Perlakuan Akuntansi Atas Penyusutan SAP

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Perlakuan Akuntansi atas Penyusutan-25 alasan penting penyusutan dalam akuntansi pemerintahan Indonesia. Penyusutan pada Aset Tetap dan alasan pentingnya untuk menerapkan penyusutan aset tetap

Text of Perlakuan Akuntansi Atas Penyusutan SAP

PowerPoint Presentation

Perlakuan Akuntansi atas PenyusutanKelompok 1 :

Dian Ratnawati (8)Nararia Sanggrama Wijaya (16)Nini Dewi Handayani (18)Ruth Jelita Silaban (24)Taufik Ismail (26)

9D REGULER STAN 2014

LOGO

25 ALASAN PENTINGNYA PENYUSUTAN DALAM AKUNTANSI PEMERINTAHAN

12. Penyusutan adalah akuntansi untuk keselamatan publik, bila Aset Tetap untuk layanan publik atau wilayah publik.Semua aset tetap harus disusutkan sehingga memudahkan manajemen untuk mengambi keputusanKetika aset tetap tidak disusutkan, maka posisinya di neraca tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Hal ini bisa berakibat kepada keselamatan publik.

25 Alasan Penyusutan Aset Tetap dalam Akuntansi Pemerintahan

25 Alasan Penyusutan Aset Tetap dalam Akuntansi Pemerintahan

Perlakuan Akuntansi atas Penyusutan Aset Tetap

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 1/PMK.06/2013Pasal 22 ayat (1) Penyusutan Aset Tetap setiap semester disajikan sebagai akumulasi penyusutan di Neraca periode berjalan berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Kas Menuju Akrual.

SAP Berbasis Kas Menuju AkrualAset tetap disajikan berdasarkan biaya perolehan aset tetap tersebut dikurangi akumulasi penyusutanApabila terjadi kondisi yang memungkinkan penilaian kembali, maka aset tetap akan disajikan dengan penyesuaian pada masing-masing akun aset tetap dan akun Diinvestasikan dalam Aset Tetap

Pencatatan:Db Diinvestasikan dalam aset tetapXXX akun ekuitas (neraca)Cr Akumulasi Penyusutan XXX akun pengurang dari akun aset tetap (neraca)Lampiran II PP 71 tahun 2010

SAP Berbasis AkrualAlokasi yang sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Nilai penyusutan untuk masing-masing periode diakui sebagai pengurang nilai tercatat aset tetap dalam neraca dan beban penyusutan dalam laporan operasional

Pencatatan:Db Beban penyusutan XXX LOCr Akumulasi Penyusutan XXX NeracaLampiran I PP 71 tahun 2010

PMK Nomor 1/PMK.06/20132013-Saat ini:CTA

2015AKRUAL

???

Perubahan?