidated financial statements.

Page 5: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Subsidiary

4

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE

INCOME

UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 2014/

FOR SIX-MONTH PERIODS ENDED 30 JUNE 2015 AND 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

Catatan/ 30 Juni/

June 30 Juni/

June Notes 2015 2014

PENDAPATAN 2j,18 1,065,511 1,342,702 REVENUE

BIAYA POKOK PENJUALAN 19 (488,860) (543,801) COST OF GOODS SOLD

LABA BRUTO 576,651 798,901 GROSS PROFIT

Beban lainnya (971) (2,076) Other expenses Beban pemasaran dan penjualan 20 (239,019) (247,439) Marketing and selling expenses Beban umum dan administrasi 21 (75,171) (53,109) General and administrative expenses

(315,161) (302,624) LABA USAHA 261,490 496,277 OPERATING PROFIT PENDAPATAN (BIAYA) KEUANGAN

NETO: NET FINANCE INCOME

(COST): Biaya keuangan (16,948) (24,638) Finance costs

LABA SEBELUM PAJAK

PENGHASILAN 244,542 471,639 PROFIT BEFORE INCOME TAX BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2i,11d (64,957) (123,380) INCOME TAX EXPENSE

LABA PERIODE BERJALAN 179,585 348,259 PROFIT FOR THE PERIOD

PENGHASILAN KOMPREHENSIF

LAIN TIDAK DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI

OTHER COMPREHENSIVE INCOME NOT TO BE RECLASSIFIED

TO PROFIT AND LOSS Keuntungan revaluasi aset tetap

-

-

Gain on revaluation of fixed asests

Pengukuran kembali atas program imbalan pasti

- - Remeasurement of defined benefit obligation

Bagian keuntungan atau kerugian revaluasi aset tetap entitas assosiasi

- - Gain or loss on revaluation of fixed asset’s associates

Pajak penghasilan terkait - - Related income tax

- - PENGHASILAN KOMPREHENSIF

LAIN YANG DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI

OTHER COMPREHENSIVE INCOME

TO BE RECLASSIFIED TO PROFIT AND LOSS

Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan

- - Exchange differences on translation of financial statements

Aset keuangan tersedia untuk dijual - - Financial assets available for sale Lindung nilai atas arus kas - - Fair value arising from cashflow hedge Pajak penghasilan terkait - - Related income tax - -

Penghasilan komprehensif lain periode berjalan

- - Other comprehensive income for the period

Total penghasilan komprehensif periode berjalan

179,585 348,259 Total comprehensive income for the period

Laba yang dapat diatribusikan kepada: Net profit attributable to:

Pemilik entitas induk 179,569 348,216 Owners of the parent company Kepentingan non-pengendali 16 43 Non-controlling interests 179,585 348,259

Jumlah Penghasilan komprehensif yang dapat diatribusikan kepada:

Total comprehensive income for the period attributable to :

Pemilik entitas induk 179,569 348,216 Owners of the parent company Kepentingan non-pengendali 16 43 Non-controlling interests

179,585

348,259

Laba per saham (rupiah penuh)

85

165

)

Earning per share (full rupiah amount)

Page 6: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Subsidiary

5

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 2014/

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/

Attributable to owners of the parent company

Tambahan modal

Saldo laba/ Retained earnings *)

Modal saham/ Share

disetor/ Additional

paid-in

Yang telah ditentukan

penggunaannya/

Yang belum ditentukan

penggunaannya/

Kepentingan non-pengendali/ Non-controlling

Jumlah ekuitas/

capital capital Appropriated Unappropriated Jumlah/ Total Interests Total equity

Saldo per 31 Desember 2013 21,070 1,802 10 964,397) 987,279) 254) 987,533) Balance as of 31 December 2013 Perubahan ekuitas periode enam

bulan berakhir 30 Juni 2014

Change in equity six-month period

ended 30 June 2014 Dividen kas oleh entitas anak - - - - - (239) (239) Cash dividend by the subsidiary

Pencadangan saldo laba untuk cadangan menurut undang-undang (Catatan 17) -

-

1

(1) - - -

Appropriation of retained earnings for statutory

reserves (Note 17) Laba bersih selama periode - - - 348,216 348,216 43 348,259 Net profit for the period Dividen kas (Catatan 22) - - - (970,821) (970,821) - (970,821) Cash dividends (Note 22)

Saldo per 30 Juni 2014 21,070 1,802 11 341,791 364,674 297 364,971 Balance as of 30 June 2014

Saldo per 31 Desember 2014 21,070 1,802 11 530,727 553,610 187 553,797 Balance as of 31 December 2014

Perubahan ekuitas periode enam

bulan berakhir 30 Juni 2015

Change in equity six-month period

ended 30 June 2015

Pencadangan saldo laba untuk cadangan menurut undang-undang (Catatan 17) -

-

1

(1) - - -

Appropriation of retained earnings for statutory

reserves (Note 17) Laba bersih selama periode - - - 179,569 179,569 16 179,585 Net profit for the period Dividen kas (Catatan 22) - - - (290,766) (290,766) - (290,766) Cash dividends (Note 22)

Saldo per 30 Juni 2015 21,070 1,802 12 419,529 442,413 203 442,616 Balance as of 30 June 2015

Page 7: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT Multi Bintang Indonesia Tbk

6

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 2014/

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

30 Juni/

June 30 Juni/

June

2015 2014

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI: CASH FLOWS FROM OPERATING

ACTIVITIES:

Penerimaan kas dari pelanggan 1,171,486 1,449,481 Cash received from customers

Pembayaran kas ke pemasok dan karyawan (792,898) (578,698) Cash paid to suppliers and employees

Penerimaan bunga 9,263 7,773 Interest received

Pembayaran bunga (35,246) (750) Interest paid

Pembayaran pajak penghasilan badan (111,061) (193,625) Corporate income tax paid

(Pembayaran) penerimaan kas lain-lain (172) 1,883 Other cash (paid) received

Arus kas neto dari aktivitas

Operasi 241,372 686,064 Net cash provided by operating

Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI: CASH FLOWS FROM INVESTING

ACTIVITIES:

Perolehan aset tetap (33,018) (303,494) Acquisitions of fixed assets

Hasil penjualan aset tetap 747 3,162 Proceeds from sales of fixed assets

Arus kas neto untuk aktivitas

Investasi

(32,271) (300,332) Net cash used in investing

Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN:

CASH FLOWS FROM FINANCING

ACTIVITIES:

Pembayaran dividen kas (289,954) (978,395) Payments of cash dividends

Penerimaan utang bank jangka pendek 725,000 750,000 Proceeds from short-term bank loans

Pembayaran utang bank jangka pendek (750,413) - Repayments of short-term bank loans

Arus kas neto untuk aktivitas

pendanaan

(315,367) (228,395) Net cash used in financing

Activities

(PENURUNAN) KENAIKAN KAS

(106,266) 157,337

(DECREASE) INCREASE IN CASH

KAS PADA AWAL PERIODE 145,951 145,511

CASH, BEGINNING OF THE

PERIOD

KAS PADA AKHIR PERIODE

39,685 302,848

CASH, END OF THE PERIOD

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.

See Notes to the Interim Consolidated Financial Statements, which form an integral part of these consolidated financial statements.

Page 8: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

7

1. UMUM 1.GENERAL

a. Induk Perusahaan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (“Perseroan”)

a. Parent Company PT Multi Bintang Indonesia Tbk (“the Company”)

Perseroan didirikan pada tanggal 3 Juni 1929 berdasarkan akta notaris No. 8 dari Tjeerd Dijkstra, notaris di Medan, dengan nama N.V. Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. Perseroan berdomisili di Indonesia dengan kantor pusat berlokasi di Talavera Office Park Lantai 20, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 22-26, Jakarta 12430, dan pabrik berlokasi di Jl. Daan Mogot KM. 19, Tangerang 15122 dan Jl. Raya Mojosari – Pacet KM. 50, Sampang Agung, Jawa Timur. Perseroan adalah bagian dari Kelompok Heineken, dimana pemegang saham utama adalah Heineken N.V. (Heineken). Transaksi dan saldo signifikan dengan pihak berelasi disajikan dalam

Catatan23 atas laporan keuangan konsolidasian.

The Company was established on 3 June 1929, based on notarial deed No. 8 of Tjeerd Dijkstra, notary public in Medan, under the name N.V. Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. The Company is domiciled in Indonesia with its head office located at Talavera Office Park 20th Floor, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 22-26, Jakarta 12430, and breweries located at Jl. Daan Mogot KM. 19, Tangerang 15122 and

Jl.Raya Mojosari – Pacet KM. 50, Sampang Agung, East Java. The Company is part of the Heineken Group, where the ultimate shareholder is Heineken N.V. (Heineken). Significant transactions and balances with related parties are disclosed in Note 23 to the consolidated financial statements.

Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan beroperasi

dalam industri bir dan minuman lainnya. Untuk

mencapai tujuan usahanya, Perseroan dapat

melakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:

Produksi bir dan minuman lainnya dan produk-

produk lain yang relevan

Pemasaran produk-produk tersebut di atas, pada

pasar lokal dan internasional

Impor atas bahan-bahan promosi yang relevan

dengan produk-produk di atas.

In accordance with the Articles of Association, the

Company operates in the beer and other beverages

industry. To achieve its business objectives, the

Company can conduct the following activities:

Production of beer and other beverages and other

relevant products

Marketing of its products, as mentioned above, in

local and international markets

Import of promotional materials relevant to the

above products.

Perseroan memulai operasi komersial pada tahun

1929.

Per 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014, Perseroan

mempekerjakan sejumlah 349 dan 357 karyawan.

The Company commenced commercial operations in

1929.

As of 30 June 2015 and 31 December 2014, the

Company had 349 and 357 employees, respectively.

Page 9: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

8

1. UMUM (Lanjutan) 1.GENERAL (Continued)

Per 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014, susunan Dewan

Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

As of 30 June 2015 and 31 December 2014, the

composition of the Company’s Board of Commissioners and

Directors were as follows:

2015 2014

Presiden Komisaris/

Komisaris Independen

: Tn./Mr. Cosmas Batubara Tn./Mr. Cosmas Batubara

:

President Commissioner/

Independent Commissioner

Komisaris Independen : Tn./Mr. Sumantri Slamet

Tn./Mr. Bobby Henry Noya

Tn./Mr. Wahyu Hidayat

Tn./Mr. Subarto Zaini

Tn./Mr. Martiono Hadianto

Tn./Mr. Sumantri Slamet

: Independent Commissioners

Komisaris : Tn/Mr. Michiel Egeler Tn/Mr. Michiel Egeler : Commissioners

Tn./Mr. Theodorus Antonius

Fredericus de Rond

Tn./Mr. Theodorus Antonius

Fredericus de Rond

Tn/Mr. Roland Pirmez Tn./Mr. Roland Pirmez

Tn./Mr. Bobby Henry Noya

Presiden Direktur : Tn./Mr. Chin Kean Huat Tn./Mr. Chin Kean Huat : President Director

Direktur Independen : Tn./Mr. Bambang Britono Tn./Mr. Bambang Britono : Independent Director

Direktur : Tn./Mr. Maarten Hoedemaker Tn./Mr. Maarten Hoedemaker : Directors

Tn./Mr. Robbert Jan Mooij Tn./Mr. Robbert Jan Mooij

Laporan keuangan telah diotorisasi untuk diterbitkan

oleh direksi pada tanggal 29 Juli 2015. The financial statements were authorized for issuance

by directors on 29 July 2015.

Page 10: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

9

1. UMUM (Lanjutan) 1.GENERAL (Continued)

b. Entitas anak PT Multi Bintang Indonesia Niaga

b. Subsidiary PT Multi Bintang Indonesia Niaga

PT Multi Bintang Indonesia Niaga didirikan dengan akta notaris Singgih Susilo, SH No. 69, tanggal 17 Desember 2004. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. C-31593 HT.01.01.TH.2004 tanggal 29 Desember 2004, didaftarkan dengan No. TDP 09.05.1.51.50089 pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Jakarta Pusat No. 09.05.000055 tanggal 10 Januari 2005, dan diumumkan dalam Tambahan No. 1059 pada Berita Negara No. 9 tanggal 1 Februari 2005.

PT Multi Bintang Indonesia Niaga was established by deed of Singgih Susilo, SH No. 69, dated 17 December 2004. This deed was ratified by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under No. C-31593 HT.01.01.TH.2004 on 29 December 2004, registered under No. TDP 09.05.1.51.50089 at Central Jakarta Company Registration Office No. 09.05.000055 on 10 January 2005, and published in Supplement No. 1059 to State Gazette No. 9 on 1 February 2005.

Sesuai dengan Anggaran Dasarnya, entitas anak beroperasi sebagai distributor utama minuman. Entitas anak memulai operasi komersial pada tanggal 1 Januari 2005.

Per 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014, entitas anak mempunyai masing-masing 137 dan 137 karyawan. Total aset entitas anak per 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 adalah masing-masing sebesar Rp 562.402 dan Rp 696.812 juta. Entitas anak adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dengan kantor pusat yang berlokasi di Talavera Office Park Lantai 20, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 22 – 26, Jakarta 12430. Persentase kepemilikan Perseroan pada PT Multi Bintang Indonesia Niaga adalah 99,9%.

In accordance with the Articles of Association, the subsidiary operates as a beverage main distributor. The subsidiary commenced commercial operations on

1January 2005. As of 30 June 2015 and 31 December 2014, the subsidiary had 137 employees and 137 employees, respectively. Total assets of the subsidiary as of 30 June 2015 and 31 December 2014 were Rp 562,402 million and Rp 696,812 million, respectively. The subsidiary is an Indonesian domiciled company with its head office located at Talavera Office Park 20th Floor, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 22 – 26, Jakarta 12430. The Company’s ownership interest in PT Multi Bintang Indonesia Niaga is 99.9%.

Anggaran Dasar entitas anak telah mengalami perubahan beberapa kali. Perubahan terakhir dilakukan dengan akta notaris H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH No. 6, tanggal 22 Januari 2014, sehubungan dengan perubahan tahun buku entitas anak yang berakhir 30 September menjadi 31 Desember. Perubahan tersebut telah didaftarkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan surat No. AHU-0016203.AH.01.09 tanggal 28 Februari 2014 dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

The subsidiary’s Articles of Association have been amended several times. The most recent amendment was effected by deed of notary public H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH No. 6, dated 22 January 2014 regarding, among others, change of the subsidiary’s fiscal year-end from 30 September to 31 December. The changes have been registered to the Minister of Law and Human Rights based on letter No. AHU-0016203.AH.01.09 dated 28 February 2014 and recorded in the database of the Legal Entities Administraton System of the Ministry of Law and Human Rights.

Page 11: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

10

1. UMUM (Lanjutan) 1.GENERAL (Continued)

c. Penawaran umum efek Perseroan

c. Public offering of shares

Pada tahun 1981, Perseroan melakukan penawaran umun atas saham Perseroan kepada masyarakat Indonsia, sejumlah 3.162.000 lembar saham Perseroan dengan nilai nominal Rp 1.000 (rupiah penuh) per saham. Perseroan telah mengajukan Pernyataan Pendaftaran mengenai saham ini kepada Badan Pelaksana Pasar Modal (BAPEPAM) di Jakarta sesuai dengan surat Keputusan Ketua BAPEPAM No. 003/PM/1977 tanggal 21 Juni 1977.

Pada tanggal 15Desember 1981, 16,71% dari modal dasar ditempatkan Perseroan dicatatkan di Bursa Efek

Jakarta dan Surabaya. Dengan surat dari PTBursa

Efek Jakarta No.S-3728/BEJ.EEM/12-2000 tanggal

18Desember 2000 dan PT Bursa Efek Surabaya No. JKT-019/MKT-LIST/BES/I/2001 tanggal 29 Januari 2001, saham Perseroan yang ditempatkan sejumlah 21.070.000 dicatatkan di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 12 Januari 2001 dan di Bursa Efek Surabaya

sejak tanggal 5Februari 2001. Pada tanggal

30Nopember 2007, Bursa Efek Surabaya di-merger ke Bursa Efek Jakarta, dan keduanya membentuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan demikian, sejak

3Desember 2007, saham-saham Perseroan diperdagangkan di BEI.

In 1981, the Company offered it shares to the public a total of 3,162,000 shares with par value Rp 1,000 (full rupiah amount) per share. The company submitted the Registration Statement for these shares to the Capital Market Supervisory Agency (BAPEPAM) in Jakarta, accordance to the decree of the Chairman of the Capital Market Supervisory (BAPEPAM) No. 003/PM/1977 dated 21 June 1977. On 15 December 1981, 16.71% of the Company’s authorized issued share capital was listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. By letters from PT Bursa Efek Jakarta No. S-3728/BEJ.EEM/12-2000 dated 18 December 2000 and PT Bursa Efek Surabaya No. JKT-019/MKT-LIST/BES/I/2001 dated 29 January 2001, the Company’s issued shares totalling 21,070,000 were listed on the Jakarta Stock Exchange from 12 January 2001 and on the Surabaya Stock

Exchange from 5February 2001. On 30November 2007, the Surabaya Stock Exchange was merged into the Jakarta Stock Exchange to become the Indonesia

Stock Exchange (IDX). Accordingly, from 3December 2007, the Company’s shares were traded on the IDX.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan beberapa kali. Perubahan terakhir dilakukan dengan akta notaris H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH No. 25, tanggal 29 September 2014, sehubungan dengan pemecahan saham dengan mengubah nilai nominal saham dari Rp 1.000 (nilai penuh) per saham menjadi Rp 10 (nilai penuh) per saham.

The Company’s Articles of Association have been amended several times. The most recent amendment was affected by deed of notary public H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH No. 25 dated 29 September 2014 regarding stock split by reducing the par value from Rp 1,000 (full amount) per share to Rp 10 (full amount) per share.

Pemecahan saham ini telah mendapat persetujuan

dari Bursa Efek Indonesia melalui surat No. S-

05116/BEI.PNG/10-2014 tanggal 29 Oktober 2014.

Dengan demikian, saham Perseroan yang dicatatkan

di Bursa Efek Indonesia menjadi 2.107.000.000

saham.

The stock split was approved by the Indonesian Stock

Exchange through its letter No. S-05116/BEI.PNG/10-

2014 dated 29 October 2014. Accordingly, the

Company’s issued shares totalling 2,107,000,000

shares were listed on the Indonesian Stock Exchange.

Page 12: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

11

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN POLICIES

a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian a. Basis for preparation of consolidated financial

statements

Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”).

Perseroan menyusun laporan keuangan konsolidasian

untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2015

dengan perbandingan laporan keuangan untuk tahun

yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014.

Laporan keuangan konsolidasian yang disajikan dalam

jutaan Rupiah disusun atas dasar akrual, menggunakan

konsep biaya perolehan kecuali dinyatakan lain.

Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan

dalam kas dari aktivitas operasi, investasi, dan

pendanaan dan disusun dengan metode langsung. Untuk

tujuan ini, kas disajikan setelah dikurangi dengan

cerukan.

The consolidated financial statements have been

prepared in conformity with the Indonesian Financial

Accounting Standards (“SAK”).

The Company prepared its consolidated financial

statements for the period ended 30 June 2015 with

corresponding figures for the year ended

31 December 2014.

The consolidated financial statements presented in

millions of Rupiah are prepared on the accrual basis

using the historical cost concept, unless otherwise

stated.

The consolidated statements of cash flows present the

changes in cash from operating, investing, and

financing activities, and are prepared using the direct

method. For this purpose, cash is presented net of

bank overdrafts.

Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK

mengharuskan manajemen untuk membuat

pertimbangan-pertimbangan, estimasi-estimasi dan

asumsi-asumsi yang mempengaruhi penerapan

kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas,

pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun

estimasi-estimasi tersebut dibuat berdasarkan

pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan

kegiatan saat ini, hasil aktual dapat berbeda dari

estimasi-estimasi tersebut.

The preparation of financial statements in conformity

with SAK requires management to make judgments,

estimates and assumptions that affect the application

of accounting policies and the reported amounts of

assets, liabilities, income and expenses. Although

those estimates are based on management’s best

knowledge of current events and activities, actual

results may differ from those estimates.

Page 13: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

12

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

(Lanjutan) a. Basis for preparation of consolidated financial

statements (Continued)

Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Laba atau rugi dan setiap komponen pendapatan komprehensif lain dialokasikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali berdasarkan proporsi kepemilikan.

Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Perbedaan antara jumlah nilai tercatat kepentingan non-pengendali yang disesuaikan dengan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Non-controlling interests are presented within the equity in the consolidated statement of financial position, separately from the equity of the owners of the parent company. Profit or loss and each component of other comprehensive income are allocated to the owners of the parent company and non-controlling interests based on the ownership interest proportially.

Changes in parent’s ownership interest in subsidiary that do not result in the loss of control are accounted for as equity transaction. Any difference between the adjusted carrying amount of non-controlling interest and the fair value of the consideration paid or received is recognized directly in equity attributable to the owners of the parent company.

Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada periode dimana estimasi tersebut direvisi dan pada periode-periode mendatang setelah revisi tersebut terjadi.

Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the period in which the estimate is revised and in any future periods affected.

b. Prinsip konsolidasian b. Basis of consolidation

Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perseroan dan entitas anak. Entitas anak merupakan suatu entitas dimana Perseroan memiliki kepemilikan baik secara langsung atau tidak langsung, sebesar lebih dari setengah hak suara atau mampu menentukan kebijakan keuangan dan operasional.

The consolidated financial statements include the financial statements of the Company and the financial statements of its subsidiary. Subsidiary is the entity on which the Company directly or indirectly, has an ownership interest of more than half of the voting rights or otherwise has power to govern the financial and operating activities.

Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal Perseroan memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak lagi dikonsolidasikan sejak pengendalian tersebut tidak lagi dimiliki.

A subsidiary is consolidated from the date on which effective control is obtained by the Company and is no longer consolidated from the date that control ceases.

Transaksi, saldo dan keuntungan signifikan yang belum direalisasi antar perusahaan telah dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian.

Significant intercompany transactions, balances, and unrealized gains on transactions between the Company and subsidiary have been eliminated.

Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Perseroan dan entitas anak.

The accounting policies adopted in the consolidated financial statements have been consistently applied by the Company and subsidiary.

Page 14: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

13

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

c. Kas

c. Cash

Kas Perseroan dan entitas anak terdiri dari kas dan kas

di bank.

Cash of the Company and subsidiary comprise of cash

on hand and cash in banks.

d. Aset dan liabilitas keuangan

d. Financial asset and liabilities

Aset keuangan Perseroan dan entitas anak terdiri dari

kas dan piutang usaha, yang dikategorikan sebagai

“Pinjaman yang diberikan dan piutang”. Instrumen

keuangan (termasuk instrumen keuangan yang

melekat), kecuali yang telah dilindungi melalui

aktivitas lindung nilai, dikategorikan dalam “asset

keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi”.

Liabilitas keuangan terdiri dari hutang usaha, hutang

jangka pendek lainnya, jaminan embalasi dan hutang

jangka panjang lainnya, yang dikategorikan sebagai

“Liabilitas keuangan diukur sebesar biaya perolehan

diamortisasi”. Instrumen keuangan (termasuk

instrument keuangan yang melekat) dengan nilai wajar

negatif, kecuali yang telah dilindungi melalui aktifitas

lindung nilai, juga dikategorikan dalam “Liabilitas

keuangan diukur sebesar biaya perolehan

diamortisasi”.

The Company and subsidiary’s financial assets are

comprised of cash and trade receivables which are

categorized as “Loans and receivables”. Derivative

instruments (including embedded derivatives), except

those covered by hedge accounting relationships, are

classified under “Financial assets at fair value through

profit or loss”. Financial liabilities consist of trade

payables, other current liabilities, deposits on

containers and other noncurrent liabilities, which are

categorized as “Other financial liabilities carried at

amortized cost”. Derivative instruments (including

embedded derivatives) with negative fair values, except

those covered by hedge accounting relationships, are

also classified under “Financial liabilities at fair value

through profit or loss”.

Aset dan liabilitas keuangan diakui saat Perseroan dan

entitas anak menjadi salah satu pihak dalam ketentuan

pada kontrak instrumen tersebut. Aset keuangan

dihentikan pengakuannya saat hak Perseroan dan

entitas anak untuk menerima arus kas yang berasal

dari aset keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh

risiko dan manfaat dari aset keuangan tersebut

ditransfer secara substansial kepada pihak lain.

Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya saat

liabilitas Perseroan dan entitas anak kadaluarsa, atau

dilepaskan atau dibatalkan.

Financial asset and liabilities are recognized when the

Company and subsidiary become a party to the

contractual provisions of the financial instruments.

Financial assets are derecognized when the

contractual rights on the Company and subsidiary to

the cash flow from the financial assets expire, or when

substantially all risks and rewards of the financial

assets are transferred to another party. Financial

liabilities are derecognized if the obligations of the

Company and subsidiary expire, or are discharged or

cancelled.

Aset keuangan yang dikategorikan sebagai “Pinjaman

yang diberikan dan piutang” pada awal pengakuannya

diukur sebesar nilai wajar, ditambah biaya transaksi

signifikan yang dapat diatribusikan secara langsung.

Setelah pengakuan awal, aset keuangan ini diukur

sebesar biaya perolehan diamortisasi, dikurangi

dengan penyisihan penurunan nilai, bila diperlukan.

Financial assets that are categorized as “Loan and

receivables” are initially measured at fair value, plus

any significant directly attributable transaction costs.

Subsequent to initial recognition, these financial assets

are measured at amortized cost, net of provision for

impairment, when necessary.

Page 15: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

14

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

d. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) d. Financial asset and liabilities (Continued)

Penyisihan penurunan nilai diakui saat terdapat bukti

yang cukup bahwa Perseroan dan entitas anak tidak

mampu memulihkan nilai tercatat sesuai dengan

ketentuan awal dari instrumen tersebut. Jumlah

kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai

tercatat aset keuangan dan nilai kini dari estimasi arus

kas yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif

awal. Perubahan cadangan penurunan nilai diakui dalam

laba atau rugi.

A provision for impairment is recognized when there is

objective evidence that the Company and subsidiary

will not be able to recover the carrying amounts

according to the original terms of the instrument. The

amount of the impairment loss is the difference between

the carrying amount of the financial asset and the

present value of its estimated future cash flows

discounted at the original effective interest rate.

Changes in the impairment provision are recognized in

profit or loss.

Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang

dikategorikan sebagai liabilitas keuangan diukur

sebesar biaya perolehan diamortisasi, diukur pada

nilai wajar, dikurangi dengan biaya transaksi

signifikan yang dapat diatribusikan secara langsung.

Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan tersebut

diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan

menggunakan metode suku bunga efektif.

Financial liabilities that are categorized as financial

liabilities measured at amortized cost are initially

measured at fair value less any significant directly

attributable transaction costs. Subsequent to initial

recognition, these financial liabilities are measured at

amortized cost using the effective interest method.

Aset dan liabilitas keuangan disaling-hapuskan dan

disajikan nilai netonya dalam laporan posisi keuangan

jikalau Perseroan dan entitas anak memiliki hak yang

berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus

atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk

menyelesaikan secara neto, atau pada saat aset

tersebut direalisasi dan liabilitas tersebut diselesaikan

secara simultan.

Financial assets and financial liabilities are offset and

presented net in the statement of financial position

when there is a legal right of offset and there is an

intention to settle on a net basis, or when the asset is

realized and the liability settled simultaneously.

Page 16: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

15

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

i. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) d. Financial asset and liabilities (Continued)

Instrumen keuangan derivatif Derivative financial instruments Instrumen keuangan derivatif diukur sebesar nilai wajar dan diakui sebagai aset atau liabilitas di laporan posisi keuangan. Perubahan atas nilai wajar instrumen derivatif diakui sebagai penghasilan atau pendapatan komprehensif lain tergantung pada tujuan dari instrumen derivatif tersebut dan apakah memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai. Akuntansi untuk laba dan rugi sehubungan dengan perubahan atas nilai wajar dari instrumen derivatif dan dampaknya terhadap laporan keuangan akan tergantung dari tujuan lindung nilainya dan apakah lindung nilai sangat efektif dalam usaha mengimbangi perubahan dalam nilai wajar atau arus kas aset, liabilitas, maupun transaksi yang diperkirakan akan terjadi yang dilindungi.

Derivative financial instruments are measured at fair value and recognized as either assets or liabilities on the statement of financial position. Changes in the fair value of derivative instruments should be recognized in earnings or other comprehensive income depending on the designated purpose of the derivatives and whether it qualifies for hedge accounting. The accounting for gains and losses associated with changes in the fair value of the derivatives and the effect on the financial statements will depend on its hedge designation and whether the hedge is highly effective in achieving offsetting changes in the fair value or cash flows of the asset, liability or forecasted transaction hedged.

e. Penilaian persediaan e. Inventory valuation Persediaan dinilai menurut harga yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai bersih yang dapat direalisasi (the lower of cost and net realizable value). Biaya perolehan dihitung dengan metode rata-rata dan meliputi semua biaya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut sampai siap di lokasi dan pada kondisi yang sekarang. Nilai persediaan barang jadi dan barang dalam pengolahan meliputi proporsi wajar biaya overhead pabrik tetap dan variabel, disamping biaya material dan upah langsung.

Nilai bersih yang dapat direalisasi adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.

Inventories are valued at the lower of cost and net realizable value. Cost is determined using the average method and includes expenditures incurred in acquiring the inventories and bringing them to their present location and condition. Finished goods and goods in process include an appropriate proportion of fixed and variable factory overhead in addition to materials and direct labor.

Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of business, less the estimated costs of completion and the estimated costs necessary to complete the sale.

f. Aset tetap

f. Fixed assets

Perseroan dan entitias anak menggunakan model biaya untuk mengukur aset tetap mereka dan kebijakan tersebut diterapkan terhadap seluruh kelompok aset tetap.

The Company and subsidiary use the cost model to measure their fixed assets and applies that policy to the entire class of fixed assets.

Page 17: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

16

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

f. Aset tetap (Lanjutan) f. Fixed assets (Continued)

Aset tetap selain tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat aset yang bersangkutan sebagai berikut:

Fixed assets other than land are stated at cost less accumulated depreciation and impairment losses. Depreciation is calculated using the straight-line method based on the estimated useful lives of the respective assets as follows:

Tahun/Years

Bangunan dan perumahan 10 – 40 Buildings and houses Mesin dan peralatan 5 – 30 Machinery and installations Alat-alat pengangkutan 5 Transportation equipment Inventaris 3 – 15 Furniture and fixtures Krat 8 – 12 Crates Botol 4 Bottles Keg dan tabung CO2 5 – 15 Kegs and CO2 cylinders

Aset dalam penyelesaian merupakan akumulasi dari biaya-biaya bahan, peralatan serta biaya lainnya yang berkaitan langsung dengan penyelesaian aset tetap. Akumulasi biaya tersebut akan direklasifikasi ke dalam akun aset tetap yang bersangkutan pada saat pekerjaan selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.

Asset under construction represents the accumulated cost of materials, equipment and other costs relating directly to the construction of fixed assets. Accumulated costs are reclassified to the related fixed asset captions when construction is completed and the asset is ready for its intended use.

Beban pemeliharaan normal dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian periode berjalan, sedangkan penambahan, pemugaran, perluasan, dan lain-lain yang menambah masa manfaat atau kapasitas aset dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak digunakan atau yang dijual, dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan, sedangkan laba/ (rugi) yang terjadi dibukukan dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasi periode berjalan.

Normal maintenance expenses are charged to the consolidated statement of comprehensive income for the period, while betterments, renovations, expansion, etc. that increase the useful life or capacity of the assets are capitalized. Fixed assets which are no longer utilized or sold are removed from the related class of fixed assets, and the gains (losses) are recorded in the current period consolidated statement of comprehensive income.

Perseroan dan entitas anak melakukan penelaahan untuk menentukan indikasi terjadinya penurunan nilai aset pada akhir periode. Perseroan dan entitas anak menentukan taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) atas nilai asetnya apabila terdapat situasi atau keadaan yang memberikan indikasi terjadinya penurunan nilai aset dan mengakuinya sebagai beban dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.

The Company and subsidiary conduct a review to determine whether there is any indication of asset value impairment at the end of the period. If any such indications exist, then the Company and subsidiary estimate the recoverable amount of their assets and recognize the impairment in asset values as an expense in the consolidated statement of comprehensive income.

Perseroan dan entitas anak melakukan penelaahan atas nilai residu, masa manfaat aset dan metode penyusutan, dan jika perlu disesuaikan, pada setiap akhir periode pelaporan.

The Company and subsidiary conduct a review of the asset residual values, useful lives and depreciation method, and adjust if appropriate, at the end of each reporting period.

Page 18: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

17

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

g. Imbalan kerja g. Employee benefits

Imbalan pasca kerja

Kewajiban Perseroan dan entitas anak atas imbalan

pasca-kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi

jumlah imbalan pasca-kerja di masa depan yang

timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan

pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan aset

program pasca-kerja. Perhitungan dilakukan oleh

aktuaris independen dengan menggunakan metode

projected unit credit. Perhitungan aktuaria yang

terakhir dilakukan adalah per 31 Desember 2014.

Post-employment benefits

The Company’s and subsidiary’s obligation for post-

employment benefits is calculated at the present value

of estimated future benefits that the employees have

earned in return for their services in the current and

prior periods, deducted by any plan assets. The

calculation is performed by an independent actuary,

using the projected unit credit method. The most recent

actuarial valuation was carried out as of 31 December

2014.

Sebelum 1 Oktober 2012, keuntungan atau kerugian aktuaria diakui sebagai pendapatan atau beban apabila akumulasi keuntungan atau kerugian aktuaria yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi nilai yang lebih besar antara sepuluh persen dari nilai kini kewajiban imbalan pasti dan sepuluh persen dari nilai wajar aset program. Keuntungan atau kerugian diakui dengan metode garis lurus selama taksiran rata-rata sisa masa kerja karyawan. Jika tidak, keuntungan atau kerugian aktuaria tidak diakui.

Prior to 1 October 2012, actuarial gains and losses were recognized as income or expense when the cumulative unrecognized actuarial gains or losses at the end of the previous reporting period exceeded the greater of ten percent of the present value of the defined benefit obligation and ten percent of the fair value of the plan assets. These gains or losses were recognized on a straight-line basis over the expected average remaining working lives of the employees. Otherwise, the acturial gains or losses were not recognized.

Mulai 1 Oktober 2012, Perseroan mengadopsi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) No. 24 (Revisi 2010), “Imbalan Kerja”. Sebagai dampak dari adopsi PSAK ini, Perseroan dan entitas anak mengubah kebijakan akuntansi terkait pengakuan keuntungan dan kerugian aktuarial, dimana keuntungan dan kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan (kerugian) komprehensif lain dan dilaporkan pada saldo laba pada periode terjadinya. Sebagai dampak dari adopsi standar baru ini, saldo awal dari kerugian aktuarial yang belum diakui per tanggal 1 Oktober 2012 sebesar Rp 27.606 juta (setelah pajak) telah dibebankan dalam saldo laba.

Effective on 1 October 2012, the Company and subsidiary adopted Statement of Financial Accounting Standards (“PSAK”) No. 24 (2010 Revision), “Employee Benefits”. Following the adoption of this PSAK, the Company and subsidiary changed its accounting policy for recognition of actuarial gains and losses, whereby actuarial gains or losses are recognized in other comprehensive income (loss) and reported in retained earnings in the period in which they occur. As a result of adopting this new standard, the beginning balance of unrecognized actuarial losses as of 1 October 2012 of Rp 27,606 million (net of tax) has been charged to retained earnings.

Imbalan kerja jangka panjang lainnya

Perseroan dan entitas anak memberikan penghargaan tambahan untuk karyawan yang mencapai kriteria tertentu dalam masa kerja. Imbalan diberikan pada acara tertentu setiap tahun. Perseroan dan entitas anak juga memberikan penghargaan untuk karyawannya yang mencapai usia pensiun.

Other long-term employee benefits

The Company and subsidiary provide additional awards for its employees who meet certain length of service requirements. The benefits are given on certain occasions each year. The Company and subsidiary also provide awards to its employees who reach retirement age.

Page 19: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

18

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

g. Imbalan kerja (Lanjutan) g. Employee benefits (Continued)

Imbalan kerja jangka panjang lainnya (Lanjutan) Other long-term employee benefits (Continued)

Kewajiban bersih Perseroan dan entitas anak atas imbalan kerja jangka panjang selain imbalan pasca kerja adalah nilai dari imbalan di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu. Nilai kewajiban dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit. Keuntungan atau kerugian aktuaria yang timbul diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian di periode mereka timbul.

The Company’s and subsidiary’s net obligation in respect of long-term employee benefits other than post-employment benefits is the amount of future benefits that employees have earned in return for their services in the current and prior periods. The amount of the obligation is calculated by an independent actuary using the projected unit credit method. Any actuarial gains and losses are recognized in the consolidated statement of comprehensive income in the period in which they arise.

h. Jaminan embalasi h. Liability for deposits

Jaminan embalasi atas botol, krat, keg, dan tabung CO2 di pasar dinilai berdasarkan harga jaminan yang berlaku.

The liability for deposits on bottles, crates, kegs, and CO2 cylinders in the market is valued at current deposit prices.

i. Pajak penghasilan i. Income taxes

Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi yang langsung diakui dalam ekuitas atau dalam pendapatan komprehensif lain.

Income tax expense comprises current and deferred corporate income tax. Current tax and deferred tax are recognized in profit or loss except to the extent that they relate to items recognized directly in equity or in other comprehensive income.

Pajak kini adalah perkiraan utang atau piutang pajak atas laba kena pajak atau rugi pajak periode berjalan, dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan penyesuaian terhadap utang pajak periode-periode sebelumnya.

Current tax is the expected tax payable or receivable on the taxable income or loss for the period, using tax rates enacted or substantively enacted at the reporting date, and any adjustment to tax payable in respect of previous periods.

Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan diterapkan terhadap perbedaan temporer pada saat pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan keuangan. Metode ini juga mengharuskan pengakuan atas manfaat pajak di masa yang akan datang, seperti kompensasi rugi fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa mendatang cukup besar (probable).

Deferred tax is recognized in respect of temporary differences between the carrying amounts of assets and liabilities for financial reporting purposes and the amounts used for taxation purposes. Deferred tax is measured at the tax rates that are expected to be applied to temporary differences when they reverse, based on the laws that have been enacted or substantively enacted at the reporting date. This method also requires the recognition of future tax benefits, such as tax loss carry forwards, to the extent that realization of such benefits is probable.

Page 20: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

19

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

i. Pajak penghasilan (Lanjutan) i. Income taxes (Continued)

Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling

hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian,

kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk

entitas yang berbeda, sesuai dengan cara penyajian

aset dan liabilitas pajak kini.

Deferred tax asset and liabilities are offset in the

consolidated statement of financial position, except if

these are for different legal entities, in the same

manner the current tax assets and liabilities are

presented.

j. Pengakuan pendapatan dan beban j. Revenue and expense recognition

Pendapatan penjualan diukur sebesar nilai wajar

imbalan yang diterima atau dapat diterima, setelah

dikurangi retur penjualan, diskon dagang dan rabat

volume. Pendapatan diakui jika risiko dan manfaat

kepemilikan barang secara signifikan telah berpindah

kepada pembeli, kemungkinan besar manfaat

ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan

mengalir, biaya terkait dan kemungkinan retur

penjualan dapat diukur secara handal dan tidak ada

lagi keterlibatan manajemen atas barang tersebut.

Revenue from the sales of goods is measured at the fair

value of the consideration received or receivable, net of

returns and allowances, trade discounts and volume

rebates. Revenue is recognized when significant risks

and rewards of ownership have been transferred to the

buyer, recovery of the consideration is probable, the

associated costs and possible return of goods can be

estimated reliably, and there is no continuing

management involvement with the goods.

Waktu perpindahan risiko dan manfaat kepemilikan

barang bervariasi tergantung pada perjanjian dalam

setiap kontrak penjualan. Untuk penjualan domestik,

perpindahan risiko dan manfaat umumnya terjadi

pada saat barang dimuat ke dalam truk di gudang

Perseroan dan entitas anak; sedangkan untuk

penjualan ekspor, perpindahan risiko dan manfaat

umumnya terjadi pada saat barang dimuat ke dalam

kapal.

The timing of the transfer of risks and rewards varies

depending on the individual terms of the contract of

sale. For local sales, transfer usually occurs when the

products are loaded to the truck at the Company’s and

subsidiary’s warehouse; however, for some export

sales, transfer occurs upon loading the goods onto the

relevant carrier.

Page 21: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

20

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

k. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing k. Foreign currency transaction and balances

Mata uang fungsional dan mata uang

pencatatan/pelaporan Perseroan dan entitas anak

adalah Rupiah. Transaksi-transaksi dalam mata uang

asing dijabarkan dalam Rupiah dengan kurs tanggal

transaksi. Laba atau rugi kurs mata uang asing atas

aset dan liabilitas moneter merupakan selisih antara

biaya perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal

periode, disesuaikan dengan suku bunga efektif dan

pembayaran selama periode berjalan, dan biaya

perolehan diamortisasi dalam mata uang asing yang

dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan

kurs pada akhir periode. Pada tanggal pelaporan, aset

dan liabilitas moneter dalam valuta asing telah

dijabarkan dalam Rupiah dengan kurs tengah Bank

Indonesia sebagai berikut:

The functional and recording/reporting currency of the

Company and subsidiary is Rupiah. Transactions

denominated in foreign currencies are translated into

Rupiah at the rates prevailing at transaction date. The

foreign currency gain or loss on monetary items is the

difference between amortized cost at the beginning of

the period, adjusted for effective interest and payments

during the period, and the amortized cost in foreign

currency translated at the exchange rate at the end of

the reporting period. At reporting dates, all monetary

assets and liabilities denominated in foreign currencies

have been translated into Rupiah at Bank Indonesia

middle rates as follows:

30 Juni/

June 2015

31 Desember/ December

2014

Dalam Rupiah/ In Rupiah

Dalam Rupiah/ In Rupiah

1 (satu) Dolar Amerika Serikat 13,313 12,440 1 (one) United States Dollar 1 (satu) Euro 14,946 15,133 1 (one) Euro 1 (satu) Poundsterling Inggris 20,740 19,370 1 (one) Great Britain Poundsterling 1 (satu) Dolar Australia 10,278 10,218 1 (one) Australian Dollar 1 (satu) Franc Swiss 14,296 12,582 1 (one) Swiss Franc 1 (satu) Dolar Singapura 9,895 9,422 1 (one) Singapore Dollar

Laba dan rugi kurs mata uang asing, yang telah maupun yang belum direalisasi, tercermin dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian di periode yang bersangkutan.

Foreign exchange gains and losses, realized and unrealized, are reflected in the consolidated statement of comprehensive income in the related period.

Page 22: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

21

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

l. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi l. Transactions with related parties

Transaksi dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian sesuai PSAK No.7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang

terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan

keuangannya (dalam pernyataan ini dirujuk sebagai

“Entitas Perseroan”).

(a) Orang atau anggota keluarga terdekat

mempunyai relasi dengan entitas perseroan jika

orang tersebut:

(i) Memiki pengendalian atau pengendalian

bersama atas entitas perseroan;

(ii) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas

perseroan; atau

(iii) Personil manajemen kunci entitas

perseroan atau entitas induk entitas

perseroan.

(b) Suatu entitas berelasi dengan entitas perseroan

jika memenuhi salah satu hal berikut:

(i) Entitas dan entitas perseroan adalah

anggota dari kelompok usaha yang sama

(artinya entitas induk, entitas anak, dan

entitas anak berikutnya terkait dengan

entitas lain).

(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau

ventura bersama dari entitas lain (atau

entitas asosiasi atau ventura bersama yang

merupakan anggota suatu kelompok

usaha, yang mana entitas lain tersebut

adalah anggotanya).

(iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura

bersama dari pihak ketiga yang sama.

(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari

entitas ketiga dan entitas yang lain adalah

entitas asosiasi dari entitas ketiga.

Transactions with related parties are disclosed in the

consolidated financials statements as defined in PSAK

No. 7 (2010 Revision), “Related Party Disclosures”.

A related party is a person or company that is related

to the company that is preparing its financial

statements (referred to as the 'reporting company').

(a) A person or a close member of that person's family

is related to a reporting company if that person:

(i) has control or joint control over the reporting

company;

(ii) has significant influence over the reporting

company; or

(iii) is a member of the key management personnel

of the reporting company or of a parent of the

reporting company.

(b) An company is related to a reporting company if

any of the following conditions applies:

(i) The company and the reporting company are

members of the same group (which means

that each parent, subsidiary and fellow

subsidiary is related to the others).

(ii) One company is an associate or joint venture

of the other company (or an associate or

joint venture of a member of a group of

which the other company is a member).

(iii) Both companies are joint ventures of the

same third party.

(iv) One company is a joint venture of a third

company and the other company is an

associate of the third company.

Page 23: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

22

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2.SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING

YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued)

l. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

(v) Entitas tersebut adalah suatu program

imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari

salah satu entitas perseroan atau entitas yang

terkait dengan entitas perseroan. Jika entitas

perseroan adalah entitas yang

menyelenggarakan program tersebut, maka

entitas sponsor juga berelasi dengan entitas

perseroan.

(vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan

bersama oleh orang diidentifikasi dalam huruf

(a).

(vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i)

memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau

personil manajemen kunci entitas (atau

entitas induk dari entitas).

(viii) Entitas, atau anggota grup yang merupakan

bagian, memberikan jasa personal manajemen

kepada entitas atau entitas induk dari entitas.

l. Transactions with related parties (continued)

(v) The company is a post-employment defined benefit

plan for the benefit of employees of either the

reporting company or an company related to the

reporting company. If the reporting company is

itself such a plan, the sponsoring employers are

also related to the reporting company.

(vi) The company is controlled or jointly controlled

by a person identified in (a).

(vii) A person identified in (a) (i) has significant

influence over the company or is a member of

the key management personnel of the company

(or of a parent of the company).

(viii) The company, or any member of a group of which

it is a part, provides key management personnel

services to the reporting comapny or to the

parent of the reporting company.

m. Laba per saham m. Earnings per share

Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih

dengan jumlah rata-rata tertimbang saham

beredar/ditempatkan selama periode berjalan.

Earnings per share are computed by dividing net profit

by the weighted average number of shares

outstanding/issued during the period.

Page 24: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

23

3. KAS 3. CASH

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Kas 1,390 2,078 Cash on hand Bank: Cash in banks:

Citibank N.A, cabang Jakarta 28,369 118,360) Citibank N.A, Jakarta branch PT. Bank DBS Indonesia 8,326 12,469 PT. Bank DBS Indonesia PT Bank CIMB Niaga Tbk 680 12,784) PT Bank CIMB Niaga Tbk The Hongkong and Shanghai

Banking Corporation Limited, cabang Jakarta 303 663)

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, Jakarta branch

PT Bank Rabobank International Indonesia 617 10)

PT Bank Rabobank International Indonesia

39,685 146,364)

Cerukan untuk manajemen kas - (413) Bank overdraft used for cash

management purpose Kas pada laporan arus kas 39,685 145,951) Cash in the statement of cash flows

Lihat Catatan 24 untuk rincian saldo dalam mata uang asing.

See Note 24 for details of balances in foreign currencies.

Page 25: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

24

4. PIUTANG USAHA - BERSIH 4. TRADE RECEIVABLES - NET

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Pihak ketiga 293,714 381,867 Third parties Pihak berelasi 160 184 Related parrties

293,874 382,051 Dikurangi penyisihan piutang ragu-

ragu

(20,000)

-

Less allowance for impairment accounts

273,874 382,051

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu adalah sebagai berikut:

Movement of allowance for impairment account is as follows:

Saldo awal - - Beginning balance Penambahan (20,000) - Addition

Saldo Akhir (20,000) - Ending balance

30 Juni/ June 2015

31 Desember/

December 2014

Saldo piutang usaha berdasarkan umurnya adalah sebagai berikut:

The aging of the trade receivables is as follows:

Lancar 252,649 327,933 Current Lewat jatuh tempo: Overdue:

1 - 30 hari 26,889 53,257 1 - 30 days 31 - 60 hari 14,336 861 31 - 60 days

293,874 382,051

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Rincian pelanggan utama untuk saldo piutang melebihi 10% dari total piutang usaha, adalah sebagai berikut:

Major customers for which the balance of

trade receivable exceeded 10% of total trade receivable is as follows:

PT. Bintang Bali Indah 40,056 47,969 PT. Bintang Bali Indah PT. Selatan Jaya Prima Perkasa

38,971 46,770

PT. Selatan Jaya Prima Perkasa

Page 26: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

25

4. PIUTANG USAHA - BERSIH (Lanjutan) 4. TRADE RECEIVABLES – NET (Continued)

Lihat Catatan 24 untuk rincian saldo dalam mata uang asing.

See Note 24 for details of balances in foreign currencies.

Per 30 Juni 2015, Perseroan telah membentuk penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 20.000 juta, untuk piutang tertentu yang nilai tercatatnya melebihi perkiraan nilai yang dapat diperoleh kembali. Perubahan penyisihan piutang ragu-ragu dibebankan atau dikreditkan pada beban penjualan dan marketing.

As of 30 June 2015, the Company had provided an allowance for impairment amounting to Rp 20,000 million, for certain receivable whose carrying value exceeded their expected recoverable amounts. Changes in the allowance for impairment account are charged or credited to marketing and selling expenses.

5. PERSEDIAAN - BERSIH 5. INVENTORIES - NET

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Barang jadi 68,991 54,866) Finished goods Barang dalam pengolahan 21,444 46,180) Goods in process Bahan baku 50,157 39,584) Raw materials Bahan kemasan 26,020 44,172) Packaging materials Suku cadang 22,951 20,406) Spare parts

189,563 205,208) Dikurangi penyisihan persediaan slow-

moving (15,987)

(10,901) Less allowance for slow-moving

Inventories 173,576 194,307) Barang dalam perjalanan 28,765 32,410) Materials in transit

202,341 226,717)

Mutasi dalam penyisihan persediaan slow-moving adalah sebagai berikut:

Movements in the allowance for slow- moving inventories are as follows:

Saldo awal (10,901) (1,585) Beginning balance Penambahan (15,981) (13,761) Additions Penghapusan 8.265 4,445 Write-off Pemulihan 2,630 -) Recovery

Saldo akhir (15,987) (10,901) Ending balance

Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan persediaan slow-moving sudah mencukupi.

Perubahan penyisihan persediaan slow-moving dibebankan pada biaya pokok penjualan.

Management believes that the provision for slow-moving inventories is adequate. Changes in the allowance for slow-moving are charged to cost of goods sold.

Pada 30 Juni 2015, persediaan (selain barang dalam perjalanan) diasuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 158.707 juta. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah pertanggungan asuransi ini dapat menutupi kemungkinan risiko kerugian yang antara lain dapat timbul akibat kebakaran, bencana alam, dan banjir.

At 30 June 2015, the inventories (excluding materials in transit) were insured for Rp 158,707 million. Management believes that the sum insured is sufficient to cover the risk of potential loss due to, among other risks, fire, natural catastrophe, and flooding.

Page 27: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

FOR PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/ (In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

26

6. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 6. PREPAID EXPENSES

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Cukai 39,994 40,571 Excise

Asuransi 9,953 3,402 Insurance

Promosi 8,357 4,450 Promotion

Sewa 7,730 4,116 Rent

Pengobatan 215 - Insurance

Lainnya 6,423 2,003 Other

72,672 54,542

Page 28: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

27

7. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 7. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS

Merupakan nilai wajar dari kontrak valuta berjangka dengan

berbagai bank sebagai berikut:

Represents the fair value of forward exchange contracts

with various banks as follows:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Aset/(liabilitas) instrumen keuangan

derivatif

4,254 (3,418)

Derivative financial instrument

Asset/(liabilities)

Pada saat diperlukan, Perseroan mengadakan kontrak valuta

berjangka untuk mengatasi risiko perubahan nilai tukar

mata uang asing yang timbul dari aktivitas operasional.

Instrumen keuangan derivatif Perseroan tidak memenuhi

persyaratan akuntansi lindung nilai karena persyaratan

untuk penerapan akuntansi lindung nilai tidak terpenuhi.

Perubahan atas nilai wajar dari instrumen keuangan

derivatif diakui dalam laporan laba rugi komprehensif

konsolidasian pada periode berjalan.

When necessary, the Company enters into forward

exchange contracts to manage its exposure to changes in

foreign currency exchange rates arising from operating

activities. The Company’s derivative financial instruments

did not qualify for hedge accounting because the

requirements for the application of hedge accounting

were not met. The change in fair value of these derivative

instruments was recognized in the consolidated statement

of comprehensive income for the respective period.

Kontrak valuta berjangka per 30 Juni 2015 adalah sebagai

berikut: The outstanding forward exchange contracts as of 30

June 2015 were as follows:

a. Membeli dari PT Bank DBS Indonesia:

EUR 1.750.000 untuk Rp 26.445 juta, tanggal

penyelesaian kontrak antara 5 Agustus 2015 hingga

18 Agustus 2015.

USD 3.200.000 untuk Rp 42.470 juta, tanggal

penyelesaian kontrak antara 11 Agustus 2015

hingga 24 Agustus 2015.

a. To buy from PT Bank DBS Indonesia:

EUR. 1,750,000 for Rp 26,445 million, contract

settlement dates ranging from 5 August 2015 to 18

August 2015.

USD 3,200,000 for Rp 42,470 million, contract

settlement dates ranging from 11 August 2015 to

24 August 2015.

b. Membeli dari Citibank N.A, cabang Jakarta :

USD 5.900.000 untuk Rp 78.063 juta, tanggal

penyelesaian kontrak antara 10 Juli 2015 hingga 21

September 2015.

b. To buy from Citibank N.A, Jakarta branch:

USD 5,900,000 for Rp 78,063 million, contract

settlement dates ranging from 10 July 2015 to 21

September 2015.

Page 29: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

28

7. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 7. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS

(Lanjutan) (Continued)

c. Membeli dari Deutsche Bank AG, cabang Jakarta :

EUR 6.650.000 untuk Rp 99.947 juta, tanggal

penyelesaian kontrak antara 7 Juli 2015 hingga

28 Desember 2015.

c. To buy from Deutsche Bank AG, Jakarta branch :

EUR 6,650,000 for Rp 99,947 million, contract

settlement dates ranging from 7 July 2015 to

28 December 2015.

USD 3.750.000 untuk Rp 51.210 juta, tanggal

penyelesaian kontrak antara 5 Oktober 2015 hingga

21 Desember 2015.

USD 3,750,000 for Rp 51,210 million, contract

settlement dates ranging from 5 October 2015 to

21 December 2015.

d. Membeli dari PT Bank Rabobank International

Indonesia:

EUR 3.650.000 untuk Rp 54.478 juta, tanggal penyelesaian kontrak antara 13 Oktober 2015 hingga 23 November 2015.

d. To buy from PT Bank Rabobank International Indonesia:

EUR 3,650,000 for Rp 54,478 million, contract settlement dates ranging from 13 October 2015 to 23 November 2015.

USD 1.900.000 untuk Rp 25.987 juta, tanggal

penyelesaian kontrak antara 5 November 2015

hingga 17 November 2015.

USD 1,900,000 for Rp 25,987 million, contract

settlement dates ranging from 5 November 2015 to

17 November 2015.

Page 30: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

29

8. ASET TETAP 8. FIXED ASSETS

30 Juni/June 2015

Saldo awal/ Saldo akhir/

Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending

balance Additions Deductions Reclassifications balance

Biaya perolehan: Cost:

Tanah 12,903 - - - 12,903 Land

Bangunan dan

perumahan

166,623 - (1,348) 1,809 167,084

Buildings and houses

Mesin dan peralatan

1,008,452 - (2,723) 13,063 1,018,792

Machinery and installations

Alat-alat

pengangkutan

266 - - - 266

Transportation equipment

Inventaris 72,684 - (25) 8,738 81,397 Furniture and fixtures

Krat 155,217 - (729) 18,290 172,778 Crates

Botol 556,281 - (103,809) 22,472 474,944 Bottles

Keg dan tabung CO2 41,484 - (88) 3,309 44,705 Kegs and CO2 cylinders

Mesin dan peralatan

dalam penyelesaian 51,935 61,126 - (67,681) 45,380

Machineries and installations under

construction

2,065,845 61,126 (108,722) - 2,018,249

Page 31: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

30

8. ASET TETAP (Lanjutan) 8. FIXED ASSETS (Continued)

30 Juni /June 2015

Saldo awal/ Saldo akhir/

Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending

balance Additions Deductions Reclassifications Balance

Akumulasi penyusutan:

Accumulated

depreciation:

Bangunan dan

perumahan

(37,689) (3,129) 790 - (40,028)

Buildings and

houses

Mesin dan peralatan

(228,009) (29,269) 1,464 - (255,815)

Machinery and

installations

Alat-alat

pengangkutan

(266) - - - (266)

Transportation

equipment

Inventaris (52,250) (4,165) 26 - (56,390) Furniture and fixtures

Krat (104,490) (5,870) 729 - (109,631) Crates

Botol (306,115) (53,777) 103,792 - (256,100) Bottles

Keg dan tabung CO2

(19,903) (1,118) 88 - (20,934)

Kegs and CO2

cylinders

(748,722) (97,328) 106,889 - (739,164)

Penurunan nilai aset: Asset impairment:

Mesin dan peralatan

(1,818) - 1,086 - (732)

Machinery and

installations

Krat - - - - - Crates

Botol - - - - - Bottles

(1,818) - 1,086 - (732)

Nilai tercatat 1,315,305 1,278,354 Carrying amount

31 Desember/December 2014

Saldo awal/ Saldo akhir/

Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending

balance Additions Deductions Reclassifications Balance

Biaya perolehan: Cost:

Tanah 9,798) 3,105 -) -) 12,903 Land

Bangunan dan

perumahan

66,327) 98,460 (178) 2,014) 166,623

Buildings and

houses

Mesin dan peralatan

712,005) 163,849 (10,910) 143,508) 1,008,452

Machinery and

installations

Alat-alat

pengangkutan

266) - -) -) 266

Transportation

equipment

Inventaris

72,701) 12,701 (13,089) 371) 72,684

Furniture and

fixtures

Krat 141,416) 15,126 (1,325) -) 155,217 Crates

Botol 412,832) 153,887 (10,438) -) 556,281 Bottles

Keg dan tabung CO2 39,527) 1,996 (49) 10) 41,484 Kegs and CO2 cylinders

Mesin dan peralatan

dalam penyelesaian 181,343) 16,495 -) (145,903) 51,935

Machineries and

installations under

construction

1,636,215) 465,619 (35,989) -) 2,065,845

Page 32: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

31

8. ASET TETAP (Lanjutan) 8. FIXED ASSETS (Continued)

31 Desember/December 2014

Saldo awal/ Saldo akhir/

Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending

balance Additions Deductions Reclassifications Balance

Akumulasi penyusutan:

Accumulated

depreciation:

Bangunan dan

perumahan

(27,708) (10,144) 163 - (37,689)

Buildings and

houses

Mesin dan peralatan

(204,402) (31,692) 8,085 - (228,009)

Machinery and

installations

Alat-alat

pengangkutan

(266) - - - (266)

Transportation

equipment

Inventaris

(58,149) (7,178) 13,077 - (52,250)

Furniture and

fixtures

Krat (96,208) (9,337) 1,055 - (104,490) Crates

Botol (214,550) (98,467) 6,902 - (306,115) Bottles

Keg dan tabung CO2

(17,752) (2,200) 49 - (19,903)

Kegs and CO2

cylinders

(619,035) (159,018) 29,331 - (748,722)

Penurunan nilai aset: Asset impairment:

Mesin dan peralatan

(4,150) (493) 2,825 - (1,818)

Machinery and

installations

Krat (270) - 270 - -) Crates

Botol (2,924) - 2,924 - -) Bottles

(7,344) (493) 6,019 - (1,818)

Nilai tercatat 1,009,836) 1,315,305) Carrying amount

Penyusutan dibebankan pada: Depreciation was charged to:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Biaya produksi 92,124 152,405 Production costs

Beban pemasaran dan penjualan 896 2,174 Marketing and selling expenses

Beban umum dan administrasi 4,308 4,439 General and administrative expenses

97,328 159,018

Mesin dan peralatan dalam penyelesaian pada tanggal 30 Juni

2015 sudah selesai 95%. Pekerjaan ini diharapkan selesai

pada bulan Juli 2015.

Machinery and installations under construction as of 30

June 2015 were 95% completed. Construction is expected

to be completed in July 2015.

Perseroan dan entitas anak menjual aset tetap tertentu

sebagai berikut:

The Company and subsidiary sold certain fixed assets as

follows:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Hasil penjualan aset tetap 1,325 1,687) Proceeds from sales of fixed assets

Nilai tercatat aset tetap yang

dilepas/dijual

(747) (639)

Carrying amount of fixed assets

disposed/sold

Keuntungan pelepasan/penjualan

aset tetap

578 1,048)

Gain on disposal/sales of fixed

assets

Page 33: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

32

8. ASET TETAP (Lanjutan) 8 . FIXED ASSETS (Continued)

Pada 30 Juni 2015, aset tetap (selain tanah) dengan nilai

tercatat sebesar Rp 1.265.451 juta diasuransikan dengan

nilai pertanggungan sebesar Rp 2.673.969 juta.

Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah pertanggungan

asuransi ini dapat menutupi kemungkinan kerugian yang

antara lain dapat timbul akibat kebakaran, bencana alam dan

banjir.

At 30 June 2015, fixed assets (excluding land) with a total

carrying amount of Rp 1,265,451 million were insured for

Rp 2,673,969 million. Management believes this sum

insured is sufficient to cover potential loss due to, among

other risks, fire, natural catastrophe, and flooding.

Rincian dari tanah adalah sebagai berikut: Details of land are as follows:

Satu sertifikat HGB terletak di Desa Poris Gaga,

Kecamatan Batuceper, Kabupaten Tangerang, Jawa

Barat, berlaku sampai dengan 10 April 2033.

49 sertifikat HGB terletak di Desa Sampang Agung,

Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa

Timur, berlaku sampai dengan tahun 2024 – 2027.

One HGB title certificate located at Desa Poris

Gaga, Kecamatan Batuceper, Kabupaten Tangerang,

West Java, valid until 10 April 2033.

49 HGB title certificates located at Desa Sampang

Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto,

East Java, valid through 2024 - 2027.

Sertifikat tanah tersebut di atas adalah atas nama Perseroan.

Berdasarkan hukum yang berlaku saat ini, Perseroan dapat

mengajukan perpanjangan atas sertifikat HGB tersebut.

These land title certificates are in the name of the

Company. Under current law, the Company can apply for

an extension of the term of HGB title certificates.

Pada tanggal 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014,

Perseroan telah membentuk penyisihan penurunan nilai aset

tetap sebesar masing-masing Rp 732 juta dan Rp 1.818 juta,

untuk aset tetap tertentu yang nilai tercatatnya melebihi

perkiraan nilai yang dapat diperoleh kembali. Perubahan

penyisihan penurunan nilai aset dibebankan atau

dikreditkan pada beban umum dan administrasi atau biaya

produksi sesuai dengan pencatatan beban penyusutan dari

aset yang bersangkutan.

As at 30 June 2015 and 31 December 2014, the Company

had provided an impairment allowance amounting to

Rp 732 million and Rp 1,818 million, respectively, for

certain fixed assets whose carrying value exceeded their

expected recoverable amounts. Changes in the allowance

for asset impairments are charged or credited to general

and administrative expenses or production costs in

accordance with the recording of depreciation expense of

the related assets.

Per 31 Desember 2014, nilai jual objek pajak untuk tanah

dan bangunan yang dimilki Perseroan dan entitas anak

adalah sebesar Rp 399.432 juta.

As of 31 December 2014, the sale value of the tax object

of the Company’s and subsidiary’s land and buildings

amounted to Rp 399,432 million.

Page 34: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

33

9. UTANG USAHA 9. TRADE PAYABLES

Utang usaha merupakan liabilitas yang timbul atas

pembelian bahan baku, bahan kemasan dan suku cadang. Trade payables represent liabilities incurred for the

purchases of raw materials, packaging materials and

spareparts.

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Pihak ketiga 50,268 209,587 Third parties

Pihak berelasi 343 8,457 Related parties

50,611 218,044

Lihat Catatan 24 untuk rincian saldo dalam

mata uang asing

See Note 24 for details of balances in

foreign currencies

Saldo utang usaha berdasarkan

umurnya adalah sebagai berikut:

The aging of the trade payables is as

follows:

1 - 30 hari 30,668 154,349 1 - 30 days

31 - 60 hari 6,142 32,040 31 - 60 days

> 60 hari 13,801 31,655 > 60 days

50,611 218,044

10. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 10. SHORT-TERM BANK LOANS

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Citibank N.A, cabang Jakarta 425,000 200,000 Citibank N.A, Jakarta branch

PT Bank Rabobank International

Indonesia

300,000 250,000

PT Bank Rabobank International

Indonesia

Deutsche Bank AG, cabang Jakarta

- 300,000

Deutsche Bank AG, Jakarta branch

725,000 750,000

Citibank N.A, cabang Jakarta Citibank N.A, Jakarta branch

Fasilitas cerukan, pinjaman jangka pendek, pembiayaan

utang dan piutang dagang, maksimal fasilitas sebesar

Rp 429.000 juta. Per 30 Juni 2015, Perseroan

memanfaatkan fasilitas bank garansi sebesar Rp 729 juta

dan USD 229.524,07 (nilai penuh)

Bank overdraft, short-term bank loan and trade payable

and trade receivable financing facilities, maximum facility

totalling to Rp 429,000 million. As at 30 June 2015, the

Company utilized the bank guarantee facility amounted to

Rp 729 million and USD 229,524.07 (full amount)

Page 35: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

34

10. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan) 10. SHORT-TERM BANK LOANS (Continued)

Pada tanggal 24 Juni 2015 dan pada tanggal 17 Juni 2014,

Perseroan telah melakukan penarikan pinjaman sebesar Rp

425.000 juta dan Rp 200.000 juta. Pinjaman ini tidak

dijamin, tingkat suku bunga tahunan sebesar 8,3%, jatuh

tempo pada pada tanggal 1 Juli 2015 dan tingkat suku

bunga tahunan sebesar 9,9%, jatuh tempo pada tanggal 17

Juni 2015.

On 24 June 2015 and 17 June 2014, the Company has

drawdown a loan of Rp 425,000 million and Rp 200,000

million, respectively. The loans are unsecured, bearing

interest at an annual rate 8.3%, due on 1 July 2015 and

interest at an annual rate 9.9% due on 17 June 2015,

respectively.

PT Bank Rabobank International Indonesia

PT Bank Rabobank International Indonesia

Fasilitas cerukan dan pinjaman jangka pendek, maksimal

fasilitas masing-masing Rp 50.000 juta dan Rp 300.000

juta, tersedia sampai 1 Oktober 2015.

Bank overdraft and short-term bank loan facilities,

maximum facility Rp 50,000 million and Rp 300,000

million, respectively, available until 1 October 2015.

Pada tanggal 24 Juni 2015 dan pada tanggal 16 September

2014, Perseroan telah melakukan penarikan pinjaman

sebesar Rp 300.000 juta dan Rp 250.000 juta. Pinjaman ini

tidak dijamin, tingkat suku bunga tahunan sebesar 8,42%,

jatuh tempo pada 1 Juli 2015 dan tingkat suku bunga

tahunan sebesar cost of fund dari bank yang bersangkutan +

0.85% jatuh tempo tanggal 16 Maret 2015.

On 24 June 2015 and 16 September 2014, the Company

has drawdown a loan of Rp 300,000 million and Rp

250,000 million, respectively. The loans are unsecured,

bearing interest at an annual rate 8.42%, due on 1 July

2015 and interest at an annual rate equal to the bank’s

cost of fund + 0.85% due on 16 March 2015, respectively.

Deutsche Bank AG, cabang Jakarta Deutsche Bank AG, Jakarta branch

Fasilitas garansi bank, pinjaman jangka pendek dan cerukan

maksimal sebesar Rp 550.000 juta. Semua fasilitas tersedia

sampai 31 Mei 2016. Per 30 Juni 2015, Perseroan

memanfaatkan fasilitas bank garansi sebesar Rp 269.883

juta.

Bank guarantee, short-term loan and bank overdraft

facility Rp 550,000 million. The facilities are available

until 31 May 2016. As at 30 June 2015, the Company

utilized the bank guarantee facility amounted to Rp

269,883 million.

Pada tanggal 16 Desember 2014, Perseroan telah melakukan

penarikan pinjaman sebesar Rp 200.000 juta dan Rp

100.000 juta. Pinjaman ini tidak dijamin, tingkat suku

bunga tahunan sebesar 8,5%, masing-masing jatuh tempo 16

Januari 2015 dan 16 Maret 2015.

On 16 December 2014, the Company has drawdown a

loan of Rp 200,000 million and Rp 100,000 million. The

loan is unsecured, bearing interest at an annual rate

8.5%, due on 16 January 2015 and 16 March 2015,

respectively.

PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia, Jakarta branch

Fasilitas garansi bank, pinjaman jangka pendek dan cerukan

maksimal sebesar Rp 650.000 juta. Semua fasilitas tersedia

sampai 26 Agustus 2015.

Bank guarantee, short-term loan and bank overdraft

facilities, maximum facility Rp 650,000 million. The

facilities are available until 26 August 2015.

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited,

cabang Jakarta

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation

Linmited, Jakarta branch

Fasilitas garansi bank, pinjaman jangka pendek dan cerukan

maksimal sebesar Rp. 400.000 juta.

Bank guarantee, shor-term loan and bank overdraft

facility Rp. 400,000 million.

Page 36: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

35

11. PERPAJAKAN 11. TAXATION

a. Klaim pengembalian pajak terdiri dari: a. Claim for tax refund consist of:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Entitas induk: Parent: Lebih bayar periode 1 Oktober 2012 sampai 30 September 2013

3,315 16,708

Overpayment for period from 1 Oktober 2012 to 30 September

2013 Lebih bayar periode 1 Januari sampai 30 Juni 2015

28,546 -

Overpayment for period from 1 January to 30 June 2015

31,861 16,708

30 Juni/

June 2015

31 Desember/

December 2014

Entitas anak: Subsidiary: Lebih bayar periode 1 Januari sampai

31 Desember 2014

29,511 29,820 Overpayment for period from

1 January to 31 December 2014 Lebih bayar periode 1 Januari sampai 30 Juni 2015

28,777 -

Overpayment for period from 1 January to 30 June 2015

58,288 29,820

90,149 46,528

b. Utang pajak penghasilan terdiri dari: b. Income taxes payable consist of:

30 Juni/

June 2015

31 Desember/

December 2014

Pajak penghasilan pasal 25 13,452 22,519 Income tax article 25 Pajak penghasilan pasal 29 - 2,887 Income tax article 29

13,452 25,406

c. Utang pajak lainnya terdiri dari: c. Other taxes payable consist of:

30 Juni/

June 2015

31 Desember/

December 2014

Pajak penghasilan pasal 21 2,684 1,525 Income tax article 21 Pajak penghasilan pasal 23/26 1,268 2,295 Income tax article 23/26 Pajak Pertambahan Nilai 28,442 32,479 Value Added Tax

32,394 36,299

Page 37: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

36

11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued)

d. Komponen beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

d. The components of income tax expense are as follows:

30 Juni/ June 2015

30 Juni/ June 2014

Pajak kini Current tax expense

Entitas induk: Parent: Tahun kini 46,158) 96,044) Current year Penyesuaian untuk tahun-tahun

sebelumnya

(1,553)) 3,636)

Adjustment for prior years 44,605) 99,680)

Entitas anak: Subsidiary: Tahun kini 10,570) 19,768) Current year Penyesuaian untuk tahun-tahun

sebelumnya

311) -)

Adjustment for prior years 10,881) 19,768) 55,486) 119,448)

Pajak tangguhan: Deferred tax expense: Entitas induk 7,269) 3,126) Parent Entitas anak 2,202 806 Subsidiary 9,471) 3,932)

64,957) 123,380)

Page 38: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

37

11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued)

e. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak peghasilan

konsolidasian dengan beban pajak penghasilan adalah

sebagai berikut:

e. The reconciliation between the consolidated profit

before income tax and income tax expense is as

follows:

30 Juni/

June

2015

30 Juni/

June

2014

Laba sebelum pajak penghasilan

konsolidasian

244,542 471,639

Consolidated profit before income

tax

Tarif pajak yang berlaku 25% 25% Statutory tax rate

61,135 117,910

Penyesuaian untuk tahun-tahun

sebelumnya

(1,244) 3,636)

Adjustment for prior years

Perbedaan permanen dikalikan dengan

tarif pajak 25%:

Permanent differences, at

25% tax rate:

Tunjangan karyawan 3,907 2,460 Employee benefits

Perjamuan, sumbangan dan lainnya 1,465 911 Entertainment, donations and others

Pendapatan bunga (306) (1,538) Interest income

5,066 1,834

64,957 123,380

f. Pajak penghasilan badan dihitung untuk setiap

perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah

(laporan keuangan konsolidasian tidak dapat digunakan

dalam perhitungan pajak penghasilan badan).

f. Corporate income tax is computed for each company

as a separate legal entity (consolidated financial

statements are not applicable for computing corporate

income tax).

Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan

konsolidasian dengan laba kena pajak Perseroan adalah

sebagai berikut:

The reconciliation of consolidated profit before

income tax to the Company’s taxable profit is as

follows:

30 Juni/

June

2015

30 Juni/

June

2014

Laba sebelum pajak penghasilan

konsolidasian 244,542 471,639 Consolidated profit before income tax

Laba sebelum pajak penghasilan

entitas anak (40,030) (83,811) Subsidiary’s profit before income tax

Laba sebelum pajak penghasilan

entitas induk 204,512 387,828 Parent’s profit before income tax

Page 39: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

38

11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued)

Perbedaan temporer: Temporary differences:

Laba belum terealisasi dalam

persediaan

Penyusutan aset tetap

(30,345)

1,250

15,510

(38,224)

Unrealized profits in inventories

Depreciation of fixed assets

Laba penjualan aset tetap

-

2,677

3,702)

Gain on sales of fixed assets

Beban imbalan kerja dan bonus

yang masih harus dibayar

(6,762) (11,288)

Employee benefits

expenses and bonus, accrued

Penyisihan persediaan slow-

moving

- (22))

Provision for slow-moving

Inventory

Penyisihan untuk penurunan nilai

aset tetap

(592) (5,214)

Provision for impairment of

fixed assets

Lainnya 2,325 24,057 Others

Jumlah perbedaan temporer (34,124) (12,504) Total temporary differences

Laba kena pajak 184,634 384,176) Taxable profit

Laba kena pajak masing-masing perusahaan adalah

sebagai berikut:

The taxable profit of each company is as follows:

30 Juni/

June

2015

30 Juni/

June

2014

Entitas induk 184,634 384,176 Parent

Entitas anak 42,282 79,071 Subsidiary

226,916 463,247

30 Juni/

June

2015

30 Juni/

June

2014

Perbedaan permanen: Permanent differences:

Tunjangan karyawan 9,401 7,600 Employee benefits

Perjamuan, sumbangan, dan lainnya 6,040 3,505 Entertainment, donations, and others

Pendapatan bunga (1,195) (2,253) Interest income

Jumlah perbedaan permanen 14,246 8,852 Total permanent differences

Page 40: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND DECEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

39

11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued

g. Perhitungan beban pajak kini dan utang pajak adalah

sebagai berikut: g. The calculation of current tax expense and payable is

as follows:

30 Juni/ June 2015

30 Juni/ June 2014

Entitas induk: Parent: Laba kena pajak 184,634 384,176 Taxable profit

Beban pajak kini (46,158) (96,044) Current tax expense Pajak dibayar dimuka: Prepaid taxes:

Pajak penghasilan pasal 22 4,044 9,079) Income tax article 22 Pajak penghasilan pasal 23 864 895) Income tax article 23 Pajak penghasilan pasal 25 69,796 96,478) Income tax article 25

Pajak penghasilan lebih bayar 28,546 10,408 Overpayment of Corporate income tax

Entitas anak: Subsidiary:

Laba kena pajak 42,282 79,071 Taxable profit

Beban pajak kini (10,570) (19,768) Current tax expense Pajak dibayar dimuka: Prepaid taxes:

Pajak penghasilan pasal 23 - 1,009 Income tax article 23 Pajak penghasilan pasal 25 39,347 40,586 Income tax article 25

Pajak penghasilan lebih bayar 28,777 21,827 Overpayment of Corporate

income tax

) h. Komponen aset dan liabilitas pajak tangguhan adalah

sebagai berikut: h. The components of the deferred tax assets and

liabilities are as follows:

31 Desember/December

2014

Diakui dalam laba atau rugi

selama periode/

Recognized in profit or loss during the period

Diakui dalam pendapatan

komprehensif lainnya/

Recognized in other

comprehensive income

30 Juni/ June 2015

Entitas induk: Parent: Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:

Laba belum terealisasi dalam persediaan 6,682 1,262 - 7,944

Unrealized profits in Inventories

Imbalan dan kompensasi kerja 7,132 (1,691) - 5,441

Employee benefits and compensation

Penyisihan persediaan slow- moving

651 - - 651

Allowance for slow-moving inventories

Penyisihan untuk penurunan nilai aset tetap 454 (271) - 183

Provision for impairment of fixed assets

Lain-lain 15,486 583 - 16,069 Others

30,405 (117) - 30,288

Liabilitas pajak tangguhan: Deferred tax liability: Aset tetap (100,204) (7,152) - (107,356) Fixed assets

Liabilitas pajak tangguhan, bersih (69,799) (7,269) - (77,068)

Deferred tax liability, net

Page 41: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

40

11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11.TAXATION (Continued)

31 Desember/

December

2014

Diakui dalam

laba atau rugi

selama periode/

Recognized in

profit or loss

during the

period

Diakui dalam

pendapatan

komprehensif

lainnya/

Recognized in

other

comprehensive

income

30 Juni/

June

2015

Entitas anak: Subsidiary:

Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:

Beban promosi dan jasa

profesional yang masih

harus dibayar 19,863

(4,048)

-

15,815

Accrued promotion and

professional

fees expense

Imbalan dan kompensasi

kerja 8,298

1,882

-

10,180

Employee benefits and

compensation

Aset tetap 317 (36) - 281 Fixed assets

Aset pajak tangguhan,

bersih 28,478

(2,202)

26,276 Deferred tax assets, net

31 Desember/ December

2013

Diakui dalam laba atau rugi selama

periode/ Recognized in profit or loss during the period

Diakui dalam pendapatan

komprehensif lainnya/

Recognized in other

comprehensive income

31 Desember/ December

2014

Entitas induk: Parent: Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:

Laba belum terealisasi dalam persediaan 2,438) 4,244) - 6,682)

Unrealized profits in Inventories

Imbalan dan kompensasi kerja 5,995) (135) 1,272 7,132)

Employee benefits and compensation

Penyisihan persediaan slow- moving

396) 255) - 651)

Allowance for slow-moving

inventories

Penyisihan untuk penurunan nilai aset tetap 1,836) (1,382) - 454)

Provision for impairment of

fixed assets Lain-lain 5,613) 9,873) 15,486) Others

16,278) 12,855) 1,272 30,405)

Liabilitas pajak tangguhan: Deferred tax liability: Aset tetap (75,623) (24,581) - (100,204) Fixed assets

Liabilitas pajak tangguhan, bersih (59,345) (11,726) 1,272 (69,799)

Deferred tax liability, net

Page 42: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

41

11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11.TAXATION (Continued)

31

Desember/

December

2013

Diakui dalam

laba atau rugi

selama periode/

Recognized in

profit or loss

during the

period

Diakui dalam

pendapatan

komprehensif

lainnya/

Recognized in

other

comprehensive

income

31

Desember/

December

2014

Entitas anak: Subsidiary:

Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:

Beban promosi dan jasa

profesional yang masih

harus dibayar 19,140

723)

-

19,863

Accrued promotion and

professional

fees expense

Imbalan dan kompensasi

kerja 8,039

(744)

1,003

8,298

Employee benefits and

compensation

Aset tetap 137 180) - 317 Fixed assets

Aset pajak tangguhan,

bersih 27,316

159)

1,003

28,478 Deferred tax assets, net

Realisasi dari aset pajak tangguhan Perseroan dan

entitas anak tergantung pada laba fiskal yang dapat

dihasilkan pada periode mendatang. Manajemen

berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan ini dapat

dipulihkan pada periode mendatang.

Realization of the Company’s and subsidiary’s

deferred tax assets is dependent upon the availability

of future taxable income. Management believes that

these deferred tax assets are realizable in the

foreseeable future.

i. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Perseroan dan

entitas anak melaporkan pajak-pajaknya berdasarkan

sistem self-assessment. Fiskus dapat menetapkan atau

mengubah pajak-pajak tersebut sebelum masa

kadaluwarsa pemeriksaan sebagaimana yang telah

ditetapkan oleh peraturan yang berlaku.

i. Under the taxation laws of Indonesia, the Company

and subsidiary submit tax returns on the basis of self-

assessment. The tax authorities may assess or amend

taxes within the statute of limitations, under

prevailing regulations.

Posisi pajak perseroan mungkin akan dipertanyakan

oleh fiskus. Manajemen berusaha mempertahankan

posisi pajak perseroan yang sebagaimana dipercaya

memiliki dasar-dasar teknis yang memadai berdasarkan

peraturan perpajakan.

The Company’s tax positions may be challenged by

the tax authorities. Management vigorously defends

the Company’s tax positions which are believed to be

grounded on sound technical basis, in compliance

with the tax regulations.

12. JAMINAN EMBALASI 12. DEPOSITS ON CONTAINERS

Jaminan embalasi merupakan deposit atas kemasan (botol,

keg, tabung CO2 dan krat) yang diterima dari pelanggan dan

akan dikembalikan pada saat kemasan tersebut

dikembalikan, dalam jangka pendek.

Deposits on containers represent returnable packaging

(bottle, keg, CO2 cylinders and crates) deposits received

from customers and will be refunded when the packaging

is returned, in the short-term period.

Page 43: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

42

13. LIABILITAS JANGKA PENDEK LAINNYA 13. OTHER CURRENT LIABILITIES

30 Juni/ June

2015

31 Desember/ December

2014 Cukai 154,842 - Excise Iklan dan promosi 120,965 88,680 Advertising and promotions Transportasi 37,077 33,612 Transportation Jasa teknik dan royalti 29,046 49,469 Technical fess and royalty Perolehan aset tetap 67,648 39,540 Acquisition of fixed assets Gaji dan kompensasi karyawan

lainnya 19,959

29,621 Salaries and other employee

compensation Dividen 12,283 11,471 Dividends Uang muka dari pelanggan 160 2,362 Advance from customer

Lainnya 40,856 104,292 Others

482,836 359,047

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA 14. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION

a. Program pensiun imbalan pasti a. Defined benefit pension plan

Perseroan dan entitas anak telah membentuk program

pensiun imbalan pasti (“Program”) yang pesertanya

meliputi seluruh karyawan tetap Perseroan dan entitas

anak. Program tersebut memberikan imbalan pensiun

yang akan dibayarkan pada saat karyawan pensiun, yang

jumlahnya terutama tergantung pada masa kerja dan

kompensasi pada saat karyawan tersebut pensiun.

The Company and its subsidiary have established a

defined benefit pension plan (the “Plan”) that covers

all permanent employees of the Company and its

subsidiary. The Plan provides for benefits to be paid

to eligible employees at retirement based primarily

upon years of service and remuneration on retirement.

Perseroan dan entitas anak memberikan kontribusi pada

Dana Pensiun Multi Bintang (Dana Pensiun telah

disetujui oleh Menteri Keuangan). Perseroan dan entitas

anak mendanai program ini melalui kontribusi yang

jumlahnya cukup untuk memenuhi persyaratan

minimum dalam peraturan dana pensiun.

The Company and subsidiary make contributions to the Multi Bintang Pension Fund (the Pension Fund has been approved by the Minister of Finance). The Company and subsidiary have funded this plan through contributions which are sufficient to meet the minimum requirements set forth in applicable pension fund laws.

Page 44: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

43

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 14. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (Continued)

b. Selisih antara liabilitas menurut Undang-Undang

Ketenagakerjaan dengan program pensiun imbalan pasti

b. Excess of obligation under Labor Law over defined

benefit pension plan

Berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Indonesia

(Undang-Undang No. 13/2003), Perseroan dan entitas

anak diharuskan untuk memberikan manfaat pensiun

minimum, jika belum dipenuhi oleh program pensiun

yang diselenggarakan, kepada para karyawan yang

mencapai usia pensiun.

Under Indonesian labor regulations (Law No.

13/2003), the Company and its subsidiary are

required to provide a minimum pension benefit, if not

already covered by the sponsored pension plan, to

their employees upon retirement.

c. Jumlah yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

c. The amounts recognized in the consolidated statements of financial position are as follows:

Program pensiun

imbalan pasti/

Defined benefits

Selisih antara liabilitas

menurut Undang-

Undang

Ketenagakerjaan

dengan program

pensiun imbalan pasti/

Excess of obligation

under Labor Law over

defined benefits

pension

Imbalan kerja jangka

panjang lainnya/

Other long-term

Liabilitas imbalan

kerja/

Employee benefits

pension plan Plan employee benefits obligation

Jun 2015 Des 2014 Jun 2015 Des 2014 Jun 2015 Des 2014 Jun 2015 Des 2014

Nilai kini dari liabilitas

imbalan pasti 109,147 101,048) 8,178 7,161) 909 770) 118,234 108,979)

Present value of

defined benefits

obligation

Nilai wajar aset program (103,904) (93,088) - -) - -) (103,904) (93,088) Fair value of plan assets

Status tidak didanai 5,243 7,960) 8,178 7,161) 909 770) 14,330 15,891) Unfunded status

Aset diakui dalam ekuitas Asset recognized in equity

Nilai bersih kerugian

aktuaria yang belum

diakui - -) - -) - -) - -)

Unrecognized net

actuarial loss

Biaya jasa lalu yang Unrecognized past

belum diakui - -) - -) - -) - -) service cost

Liabilitas pensiun Defined benefits pension

imbalan pasti 5,243 7,960) 8,178 7,161 909 770) 14,330 15,891) liability

Liabilitas pensiun pada

awal periode 7,960 3,533) 7,161 7,577) 770 797) 15,891 11,907)

Benefits obligation at

beginning of the period

Dampak dari penerapan

PSAK No.24 (Revisi

2010) - -) - -) - -) - -)

Impact of adoption of

PSAK No.24 (2010

Revision)

Beban imbalan 4,055 6,445) 1,017 1,958) 139 174) 5,211 8,577) Benefits expense

Imbalan yang dibayarkan (6,772) (12,945) - (548) - (201) (6,772) (13,694) Benefits paid

Pengakuan di pendapatan

komprehensif lain - 10,927) - (1,826) - -) - 9,101) Recognized in other

comprehensive income

Liabilitas pensiun Benefits obligation at

pada akhir periode 5,243 7,960) 8,178 7,161 909 770) 14,330 15,891) end of the period

Page 45: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

44

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 14. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (Continued)

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Nilai wajar aset program pada awal

periode 87,558

82,026)

Fair value of plan assets, beginning of

the period…

Hasil yang diharapkan dari aset

program 7,861

7,636)

Expected return on plan assets

Kontribusi dari pemberi kerja 13,244 12,945) Contribution by employer

Imbalan yang dibayarkan (4,100) (8,199) Benefits paid

Keuntungan (kerugian) aktuarial

dari aset program (659)

(1,320) Actuarial gain (loss) on plan assets

Nilai wajar aset program pada akhir

periode 103,904

93,088) Fair value of plan assets, end of the

period

d. Jumlah yang diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut:

d. The amounts recognized in the consolidated statements of comprehensive income are as follows:

Program pensiun

imbalan pasti/

Defined benefit

Selisih antara liabilitas

menurut Undang-

Undang

Ketenagakerjaan

dengan program

pensiun imbalan pasti/

Obligation under

Labor Law over

defined

Imbalan kerja jangka

panjang lainnya/

Other long-term Beban imbalan/

pension plan Benefit pension plan employee benefits Benefit expense

Jun 2015 Des 2014 Jun 2015 Des 2014 Jun 2015 Des 2014 Jun 2015 Des 2014

Biaya jasa kini 3,998 6,741) 716 1,353) 112 204) 4,826 8,298) Current service cost

Biaya bunga 4,100 7,340) 301 605) 27 52) 4,428 7,997) Interest cost

Hasil yang diharapkan

dari aset program (4,043) (7,636) - -) - -) (4,043) (7,636)

Expected return on

plan assets

Kerugian (keuntungan)

bersih aktuaria yang

diakui - -) - -) - (82) - (82)

Recognized net

actuarial loss (gain)

Beban imbalan bersih 4,055 6,445) 1,017 1,958) 139 174) 5,211 8,577) Net benefit expenses

e. Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai wajar

asset

e. Reconciliation of the beginning and ending

balances of the fair value of plan asset

Page 46: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

45

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 14. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (Continued)

f. Aset program terdiri dari: f. Plan assets consist of the following:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Deposito berjangka 76,000 73% 69,278 74% Time deposits

Tabungan 10,259 10% 8,713 9% Saving accounts

Properti 4,678 5% 3,412 4% Property

Obligasi 12,967 12% 11,685 13% Bonds

103,904 100% 93,088 100%

g. Asumsi aktuaria g. Actuarial assumptions

Asumsi dasar per 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014

adalah sebagai berikut:

The principal actuarial assumptions as of 30 June

2015 and 31 December 2014 2014 are as follows:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Tabel mortalita ITM 2011 ITM 2011 Mortality table Tingkat diskonto 8.52% per tahun/p.a. 8.52% per tahun/p.a. Discount rate Tingkat imbal hasil yang diharapkan dari aset program

8.52% per tahun/p.a.

8.52% per tahun/p.a.

Rate of expected return

on plan assets Tingkat kenaikan gaji 8% per tahun/p.a. 8% per tahun/p.a. Pensionable salary

increases

Usia pensiun 57 57 Pension age

Perseroan menggunakan tingkat bunga obligasi Pemerintah bebas risiko sebagai dasar asumsi penetapan tingkat imbal balik yang diharapkan dari asset.

The Company used free-risk government bond rate as assumption to determine rate of expected return on plan assets.

Page 47: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

46

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 14. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (Continued)

h. Nilai kini liabilitas imbalan, nilai wajar aset program dan status pendanaan, serta penyesuaian aset dan liabilitas program dari tahun 2010 sampai 2015 adalah sebagai berikut:

h. The amount of the present value of obligation, the fair value of plan assets, the funding status and experience adjustment arising from plan assets and liabilities for the years from 2010 to 2015 were as follows:

30 Jun

2015 31 Des 2014

30 Sep 2012

31 Des 2011

31 Des 2010

Nilai kini liabilitas

imbalan pasti (118,234) (108,979) (117,414) (102,505) (80,518)

Present value of defined benefits

obligation Nilai wajar aset

program 103,904 93,088) 78,272) 73,694) 74,158) Fair value of plan

assets Status tidak

didanai (14,330) (15,891) (39,142) (28,811) (6,360)

Unfunded status

30 Jun

2015 31 Des 2014

30 Sep 2012

31 Des 2011

31 Des 2010

Penyesuaian liabilitas program 873 (1,747) 3,749) 647) (4,856)

Experience adjustments arising from plan liabilities

Penyesuaian aset

program (659) 1,320 (387) (990) 65)

Experience adjustments arising

from plan assets

15. MODAL SAHAM 15. SHARE CAPITAL

Susunan pemegang saham Perseroan per 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 adalah sebagai berikut:

The Company’s shareholders as of 30 June 2015 and 31 December 2014 were as follows:

Jumlah Jumlah

saham/ nominal/

Number Persentase/ Nominal

Pemegang saham of shares Percentage Value Shareholders

Heineken International B.V. 1,723,151,000 81.78 17,232 Heineken International B.V.

Masyarakat lainnya 383,849,000 18.22 3,838 Public shareholders

2,107,000,000 100.00 21,070

Page 48: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

47

16. TAMBAHAN MODAL DISETOR 16. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

Tambahan modal disetor merupakan selisih antara harga jual dengan nilai nominal saham Perseroan yang dijual kepada masyarakat Indonesia pada tahun 1981.

This account represents the amount received by the Company in excess of the Rupiah par value of the shares sold to the Indonesian public in 1981.

17. SALDO LABA YANG DICADANGKAN 17. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS

Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40/2007, Perseroan diwajibkan mengalokasikan sejumlah tertentu dari laba bersih setiap tahunnya ke dana cadangan hingga cadangan tersebut mencapai 20% dari modal ditempatkan. Jumlah minimum yang wajib dicadangkan belum ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. Cadangan ini akan digunakan untuk menutup kerugian pada masa yang akan datang yang tidak dapat ditutup dengan saldo laba.

Under the Indonesian Company Law No. 40/2007, the Company is obliged to annually allocate a certain amount from its net income to a statutory reserve fund, until the statutory reserve fund reaches 20% of subscribed capital. The minimum requested amount, to be annually allocated to the statutory reserve fund, has not yet been determined by the Indonesian Government. The statutory reserve fund shall be used to offset future losses not otherwise absorbed by retained earnings.

Pada Rapat Umum Tahunan Para Pemegang Saham Perseroan tanggal 12 Mei 2014 (risalah dituangkan dalam pernyataan notaris H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH No. 60/K/V/2014, tanggal 12 Mei 2014), para pemegang saham menyetujui untuk mengalokasikan sejumlah Rp 1 juta dari laba bersih Perseroan tahun 2013 sebagai cadangan.

At the Annual General Shareholders’ Meeting of the Company on 12 May 2014 (minutes notarized by statement of H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH No. 60/K/V/2014 dated 12 May 2014), the shareholders agreed to allocate Rp 1 million of the Company’s 2013 net income to a statutory reserve.

Pada Rapat Umum Tahunan Para Pemegang Saham Perseroan tanggal 19 Mei 2015 (risalah dituangkan dalam pernyataan notaris H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH. No. 72/K/V/2015, tanggal 19 Mei 2015), para pemegang saham menyetujui untuk mengalokasikan sejumlah Rp 1 juta dari laba bersih Perseroan tahun 2014 sebagai cadangan.

At the Annual General Shareholders’ Meeting of the Company on 19 May 2015 (minutes notarized by H. Syarif Siangan Tanudjaja, SH. No. 72/K/V/2014 dated 19 May 2015), the shareholders agreed to allocate Rp 1 million of the Company’s 2014 net income to a statutory reserve.

Saldo laba yang dicadangkan pada tanggal 30 Juni 2015

dan 31 Desember 2014 masing-masing berjumlah Rp 12

juta dan Rp 11 juta.

The balance of appropriated retained earnings as at 30 June 2015 and 31 December 2014 amounted to Rp 12 million and Rp 11 million.

Page 49: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

48

18. PENDAPATAN 18. REVENUE

30 Juni/

June 2015

30 Juni/ June 2014

Penjualan bersih ke pihak ketiga: Net sales to third parties: Lokal 1,039,763 1,319,528 Local Ekspor 22,203 16,439 Export

Penjualan ekspor ke pihak berelasi 3,545 6,735 Export sales to related parties 1,065,511 1,342,702

Penjualan bersih berdasarkan

kelompok produk: Net sales by product

group: Bir 968,898 1,266,596 Beer Soft drink 96,613 76,106 Soft drink

1,065,511 1,342,702

Rincian pelanggan utama dengan nilai penjualan bersih melebihi 10% dari nilai penjualan bersih konsolidasian adalah sebagai berikut:

Major customers for which the net sales value exceeded 10% of the consolidated net sales are as follows:

30 Juni/ June 2015

30 Juni/ June 2014

PT Bintang Bali Indah 211,778 193,003 PT Bintang Bali Indah PT Gitaswara Indonesia 107,185 204,268 PT Gitaswara Indonesia

19. BIAYA POKOK PENJUALAN 19. COST OF GOODS SOLD

30 Juni/ June

2015

30 Juni/ June

2014

Saldo awal bahan baku dan bahan

kemasan 83,756 46,221 Beginning balance of raw material

and packaging materials Pembelian 232,358 307,802 Purchase Saldo akhir bahan baku dan bahan

kemasan (101,849) (61,420) Ending balance of raw materials and

packaging materials Bahan baku dan bahan kemasan yang

dipakai 214,265 292,603 Raw materials and packaging

materials used Biaya upah langsung 52,581 49,770 Direct labor cost Biaya pabrikasi 211,403 218,819 Manufacturing overhead

Jumlah biaya produksi 478,249 561,192 Total production costs Penurunan persediaan barang dalam

pengolahan 24,736 6,400 Decrease of goods in process

inventory

Biaya pokok produksi 502,985 567,592 Cost of goods manufactured

(Kenaikan) persediaan barang jadi (14,125) (23,791) (Increase) of finished goods

488,860 543,801 Inventory

Tidak ada pembelian dari satu penjual yang melebihi 10%

dari jumlah pendapatan konsolidasian.

No purchases from any single supplier which exceeded 10%

of the total consolidated revenue.

Page 50: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

49

20. BEBAN PEMASARAN DAN PENJUALAN 20. MARKETING AND SELLING EXPENSES

30 Juni/ June

2015

30 Juni/ June

2014

Promosi 105,873 116,900 Promotions Distribusi 62,803 80,334 Distribution Gaji dan kompensasi karyawan

lainnya 32,606 27,401 Salaries and other employee

compensation Penyusutan 896 1,185 Depreciation Penyisihan piutang ragu - ragu 20,000 - Allowance for Impairment account Lain-lain 16,841 21,619 Others

239,019 247,439

21. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 21. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

30 Juni/

June 2015

30 Juni/ June

2014

Gaji dan kompensasi karyawan lainnya 24,496 22,120

Salaries and other employee compensation

Penyusutan dan amortisasi 4,308 3,721 Depreciation and amortization Perjalanan, komunikasi, jasa

profesional, dan lain-lain 46,367 27,268 Travelling, communications,

professional fees, and other

75,171 53,109

Page 51: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

50

22. DIVIDEN KAS 22. CASH DIVIDENDS

30 Juni/

June 2015

31 Desember/ December

2014

Dividen kas untuk hasil operasi tahun

2013: Cash dividends for 2013

results: Dividen kas final sebesar Rp 46.076 (Rupiah penuh) per saham diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Tahunan Tanggal 12 Mei 2014

-

970,821

Final cash dividends of Rp 46,076 (whole Rupiah)

per share, as per Annual general Meeting of Shareholders

of the Company on 12 May 2014

Dividen kas untuk hasil operasi tahun 2014:

Cash dividends for 2014 results:

Dividen kas interim sebesar Rp 119 (Rupiah penuh) per saham, sesuai dengan Keputusan Sirkuler dari Direksi Perseroan tanggal 21 Oktober 2014

-

250,733

Interim cash dividends of Rp 119 (whole Rupiah) per share, based on Circular Resolution of the Board of Directors of the Company dated 21

October 2014 Dividen kas untuk hasil operasi tahun

2014:

Cash dividends for 2014

results:

Dividen kas final sebesar Rp 138 (Rupiah penuh) per saham diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Tahunan Tanggal 19 Mei 2015

290,766

-

Final cash dividends of Rp 138 (whole Rupiah)

per share, as per Annual general Meeting of Shareholders

of the Company on 19 May 2015

290,766 1,221,554

Page 52: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

51

23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN 23. RELATED PARTIES BALANCES AND

PIHAK-PIHAK BERELASI TRANSACTIONS

Saldo signifikan dengan pihak berelasi per tanggal 30

Juni 2015 dan 31 Desember 2014 adalah sebagai berikut:

Significant outstanding balances with related parties as of

30 June 2015 and 31 Desember 2014 are as follows:

30 Juni/ June 2015

31 Desember/ December

2014

Dalam jutaan

Rupiah/In millions

Dalam jutaan

Rupiah/In millions

of Rupiah %*) of Rupiah %*)

Piutang usaha (Catatan 4):

Trade receivables (Note 4):

Drinkworks Limited., Australia 160 0.1 184 0.1 Drinkworks Limited, Australia Utang usaha (Catatan 9): Trade payables (Note 9):

Mouterij Albert N.V., Belanda 343 0.67

8,457 3.9 Mouterij Albert N.V., The

Netherlands Liabilitas jangka pendek lainnya

(Catatan 13): Other current liabilities

(Note 13): Jasa teknik: Technical fees:

Heineken Asia Pacific Ltd., (dahulu Asia Pacific Breweries Limited), Singapura - - 29,585 8.2

Heineken Asia Pacific Ltd., (formerly Asia Pacific Breweries

Limited), Singapore Royalti: Heineken Brouwerijen B.V.,

Belanda - - 3,521 1.0

Royalty: Heineken Brouwerijen

B.V., the Netherlands

Heineken International BV 2,289 0.47 - - Heineken International B.V.,

the Netherlands Biaya-biaya tenaga kerja asing: Charges related to employee costs:

Heineken International B.V., Belanda 2,619 0.54 3,123 0.9

Heineken International B.V., The Netherlands

Heineken Asia Pacific Ltd., (dahulu Asia Pacific Breweries Limited), Singapura 1,939 0.40 1,246 0.3

Heineken Asia Pacific Ltd., (formerly Asia Pacific

Breweries Limited), Singapore Lainnya: Others:

Heineken International B.V., Belanda 1,079 0.22 1,497 0.4

Heineken International B.V., the Netherlands

Heineken Asia Pacific Ltd., (dahulu Asia Pacific Breweries Limited), Singapura 323 0.07 816 0.2

Heineken Asia Pacific Ltd., (formerly Asia Pacific Breweries

Limited), Singapore

Heineken Browerijen B.V., Belanda 1,231 0.25 159 0.1

Heineken Browerijen B.V., The Netherland

Heineken Supply chain B.V., Belanda 1,561 0.32 1,435 0.4

Heineken Supply chain B.V., The Netherland

11,041 2.29 41,382 11.5

Page 53: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

52

23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN 23. RELATED PARTY BALANCES AND

PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan) TRANSACTIONS (Continued)

Transaksi-transaksi signifikan dengan pihak-pihak

berelasi pada 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 adalah

sebagai berikut:

Significant related party transactions during 30 June 2015

and 31 December 2014 are as follows:

30 Juni/ June 2015

30 Juni / Juner 2014

Dalam

jutaan

Rupiah/In

millions

Dalam

jutaan

Rupiah/

In

millions

of Rupiah %**) of Rupiah %**)

Pembelian persediaan: Purchases of inventories:

Mouterij Albert N.V., Belanda 10,235 2.09

21,298 3.9 Mouterij Albert N.V., The

Netherlands

Jasa teknik: Technical services:

Heineken Asia Pacific Ltd.,

(dahulu Asia Pacific

Breweries Limited),

Singapura (Catatan 26)

-

-

62,898

11.5

Heineken Asia Pacific Ltd.,

(formerly Asia Pacific Breweries

Limited), Singapore (Note 26)

Royalti: Royalty:

Heineken Brouwerijen B.V.,

Belanda (Catatan 26)

4,933

1.01

7,187

1.3

Heineken Brouwerijen B.V.,

The Netherlands (Note 26)

Heineken Asia Pacific Ltd.,

(dahulu Asia Pacific

Breweries Limited),

Singapura

20,740

4.24

- -

Heineken Aasia Pacific Ltd.,

(formerly Asia Pacific

Breweries Limited),

Singapore

Heineken International BV.,

Belanda

4,236 0.87

- -

Heineken International B.V.,

the Netherlands

Penjualan: Sales:

Drinkworks Limited.,

Australia 3,287 0.31 6,735 0.5***)

Drinkworks Limited.,

Australia

Heineken Asia Pacific Ltd.,

(dahulu Asia Pacific

Breweries Limited),

Singapura (Catatan 26) 258 0.02 - ***)

Heineken Asia Pacific Ltd.,

(formerly Asia Pacific

Breweries Limited),

Singapore (Note 26)

3,545 0.33 6,735 0.5

*) % terhadap jumlah akun bersangkutan *) % of total respective account

**) % terhadap total pembelian **) % of total costs of purchase

***) % terhadap penjualan bersih ***) % of total net sales

Page 54: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

53

23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN 23. RELATED PARTY BALANCES AND

PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan) TRANSACTIONS (Continued)

Sifat hubungan dan jenis transaksi dengan pihak-pihak

berelasi adalah sebagai berikut:

The nature of the relationship and transactions with related

parties is as follows:

Pihak-pihak berelasi/ Hubungan relasi/ Transaksi/

Related parties Related parties relationship Transactions

Heineken Asia Pacific Ltd., (dahulu Asia

Pacific Breweries Limited), Singapura/

Heineken Asia Pacific Ltd., (formerly Asia

Pacific Breweries Limited), Singapore

Perusahaan afiliasi/

Affiliated company

Jasa teknik/Technical services

Penjualan/Sales

Mouterij Albert N.V., Belanda/ Perusahaan afiliasi/ Pembelian persediaan/

Mouterij Albert N.V., The Netherlands Affiliated company Purchases of inventories

Heineken Supply Chain B.V., Belanda/ Perusahaan afiliasi/ Jasa teknik/Technical services

Heineken Supply Chain B.V.,

The Netherlands

Affiliated company

Heineken International B.V., Belanda/ Perusahaan induk/ Jasa teknik/Technical services

Heineken International B.V., The

Netherlands

Parent company

Heineken Brouwerijen B.V., Belanda/ Perusahaan afiliasi/ Royalti/Royalty

Heineken Brouwerijen B.V.,

The Netherlands

Affiliated company

Drinkworks Limited., Australia/ Perusahaan afiliasi/ Penjualan/Sales

Drinkworks Limited., Australia Affiliated company

Kompensasi personil manajemen kunci Key management employees compensation

Yang termasuk personil manajemen kunci adalah

Komisaris dan Direksi.

Key management includes Commissioners and Directors.

Berikut ini mencerminkan kompensasi yang dibayarkan

atau terutang kepada personil manajemen kunci:

The following reflects compensation paid or payable to key

management personnel:

30 Juni/June 2015 30 Juni/June 2014

Dewan Direksi dan Komisaris

Board of Directors & Commisioners

Dewan Direksi dan Komisaris

Board of Directors & Commisioners

% Rp % Rp Gaji dan imbalan kerja

jangka pendek lainnya

96.1%

21,484

96.4%

15,029

Salaries and other short-

term benefits

Imbalan pasca kerja 3.0% 679 2.7% 426 Post-employment benefits

Imbalan kerja jangka

panjang lainnya

0.9%

192

0.8%

127

Other long-term

benefits

Page 55: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

54

24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM 24. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN

MATA UANG ASING FOREIGN CURRENCIES

Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing per

tanggal 30 Juni 2015 adalah sebagai berikut:

Monetary assets and liabilities in foreign currencies as of

30 June 2015 are as follows:

Mata uang asing/

Dalam jutaan Rupiah/

In millions

Foreign currency of Rupiah

Aset: Assets:

Kas EUR 448,823 6,708 Cash USD 444,150 5,913

SGD 32,639 323 CHF 7,762 111

GBP 7,526 156 AUD 184 2

Piutang usaha USD EUR. SGD

100,748 20,000

1,317

1,341 299

13

Trade receivables

3

14,866

Liabilitas: Liabilities:

Utang usaha USD 1,025,729 (13,656) Trade payables

GBP 647,010 (13,419)

EUR

43,018 (643)

Liabilitas jangka pendek

lainnya

Other current liabilities

EUR

1,131,668

(16,914)

SGD 90,821 (899)

USD 570,066 (7,589)

(53,120)

Liabilitas moneter bersih dalam

mata uang asing (38,254)

Net monetary liabilities in foreign

currencies

Pada saat diperlukan, Perseroan mengadakan kontrak

valuta berjangka untuk mengatasi risiko perubahan nilai

tukar mata uang asing yang timbul dari aktivitas

operasional.

When necessary, the Company enters into forward exchange

contracts to manage its exposure to changes in foreign

currency exchange rates arising from operating activities.

Page 56: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

55

25. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 25. FINANCIAL INSTRUMENTS AND

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN FINANCIAL RISK MANAGEMENT

Instrumen Keuangan Financial Instruments

Aset dan liabilitas Perseroan dan entitas anak diharapkan dapat terealisasi atau diselesaikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, nilai tercatatnya diperkirakan mendekati nilai wajarnya.

The Company’s and subsidiary’s financial assets and liabilities are expected to be realized or settled in the near term. Therefore, their carrying amounts approximate their fair values.

Manajemen risiko keuangan Financial risk management

Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Perseroan dan entitas anak adalah risiko pasar, risiko kredit dan risiko likuiditas. a. Risiko Pasar

The main risks arising from the Company’s and subsidiary’s financial instruments are market risk, credit risk and liquidity risk. a. Market risk

i. Risiko nilai tukar mata uang i. Currency risk

Transaksi pembelian aset tetap dan persediaan dari produsen luar negeri dan pembayaran biaya iklan dan promosi menyebabkan Perseroan dan entitas anak memiliki risiko nilai tukar mata uang asing, terutama dari hutang dalam mata uang US Dolar dan Euro. Perseroan dan entitas anak mengelola keseluruhan risiko dengan membeli atau menjual US Dolar dan Euro, jika diperlukan. Pada saat diperlukan, Perseroan mengadakan kontrak valuta berjangka untuk mengatasi risiko perubahan nilai tukar mata uang asing yang timbul dari aktivitas operasional. Instrumen keuangan derivatif dari Perseroan tidak memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai karena persyaratan untuk penerapan akuntansi lindung nilai tidak terpenuhi. Perubahan nilai wajar dari instrument derivatif diakui dalam laba rugi periode berjalan.

Purchases of fixed assets and inventories from overseas suppliers and payment of advertising and promotions costs expose the Company and subsidiary to fluctuating foreign exchange rates, primarily arising from US Dollar and Euro payables. The Company and subsidiary manage the overall risk by buying or selling US Dollars and Euro at spot rates when necessary. When necessary, the Company enters into forward exchange contracts to manage its exposure to changes in foreign currency exchange rates arising from operating activities. The Company’s derivative financial instruments did not qualify for hedge accounting because the requirements for the application of hedge accounting were not met. The changes in the fair value of these derivative instruments were recognized in the profit or loss for the respective period.

Pada tanggal pelaporan, nilai bersih risiko nilai tukar mata uang asing Perseroan dan entitas anak tercermin di Catatan 24.

At reporting dates, the Company’s and subsidiary’s net exposure to foreign currencies was reflected in Note 24.

Page 57: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

56

25. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 25. FINANCIAL INSTRUMENTS AND

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

ii. Risiko harga

Perseroan dan entitas anak akan mengalami risiko harga jika terjadi kenaikan tarif pada pajak cukai yang ditetapkan oleh pemerintah. Perseroan dan entitas anak dapat meminimalkan risiko harga dengan memonitor perubahan tarif pada pajak cukai dan menghitung efek kenaikan tersebut pada harga jual.

ii. Price risk

The Company and subsidiary would be exposed to price

risk if there is a tariff increase of excise tax which is

determined by Government. The Company and

subsidiary manage to minimize the price risk by

monitoring tariff changes on excise tax and calculating

the impact to the increase of selling price.

iii. Risiko suku bunga

Pinjaman dengan tingkat bunga variabel mengekspos Perseroan terhadap risiko suku bunga arus kas. Pinjaman yang diterbitkan dengan tingkat suku bunga tetap mengekspos Perseroan terhadap risiko nilai wajar. Risiko tingkat suku bunga dari aset keuangan tidak signifikan.

iii. Interest rate risk

Borrowings at variable rates expose the Company to

cash flow interest rate risk. Company issued at fixed

rates expose the Company to fair value risk. The interest

rate risk from financial assets is not significant.

Pada tanggal pelaporan, profil liabilitas keuangan Perseroan yang dikenakan bunga adalah sebagai berikut:

At the reporting dates, the profile of the Company interest-bearing financial liabilities is as follows:

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

Pinjaman pada tingkat suku

bunga mengambang

-

-

250,000

9.1%

Borrowings at variable rate

Pinjaman pada tingkat suku

bunga tetap

725,000

8.30% - 8.42%

500,000

8.5%-9.9%

Borrowings at fixed rate

Perseroan tidak mencatat liabilitas keuangan yang dikenakan suku bunga tetap berdasarkan nilai wajar melalui laba rugi sehingga perubahan suku bunga tidak mempengaruhi kinerja keuangan Perseroan.

The Company does not account for its fixed-rate interest bearing financial liabilities at fair value through profit or loss. Therefore, change in the interest rate does not affect the Company’s financial performance.

Page 58: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

57

25. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 25. FINANCIAL INSTRUMENTS AND

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

b. Risiko kredit

b. Credit risk

Risiko kredit Perseroan dan entitas anak terutama berasal dari risiko kerugian yang muncul apabila pelanggan gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Perseroan dan entitas anak mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan memiliki kebijakan untuk memonitor risiko kredit seperti menetapkan batasan jumlah piutang yang diberikan kepada pelanggan. Penjualan produk dilakukan dengan pelanggan yang memiliki sejarah kredit yang baik.

The Company’s and subsidiary’s credit risk mainly arises from risk of loss if customers fails to discharge their contractual obligations. The Company and subsidiary manage and control the credit risk by having policies in place to monitor credit risk, such as setting customers credit limits. Sales of products are made to customers with an appropriate credit history.

Untuk menghindari konsentrasi atas risiko kredit, kas dan setara kas telah disimpan pada beberapa institusi keuangan berbeda yang berkinerja baik.

To avoid concentration of credit risk, cash and cash equivalents have been deposited at a number of different financial institutions of good standing.

Eksposur maksimum Perseroan dan entitas anak atas risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat bersih dari tiap aset keuangan di laporan posisi keuangan konsolidasian.

Maximum exposure of the Company and subsidiaries to credit risk is represented by net carrying amount of each financial assets in the consolidated statements of financial position.

Pelanggan paling signifikan dari Perseroan dan entitas anak adalah PT Bintang Bali Indah dengan nilai piutang tercatat per 30 Juni 2015 sebesar Rp 40.056 juta (2014: PT Bintang Bali Indah Indonesia Rp 47.969 juta).

Company’s and subsidiary’s most significant customer, PT Bintang Bali Indah, accounts for Rp 40,056 million of the trade receivables carrying amount at 30 June 2015 (2014: PT Bintang Bali Indah Rp 47,969 million).

Saldo piutang usaha adalah sebagai berikut: Trade Receivable balances are as follows:

Nilai Bruto/

Gross Amount

Penurunan Nilai/

Impairment

Nilai Bruto/

Gross Amount

Penurunan Nilai/

Impairment

30 Juni/

June

2015

30 Juni/

June

2015

31 Desember/

December

2014

31 Desember/

December

2014

Belum jatuh tempo 252,649 - 327,933 - Not past due

Lewat jatuh tempo

1-30 hari

26,889

(9,813)

53,257

-

Past due 1 - 30 days

Lewat jatuh tempo

31 - 60 hari 14,336 (10,187) 861 - Past due 31 - 60 days

293,874 (20,000) 382,051 -

Page 59: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

58

25. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 25. FINANCIAL INSTRUMENTS AND

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk

Perseroan dan entitas anak akan mengalami risiko likuiditas jika terdapat perbedaan waktu yang signifikan antara tertagihnya piutang dan penyelesaian hutang yang signifikan. Perseroan dan entitas anak mengelola risiko likuiditas ini dengan melakukan pengawasan secara terus menerus atas arus kas proyeksi dan aktual.

The Company and subsidiary would be exposed to liquidity risk if there is a significant mismatch in the timing of receivables collection and the settlement of payables. The Company and subsidiary manage this liquidity risk by on going monitoring of the projected and actual cash flows.

Berikut ini adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan per 30 Juni 2015:

The following are the contractual maturities of financial liabilities as of 30 June 2015:

Nilai tercatat/

Carrying amount

Arus kas

kontraktual/

Contractual

cash flows

Kurang dari

1 tahun/

Less than

1 year

Utang usaha 50,611 50,611 50,611 Trade payables

Utang bank jangka pendek 725,000 725,000 725,000 Short-term bank loan

Liabilitas jangka pendek lainnya

482,836

482,836

482,836

Other current liabilities

Pengelolaan risiko modal Capital risk management

Kebijakan Perseroan dan entitas anak adalah untuk

menjaga landasan modal yang kuat sehingga menjaga

kepercayaan investor, kreditor dan pasar dan juga untuk

mempertahankan perkembangan masa depan dari bisnis

Perseroan dan anak perusahaan. Dalam usaha untuk

menjaga struktur modal yang optimal, manajemen dapat

menentukan jumlah dividen yang dibayarkan kepada

pemegang saham.

The Company’s and subsidiary’s policy is to maintain a

strong capital base so as to maintain investor, creditor and

market confidence and to sustain future development of the

Company’s and subsidiary’s business. To maintain optimal

structure of capital, management determine the level of

dividends paid to shareholders.

Tidak ada perubahan yang dilakukan oleh Perseroan dan

anak perusahaan dalam melakukan pengelolaan modalnya

selama tahun/periode berjalan.

There were no changes in company’s and subsidiary’s

approach to capital management during the year/period.

Page 60: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

59

26. PERJANJIAN-PERJANJIAN 26. AGREEMENTS

a. Perseroan mengadakan perjanjian bantuan teknik

(“Perjanjian”) dengan Heineken Supply Chain B.V.,

Belanda (“HSC”), pihak berelasi, di mana HSC

setuju untuk memberikan bantuan teknik jasa,

pembelian dan jasa lainnya, sebagaimana dan pada

saat diminta oleh Perseroan, selama jangka waktu 10

tahun efektif sejak 1 Januari 1981. Berdasarkan

Perjanjian ini, HSC juga akan memberikan

Perseroan untuk pemakaian yang berkelanjutan atas

label dan merek dagang Bir Bintang. Perjanjian ini

secara otomatis diperpanjang untuk setiap 10 tahun

berikutnya (perpanjangan terakhir di tahun 2001)

selama tidak ada pernyataan secara tertulis dari salah

satu pihak yang memberitahukan keinginannya

untuk mengakhiri Perjanjian tersebut. Sebagai

imbalan atas bantuan teknik dan hak penggunaan

merek dagang, Perseroan setuju membayar kepada

HSC sebesar EUR 3,6302 untuk setiap hektoliter bir

yang diproduksi.

a. The Company entered into a technical assistance

agreement (“the Agreement”) with Heineken Supply

Chain B.V., The Netherlands (“HSC”), a related

party, whereby the latter will render technical,

buying and other services, as and when requested by

the Company, for a period of 10 years effective from

1January 1981. Under the Agreement, HSC shall

also provide the Company the continued use of the

Bir Bintang label and trademark. The Agreement was

automatically renewed for another 10years (most

recently in 2001) as neither of the parties gave notice

in writing of any intention to terminate the

Agreement. In consideration for the technical

services and the right to use trademarks, The

Company has agreed to pay HSC a fee of

EUR 3.6302 per hectoliter of lager beer produced.

Berkenaan dengan perubahan kepemilikan pemegang

saham mayoritas pada 10 Februari 2010, maka HSC

mengalihkan seluruh hak, kepentingan dan kewajiban

yang ada di Perjanjian kepada Heineken Asia Pacific

Ltd. (dahulu Asia Pacific Breweries Limited) .

Efektif 1 Januari 2015, semua perjanjian-perjanjian

di bawah ini akan menggantikan perjanjian bantuan

teknis sebelumnya.

In relation to the change of the major shareholders

of the Company on 10 February 2010, HSC assigned

all rights, interests and obligations of the Agreement

to Heineken Asia Pacific Ltd. (formerly Asia Pacific

Breweries Limited).

Effective 1 January 2015, the below agreements have

replace the old Technical Assistance Agreement.

Perseroan mengadakan perjanjian-perjanjian dengan

pihak-pihak sebagaimana di bawah ini:

The Company entered into Agreements with the

following parties:

- Perjanjian Ijin Merk Dagang (“TMLA”) dengan

Heineken Asia Pacific Pte. Ltd (‘HAPPL’)

- Trade mark License Agreements with Heineken

Asia Pacific Pte. Ltd (‘HAPPL’)

Berdasarkan Perjanjian ini, HAPPL akan

memberikan Perseroan hak untuk menggunakan

label dan merk dagang Bir Bintang secara

berkelanjutan selama 5 tahun, efektif dari

tanggal 1 Januari 2015. Sebagai imbalan atas

hak ini, Perseroan setuju untuk membayar

HAPPL sejumlah royalti sebesar 2,5% dari total

penjualan konsolidasi atas produk bermerk

“Bintang”. Perjanjian ini akan diperpanjang

secara otomatis untuk periode 5 tahun

berikutnya kecuali diakhiri oleh salah satu pihak

secara tertulis 12 bulan sebelumnya.

Under this agreement, HAPPL shall provide the

Company with the continued use of Bir Bintang

label and trademark, for a period of 5 years

effective from 1 January 2015. In consideration

for this right, the Company has agreed to pay

HAPPL a royalty fee equal to 2.5% of the

consolidated revenue from products branded

“Bintang”. This agreement shall be automatically

renewed for a further period of 5 years unless

terminated by either party providing 12 months

written notice towards the end of the first period.

Page 61: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

60

26. PERJANJIAN-PERJANJIAN (Lanjutan) 26. AGREEMENTS (Continued)

- Perjanjian Bantuan Teknis dengan Heineken

Supply Chain B.V. (‘HSC’)

- Technical Assistance Agreement with Heineken

Supply Chain B.V. (‘HSC’)

Berdasarkan Perjanjian ini HSC akan

memberikan jasa, nasihat dan bimbingan

berkaitan dengan aspek teknis dan operasional

dari kegiatan operasi industri bir, untuk periode

5 tahun dimulai dari 1 Januari 2015. Sebagai

imbalan atas jasa ini, Perseroan akan membayar

kepada HSC semua biaya langsung dan/atau

tidak langsung sehubungan dengan servis yang

diberikan. Perjanjian ini akan diperpanjang

secara otomatis untuk periode 5 tahun

berikutnya kecuali diakhiri oleh salah satu pihak

secara tertulis 12 bulan sebelum akhir dari

periode 5 tahun pertama atau akhir dari periode

5 tahun berikutnya.

Under this agreement, HSC shall provide services,

advices and guidance related to technical and

operational aspect from operational activity of

breweries, for a period of 5 years effective from

1 January 2015. In consideration of the service

rendered, the Company shall pay to HSC all

direct and/or indirect costs incurred from the

services rendered. This agreement shall be

automatically renewed for a further period of

5 years unless terminated by either party

providing 12 months written notice towards the

end of the first period or at the end of any

subsequent period of 5 years.

- Perjanjian Jasa Manajemen dengan Heineken

Asia Pacific Pte. Ltd (“HAPPL’)

- Management Service Agreement with Heineken

Asia Pacific Pte. Ltd (“HAPPL’)

Berdasarkan Perjanjian ini, HAPPL akan

memberikan jasa, nasihat dan bimbingan kepada

Perseroan dalam berbagai fungsi manajemen

diantaranya pemasaran, penjualan, keuangan,

logistik, teknologi informasi, sumber daya

manusia dan hukum, untuk periode 5 tahun

dimulai dari 1 Januari 2015. Atas jasa ini,

Perseroan akan membayar kepada HAPPL

sejumlah fee yang perhitungannya didasarkan

pada biaya aktual dalam pemberian jasa

ditambah 10% mark-up. Perjanjian ini akan

diperpanjang secara otomatis untuk periode

5 tahun berikutnya kecuali diakhiri oleh salah

satu pihak secara tertulis 6 bulan sebelum akhir

dari periode 5 tahun pertama atau akhir dari

periode 5 tahun berikutnya.

Under this agreement, HAPPL shall provide

services, advices and guidance related to

management function such as marketing, selling,

finance, logistics, information technology, human

resources and legal, for a period of 5 years

starting from 1 January 2015. For the service

provided, the Company shall pay to HAPPL a fee

based on actual costs incurred plus 10% mark-up.

This agreement shall be automatically renewed

for a further period of 5 years unless terminated

by either party providing 6 months written notice

towards the end of the first period or at the end of

any subsequent period of 5 years.

Page 62: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

61

26. PERJANJIAN-PERJANJIAN (Lanjutan) 26. AGREEMENTS (Continued)

- Perjanjian ‘Corporate Know-How’ dengan Heineken International (“HI”)

- Corporate Know-How’ Agreement with Heineken

International (“HI”)

Berdasarkan Perjanjian ini, HI akan mentransfer, menyediakan dan mengkomunikasikan pengetahuan dan informasi yang bersifat rahasia kepada Perseroan yang berhubungan dengan merk dagang produk, database, prosedur, sistem dari Grup Heineken dan praktek-praktek yang baik yang berlaku di Grup Heineken, untuk periode 5 tahun dimulai dari 1 Januari 2015. Sebagai imbalan atas hak ini, Perseroan setuju untuk membayar HI sejumlah remunerasi net atas pajak dan cukai sebesar 0.4% dari total penjualan konsolidasi Perseroan.

Perjanjian ini akan diperpanjang secara otomatis untuk periode 5 tahun berikutnya kecuali diakhiri oleh salah satu pihak secara tertulis 6 bulan sebelum akhir dari periode 5 tahun pertama atau akhir dari periode 5 tahun berikutnya.

Under this agreement, HI shall transfer, provide, and communicate of the knowledge and information which is confidential, related to trademarked product, database, procedures, system of the Heineken Group, good practices available in the Heineken Group, for a period of 5 years effective from 1 January 2015. In consideration of this knowledge, the Company shall pay to HI remuneration net of, all duties and taxes and the rate of 0.4% of the consolidated revenue of the Company.

This agreement shall be automatically renewed for a further period of 5 years, unless terminated by either party providing 6 months written notice towards the end of the first period or at the end of any subsequent period of 5 years.

Selain perjanjian-perjanjian di atas, Perseroan juga mengadakan Perjanjian Jasa Pengadaan dengan Heineken Global Procurement B.V. (‘HGP’).

In addition to above agreements, the Company also entered into a Procurement Service Agreement with Heineken Global Procurement B.V. (‘HGP’).

Berdasarkan Perjanjian ini, HGP akan melakukan negosiasi dengan pemasok atas nama Perseroan. Kontrak perjanjian pemasokan barang tetap antara Perseroan dengan pemasok. HGP tidak menanggung risiko atas penjualan dan pembelian barang. Dengan penandantangan perjanjian ini, diharapkan adanya penurunan harga pembelian untuk barang yang dinegosiasikan oleh HGP. Untuk jasa pengadaan barang ini, Perseroan akan membayar kepada HGP komisi (“komisi pembelian”) sebesar 2,5% dari total nilai pengadaan barang yang dinegosiasikan oleh HGP. Perjanjian ini berlaku mulai dari 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2019 kecuali diakhiri lebih awal sebagaimana diatur oleh perjanjian ini.

Under this agreement, HGP will negotiate with the vendors on behalf of the Company. The procurement contract will still between the Company and the vendors. HGP shall not take any risk related to the sale and purchase of the goods. With the signing of this agreement, it is expected that the purchase price will decrease for the goods negotiated by HGP. For this procurement service, the Company will pay HGP a commission (‘buying commission) equal to 2.5% of the total procurement value negotiated by HGP. This agreement covers a period from 1 January 2015 until 31 December 2019, unless terminated earlier in accordance with the terms of this agreement.

Page 63: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

62

26. PERJANJIAN-PERJANJIAN (Lanjutan) 26. AGREEMENTS (Continued)

b. Pada tahun 2003, Perseroan mengadakan perjanjian

lisensi merek dagang (“Perjanjian”) dengan Diageo

Ireland, Republik Irlandia, dan Diageo Great Britain

Limited (“DGBL”), Inggris. Berdasarkan Perjanjian

ini, Perseroan memiliki hak eksklusif untuk

memproduksi dan menjual Guinness Foreign Extra

Stout (“FES”) di Indonesia dan dapat meminta

bantuan teknik dari DGBL sehubungan dengan

produksi FES. Perjanjian ini berlaku untuk masa

10 tahun sampai dengan 31 Desember 2013 dan

selanjutnya, kecuali dan sampai salah satu pihak

memberitahukan keinginannya untuk mengakhiri

Perjanjian ini. Atas hak eksklusif tersebut, Perseroan

membayar kepada DGBL sejumlah royalti sebesar

8,5% dari nilai penjualan bersih FES termasuk pajak

penjualan barang mewah dan bea cukai.

b. In 2003, the Company entered into a trademark license

agreement (“the Agreement”) with Diageo Ireland,

Republic of Ireland, and Diageo Great Britain Limited

(“DGBL”), United Kingdom. Under the Agreement, the

Company has the exclusive right to produce and sell

Guinness Foreign Extra Stout (“FES”) in Indonesia and

may request technical assistance from DGBL in

connection with the production of FES. The agreement

covers a period of 10 years until 31December 2013 and

thereafter, unless and until terminated by either party.

For these rights, the Company pays DGBL a royalty fee

equal to 8.5% of FES net sales price including any luxury

sales tax and excise duty.

c. Pada tahun 1982, Perseroan mengadakan perjanjian

royalti (“Perjanjian”) dengan Green Sands S.A.,

Swiss (“GSS”). Berdasarkan Perjanjian ini, Perseroan

diperbolehkan menggunakan merek dagang Green

Sands, membeli konsentrat dan memproduksi Green

Sands selama jangka waktu 10 tahun efektif sejak

30 Juni 1982. Perjanjian ini secara otomatis

diperpanjang untuk setiap 5 tahun berikutnya, kecuali

dan sampai salah satu pihak memberitahukan

keinginannya untuk mengakhiri perjanjian ini secara

tertulis 12 bulan sebelum tanggal pengakhiran. Tidak

ada pihak yang mengeluarkan pemberitahuan tersebut

sampai saat ini. Perseroan setuju untuk membayar

royalti kepada GSS sebesar CHF 1,79 untuk setiap

hektoliter penjualan Green Sands.

c. In 1982, the Company entered into a royalty agreement

(“the Agreement”) with Green Sands S.A., Switzerland

(“GSS”). Under the Agreement, the Company is granted

the permission to use the Green Sands trademark, to

purchase their concentrate and manufacture Green Sands

for a period of 10 years effective from 30 June 1982. The

Agreement is automatically renewable for another

5 years, unless and until either party gives to the other

12-month prior notice in writing of its intention to

terminate the Agreement. Neither party has issued such

notice to date. The Company has agreed to pay GSS a

royalty of CHF 1.79 per hectoliter of Green Sands sales

as consideration for such rights.

d. Efektif sejak 1Januari 2004, Perseroan

memperbaharui perjanjian distribusi (“Perjanjian”)

dengan PTGitaswara Indonesia, dimana

PT Gitaswara Indonesia memiliki hak tunggal untuk

mendistribusikan dan menjual bir hitam Guinness

(Guinness Stout) yang diproduksi oleh Perseroan di

seluruh Indonesia. Perjanjian ini berlaku untuk masa

10 tahun sampai dengan 31 Desember 2013 dan

selanjutnya, kecuali dan sampai salah satu pihak

memberitahukan keinginannya untuk mengakhiri

Perjanjian ini. Perseroan saat ini sedang dalam proses

pengubahan Perjanjian.

d. Effective from 1January 2004, the Company renewed its

distribution agreement (“the Agreement”) with

PT Gitaswara Indonesia, whereby PT Gitaswara

Indonesia has the sole right to distribute and sell

Guinness Stout brewed by the Company in and

throughout Indonesia. The Agreement covers a period of

10 years until 31 December 2013 and thereafter, unless

and until terminated by either party. The Company is

currently in process of amending the agreement.

Page 64: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

63

26. PERJANJIAN-PERJANJIAN (Lanjutan) 26. AGREEMENTS (Continued)

e. Pada tanggal 17 Januari 2005, Perseroan

mengadakan perjanjian lisensi merek dagang (“Perjanjian”) dengan Heineken Brouwerijen B.V., Belanda, pihak berelasi. Berdasarkan Perjanjian ini, Perseroan memiliki hak eksklusif untuk menggunakan merek dagang Heineken selama jangka waktu 10 tahun efektif sejak 1 Agustus 2004, yang mana Perseroan membayar sejumlah royalti sebesar 7,2% dari nilai penjualan Heineken. Perjanjian ini akan diperpanjang secara otomatis untuk periode 5 tahun berikutnya kecuali diakhiri oleh salah satu pihak secara tertulis 12 bulan sebelum akhir dari periode 10 tahun pertama atau akhir dari periode 5 tahun berikutnya.

e. On 17 January 2005, the Company entered into a trademark license agreement (“the Agreement”) with Heineken Brouwerijen B.V., the Netherlands, a related party. Under the Agreement, the Company has the exclusive right to use Heineken trademarks for a period of 10 years effective from 1 August 2004, for which the Company pays a royalty fee equal to 7.2% of Heineken sales proceeds. This agreement shall be automatically renewed for a further period of 5 years unless terminated by either party providing 12 months written notice toward the end of the first period of 10 years or at the end of any subsequent period of 5 years.

f. Pada tanggal 28 Mei 2015, Perseroan mengadakan

perjanjian fasilitas pinjaman (“Perjanjian”) dengan Mouterij Albert N.V, pihak berelasi. Berdasarkan Perjanjian ini, Perseroan memiliki hak untuk menarik pinjaman dengan jumlah maksimum Rp 1.000.000 juta. Pinjaman ini dikenakan bunga dengan tingkat suku bunga JIBOR plus 0,95% margin dan commitment fee sebesar 0,30% per tahun untuk.fasilitas yang tidak terpakai dan dibatalkan. Masa berakhir nya fasilitas pinjaman ini adalah pada tanggal 28 Mei 2018. Dan pada tangagl 30 Juni 2015, Perseroan tidak ada penarikan pinjaman.

f. On 28 May 2015, the Company entered into a borrowing facility agreement (“the Agreement”) with Mouterij Albert N.V. which is a related party. Under the agreement, the company shall be entitled to borrow with total maximum facility of Rp 1,000,000 million. The loan is subject interest of JIBOR plus a margin of 0.95% and commitment fee of 0.30% per annum on the undrawn and un-cancelled amount of the facility. The maturity date of facility is on 28 May 2018. As of 30 June 2015, the Company has not made any drawdown.

Page 65: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

64

27. STANDAR AKUNTANSI BARU 27. NEW ACCOUNTING STANDARDS

Berikut ini adalah standar baru, revisi dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) yang relevan untuk Perseroan dan entitas anak, berlaku efektif per tanggal 1 Januari 2015:

The following are new standards, amendments and interpretation issued by the Financial Accounting Standard Board Institute of Accountant of Indonesia (DSAK-IAI) that relevant to the Company and subsidiary, effective 1 January 2015 :

- PSAK No.1 (revisi 2013) “Penyajian laporan

keuangan”.

- PSAK No.1 (revised 2013) “Presentation of financial

statements”.

- PSAK No.4 (revisi 2013) “Laporan keuangan

tersendiri”.

- PSAK No.4 (revised 2013) “Separate financial

statements”.

- PSAK No.24 (revisi 2013) “Imbalan kerja”. - PSAK No.24 (revised 2013) “Employee benefits”.

- PSAK No.65 “Laporan keuangan konsolidasian”. - PSAK No.65 “Consolidated financial statements”.

- PSAK No.67 “Pengungkapan kepentingan dalam

entitas lain”.

- PSAK No.67 “Disclosure of interests in other entities”.

- PSAK No.46 (revisi 2014) “Pajak Penghasilan”. - PSAK No. 46 (revised 2014) “Income tax”.

- PSAK No.48 (revisi 2014) “Penurunan nilai asset”. - PSAK No.48 (revised 2014) “Impairment of asset”.

- PSAK No.50 (revisi 2014) “Instrumen keuangan:

penyajian” .

- PSAK No.50 (revised 2014) “Financial instrument:

presentation”.

- PSAK No.55 (revisi 2014) “Instrumen keuangan:

pengakuan dan pengukuran”.

- PSAK No.55 (revised 2014) “Financial instrument:

recognition and measurement”.

- PSAK No. 60 (revisi 2014) “Instrumen keuangan:

pengungkapan”.

- PSAK No. 60 (revised 2014) “Financial instrument

disclosures”. - ISAK No.15,”PSAK No. 24 - Batas Aset Imbalan

Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum dan

interaksinya”.

- ISAK No.15,”PSAK No. 24 - The limit on Defined Assets,

Minimum Funding Requirements and their interaction”.

Pada tanggal otorisasi penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Perseroan dan entitas anak sedang mengevaluasi dan menentukan dampak dari standar dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.

As at the authorization date for issuance of this consolidated financial statements, the Company and subsidiary are still evaluating the potential the impact of these standards and interpretation to the consolidated financial statements.

Page 66: PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT … · Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - Exchange differences on translation of financial statements Aset keuangan

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/

PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk AND SUBSIDIARY

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

PERIOD ENDED 30 JUNE 2015 AND 31 DESEMBER 2014

(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)/(In millions of Rupiah, unless otherwise specified)

65

28. KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA 28. SUBSEQUENT EVENT

Pada tanggal 3 Juli sampai dengan tanggal 14 Juli 2015, Perseroan telah melakukan penarikan pinjaman dengan Mouterij Albert N.V, pihak berelasi sebesar Rp 500.000 juta, dengan perincian sebagai berikut : Rp 100.000 juta, periode 3 Juli – 3 Agustus 2015,

tingkat suku bunga tahunan 7,62633%

Rp 100.000 juta, periode 8 Juli – 10 Agustus 2015, tingkat suku bunga tahunan 7,64667%

Rp 100.000 juta, periode 10 Juli – 9 Oktober 2015, tingkat suku bunga tahunan 8,13933

Rp 100.000 juta, periode 13 Juli – 13 Oktober 2015, tingkat suku bunga tahunan 8,27267%

Rp 100.000 juta, periode 14 Juli – 14 Oktober 2015, tingkat suku bunga tahunan 8,39200%

On 3 July till 14 July 2015, the Company has drawdown a loan from Mouterij Albert N.V. which is a related party, for the amount of Rp 500,000 million, are as follows: Rp 100,000 million, period 3 July – 3 August 2015,

bearing interest at an annual rate 7.62633%

Rp 100,000 million, period 8 July – 10 August 2015, bearing interest at an annual rate 7.64667%

Rp 100,000 million, period 10 July – 9 October 2015, bearing interest at an annual rate 8.13933

Rp 100,000 million, period 13 July – 13 October 2015, bearing interest at an annual rate 8.27267%

Rp 100,000 million, period 14 July – 14 October 2015, bearing interest at an annual rate 8.39200%