of 19/19
Protein – Asam Amino Ksatria Putra Abadi Kabakoran 102010213

ppt biokimia ksatria blok 4.pptx

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of ppt biokimia ksatria blok 4.pptx

Protein Asam Amino

Protein Asam AminoKsatria Putra Abadi Kabakoran102010213Protein Protein terdapat di dalam semua system kehidupankomponen seluler utama yg menyusun sekitar setengah dari berat kering selSetiap sel mengandung ratusan protein yang berbeda beda dan tiap jenis sel mengandung beberapa protein yang khas bagi sel tersebutSebagian besar protein disimpan dalam jaringan otot dan beberapa organ tubuh lain, sedangkan sisanya terdapat di dalam darah.

Protein tersusun dari asam asam alfa amino, susunan kimianya mengandung unsur unsur seperti yang terdapat dalam asam alfa amino penyusunnya52,40-54.50% karbon, 6,90-7,30% hydrogen, 15,50-18,00% nitrogen, 21,00-23,30% oksigen, dan 0,80-2,00% belerang.Molekul protein kadang kadang terdapat unsur belerang jika di antara monomernya terdapat asam amino sistein atau metionin. Yang membedakan protein satu dengan yang lain : perbedaan jumlah, jenis, dan cara kombinasi asam alfa amino penyusunnya.

Peran utama protein dalam tubuh manusia : membangun sel baru, memelihara sel sel yang telah ada, dan mengganti sel sel yang telah rusak, pengatur metabolic (hormone), biokatalisator (enzim), sebagai pertahanan tubuh (antibody), pembawa sifat turunan, pengangkut oksigen dalam darah

Struktur ProteinStruktur primerStruktur primer suatu protein semata-mata adalah urutan linear asam amino yang disatukan oleh ikatan peptide. Tidak terjadi percabangan rantai.

Struktur SekunderStruktur sekunder adalah struktur yang berikatan kovalen dan berikatan hydrogen dari polipeptida dalam molekul protein. Struktur sekunder protein dapat membentuk spiral(-heliks) atau lembaran berlipat (zigzag)-heliks adalah struktur geometri yang teratur yang berputar kearah kanan.

Struktur tersierStruktur tersier suatu protein adalah konformasi 3 dimensi keseluruhannya. interaksi antara residu asam amino yang mungkin terletak sangat jauh satu sama lain pada urutan primer rantai polipeptida dan melibatkan heliks dan lembar .

Struktur kuartenerStruktur kuartener adalah struktur 3 dimensi suatu protein yang terdiri dari subunit. Subunit tersebut disatukan oleh jenis interaksi nonkovalen yang sama yang berperan pada struktur tersier, yaitu interaksi elektrostatik dan hidrofobik serta ikatan hydrogen. Pada hemoglobin subunit yang ada serupa. Keempatnya mengandung hem dan mengikat oksigen

Denaturasi proteinProtein dapat dipengaruhi oleh pemanasan, sinar ultraviolet, gelombang ultrasonic, pengocokan yang kuat atau bahan kimia. Denaturasi dapat menyebabkan aktivitas sebagai enzim atau hormone berkurang, kelarutan dalam garam atau asam encer menurun, kemampuan membentuk Kristal berkurang dan stabilitasnya menurun sehingga menggumpal.Denaturasi adalah proses perubahan konfigurasi 3 dimensi molekul protein tanpa menyebabkan kerusakan ikatan peptide

Asam aminoAsam amino adalah asam alkanolat yang sebuah atom H atau lebih dari gugus alkilnya diganti dengan gugus amino NH2. Di alam ada 300 asam amino, namun hanya 20 yang secara alami merupakan bahan pembangun protein namanya adalah alfa asam amino ( gugus amino terikat pada atom karbon alfa). Gugus karboksil : donor proton, gugus amino : akseptor proton.

Fungsi asam aminoSebagai penghantar saraf (neurotransmitter)Biosintesis purin pirimidinPeptida : peran pada sistem neuroendokrin> hormon, releasing factor, neuro modulatorBahan pembentuk antibiotik bacitrasin, gramicidin ATes ProteinReaksi biuret : Pereaksi CuSO4 dalam NaOHPositif : warna lembayung (merah jambu/violet)Reaksi Ninhidrin pereaksi Ninhidrin >warna ungu sampai biruTest xantoprotein pereaksi : HNO3 >warna kuningTest millon pereaksi HgNO3 dan HNO2 > warna merahTes Hopkins Cole pereaksi asam glioksilat dalam H2SO4 pekatSpektrofotometri UV

Daftar PustakaSumardjo D. Pengantar kimia buku panduan kuliah mahasiswa kedokteran dan program strata 1 Fakultas Bioeksakta. Jakarta: EGC.2009.Marks DB, Marks AD, Smith CM. Biokimia kedokteran dasar. Jakarta : EGC; 2000