Click here to load reader

PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM KELUARGA (KASUS · PDF fileHubungan antara anggota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasa tanggung jawab. 3 4. Fungsi keluarga adalah merawat,

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM KELUARGA (KASUS · PDF fileHubungan antara anggota keluarga...

PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM KELUARGA (KASUSIBU-IBU YANG BEKERJA SEBAGAI GURU SEKOLAHDASAR) DI KECAMATAN TANJUNGPINANG BARAT

NASKAH PUBLIKASI

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar sarjana padaFakultas Ilmu Sosial dan Politik

Universitas Maritim Raja Ali Haji

OLEH :

BUSTAMI

NIM : 080569201 071

PROGRAM STUDI SOSIOLOGIFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIKUNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

TANJUNGPINANG2012

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Ibu memegang peran penting didalam keluarga terutama bagi Ibu-ibu yang bekerja

diluar Rumah Tangga akan banyak menghabiskan waktunya ditempat kerja, Ternyata

seorang Ibu bukan hanya mampu bekerja disektor domestik tetapi juga disektor publik

dalam rangka membantu mensejahterakan ekonomi keluarganya. Fenomena ini sangat

terlihat jelas bahwa ada 9 orang Ibu-Ibu yang bekerja sebagai Guru Sekolah Dasar Negeri

010, Jl. Borobudur Bak Air Kelurahan Bukit Cermin Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Tugas seorang Guru Sekolah Dasar diharapkan dapat membantu peserta didiknya agar

mampu belajar lebih aktif, kreatif dan mandiri sesuai apa yang diharapkan, sehingga murid-

muridnya mempunyai kemampuan untuk menggali nilai-nilai budi pekerti yang terkandung

didalam buku pelajaran yang telah diajari Ibu Guru disekolah. Adapun tugas-tugas seorang

Guru Sekolah Dasar sebagai berikut :

1. Mendidik

Guru mempunyai kewajiban untuk membimbing dan mengarahkan murid-muridnya

agar mampu menyerap dan memahami materi pelajaran yang telah diajarkan oleh Guru

Sekolah Dasar karena seorang guru sangat dominan dan cenderung mutlak dalam

pembentukan pola prilaku anak seperti misalnya Guru mendidik murid-muridnya belajar

menulis, berbicara, menghormati orang yang lebih tua, menyapa temannya dan cara

2

bersilaturahmi sehingga Guru merupakan ujung tombak dalam mengharmoniskan

kehidupan keluarga maupun masyarakat.

2. Mengajar

Seorang pengajar diharapkan dapat membantu memudahkan murid-muridnya. dalam

menerima materi-materi yang telah menjadi acuan sekolah, sehingga ketika anak

menghadapi ujian nasional maka anak muridnya dapat mengerjakan dan menyelesaikan

ujian dengan baik

Telah dikemukakan oleh Hemas (1992:1) bahwa Keluarga erat kaitannya dengan

peran seorang Ibu Rumah Tangga, sedangkan keberadaan Ibu ditengah masyarakat masih

terdapat perbedaan sudut pandang dalam kaitannya dengan peran dan tanggung jawab

secara langsung sebagai anggota masyarakat.

Selanjutnya Khairuddin (1985:10) mengemukakan bahwa Keluarga merupakan

kelompok primer yang terpenting dalam masyarakat. Secara historis, keluarga terbentuk

paling tidak terdiri dari satuan yang merupakan organisasi terbatas dan mempunyai ukuran

yang minim, terutama pihak-pihak yang pada awalnya mengadakan suatu ikatan, dengan

kata lain keluarga tetap merupakan bagian dari masyarakat, yang secara berangsur-angsur

akan melepaskan ciri-ciri tertentu, karena timbulnya mereka kearah pendewasaan. bahwa

intisari pengertian keluarga, adalah :

1. Keluarga merupakan kelompok sosial yang terkecil, umumnya terdiri dari ayah,ibu dan anak.

2. Hubungan sosial antara anggota keluarga relatif tetap dan didasarkan atas ikatandarah, perkawinan dan adopsi.

3. Hubungan antara anggota keluarga dijiwai oleh suasana kasih sayang dan rasatanggung jawab.

3

4. Fungsi keluarga adalah merawat, memelihara dan melindungi anak dalamrangka sosialisasinya agar mereka mampu mengendalikan dan berjiwa sosial.

Menurut Loomis (1990:52) didalam keluarga adanya fungsi-fungsi dari setiap

anggota keluarga, antara lain:

1. Menghasilkan reproduksi.Yaitu dengan indikator bahwa perempuan yang sudah menikah yang dapatmenghasilkan keturunan (anak) melalui proses kehamilan dan melahirkan, tujuanutama laki-laki dan perempuan memutuskan untuk menikah adalah untukmeneruskan keturunan (mempunyai anak).

2. Menyediakan situasi dan efektual.Dengan indikator bahwa perempuan yang sudah menikah dan mempunyai anakyang menyediakan waktu khusus diluar waktu bekerja di sektor domestik maupunsektor publik untuk mendengarkan segala keluhan dan kebutuhan suami dan anak.

3. Menyediakan makanan dan minuman.Indikatornya bahwa perempuan yang menikah dan mempunyai anak menjalankanproses memasak makanan dan minuman sendiri tanpa bantuan orang lain (tenagapembantu). Orang tua berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan anak-anak merekadalam hal pemenuhan gizi anak seperti ayah berkewajiban mencari nafkah,Sedangkan Ibu berkewajiban memasak dan menyiapkan makanan dan minumanbagi anak.

3. Menyediakan rujukan penting, penyerahan diri atau penempatan diri bagi setiapanggota.

Peran Ibu Rumah Tangga dalam keluarga adalah sebagai berikut:

a. Mendidik

b. Memelihara

c. Mengasuh

d. Mengayomi

Ibu bukan saja menjadi tempat bernaung yang harus dihormati dan menjadi

contoh bagi anak-anaknya namun Ibu juga harus mampu menjadi mitra anak

sehingga kadangkala Ibu harus siap menjadi pendengar yang baik dan setia untuk

memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi anak.

4

Berdasarkan pengamatan sementara penulis pada Guru Sekolah Dasar terutama

berkenaan dengan Peran Ibu sebagai Pendidik dan Pembimbing penulis berasumsi bahwa

Peran Ibu Rumah Tangga sebagai Guru Sekolah Dasar masih ditemui beberapa gejala

masalah yaitu :

1. Kurangnya pengertian masyarakat terhadap pentingnya peran seorang Ibu sebagai

pendidik dan pembimbing dalam keluarga mengakibatkan Ibu selalu dianggap

sebagai penanggung jawab penuh dalam urusan rumah tangga.

2. Kurangnya apresiasi Suami terhadap Ibu (istri) yang bekerja disektor domestik dan

disektor publik mengakibatkan penghasilan yang dihasilkan istri hanya dianggap

sebagai tambahan saja.

3. Bertambahnya terus menerus tugas Ibu baik didalam Rumah Tangga maupun di

Sekolah sehingga beban Ibu semakin berat mengakibatkan ada sebagian peran yang

tidak dapat dijalani Ibu dan diabaikan oleh Ibu dan peran yang diabaikan tersebut

digantikan posisinya oleh pembantu.

Dengan adanya beberapa hal tersebut diatas menunjukkan bahwa Peran yang

dijalani oleh Ibu Rumah Tangga (kasus Ibu-Ibu yang bekerja sebagai Guru Sekolah Dasar)

belum terwujud seperti yang diharapkan, sehingga diperlukan suatu stimulus dari

masyarakat maupun keluarga agar peran Ibu menjadi berarti dan berharga dimasa yang

akan datang. Oleh sebab itu peran Ibu yang tak ternilai harganya harus dijadikan motivasi

oleh masyarakat dan keluarga agar mampu menjadi seorang Ibu yang tangguh, penyayang,

lemah lembut, dan tegas, supaya kerja kerasnya akan membuahkan hasil yang

5

menakjubkan dan dapat dinikmati oleh anak-anaknya. Berdasarkan pada latar belakang

permasalahan, maka peneliti tertarik untuk mengambil judul penelitian adalah Peran Ibu

Rumah Tangga Dalam Keluarga (Kasus Ibu-ibu Yang Bekerja Sebagai Guru Sekolah

Dasar) di Kecamatan Tanjungpinang Barat.

1.2. Rumusan Masalah

Pada uraian sebelumnya telah dijelaskan bahwa peran Ibu Rumah Tangga yang

bekerja sebagai Guru Sekolah Dasar mempunyai arti yang sangat penting bagi keluarga.

bahwa masyarakat masih membutuhkan peran seorang Ibu dalam keluarganya, ternyata

seorang Ibu bukan hanya bekerja disektor domestik tetapi juga disektor publik, sebagai

upaya untuk memperlancar tugas dan tujuan Ibu dalam keluarga bisa tercapai. Berdasarkan

gejala tersebut perlu diadakan penelitian yang bersifat ilmiah, oleh karena itu peneliti

merumuskan pada penelitian ini sebagai berikut, Bagaimana peran Ibu Rumah Tangga

(kasus Ibu-Ibu yang berprofesi sebagai Guru Sekolah Dasar) dalam membagi waktu bekerja

disektor domestik dan disektor publik?

1.3. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

1.3.1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Ibu Rumah Tangga yang

bekerja diluar rumah (Ibu yang berprofesi sebagai Guru Sekolah Dasar) dalam menjalankan

perannya sebagai Ibu Rumah Tangga sekaligus sebagai Guru Sekolah Dasar terhadap

anggota keluarga dan masyarakat.

6

1.3.2. Kegunaan Penelitian

Diharapkan hasil penelitian ini berguna dan bermanfaat :

a. Sebagai sumber informasi dalam mengembangkan wawasan pengetahuan pada

bidang Sosiologi, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim

Raja Ali Haji.

b. Sebagai bahan masukan dan informasi bagi Ibu Rumah Tangga yang bekerja

(sebagai Guru Sekolah Dasar) di Kecamatan Tanjungpinang Barat, terutama

dalam hal mewujudkan kehidupan keluarga yang harmonis dan seimbang.

1.4. Konsep Operasional

Defenisi operasional menurut Singarimbun (2006: 46) adalah unsur penelitian

yang memberitahukan bagaimana caranya mengukur variabel. Dengan kata lain, defenisi

operasional semacam petunjuk pelaksanaan bagaimana caranya mengukur suatu variabel.

a. Mendidik

Ibu mempunyai peran yang sangat penting dalam hal mendidik sebagai seorang istri

tentu saja diharapkan mampu memberikan motivasi kepada suami khususnya dan anak-

anak pada umumnya.

b. Memelihara

Selain mendidik Ibu juga diharapkan mampu memelihara anak dengan baik,

menjaga harta benda yang ditinggalkan suaminya ketika bekerja, memelihara harkat

martabat keluarga, serta menjaga kerahasiaan keluarga.

7