of 69/69
PENGEMBANGAN RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS) DALAM PEMENUHAN SNP SMPN 40 BULUKUMBA KABUPATEN BULUKUMBA

Penjelasan Singkat · Web viewMemiliki kumpulan soal ulangan harian; Kumpulan soal ulangan tengah semester; Kumpulan soal akhir semester; Kumpulan nilai (legger); Kumpulan soal remedial;

  • View
    315

  • Download
    13

Embed Size (px)

Text of Penjelasan Singkat · Web viewMemiliki kumpulan soal ulangan harian; Kumpulan soal ulangan tengah...

Penjelasan Singkat

PENGEMBANGAN RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)

DALAM PEMENUHAN SNPSMPN 40 BULUKUMBA

KABUPATEN BULUKUMBA

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KAB BULUKUMBA

TAHUN 2015

RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)

ATAU RENCANA JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN

RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS) merupakan rencana pengembangan sekolah untuk jangka waktu empat tahunan adalah rencana yang relatif bersifat baku, tidak berubah, dan sesuai dengan filosofi, arah, dan tujuan pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 (yang diamandemen) dan dalam UUSPN NO.20 TAHUN 2003, PP Nomor 19 Tahun 2005 dan peraturan perundangan lainnya yang relevan.

A. PENDAHULUAN

1. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

Melaksanakan analisis lingkungan strategis empat tahun kedepan tentang kondisi sosial, ekonomi, politik, keamanan, kemajuan IPTEK, budaya, dsb yang secara langsung atau tidak langsung berpengaruh terhadap kehidupan pribadi, keluarga, berbangsa dan bernegara. Agar analisisnya memiliki dasar-dasar yang kuat maka secara metodologis dan substansi harus memenuhi persyaratan, diantaranya mengandung berbagai fakta dan data yang dapat dipercaya kebenarannya, memahami berbagai elemen kondisi yang secara langsung atau tidak berpengaruh kepada eksistensi dan kecenderungan penyelenggaraan pendidikan dan hasil-hasil pendidikan pada suatu bangsa/negara.

2. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI

Melaksanakan analisis kondisi pendidikan saat ini secara umum, tingkat nasional atau internasional. Analisis didasarkan atas data-data dan fakta aktual, baik ditinjau dari sisi mutu, akses, efisiensi, relevansi, dan manajemennya, yang dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, politik, keamanan, kemajuan IPTEK, budaya, dsb SEBAGAIMANA TELAH DIANALISIS SEBELUMNYA. Dijekaskan sejauhmana berbagai komponen di atas dapat berpengaruh terhadap sistem pendidikan nasional atau internasional.

3. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG

Melaksanakan analisis tentang kondisi pendidikan yang ideal, sempurna, dan yang seharusnya terjadi untuk membentuk manusia Indonesia sebagai insan kamil, yaitu manusia Indonesia yang memiliki kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan lainnya, sehingga menjadi manusia yang seutuhnya, sempurna, dan memiliki atau memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) sesuai dengan jenjang pendidikannya. Sebagai sekolah Potensial yang akan menuju SSN, maka dalam analisis ini lebih diutamakan pada analisis sistem penyelenggaraan pendidikan yang seharusnya memenuhi delapan (8) aspek SNP, yaitu analisis pendidikan masa datang ditinjau dari aspek pemenuhan SKL SMP, pemenuhan standar isi, pemenuhan standar proses pembelajaran, pemenuhan standar penilaian, pemenuhan standar pengelolaan, pemenuhan standar tenaga pendidik dan kependidikan, pemenuhan standar sarpras, dan pemenuhan standar pembiayaan. Sebagai dasar utama dalam analisis ini lebih fidasarkan kepada regulasi SNP yang ada atau konsep-konsep berbagai aspek pendidikan yang idealnya.

B. VISI SEKOLAH

TERWUJUDNYA LULUSAN YANG BERPRESTASI,CINTA TANAH AIR, DAN BERIMAN.

C. MISI SEKOLAH

Mewujudkan Sekolah Yang Kompetitif, Berwawasan kebangsaan, Berlandaskan Iman dan Taqwa, Serta Ramah Lingkungan.

Dengan Indikator :

1. Mewujudkan Dokumen-1 atau Buku-1 KTSP

2. Mewujudkan silabus untuk semua mata pelajaran pada seluruh kelas

3. Mewujudkan RPP untuk semua mata pelajaran pada seluruh kelas

4. Mewujudkan KKM semua mata pelajaran pada seluruh kelas

5. Mewujudkan perangkat kurikulum yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan kedepan

6. Mewujudkan organisasi sekolah yang memiliki etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi

7. Mewujudkan fasilitas sekolah yang relevan, mutakhir, dan berwawasan kedepan

8. Mewujudkan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil

9. Mewujudkan sekolah dengan kemampuan olah raga yang tangguh dan kompetitif

10. Mewujudkan sekolah sehat

11. Mewujudkan kemampuan seni yang tangguh dan kompetitif

12. Mewujudkan kepramukaan yang menjadi suri tauladan

13. Mewujudkan PMR yang handal

14. Mewujudkan kemampuan KIR yang cerdas dan kompetentitif

15. Mewujudkan nilai-nilai agama bagi kenikmatan hidup peserta didik

16. Mewujudkan nilai-nilai solidaritas bagi kehidupan sekolah

17. Mewujudkan administrasi sekolah yang berbasis ICT

18. Melaksanakan persiapan, proses, dan evaluasi pembelajaran dan bimbingan secara efektif, efisien, berkelanjutan dan berbasis ICT.

19. Mewujudkan Pembangunan dan Perawatan Sarana dan Prasarana sesuai Kebutuhan

20. Melaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

21. Mewujudkan sekolah adiwiyata

22. Melaksanakan Lesson Study dan Penelitian Tindakan Kelas

D. TUJUAN SEKOLAH DALAM 4 TAHUN

1. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar isi, seperti :

a. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan Dokumen-1 atau Buku-1 KTSP

b. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan silabus untuk semua mata pelajaran pada seluruh kelas

c. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan RPP untuk semua mata pelajaran pada seluruh kelas

d. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan KKM semua mata pelajaran pada seluruh kelas

e. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan perangkat kurikulum yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan kedepan

f. Memiliki kalender pendidikan sekolah

g. Memiliki analisis peluang, tantangan masyarakat yang meliputi: 1. sosial, 2. budaya, 3. kebijkan dinas pendidikan, 4. dunia usaha 5. dunia industri

h. Memiliki TPK dan TPS

i. Memiliki program pengembangan diri sesuai dengan minat siswa

j. Melakukan pengukuran kinerja pengembangan kurikulum yang meliputi 1. merumuskan indikator keberhasilan 2. kriteria keberhasilan 3. memiliki instrumen pengukuran 4. melakukan pengukuran 5. menyimpulkan hasil pengukuran kinerja

2. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar proses pembelajaran meliputi:

a. Memiliki data kehadiran guru dalam KBM selama 1 tahun terakhir

b. Memiliki data kehadiran siswa dalam 1 tahun terakhir

c. Menetapkan standar prosedur proses pembelajaran yaitu 1.mengacu pada SKL mata pelajaran 2. melaksanakan pebelajran berdasarkan RPP 3. membawa perangkat administrasi 4. membawa buku sumber 5. menggunakan alat peraga 6. melakukan pretest dan post test

d. Mengatur pengelolaan kelas untuk proses pembelajaran :

e. Menetapkan semua guru menggunakan alat peraga/media belajar untuk KD yang sesuai

f. Penggunaan multimedia bagi seluruh guru

g. Penggunaan media elektronik dalam mengajar bagi seluruh guru

h. Melaksanakan pembelajaran dengan strategi/metode CTL

i. Semua guru melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan

j. Melaksanakan pendekatan saintifik, pendekatan belajar tuntas, pendekatan pembelajaran individual, dll secara lengkap

k. Mengevaluasi pembelajaran : menggunakan isntrumen, diolah hasilnya, dianalisis dan disimpulkan, didokumentasikan, disosialisasikan, dan digunakan sebagai panduan pelaksanaan perbaikan mutu

l. Memberikan penghargaan mutu kepada 1. siswa yang paling tinggi nilai pengetahuannya 2. paling tinggi nilai sikapnya 3. paling tinggi nilai keterampilannya 4. paling tinggi daya inovasinya 5. paling cakap berbahasa asing dan 6. paling cakap menggunakan teknologi informasi

m. melaksanakan persiapan, proses, dan evaluasi pembelajaran dan bimbingan secara efektif, efisien, berkelanjutan dan berbasis ICT.

3. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pendidik dan tenaga kependidikan meliputi:

a. semua guru berkualifikasi minimal S1,

b. semua guru telah mengikuti Pelatihan kurikulum 2013,

c. semua guru mengajar sesuai bidangnya

d. Rasio tenaga perpustakaan terhadap jumlah siswa 1 : < 240-319

e. Rasio tenaga laboran IPA terhadap rombongan belajar 1 : < 9 rombel

f. Rasio tenaga teknisi Komputer terhadap rombongan belajar 1 : < 9 rombel

g. Rasio jumlah tenaga Tata Usaha terhadap rombongan belajar 1/2 jumlah RB +1

h. Tingkat pendidikan Kepala Sekolah S3

i. Memiliki peta pemenuhan standar kecukupan jumlah

j. Memiliki peta pemenuhan standar kecukupan derajat kempetensi yang setara dengan kebutuhan pengembangan kompetensi siswa.

k. organisasi sekolah yang memiliki etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi

l. menghasilkan administrasi sekolah yang berbasis ICT

m. Melaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

n. menghasilkan kegiatan Lesson Study dan Penelitian Tindakan Kelas

4. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar sarpras/fasilitas sekolah meliputi:

a. Memetakan perbedaan antara keandaan nyata dan kriteria standar

b. Jumlah mebekair (meja,kursi) ruang kelas terhadap jumlah siswa dan guru cukup

c. Kelengkapan peralatan praktikum sesuai dengan topik pelajaran IPA

d. Frekuensi pendayagunaan Lab IPA lebih dari 5 kali dalam satu semester

e. Perlengkapan Lab minimal memiliki : 1. Meja demonstrasi; 2. Mebelair untuk praktek; 3. Alat & Bahan; 4. Almari untuk penyimpanan; 5. Listrik & Ventilasi; 6. Sumber air; 7. Kotak P3K & Isinya; 8. Alat pemadam kebakaran

f. Administrasi dan Pendayagunaan Laboratorium IPA meliputi : 1. Program Kerja Lab; 2. Tata Tertib & Jadwal Penggunaan Lab; 3. Buku Inventaris Alat & Bahan Lab; 4. Catatan/buku harian/jurnal penggunaan; 5. Struktur Organisasi Lab; 6. Pembagian tugas laboran; 7. Rekapitulasi Pendayagunaan Lab

g. Frekuensi pendayagunaan Lab Komputer dalam 1 semester minimal 5 kali

h. Perlengkapan Lab Komputer yang harus dimiliki : 1. Meja demonstrasi; 2. Mebelair untuk praktek; 3. Alat & Bahan; 4. Almari untuk penyimpanan; 5. Listrik & Ventilasi; 6. Sumber air; 7. Kotak P3K & Isinya; 8. Alat pemadam kebakaran

i. Administrasi dan Pendayagunaan Laboratorium Komputer : 1. Program Kerja Lab; 2. Tata Tertib & Jadwal Penggunaan Lab; 3. Buku Inventaris Alat & Bahan Lab; 4. Catatan/buku harian/jurnal penggunaan; 5. Struktur Organisasi Lab; 6. Pembagian tugas laboran; 7. Rekapitulasi Pendayagunaan Lab

j. Memiliki perpustakaan dengan kriteria : 1. Ruangan memuat 40 pengunjung ; 2. Ruangan bersih, nyaman, penerangan & ventilasi baik; 3. Layanan dibuka minimal sepanjang hari belajar; 4. Kerapihan pengaturan perabot (almari, rak, meja/kursi baca, meja sirkulasi, dsb); 5. Perpustakaan berbasis ICT

k. Pengelolaan perpustakaan terdiri dari : 1. Struktur Organisasi Perpustakaan; 2. Pembagian tugas sesuai struktur; 3. Program Kerja Perpustakaan; 4. Petugas Perpustakaan yang berkualitas; 5. Tata Tertib Perpustakaan & pelaksanaannya; 6. Klasifikasi/Pengelompokan Buku; 7. Laporan Berkala; 8. Diagran+B496

l. Koleksi perpustakaan terdiri dari : 1. Jumlah buku min. 1000 eksemplar; 2. Variasi jenis buku (fiksi, nonfiksi, referensi, koran, majalah); 3. Hasil Karya Siswa terpilih (kliping, karya Tulis, dsb); 4. Hasil Karya Guru terpilih (bahan ajar, modul, Karya Tulis, PTK, dsb); 5. Buku-buku terawat dengan baik

m. Administrasi perpustakaan terdiri dari : 1. Buku Induk Perpustakaan diisi dengan tertib; 2. buku Pengunjung & Catatan Peminjaman diisi dengan baik; 3. Katalog & kartu Buku; 4.Grafik Pengunjung & Peminjam

n. Pendayagunaan perpustakaan terdiri dari : 1. Slogan Gemar Membaca di Perpustakaan; 2. Kegiatan Klasikal di Perpustakaan; 3. jadwal Kunjungan Perpustakaan; 4. Pengunjung Perpustakaan per hari 5% siswa; 5. Penambahan buku (eksemplar) tahun lalu 2%

o. Rasio buku bacaan terhadap siswa adalah 3 : 1

p. Rasio buku paket terhadap siswa (setiap mata pelajaran) adalah 1 : 1

q. Rasio buku referensi terhadap siswa (setiap mata pelajaran) 3 : 1

r. Frekuensi kunjungan siswa ke perpustakaan setiap hari 50 siswa

s. Semua ruangan (ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TAS) bersih dan rapi

t. Jumlah kamar kecil untuk guru, karyawan & Kepala Sekolah > 6

u. Kamar kecil untuk guru, karyawan & Kepala Sekolah dalam keadaan bersih

v. Kelengkapan alat peraga / media pembelajaran (LCD, wall chart, clip chart, benda model, laptop, LCD, VCD, tape, TV, Dll)

w. Semua sarana prasarana sekolah, fasilitas, peralatan, dan perawatan sekolah yang memenuhi SPM

x. Pembangunan dan Perawatan Sarana dan Prasarana sesuai Kebutuhan

5. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil

a. Efisiensi dan efektifitas RKAS : pelaksanaan sesuai program; dilaporkan kepada stakeholder; pelaksanaan & pelaporan yang tepat waktu; evaluasi program dan tindak lanjut

b. Perencanaan anggaran melibatkan warga sekolah (Guru, TAS, OSIS); melibatkan komite sekolah; rasional & rinci; sesuai dengan kebutuhan/kegiatan; mencantumkan semua seumber dana

c. Pengelolaan administrasi keuangan dibuktikan dengan : adanya arsip APBS; Administrasi keuangan rutin dibuat tepat waktu; Ada admnistrasi keuangan sekolah; Ada administrasi keuangan lain-lain yang relevan; ada SPJ, Pajak lengkap & sah

d. Memiliki administrasi keuangan : buku induk keungan/tabelaris; buku pembantu keuangan; catatan penerimaan keuangan; SPJ/bukti pengeluaran; laporan keuangan secara berkala

6. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pengelolaan sekolah meliputi:

a. Memiliki Visi; Misi; Tujuan; Indikator pencapaian tujuan ; dan Strategi

b. Mengembangkan target pencapai standar pendukung efektivitas pembelajaran : memiliki kriteria pemenuhan standar yang terukur dalam pegelolaan, pendidik tenaga kepedidikan, sarana prasarana dan pembiayaan

c. Melaksanakan kegiatan sesuai program dengan tingkat kesesuai yang terukur

d. Melakukan pertemuan berkala untuk mengevaluasi keterlasanaan program

e. Melaksanakan evaluasi program dengan menggunakan instrumen penilaian kinerja

f. Melaksanakan perbaikan pelaksanaan program pembelajaran berkelanjutan dengan cara : menghimpun data keterlaksanaan; mengevaluasi keterlaksanaan progam dalam pertemuan berkala; mengidentifikasi hambatan; menentukan solusi tindak lanjut perbaikan; dan melaksanakan perbaikan

g. Melaksanakan supervisi manajerial dengan menyiapkan : jadwal supervisi; melibatkan pelaksana; catatan hasil supervisi; repleksi hasil supervisi; dan tindak lanjut perbaikan

h. Melaksanakan supervisi akademis dengan menyiapkan : jadwal supervisi; melibatkan pelaksana; catatan hasil supervisi; repleksi hasil supervisi; dan tindak lanjut perbaikan

i. Melaksanakan supervisi ketercapaian standar proses.

j. Memiliki kelengkapan administrasi harian : agenda kegiatan kepala sekolah; catatan kinerja guru & pegawai; buku tamu umum; buku tamu khusu (tamu dinas); buku pembinaan/supervisi; buku notulen rapat terisi dengan baik

k. Melakukan pembinaan & Partisipasi Pendidik dan Tendik: pertemuan rutin/berkala dengan guru; pertemuan rutin MGMP sekolah; mengikutsertakan guru dlm diklat; mengikutsertakan TAS dalam diklat; memberi kesempatan pada guru & TAS untuk melanjutkan studi; mengikutsertakan guru dalam pemilihan guru berprestasi; melaksanakan studi banding guru; keterlibatan warga sekolah dalam pengambilan keputusan.

l. Memiliki administrasi ketenagaan : Program Kerja Tata Usaha; Pembagian tugas pegawai & uraian tugasnya; Buku induk ketenagaan diisi lengkap dengan data & foto guru & pegawai; Rekapitulasi kehadiran guru rata-rata tiap bulan 90%; Rekapitulasi kehadiran pegawai rata-rata tiap bulan 90% ; File guru & pegawai berisi fotocopy : SK pengangkatan s.d pangkat terakhir, Kumpulan ijazah s.d ijazah terakhir, Kumpulan sertifikat STTPL & sertifikat seminar, daftar riwayat hidup & DP 3/SKP

m. Administrasi perlengkapan terdiri dari : buku inventaris barang diisi dengan benar; bukti pembelian & penerimaan barang (termasuk berita acara hibah barang); nomor inventaris barang & daftar inventaris setiap ruang; kartu stok barang & buku penghapusan barang

n. Administrasi persuratan meliputi : agenda surat masuk diisi dengan tertib; agenda surat keluar diisi dengan tertib; buku ekspedisi diisi dengan tertib; file surat masuk disusun dengan rapih; file surat keluar disusun dengan rapih; file khusus (Peraturan Pemerintah, MOU), dsb)

o. Administrasi keuangan terdiri dari : buku induk keuangan/tabelaris; buku pembantu keuangan; catatan penerimaan keuangan; SPJ/Bukti pengeluaran; Laporan Keuangan secara berkala

p. Administrasi kesiswaan terdiri dari : Buku induk siswa diisi dengan benar; Buku klaper diisi dengan lengkap & benar; Buku mutasi siswa diisi dengan benar; Daftar 8355 semua kelas disahkan oleh pengawas sekolah; Program SAS untuk mengadministrasikan data & nilai siswa

q. Memiliki struktur organisasi kesiswaan seperti : struktur organisasi OSIS, susunan pengurus & uraian tugas; program kerja, pelaksanaan & anggaran; kumpulan proposal kegiatan OSIS; Catatan Pelaksanaan & Dokumentasi Kegiatan OSIS; Keikutsertaan Siswa dalam Berbagai Perlombaan; Laporan Keterlaksanaan Program OSIS

r. Memiliki prestasi bidang kesiswaan, seperti :

1) menghasilkan kemampuan olah raga yang tangguh dan kompetitif

2) menghasilkan kemampuan seni yang tangguh dan kompetitif

3) menghasilkan kepramukaan yang menjadi suri tauladan

4) menghasilkan PMR yang handal

5) menghasilkan kemampuan KIR yang cerdas dan kompetentitif

6) menanamkan nilai-nilai agama bagi kenikmatan hidup peserta didik

7. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar Kompetensi Lulusan, seperti :

a. Sekolah menetapkan target pencapaian SKL yang meliputi : SKL sekolah; SKL kelompok mata pelajaran; SKL mata pelajaran; SKL SK/KD; SKL meliputi pengetahuan keteramilan dan sikap

b. Menetapkan rata-rata KKM 75

c. Menetapkan rasio siswa perkelas maksimal 32 orang

d. Memiliki nilai rata-rata UN setiap tahun meningkat (lebih dari 75)

e. Menargetkan kelulusan UN 100%

f. Memperoleh peringkat teratas pada lomba-lomba keilmuan (olimpiade, lomba bidang studi, dll) tingkat kabupaten

g. Memperoleh minimal 5 kejuaraan non akademis pada tingkat kabupaten dalam 1 tahun terakhir

h. Melaksanakan evaluasi ketercapaian SKL dalam tiap akhir tahun pelajaran

8. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar penilaian pendidikan yang relevan.

a. Seluruh guru memiliki model pembaharuan sistem penilaian yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi.

b. Seluruh guru memiliki kemampuan dalam mengembangkan sistem penilaian (Ulangan Harian, tengah semester, akhir semester dan US) : mengandung Sebaran materi; Kisi-Kisi; Kartu Soal; Naskah Soal; Telaah; Kunci Jawaban; dan Pedoman Penskoran

c. Semua guru mengembangkan KKM+B30 untuk semua mata pelajaran

d. Semua guru menggunakan variasi penggunaan model penilaian minimal : Test tertulis; tes lisan; Essay; Portopolio; Penugasan; dan Pengamatan

e. Mengembangkan instrumen penilaian melalui MGMP untuk semua mata pelajaran

f. Melaksanakan analisis KKM setiap mata pelajaran; Rancangan sistem penilaian; program remedial; dan program pengayaan

g. Melaksanakan Ulangan Harian; Ulangan Tengah Semester; Ulangan Akhir Semester; Tugas Terstruktur; dan Tugas Mandiri.

h. Memiliki kumpulan soal ulangan harian; Kumpulan soal ulangan tengah semester; Kumpulan soal akhir semester; Kumpulan nilai (legger); Kumpulan soal remedial; dan Kumpulan soal pengayaan

i. Memiliki Kriteria kenaikan kelas & kelulusan melibatkan

j. Melakukan evaluasi kinerja guru

9. Sekolah mampu memenuhi pengembangan budaya mutu sekolah yang memadai seperti :

a. menanamkan nilai-nilai solidaritas bagi kehidupan sekolah

b. menghasilkan sekolah adiwiyata

c. mewujudkan lingkungan sekolah dengan menerapkan 9K secara lengkap

d. Mencanangkan program penumbuhan budi pekerti

E. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (KESENJANGAN KONDISI) ANTARA KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI TERHADAP KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG

Analisis pengidentifikasian tantangan nyata (KESENJANGAN KONDISI) antara kondisi pendidikan saat ini terhadap kondisi pendidikan empat tahun ke depan, khususnya ditinjau dari delapan (8) aspek SNP. Dalam mengidentifikasi tantangan nyata, maka diusahakan bersifat kuantitatif dan terukur.

Untuk menghasilkan besarnya tantangan nyata yang terukur tersebut, maka dalam analisis pendidikan masa datangdalam tiap aspek SNP adalah menggunakan pedoman kepada: kriteria, standar, spesifikasi, dan lainnya dari peraturan perundangan yang berlaku.

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

I

Standar Isi

A

KTSP

1. Mampu menghasilkan Dokumen-1 atau Buku-1 KTSP

2. Proses penyusunan KTSP belum melalui analisis kekuatan dan kelemahan kondisi satuan pendidikan (peserta didik, pendidik/tenaga kependidikan, sarana/prasarana, pembiayaan)

3. Belum sosialisasi KTSP kepada, komite sekolah/yayasan, guru-guru, peserta didik, dan orang tua peserta didik

4. Belum melakukan evaluasi pelaksanaan KTSP sesuai dengan komponen KTSP

5. Belum mereview dan revisi dokumen KTSP

1. Mampu menghasilkan Dokumen-1 atau Buku-1 KTSP

2. Proses penyusunan KTSP melalui analisis kekuatan dan kelemahan kondisi satuan pendidikan (peserta didik, pendidik/tenaga kependidikan, sarana/prasarana, pembiayaan)

3. Akan sosialisasi KTSP kepada, komite sekolah/yayasan, guru-guru, peserta didik, dan orang tua peserta didik

4. Melakukan evaluasi pelaksanaan KTSP sesuai dengan komponen KTSP

5. Review dan revisi dokumen KTSP

0

100%

100%

100%

100%

B

Silabus dan RPP

1. Mengembangkan silabus untuk semua mata pelajaran pada pada seluruh kelas

2. Membuat sendiri RPP untuk beberapa mata pelajaran saja

1. Mengembangkan silabus untuk semua mata pelajaran pada seluruh kelas

2. Membuat sendiri RPP untuk semua mata pelajaran pada seluruh kelas

0

50%

C

1. Menghasilkan KKM semua mata pelajaran pada seluruh kelas

2. Belum menghasilkan perangkat kurikulum yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan kedepan

3. Belum memiliki kalender pendidikan sekolah

4. Belum memiliki analisis peluang, tantangan masyarakat yang meliputi: sosial, budaya, kebijkan dinas pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri

5. Memiliki TPK dan TPS tapi belum memahami tugasnya dengan baik

6. Belum memiliki program pengembangan diri sesuai dengan minat siswa

7. Belum melakukan pengukuran kinerja pengembangan kurikulum yang meliputi secara maksimal

1. Menghasilkan KKM semua mata pelajaran pada seluruh kelas

2. Sudah menghasilkan perangkat kurikulum yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan kedepan

3. Memiliki kalender pendidikan sekolah

4. memiliki analisis peluang, tantangan masyarakat yang meliputi: sosial, budaya, kebijkan dinas pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri

5. Memiliki TPK dan TPS yang sudah memahami tugasnya

6. Memiliki program pengembangan diri sesuai dengan minat siswa

7. Telah melakukan pengukuran kinerja pengembangan kurikulum yang meliputi : merumuskan indikator keberhasilan, kriteria keberhasilan, memiliki instrumen pengukuran, melakukan pengukuran, menyimpulkan hasil pengukuran kinerja

0

50%

100%

100%

50%

100%

50%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

II

standar pendidik dan tenaga kependidikan

A

Kepala sekolah:

1. Tingkat pendidikan Kepala Sekolah S2

2. Belum pelatihan bahasa Inggris atau TOEFL

3. Sudah pelatihan TIK 1 kali

4. Sudah pelatihan kepemimpinan 1 kali

5. Belum pelatihan manajerial sekolah (MBS)

6. Belum pelatihan kewirausahaan

7. Sudah pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah 1 kali

8. Belum pelatihan administrasi persekolahan

9. Belum pelatihan KTSP

1. Tingkat pendidikan Kepala Sekolah S3

2. TOEFL =400

3. pelatihan TIK min. 5 kali

4. pelatihan kepemimpinan min. 3 kali

5. pelatihan manajerial sekolah (MBS) min. 3 kali

6. pelatihan kewirausahaan min. 3 kali

7. pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah min. 3 kali

8. pelatihan administrasi persekolahan min. 3 kali

9. Pelatihan KTSP min 2 kali

1

400 GS TOEFL

4 kali

2 kali

3 kali

3 kali

2 kali

3 kali

2 kali

B

Tenaga TU, Laboran, Pustakawan, dll: (bersifat rata-rata)

Tenaga TU, Laboran, Pustakawan, dll: (bersifat rata-rata)

1. Jumlah tenaga TU: 9 orang

2. TAS yang telah mengikuti pelatihan :

a. TIK: 50%

b. bahasa Inggris: 0%

c. bidang TAS: 10%

d. Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 5%

3. Jumlah pustakawan : 1 orang (Rasio tenaga perpustakaan terhadap jumlah siswa 1 : 700)

4. Rasio tenaga laboran IPA terhadap rombongan belajar 1 : < 27 rombel (Jumlah laboran IPA: 0 orang)

5. Rasio tenaga teknisi Komputer terhadap rombongan belajar 1 : > 12 rombel; 0 orang

1. Jumlah tenaga TU: 13 orang (Rasio jumlah tenaga Tata Usaha terhadap rombongan belajar1/2 jumlah RB +1 = 13)

2. TAS yang telah mengikuti pelatihan :

a. Pelatihan TIK: 100%

b. Pelatihan bahasa Inggris: 100%

c. Pelatihan bidangnya: 100%

d. Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 100%

3. Jumlah pustakawan : 3 orang (Rasio tenaga perpustakaan terhadap jumlah siswa 1 : < 240-319)

4. Rasio tenaga laboran IPA terhadap rombongan belajar 1 : < 9 rombel (Jumlah laboran IPA: 3 orang)

5. Rasio tenaga teknisi Komputer terhadap rombongan belajar 1 : < 9 rombel; 3 orang

4 orang

50%

100%

90%

95%

2 orang

2 orang

3 orang

C

Guru: (bersifat rata-rata)

Guru: (bersifat rata-rata)

1. Belum semua guru berkualifikasi minimal S1,

2. Kesesuaian bidang keahlian dengan mata pelajaran yang diajarkan belum 83% sesuai

3. Jumlah guru PNS bersertifikat profesi: 96%

4. Rasio jumlah guru terhadap rombongan belajar = 2,08 : 1

5. Jumlah guru: 48 orang

6. Jumlah guru Seni budaya: 0 orang

7. Jumlah guru PABP: 2 orang

8. Jumlah guru TIK: 3 orang

9. Jumlah guru Prakarya: 0 orang

10. Guru yang mengikuti pelatihan melalui MGMP :

a. Penyusunan RPP : 50%

b. Penyusunan KKM :50%

c. Pengembangan silabus :50%

d. Pelatihan penilaian dan evaluasi pembelajaran : 20%

e. CTL/saintifik : 20%

f. Pelatihan pembelajaran tuntas: 0%

11. Guru yang telah mengikuti pelatihan :

a. bahasa Inggris: 0%

b. TIK: 50%

c. penelitian pendidikan: 0%

d. Lesson study 0%

e. Workshop kepribadian: 0%

f. Pengabdian masyarakat: 0%

g. Jumlah guru yang memiliki komputer/laptop: 20%

h. Workshop KTSP: 75%

12. Jumlah guru yang memiliki komputer/laptop: 10%

1. semua guru berkualifikasi minimal S1,

2. Kesesuaian bidang keahlian dengan mata pelajaran yang diajarkan 100% sesuai

3. Jumlah guru PNS bersertifikat profesi: 100%

4. Rasio jumlah guru terhadap rombongan belajar 2,3 : 1

5. Jumlah guru: 55

6. Jumlah guru Seni budaya: 3 orang

7. Jumlah guru PABP: 3 orang

8. Jumlah guru TIK: 4 orang

9. Jumlah guru Prakarya: 3 orang

10. Guru yang mengikuti pelatihan melalui MGMP :

a. Penyusunan RPP : 100%

b. Penyusunan KKM; 100%

c. Pengembangan silabus

d. Pelatihan penilaian dan evaluasi pembelajaran; 100%

e. CTL/saintifik : 100%

f. Pelatihan pembelajaran tuntas: 100%

11. Guru yang telah mengikuti pelatihan :

a. bahasa Inggris: 100%

b. TIK: 100%

c. penelitian pendidikan: 100%

d. Lesson study 100%

e. Workshop kepribadian: 100%

f. Pengabdian masyarakat: 100%

g. Jumlah guru yang memiliki komputer/laptop: 100%

h. Pelatihan KTSP: 100%

12. Jumlah guru yang memiliki komputer/laptop: 100%

2 orang

7 orang

1 orang

7 orang

3 orang

1 orang

1 orang

3 orang

50%

50%

50%

80%

80%

100%

100%

100%

50%

100%

100%

100%

100%

100%

80%

25%

90%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

III

Standar Kompetensi Lulusan

1

Bidang akademik:

a. Sekolah belum menetapkan target pencapaian SKL yang meliputi : SKL sekolah; SKL kelompok mata pelajaran; SKL mata pelajaran; SKL SK/KD; SKL meliputi pengetahuan keterampilan dan sikap

b. Menetapkan rata-rata KKM 70

c. Menetapkan rasio siswa perkelas maksimal 32 orang

d. Memiliki nilai rata-rata UN setiap tahun meningkat (lebih dari 6.5)

e. Jumlah kelulusan UN 90%

f. Memperoleh juara pada lomba-lomba keilmuan (olimpiade, lomba bidang studi) tingkat kabupaten

Memperoleh juara ke-6 tk kab. bidang Matematika

Memperoleh juara ke-1 tk kab. bidang Biologi

Tidak memperoleh juara tk propinsi bidang Biologi

Belum memperoleh juara olimpiade pada tk Propinsi

g. Belum melaksanakan evaluasi ketercapaian SKL dalam tiap akhir tahun pelajaran

a. Sekolah menetapkan target pencapaian SKL yang meliputi : SKL sekolah; SKL kelompok mata pelajaran; SKL mata pelajaran; SKL SK/KD; SKL meliputi pengetahuan keterampilan dan sikap

b. Menetapkan rata-rata KKM 75

c. Menetapkan rasio siswa perkelas 30 orang

d. Memiliki nilai rata-rata UN lebih dari 7.5

e. Menargetkan kelulusan UN 100%

f. Memperoleh juara pada lomba-lomba keilmuan (olimpiade, lomba bidang studi) tingkat kabupaten

Memperoleh juara ke-1 tk kab. bidang Matematika

Memperoleh juara ke-1 tk Propinsi bidang Biologi

Memperoleh juara ke-3 tk provinsi bidang Biologi

memperoleh juara olimpiade pada tk Propinsi

g. Melaksanakan evaluasi ketercapaian SKL dalam tiap akhir tahun pelajaran

100 %

5

0

1.0

10%

5 tingkat

1 level

3 tingkat

5 tingkat

100%

2

Bidang non akademik:

Belum memperoleh minimal 5 kejuaraan non akademis pada tingkat kab. dalam 1 tahun terakhir

Perolehan jumlah kejuaraan: 2 jenis/bidang pada tk kab/kota

Perolehan jumlah kejuaraan: 0 jenis/bidang pada tk provinsi

Perolehan jumlah kejuaraan: 0 jenis/bidang pada tk nasional

Memperoleh juara ke-2 tk kab/kota bidang PMR

Memperoleh minimal 5 kejuaraan non akademis pada tingkat kabupaten dalam 1 tahun terakhir

Perolehan jumlah kejuaraan: 5 jenis/bidang pada tk kab/kota

Perolehan jumlah kejuaraan: 3 jenis/bidang pada tk provinsi

Perolehan jumlah kejuaraan: 2 jenis/bidang pada tk nasional

Memperoleh juara ke-1 tk kab/kota bidang PMR

3

3

2

1

3

Melanjutkan studi:

Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 80%

Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 99%

19%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

IV

Standar Proses

1

Persiapan pembelajaran:

Persiapan pembelajaran:

Kepemilikan silabus oleh guru: 90% memiliki

Kepemilikan RPP oleh guru: 90% memiliki

Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 50%

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 50%

Kepemilikan silabus oleh guru: 100% memiliki

Kepemilikan RPP oleh guru: 100% memiliki

Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 100%

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 100%

10%

10%

50%

50%

2

Persyaratan Pembelajaran

Jumlah siswa per rombel: 30 anak

Beban mengajar guru: 20 jam/minggu

Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 2:1

Pengelolaan kelas: 50%

Jumlah siswa per rombel: < 32 anak

Beban mengajar guru: 24 jam/minggu

Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 1:1

Pengelolaan kelas: 100%

0

0

50%

50%

3

Pelaksanaan pembelajaran:

Pelaksanaan pembelajaran:

Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: 60%

Cakupan penerapan pendekatan saintifik : mengamati (observing), menanya, mengumpulkan informasi/mencoba (experimenting), menalar/mengasosiasi (associating), mengkomunikasikan (communicating) : 40%

Penerapan CTL: 20%

Penerapan pembelajaran tuntas: 25%

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 30%

Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: 70%

Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas: 100%

Cakupan penerapan pendekatan saintifik : mengamati (observing), menanya, mengumpulkan informasi/mencoba (experimenting), menalar/mengasosiasi (associating), mengkomunikasikan (communicating) : 100%

Penerapan CTL: 100%

Penerapan pembelajaran tuntas: 100%

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 100%

Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran: 100%

40%

60%

80%

75%

70%

30%

4

Pelaksanaan penilaian pembelajaran:

Pelaksanaan penilaian pembelajaran:

Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 70%

Variasi model penilaian: 2 model

Pengolahan/analisis hasil penilaian: 1 jenis manual

Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 1 manfaat

Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 100%

Variasi model penilaian: 5 model

Pengolahan/analisis hasil penilaian: 1 jenis manual, 1 jenis berbasis TIK

Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 3 manfaat

30%

3 model

1 TIK

2

2

5

Pengawasan proses pembelajaran:

Pengawasan proses pembelajaran:

Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 40%

Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 40%

Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 40%

Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 40%

Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 60%

Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 100%

Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 100%

Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 100%

Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 100%

Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 100%

60%

60%

60%

60%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

V

Standar Sarana dan Prasarana

1

Sarana dan Prasarana Minimal

Sarana dan Prasarana Minimal

1. Ruang kepala sekolah:

a. 8 jendela dari rang

b. tanpa AC

2. Ruang OPS dalam keadaan baik

3. Ruang kelas : 1 tidak sesuai standar

4. Jumlah mebekair (meja,kursi) ruang kelas terhadap jumlah siswa dan guru 70%

5. Ruang perpustakaan: sesuai standar

a. buku referensi 10%

b. Jam dinding

c. Televisi 1 buah rusak

d. Katalog kayu

e. Pengaman jendela 0%

6. Ruang Lab. IPA: 1 buah dalam keadaan rusak

7. Ruang guru: tidak standar

a. Jam dinding 0

b. WC Ruang guru 1

c. pintu WC menghadap masuk

d. Meja kursi guru dalam keadaan baik 10 buah kursi

8. Gudang: tidak ada

9. Ruang UKS : tidak ada

10. Ruang OSIS tidak ada

1. Ruang kepala sekolah:

a. 8 jendela dari kaca

b. dengan AC

2. Ruang OPS dalam keadaan baik

3. Ruang kelas : 100% sesuai

4. Jumlah mebekair (meja,kursi) ruang kelas terhadap jumlah siswa dan guru 100%

5. Ruang perpustakaan: standar

a. buku referensi 100%

b. jam dinding 1 buah

c. Televisi 1 buah baik

d. Katalog besi

e. Pengaman jendela 100%

6. Ruang Lab. IPA: 1 buah dalam keadaan baik

7. Ruang guru: tidak standar

a. Jam dinding 1

b. WC Ruang guru

c. pintu WC menghadap keluar

d. Meja kursi guru dalam keadaan baik 38 pasang

8. Gudang: ada

9. Ruang UKS : ada

10. Ruang OSIS ada

8 mata

1 unit

0

4.2%

30%

90%

100%

100%

100%

100%

100%

1

1

1

28

1

1

1

2

Sarana dan Prasarana Lainnya

Sarana dan Prasarana Lainnya

1. Ruang Lab. Komputer: 1 buah

2. Ruang multi media: tidak ada

3. Ruang akademik dan pengembangan SIM: tidak ada

4. Ruang kantin: tidak standar

1. Ruang Lab. Komputer: 1 buah

2. Ruang multi media: ada

3. Ruang akademik dan pengembangan SIM: tidak ada

4. Ruang kantin: ada tidak standar

0

1

1

1

3

Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian

Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian

1. Daya listrik rendah (< 3000W)

2. Komputer ruang Guru: 1 buah

3. Printer ruang Guru: 0 buah

4. Komputer ruang TAS : 2 buah

5. Printer ruang TAS: 1 buah

6. Komputer perpustakaan: 1 buah

7. Komputer Lab IPA: 1 buah

8. Jaringan internet: tidak ada

9. Sarana olah raga:

a. Lapangan futsal tidak ada

b. Lapangan tenis meja ada 1

c. Perlengkapan dan perbaikan Lapangan bulutangkis yang rusak

d. Perlengkapan Lapangan volly

e. Lapangan basket tidak ada

f. Lapangan .....

10. Sarana Kegiatan Ekskul Seni

a. Alat drumband tidak ada

b. Alat Qasidah tidak ada

c. Perlengkapan tarian tidak ada

d. Lain-lain

11. Sarana ekskul Pramuka

a. Tenda bulan tidak ada

b. Perlengkapan dapur 70%

12. Sarana ekskul PMR

a. Tirai tenda tidak ada

b. Perlengkapan Lainnya

13. Sarana ekskul keagamaan

1. Daya listrik rendah (6000W)

2. Komputer Guru: 2 buah

3. ruang Guru: 1 buah

4. Komputer TAS: 5 buah

5. Printer ruang TAS: 5 buah

6. Komputer perpustakaan: 2 buah

7. Komputer Lab IPA: 1 buah

8. Jaringan internet: ada

9. Sarana olah raga:

a. Lapangan futsal ada

b. Lapangan tenis meja ada 2

c. Perlengkapan dan perbaikan Lapangan bulutangkis yang rusak

d. Perlengkapan Lapangan volly

e. Lapangan basket tidak ada

f. Lapangan ......

14. Sarana Kegiatan Ekskul Seni

a. Alat drumband ada

b. Alat Qasidah ada

e. Perlengkapan tarian ada

10. Sarana ekskul Pramuka

a. Ada tenda bulan

b. Perlengkapan dapur 100%

11. Sarana ekskul PMR

a. Tirai tenda ada

b. Perlengkapan Lainnya

12. Sarana ekskul keagamaan

3000W

1 buah

1 buah

1 buah

4 buah

1 buah

0

Terpasang jaringan

100%

1

1

1

1

100%

100%

100%

100%

100%

100%

4

Fasilitas Pembelajaran IPA

1. Kelengkapan peralatan praktikum sesuai dengan topik fisika, biologi, kimia

a. Meja demonstrasi; 100%

b. Mebelair untuk praktek; 90%

c. Alat & Bahan; 50%

d. Almari untuk penyimpanan; 100%

e. Listrik & Ventilasi; 60%

f. Sumber air; 0

g. Kotak P3K & Isinya; 0

h. Alat pemadam kebakaran; 0

i. Pakaian praktik; 0

2. Kelengkapan peralatan praktikum sesuai dengan topik Biologi, fisika, kimia; 50%

1. Kelengkapan peralatan praktikum sesuai dengan topik fisika, biologi, kimia

a. Meja demonstrasi; 100%

b. Mebelair untuk praktek; 100%

c. Alat & Bahan; 100%

d. Almari untuk penyimpanan; 100%

e. Listrik & Ventilasi; 100%

f. Sumber air; 100%

g. Kotak P3K & Isinya; 100%

h. Alat pemadam kebakaran; 100%

i. Pakaian praktik; 100%

2. Kelengkapan peralatan praktikum sesuai dengan topik Biologi, fisika, kimia; 50%

0

10%

50%

0

40%

100%

100%

100%

100%

50%

Fasilitas Pembelajaran Prakarya

Apresiasi dan kreasi Prakarya (Kerajinan); 0%

Kelas VII dan VIII

- Kerajinan bahan alam dan buatan, modifikasi, dan pengemasannya

- Kerajinan dan pengemasan dari bahan limbah organik dan anorganik bahan lunak atau keras dan modifikasinya

Kelas IX

- Kerajinan dan pengemasan fungsi hias, dan modifikasinya

- Kerajinan dan pengemasan fungsi pakai dan modifikasinya

Apresiasi dan kreasi Prakarya (Rekayasa) ; 0%

Kelas VII dan VIII

- Alat penjernih air dari bahan alami dan buatan

- Produk sederhana dan mainan menggunakan teknologi mekanik

- Produk sederhana menggunakan teknologi elektronika

Kelas IX

- Produk rakitan berteknologi Listrik

- Model bangunan dan instalasi dengan teknologi konstruksi

- Model sederhana rangkaian instalasi listrik

Apresiasi dan kreasi prakarya (Budidaya) ; 0%

Kelas VII dan VIII

- Budidaya tanaman sayuran dan obat, serta memodifikasi media tanamnya

- Wadah budidaya dan pemeliharaan ikan konsumsi dan ikan hias

Apresiasi dan kreasi prakarya (Pengolahan) ; 0%

- Olahan pangan buah dan sayuran menjadi minuman segar, minuman kesehatan, menjadi makanan cepat saji

- Olahan non pangan dari hasil samping bahan pangan nabati menjadi bahan dasar kerajinan

- Olahan bahan pangan serealia dan umbi menjadi makanan dan bahan pangan setengah jadi

- Olahan dari hasil samping serealia dan umbi menjadi produk non pangan

Apresiasi dan kreasi Prakarya (Kerajinan); 100%

Kelas VII dan VIII

- Kerajinan bahan alam dan buatan, modifikasi, dan pengemasannya

- Kerajinan dan pengemasan dari bahan limbah organik dan anorganik bahan lunak atau keras dan modifikasinya

Kelas IX

- Kerajinan dan pengemasan fungsi hias, dan modifikasinya

- Kerajinan dan pengemasan fungsi pakai dan modifikasinya

Apresiasi dan kreasi Prakarya (Rekayasa) ; 100%

Kelas VII dan VIII

- Alat penjernih air dari bahan alami dan buatan

- Produk sederhana dan mainan menggunakan teknologi mekanik

- Produk sederhana menggunakan teknologi elektronika

Kelas IX

- Produk rakitan berteknologi Listrik

- Model bangunan dan instalasi dengan teknologi konstruksi

- Model sederhana rangkaian instalasi listrik

Apresiasi dan kreasi prakarya (Budidaya) ; 100%

- Budidaya tanaman sayuran dan obat, serta memodifikasi media tanamnya

- Wadah budidaya dan pemeliharaan ikan konsumsi dan ikan hias

Apresiasi dan kreasi prakarya (Pengolahan) ; 100%

- Olahan pangan buah dan sayuran menjadi minuman segar, minuman kesehatan, menjadi makanan cepat saji

- Olahan non pangan dari hasil samping bahan pangan nabati menjadi bahan dasar kerajinan

- Olahan bahan pangan serealia dan umbi menjadi makanan dan bahan pangan setengah jadi

- Olahan dari hasil samping serealia dan umbi menjadi produk non pangan

100%

100%

100%

100%

Fasilitas Pembelajaran Senibudaya

1. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni rupa (lukis, patung, dan grafis); 0

2. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni musik (kresi seni musik, peragaan karya seni); 0

3. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni tari (komposisi tari, peragaan karya tari); 0

4. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni teater (teknik bermain teater, konsep manajemen produksi, pertunjukan teater); 0

1. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni rupa (lukis, patung, dan grafis); 0

2. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni musik (kresi seni musik, peragaan karya seni); 0

3. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni tari (komposisi tari, peragaan karya tari); 0

4. Kelengkapan peralatan sesuai dengan topik seni teater (teknik bermain teater, konsep manajemen produksi, pertunjukan teater); 0

100%

100%

100%

100%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

VI

Standar Pengelolaan

A

Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/kegiatan:

a. Dokumen EDS : 50%

b. Dokumen Program Tahunan : 50%

c. Dokumen RKS dan RKAS : 50%

d. Dokumen KTSP : 80%

e. Dokumen Visi, misi dan tujuan sekola, Indikator pencapaian tujuan, dan Strategi : 80%

f. Dokumen PSB: 60%

g. Dokumen Pedoman pembinaan PTK : 0%

h. Dokumen Kegiatan PKB : 10%

i. Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan : 50%

j. Dokumen tata tertib sekolah: 50%

k. Dokumen kode etik sekolah: 50%

l. Dokumen penugasan guru: 80%

m. Dokumen penugasan TAS : 80%

n. Dokumen administrasi sekolah lainnya: 50%

a. Dokumen EDS : 100%

b. Dokumen Program Tahunan : 100%

c. Dokumen RKS dan RKAS : 100%

d. Dokumen KTSP : 100%

e. Dokumen Visi, misi dan tujuan sekola, Indikator pencapaian tujuan, dan Strategi : 100%

f. Dokumen PSB: 100%

g. Dokumen Pedoman pembinaan PTK : 100%

h. Dokumen Kegiatan PKB : 100%

i. Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan: 100%

j. Dokumen tata tertib sekolah: 100%

k. Dokumen kode etik sekolah: 100%

l. Dokumen penugasan guru: 100%

m. Dokumen penugasan TAS : 100%

n. Dokumen administrasi sekolah lainnya: 100%

50%

50%

50%

20%

20%

40%

100%

90%

50%

50%

50%

20%

20%

50%

B

Struktur organisasi dan mekanisme kerja:

1. Struktur organisasi: 75% lengkap

2. Dokumen pembagian tugas/ kewenangan/tupoksi: 60%

3. Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi: 50%

4. Adminstrasi harian : 90%

a. Agenda Kegiatan Kepala Sekolah;

b. Catatan Kinerja Guru & Pegawai;

c. Buku Tamu Umum;

d. Buku Tamu Khusu (Tamu Dinas);

e. Buku Pembinaan/Supervisi

f. Buku Notulen Rapat terisi dengan baik

1. Struktur organisasi: 100% lengkap

2. Dokumen pembagian tugas/ kewenangan/tupoksi : 100%

3. Dokumen mekanisme fungsi/tugas organisasi: 100%

4. Adminstrasi harian : 100%

a. Agenda Kegiatan Kepala Sekolah;

b. Catatan Kinerja Guru & Pegawai;

c. Buku Tamu Umum;

d. Buku Tamu Khusu (Tamu Dinas);

e. Buku Pembinaan/Supervisi;

f. Buku Notulen Rapat terisi dengan baik

25%

40%

50%

10%

C

Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah:

1. Supervisi Manajerial :

a. Jadwal Supervisi ; 90%

b. Melibatkan pelaksana ; 90%

c. Catatan Hasil Supervisi; 90%

d. Repleksi Hasil Supervisi; 90%

e. Tindak Lanjut perbaikan 90%

2. Supervisi Akademis

a. Jadwal Supervisi ; 90%

b. Melibatkan pelaksana ; 90%

c. Catatan Hasil Supervisi; 90%

d. Repleksi Hasil Supervisi; 90%

e. Tindak Lanjut perbaikan 90%

3. Melaksanakan supervisi ketercapaian standar proses. 0%

4. Tidak ada tim khusus 70%

5. ada instrumen suvervisi 90%

6. Tidak ada instrumen monitoring

7. Tidak ada instrumen evaluasi

8. Tidak ada instrumen akreditasi

9. ada pelaporan supervisi : 80%

10. Tidak ada pelaporan monitoring

11. Tidak ada pelaporan evaluasi

12. Tidak ada pelaporan akreditasi internal

13. Pendokumentasian : 50%

14. Tindak lanjut: 50%

1. Supervisi Manajerial :

a. Jadwal Supervisi ; 100%

b. Melibatkan pelaksana ; 100%

c. Catatan Hasil Supervisi; 100%

d. Repleksi Hasil Supervisi; 100%

e. Tindak Lanjut perbaikan 100%

2. Supervisi Akademis

a. Jadwal Supervisi ; 100%

b. Melibatkan pelaksana ; 100%

c. Catatan Hasil Supervisi; 100%

d. Repleksi Hasil Supervisi; 100%

e. Tindak Lanjut perbaikan 100%

3. Melaksanakan supervisi ketercapaian standar proses. 100%

4. Ada tim khusus: 100%

5. Ada instrumen supervisi: 100%

6. Ada instrumen monitoring: 100%

7. Ada instrumen evaluasi: 100%

8. Ada instrumen akreditasi: 100%

9. Ada pelaporan supervisi: 100%

10. Ada pelaporan monitoring: 100%

11. Ada pelaporan evaluasi: 100%

12. Ada pelaporan akreditasi internal: 100%

13. Pendokumentasian : 100%

14. Tindak lanjut: 100%

10%

10%

10%

10%

10%

10%

10%

10%

10%

10%

100%

100%

30%

10%

100%

100%

100%

100%

20%

100%

100%

100%

50%

50%

D

Kemitraan dan peranserta masyarakat:

1. Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 90%

2. Dokumen program kerja komite sekolah: 60%

3. Kepengurusan komite sekolah: 75% lengkap

4. Perolehan kerjasama dengan pihak lain: 1 instansi

1. Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 100%

2. Dokumen program kerja komite sekolah: 100%

3. Kepengurusan komite sekolah: 100% lengkap

4. Perolehan kerjasama dengan pihak lain: 3 instansi

10%

40%

25%

2 instansi

E

SIM sekolah:

SIM sekolah:

1. Tidak terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah)

2. Tidak terpasang jaringan SIM

1. Terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah): 100%

2. Terpasang jaringan SIM: 100%

100%

100%

F

Pembinaan & Partisipasi Pendidik dan Tendik:

1. Pertemuan Rutin/Berkala dengan Guru; 30%

2. Pertemuan Rutin MGMP Sekolah; 50%

3. Mengikutsertakan Guru dlm diklat; 30%

4. Mengikutsertakan TAS dalam diklat; 30%

5. Memberi kesempatan pada guru & TAS untuk melanjutkan studi; 100%

6. Mengikutsertakan guru dalam pemilihan guru berprestasi; 100%

7. Melaksanakan studi banding guru; 0%

8. Keterlibatan warga sekolah dalam pengambilan keputusan : 70%

1. Pertemuan Rutin/Berkala dengan Guru; 100%

2. Pertemuan Rutin MGMP Sekolah; 100%

3. Mengikutsertakan Guru dlm diklat; 100%

4. Mengikutsertakan TAS dalam diklat; 100%

5. Memberi kesempatan pada guru & TAS untuk melanjutkan studi; 100%

6. Mengikutsertakan guru dalam pemilihan guru berprestasi; 100%

7. Melaksanakan studi banding guru; 100%

8. Keterlibatan warga sekolah dalam pengambilan keputusan : 100%

70%

50%

70%

70%

0

0

100%

30%

G

Administrasi TAS

Administras Ketenagaan

1. Program Kerja Tata Usaha; 50%

2. Pembagian tugas pegawai & uraian tugasnya; 80%

3. Buku induk ketenagaan diisi lengkap dengan data & foto guru & pegawai; 30%

4. Rekapitulasi kehadiran guru rata-rata tiap bulan; 40%

5. Rekapitulasi kehadiran pegawai rata-rata tiap bulan : 40%

6. File guru & pegawai berisi fotocopy : SK pengangkatan s.d pangkat terakhir, Kumpulan ijazah s.d ijazah terakhir, Kumpulan sertifikat STTPL & sertifikat seminar, daftar riwayat hidup & DP 3/SKP 50%

Administras Perlengkapan : 70%

1. Buku inventaris barang diisi dengan benar;

2. Bukti pembelian & penerimaan barang (termasuk berita acara hibah barang);

3. Nomor inventaris barang & daftar inventaris setiap ruang;

4. Kartu stok barang & buku penghapusan barang

Administrasi Persuratan : 70%

1. Agenda surat masuk diisi dengan tertib;

2. Agenda surat keluar diisi dengan tertib;

3. Buku ekspedisi diisi dengan tertib;

4. File surat masuk disusun dengan rapih;

5. File surat keluar disusun dengan rapih;

6. File khusus (Peraturan Pemerintah, MOU), dsb)

Administrasi Keuangan : 90%

1. Buku Induk Keuangan/Tabelaris'

2. Buku Pembantu Keuangan;

3. Catatan Penerimaan Keuangan;

4. SPJ/Bukti Pengeluaran;

5. Laporan Keuangan secara berkala

Administrasi Kesiswaan : 50%

1. Buku induk siswa diisi dengan benar;

2. Buku klaper diisi dengan lengkap & benar;

3. Buku mutasi siswa diisi dengan benar;

4. Daftar 8355 semua kelas disahkan oleh pengawas sekolah;

5. Program SAS untuk mengadministrasikan data & nilai siswa

Administras Ketenagaan

1. Program Kerja Tata Usaha; 100%

2. Pembagian tugas pegawai & uraian tugasnya; 100%

3. Buku induk ketenagaan diisi lengkap dengan data & foto guru & pegawai; 100%

4. Rekapitulasi kehadiran guru rata-rata tiap bulan; 100%

5. Rekapitulasi kehadiran pegawai rata-rata tiap bulan : 100%

6. File guru & pegawai berisi fotocopy : SK pengangkatan s.d pangkat terakhir, Kumpulan ijazah s.d ijazah terakhir, Kumpulan sertifikat STTPL & sertifikat seminar, daftar riwayat hidup & DP 3/SKP : 100%

Administras Perlengkapan : 100%

1. Buku inventaris barang diisi dengan benar;

2. Bukti pembelian & penerimaan barang (termasuk berita acara hibah barang);

3. Nomor inventaris barang & daftar inventaris setiap ruang;

4. Kartu stok barang & buku penghapusan barang

Administrasi Persuratan : 100%

1. Agenda surat masuk diisi dengan tertib;

2. Agenda surat keluar diisi dengan tertib;

3. Buku ekspedisi diisi dengan tertib;

4. File surat masuk disusun dengan rapih;

5. File surat keluar disusun dengan rapih;

6. File khusus (Peraturan Pemerintah, MOU), dsb)

Administrasi Keuangan : 100%

1. Buku Induk Keuangan/Tabelaris'

2. Buku Pembantu Keuangan;

3. Catatan Penerimaan Keuangan;

4. SPJ/Bukti Pengeluaran;

5. Laporan Keuangan secara berkala

Administrasi Kesiswaan : 100%

1. Buku induk siswa diisi dengan benar;

2. Buku klaper diisi dengan lengkap & benar;

3. Buku mutasi siswa diisi dengan benar;

4. Daftar 8355 semua kelas disahkan oleh pengawas sekolah;

5. Program SAS untuk mengadministrasikan data & nilai siswa

50%

20%

70%

60%

60%

50%

30%

30%

10%

50%

H

Organisasi Kesiwaan

1. Struktur Organisasi Osis, Susunan Pengurus & Uraian Tugas; 50%

2. Program Kerja, Pelaksanaan & Anggaran; 50%

3. Kumpulan Proposal Kegiatan OSIS; 50%

4. Catatan Pelaksanaan & Dokumentasi Kegiatan OSIS; 50%

5. Keikutsertaan Siswa dalam Berbagai Perlombaan; 50%

6. Laporan Keterlaksanaan Program OSIS; 50%

1. Struktur Organisasi Osis, Susunan Pengurus & Uraian Tugas; 100%

2. Program Kerja, Pelaksanaan & Anggaran; 100%

3. Kumpulan Proposal Kegiatan OSIS; 100%

4. Catatan Pelaksanaan & Dokumentasi Kegiatan OSIS; 100%

5. Keikutsertaan Siswa dalam Berbagai Perlombaan; 100%

6. Laporan Keterlaksanaan Program OSIS; 100%

50%

50%

50%

50%

50%

50%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

VII

StandarKeuangan dan Pembiayaan

A

Penggalian sumber dana berasal dari :

1. Pemerintah; 100%

2. Orangtua siswa; 0%

3. Alumni; 0%

4. DU/DI; 0%

5. Donatur lain yang tidak mengikat; 0%

Penggalian sumber dana dari :

1. Pemerintah; 100%

2. Orangtua siswa; 0%

3. Alumni; ada

4. DU/DI; ada

5. Donatur lain yang tidak mengikat; ada

Minimal 3

Perencanaan anggaran biaya :

1. Melibatkan warga sekolah (Guru, TAS, OSIS); 50%

2. Melibatkan komite sekolah; 50%

3. Rasional & Rinci; 90%

4. Sesuai dengan kebutuhan/kegiatan; 80%

5. Mencantumkan semua sumber dana; 90%

Perencanaan anggaran biaya :

1. Melibatkan warga sekolah (Guru, TAS, OSIS); 100%

2. Melibatkan komite sekolah; 100%

3. Rasional & Rinci; 100%

4. Sesuai dengan kebutuhan/kegiatan; 100%

5. Mencantumkan semua sumber dana; 100%

50%

50%

10%

20%

10%

Usaha penciptaan dana dan pendayagunaan potensi sekolah:

1. Ada Koperasi Guru/TAS;

2. Tidak ada Koperasi Siswa;

3. Tidak ada Kantin;

4. Tidak ada Toko Sekolah

Usaha penciptaan dana dan pendayagunaan potensi sekolah:

1. Ada Koperasi Guru/TAS;

2. Ada Koperasi Siswa;

3. Ada Kantin;

4. Ada Toko Sekolah

0

100%

100%

100%

B

Pengalokasian dana: 8 SNP

Penggunaan dana: 75% benar

Pelaporan penggunaan dana: 75%

Dokumen pendukung pelaporan: 80%

Pengalokasian dana: minimal 8 SNP

Penggunaan dana: 100% benar

Penggunaan dana: 100% benar

Dokumen pendukung pelaporan: 100%

0

25%

25%

20%

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

VIII

Standar Penilaian Pendidikan:

A

Frekuensi ulangan harian oleh guru: 50%

Frekuensi ulangan harian oleh guru: 100%

50%

B

Ujian tengah semester yang dilakukan oleh sekolah 50%

Ulangan tengah semester yang dilakukan oleh guru: 100%

50%

C

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 90%

Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 100%

50%

D

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah: 90%

Cakupan materi ulangan kenaikan kelas oleh sekolah: 100%

10%

E

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 50%

Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 100%

50%

F

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 80%

Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 100%

20%

G

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 80%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 100%

20%

H

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenikan kelas: 80%

Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenikan kelas: 100%

20%

I

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 75% terpenuhi

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 100% terpenuhi

25%

J

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh sekolah: 90% terpenuhi

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh sekolah: 100% terpenuhi

10%

K

Dll

Dll

No

Kondisi pendidikan saat ini

Kondisi pendidikan masa datang

Besarnya tantangan nyata

IX

Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah:

A

Pengembangan budaya bersih: 80%

Pengembangan budaya bersih: 100%

20%

B

Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, teratur: 50%

Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi): 100%

50%

C

Pemenuhan sistem sanitasi/drainase: 30%

Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi: 100%

70%

D

Penciptaan budaya PBP: 10%

Penciptaan budaya tata krama in action: 100%

30%

E

Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain relevan: 2 lembaga

Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain relevan: 5 lembaga

3 lembaga

F

Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan, dll: 2 lomba

Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan, dll: 5 lomba

3 jenis lomba

G

Dll

Dll

F. PROGRAM STRATEGIS

1. Pemenuhan SKL SMP:

a. Peningkatan prestasi bidang akademik

b. Peningkatan prestasi bidang non akademik

c. Peningkatan jumlah kelulusan

d. Peningkatan jumlah yang melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi

2. Pemenuhan Standar Isi:

a. Pengembangan Buku-1 KTSP (Dokumen-1 KTSP)

b. Pengembangan silabus

c. Pengembangan RPP

d. Pengembangan KKM

e. Pengembangan Bahan Ajar, Modul, Buku, dan sebagainya

f. Pengembangan Panduan Pembelajaran

g. Pengembangan Panduan Evaluasi Hasil Belajar

3. Pemenuhan Standar Proses:

a. Pemenuhan persiapan pembelajaran

b. Pemenuhan persyaratan pembelajaran

c. Peningkatan pelaksanaan pembelajaran

d. Peningkatan pelaksanaan penilaian pembelajaran

e. Peningkatan pengawasan proses pembelajaran

4. Pemenuhan Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan:

a. Peningkatan kompetensi kepala sekolah

b. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik (guru)

c. Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan

5. Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana:

a. Pemenuhan srana dan prasarana minimal

b. Pemenuhan sarana dan prasarana lainnya

c. Pemenuhan fasilitas pembelajaran dan penilaian

d. Fasilitas pembelajaran IPA

e. Fasilitas pembelajaran Prakarya

f. Fasilitas pembelajaran Senibudaya

6. Pemenuhan Standar Pengelolaan:

a. Pemenuhan perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja dan kegiatan sekolah

b. Pemenuhan struktur organisasi dan mekanisme kerja sekolah

c. Peningkatan supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah

d. Peningkatan peranserta masyarakat dan kemitraan

e. Pengembangan perangkat administrasi sekolah (Program Aplikasi Sekolah)

f. Pengembangan SIM sekolah

g. Pembinaan dan partisipasi Pendidik dan tenaga kependidikan.

h. Peningkatan kualitas Tenaga Administrasi Sekolah (TAS)

i. Peningkatan kualitas Organisasi Kesiswaan

7. Pemenuhan Standar Keuangan dan Pembiayaan Pendidikan:

a. Peningkatan sumber dana pendidikan

b. Pengembangan pengalokasian dana

c. Pengembangan penggunaan dana

d. Peningkatan pelaporan penggunaan dana

e. Peningkatan dokumen pendukung pelaporan penggunaan dana

8. Pemenuhan Standar Penilaian Pendidikan:

a. Peningkatan frekuensi ulangan harian

b. Peningkatan pelaksanaan UTS

c. Pengembangan materi UAS

d. Pengembangan materi ulangan kenaikan kelas

e. Pengembangan teknik-teknik penilaian kelas

f. Pengembangan instruman ulangan harian

g. Pengembangan instrumen ulangan kenaikan kelas

h. Pengembangan instrumen UTS

i. Pengembangan instrumen UAS

j. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian guru

k. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian oleh sekolah

l. Pengembangan perangkat pendokumentasian penilaian

9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah:

a. Pengembangan budaya bersih

b. Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi)

c. Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi

d. Penciptaan program PBP

e. Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain

f. Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan, dll

G. STRATEGI PELAKSANAAN/PENCAPAIAN

1. Standar Isi.

a. Dalam program Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: strateginya adalah menjalin kerjasama dengan Jejaring Kurikulum Tingkat Kab/Kota/Propinsi, Komite Sekolah dan stakeholder lain dalam melaksanakan kunjungan, workshop, lokakarya, seminar, In House Training, dll untuk menghasilkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

b. Dalam program Pengembangan kurikulum: menjalin kerjasama dan mengoptimasikan warga sekolah dalam membuat pemetaan SK,KD,dll; membuat silabus, membuat RPP, membuat model-model penilaian, dll melalui workshop, IHT, dll untuk menghasilkan domkumen kurikulum sekolah.

2. Dalam program Pengembangan sarana prasarana, bahan ajar, sumber belajar, dan media pembelajaran: menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mengoptimasikan SDM sekolah untuk mengembangkan, melengkapi, menambah, dsb dalam rangka memenuhi standar sarpras dan media pembelajaran sekolah;

3. Dalam Program Pengembangan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan : menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mengoptimasikan SDM sekolah untuk peningkatan kemampuan dan potensi pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan, menambah, meningkatkan, dsb dalam rangka memenuhi standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan.

4. Dalam Program Peningkatan standar Proses : Pemenuhan persiapan pembelajaran, Pemenuhan persyaratan pembelajaran, Peningkatan pelaksanaan pembelajaran, Peningkatan pelaksanaan penilaian pembelajaran, Peningkatan pengawasan proses pembelajaran, dsb dalam rangka memenuhi standar Proses;

5. Dalam Program Pengembangan Kompetensi Lulusan : menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mengoptimalkan potensi sekolah untuk peningkatan kemampuan dan potensi pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan, menambah, meningkatkan, dsb dalam rangka memenuhi standar Kompetensi Lulusan.

6. Dalam Program Pengembangan Standar Pengelolaan : menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mengoptimalkan potensi sekolah untuk peningkatan kemampuan dan potensi sekolah untuk mengembangkan, menambah, meningkatkan, mengadakan, membuat dalam rangka memenuhi standar pengelolaan.

7. Dalam Program Pengembangan Standar Penilaian : menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mengoptimalkan potensi sekolah untuk peningkatan kemampuan dan potensi sekolah untuk mengembangkan, menambah, meningkatkan, mengadakan, membuat dalam rangka memenuhi standar penilaian.

8. Dalam Program Pengembangan Standar Pembiayaan : menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mengoptimalkan potensi komite sekolah/masyarakat/orang tua siswa untuk peningkatan kemampuan dan potensi sekolah untuk mengembangkan, menambah, meningkatkan dalam rangka memenuhi standar pembiayaan.

9. Dalam Program Pengembangan Program Penumbuhan Budi Pekerti : menjalin kerjasama dengan pihak lain dan meningkatkan peran serta masyarakat untuk peningkatan kemampuan dan potensi sekolah untuk mengembangkan, meningkatkan, menyiapkan, melaksanakan dalam rangka memenuhi Program Pengembangan Program Penumbuhan Budi Pekerti.

H. HASIL YANG DIHARAPKAN

Merupakan hasil-hasil pencapaian pelaksanaan program atau sebagai indikator-indikator kunci keberhasilan, baik kuantitas maupun kualitas yaitu dari program-program strategis yang direncanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan. Hasil-hasil yang diharapkan adalah tingkat pencapaian tujuan dan program strategis seperti yang telah dirumuskan sebelumnya.

1. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya SKL SMP

2. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar isi

3. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar proses

4. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar tenaga pendidik dan kependidikan

5. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya sarana dan prasarana

6. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar pengelolaan

7. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya keuangan dan pembiayaan yang memadai

8. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar penilaian

9. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya pengemangan budaya dan lingkungan sekolah

Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah tercapai, maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator keberhasilan belum tercapai, maka program dikatakan belum berhasil.

Tujuan penentuan indikator agar program yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator keberhasilan setiap program bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan langsung dengan hasil akhir, dapat bersifat kuantitatif maupun kualitatif, dan dapat diukur/dirumuskan secara spesifik, operasional, dan dalam bentuk kalimat pernyataan.

No

Program

Tahun I

Tahun II

Tahun III

Tahun IV

A.

PENINGKATAN SKL

1. Peningkatan prestasi bidang akademik

2. Peningkatan prestasi bidang non akademik

3. Peningkatan jumlah kelulusan

4. Peningkatan jumlah lulusan yang melanjutkan studi

5. Menetapkan target pencapaian SKL yang meliputi : SKL sekolah; SKL kelompok mata pelajaran; SKL mata pelajaran; SKL SK/KD; SKL meliputi pengetahuan keterampilan dan sikap

6. Melaksanakan evaluasi ketercapaian SKL dalam tiap akhir tahun pelajaran

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

B.

PENGEMBANGAN STANDAR ISI

1. Pengembangan Buku-1 KTSP (Dokumen-1 KTSP)

2. Pengembangan silabus

3. Pengembangan RPP dan KKM

4. Pengembangan :

a. Bahan Ajar,

b. Modul,

c. Buku, dan sebagainya

5. Pengembangan Panduan Pembelajaran

6. Pengembangan Panduan Evaluasi Hasil Belajar

7. Pembentukan TPK dan TPS yang memahami tugasnya

8. melakukan pengukuran kinerja pengembangan kurikulum

100%

100%

100%

25%

25%

25%

25%

100%

100%

100%

Reviu

Reviu

Reviu

25%

25%

25%

25%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

25%

25%

25%

25%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

25%

25%

25%

25%

Reviu

Reviu

Reviu

C.

PEMENUHAN STANDAR PROSES

1. Pemenuhan persiapan pembelajaran

2. Pemenuhan persyaratan pembelajaran

3. Peningkatan pelaksanaan pembelajaran

4. Peningkatan pelaksanaan penilaian pembelajaran

5. Peningkatan pengawasan proses pembelajaran

100%

100%

100%

100%

100%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

D.

PENINGKATAN STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

1. Pelatihan peningkatan kompetensi Kepala Sekolah dalam bidang

a. kepemimpinan,

b. manajerial,

c. kewirausahaan, dan

d. Pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi

e. Pelatihan administrasi persekolahan

f. Pelatihan KTSP

2. Pembentukan dan pelaksanaan kegiatan di MGMP sekolah.

3. Pelatihan bagi tenaga kependidikan

a. Pelatihan TIK

b. Pelatihan peningkatan kompetensi

4. Pelatihan bagi Pendidik

a. Pelatihan TIK

b. Pelatihan PTK

c. Pelatihan Lesson Study

d. Pelatihan kurikulum 2013

25%

25%

25%

25%

25%

25%

100%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

100%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

100%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

100%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

E

PENINGKATAN STANDAR PENGELOLAAN

1. Pembuatan dokumen EDS, RKS, Program Tahunan, dan RKA/RKAS

2. Pembuatan dokumen Visi, misi dan tujuan sekola, Indikator pencapaian tujuan, dan Strategi

3. Dokumen PSB dan MOPDB

4. Dokumen Pedoman pembinaan PTK

5. Dokumen Kegiatan PKB

6. Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan, tata tertib, kode etik

7. Dokumen Struktur organisasi

8. Dokumen supervisi (manajerial, akademis)

9. Melaksanakan supervisi ketercapaian standar proses

10. Dokumen pelaporan akreditasi internal

11. Dokumen program kerja komite sekolah

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

F

PENILAIAN

1. Peningkatan frekuensi ulangan harian

2. Pelaksanaan UTS

3. Pelaksanaan UAS

4. Pelaksanaan ulangan kenaikan kelas

5. Pengembangan teknik-teknik penilaian kelas

6. Pengembangan instruman ulangan harian

7. Pengembangan instrumen ulangan kenaikan kelas

8. Pengembangan instrumen UTS

9. Pengembangan instrumen UAS

10. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian guru

11. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian oleh sekolah

12. Pengembangan perangkat pendokumentasian penilaian

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

G

SARANA PRASARANA

1. Pemenuhan sarana dan prasarana minimal

2. Pemenuhan sarana dan prasarana lainnya

3. Pemenuhan fasilitas pembelajaran dan penilaian

4. Fasilitas pembelajaran IPA

5. Fasilitas pembelajaran Prakarya

6. Fasilitas pembelajaran Senibudaya

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

25%

H

PEMBIAYAAN

1. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah

2. Sosialisasi program sekolah dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembiayaan dan pendanaan program sekolah tersebut

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

I

LINGKUNGAN DAN BUDAYA SEKOLAH

1. Sekolah mengembangan budaya bersih

2. Pembuatan taman sekolah yang indah dan nyaman

3. Peningkatan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk terciptanya lingkungan yang aman.

4. Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, teratur

5. Pemenuhan sistem sanitasi/drainase

6. Penciptaan budaya PBP

7. Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain relevan

8. Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan

100%

25%

100%

60%

50%

60%

100%

Reviu

25%

Reviu

40%

50%

40%

100%

Reviu

25%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

25%

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

Reviu

I. SUPERVISI, MONITORING DAN EVALUASI

Program Supervisi, monitoring dan evaluasi ini merupakan salah satu rencana program strategis selama empat tahun adalah bagian tak terpisahkan dari program standar pengelolaan. Program ini bertujuan untuk mengetahui kecukupan unsur-unsur sekolah lainnya sudah memenuhi/sesuai dengan SNP atau belum.

NO

Program Supervisi dan Monev

Substansi

Pelaksana Kegiatan

1

Pemenuhan Supervisi Sekolah

Mewujudkan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dan hasil-hasilnya

2

Pemenuhan Monitoring Pelaksanaan Program Sekolah

Mewujudkan supervisi klinis (membuat instrumen, memvalidasi, melaksanakan, menganalisis, membuat laporan, tindak lanjutnya)

3

Pemenuhan Evaluasi Kinerja Sekolah

Mewujudkan supervisi klinis CTL, dan lainnya

4

Pemenuhan Evaluasi Kinerja Guru dan tenaga kependidikan lainnya

Mewujudkan evaluasi kinerja sekolah (internal)-( akhir tahun (memnetukan tim, membuat instrumen, memvalidasi, melaksanakan, menganalisis, membuat laporan, tindak lanjutnya)

J. PEMBIAYAAN

1. Pembiayaan program dibuat dalam bentuk RAPBS.

2. Pembiayaan untuk 4 tahun, dan tiap tahunnya dibuat proram tahunan.

3. Pada kolom program, tinggal memasukkan program program strategis yang telah dibuat sebelumnya.

4. Bisa dibuat tabulasi atau bentuk lain yang informatif dan jelas

5. Sangat dimungkinkan satu program strategis dapat dibiayai dari lebih satu sumber dana (pembiayaan saling melengkapi atau subsidi silang) dengan tetap mengacu kepada peraturan masing-masing yang berlaku.

6. Semua program strategis harus dimasukkan dalam RAPBS

7. Termasuk komponen yang dimasukkan ke dalam kolom program adalah seperti: langganan jasa dan daya, keperluan sehari-hari, pemeliharaan gedung dan ruang serta inventaris, pengadaan sarana kantor/pendidikan, dll.

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH (RAPBS) 4 TAHUN

SMPN 40 BULUKUMBA TAHUN PELAJARAN 2015-2016. s.d 2018-2019

PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS

TAHUN DAN SUMBER DANA

JUMLAH (Rp)

TAHUN I

TAHUN II

TAHUN III

TAHUN IV

PUSAT

PROV/KAB

PUSAT

PROV/KAB

PUSAT

PROV/KAB

PUSAT

PROV/KAB

RUTIN (Rp)

BOS (Rp)

PPG (Rp)

RUTIN (Rp)

BOS (Rp)

PPG (Rp)

RUTIN (Rp)

BOS (Rp)

PPG (Rp)

RUTIN (Rp)

BOS (Rp)

PPG (Rp)

A. PENINGKATAN SKL

1. Peningkatan prestasi akademik

2. Peningkatakn prestasi non akademik

3. Peningkatan jumlah kelulusan

4. Peningkatan kelanjutan studi

B. PEMENUHAN STANDAR ISI

1. Pengembangan Buku-1 KTSP (Dokumen-1 KTSP)

2. Pengembangan silabus

3. Pengembangan RPP

4. Pengembangan Bahan Ajar, Modul, Buku, dan sebagainya

5. Pengembangan Panduan Pembelajaran

6. Pengembangan Panduan Evaluasi Hasil Belajar

C. PEMENUHAN STANDAR PROSES

1. Persiapan pembelajaran

2. Pemenuhan persyaratan pembelajaran

3. Peningkatan pelaksanaan penilaian pembelajaran pembelajaran

4. Peningkatan pengawasan proses pembelajaran

D. Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana

1. Pemenuhan srana dan prasarana minimal

2. Pemenuhan sarana dan prasarana lainnya

3. Pemenuhan fasilitas pembelajaran dan penilaian

4. Fasilitas pembelajaran IPA

5. Fasilitas pembelajaran Prakarya

6. Fasilitas pembelajaran Senibudaya

E. Pemenuhan Standar Pengelolaan

1. Pemenuhan perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja dan kegiatan sekolah

2. Pemenuhan struktur organisasi dan mekanisme kerja sekolah

3. Peningkatan supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah

4. Peningkatan peranserta masyarakat dan kemitraan

5. Pengembangan perangkat administrasi sekolah (Program Aplikasi Sekolah)

6. Pengembangan SIM sekolah

7. Pembinaan dan partisipasi Pendidik dan tenaga kependidikan

8. Peningkatan kualitas Tenaga Administrasi Sekolah (TAS)

9. Peningkatan kualitas Organisasi Kesiswaan

F. Pemenuhan Standar Keuangan dan Pembiayaan Pendidikan

1. Peningkatan sumber dana pendidikan

2. Pengembangan pengalokasian dana

3. Pengembangan penggunaan dana

4. Peningkatan pelaporan penggunaan dana

5. Peningkatan dokumen pendukung pelaporan penggunaan dana

G. Pemenuhan Standar Penilaian Pendidikan

1. Peningkatan frekuensi ulangan harian

2. Peningkatan pelaksanaan UTS

3. Pengembangan materi UAS

4. Pengembangan materi ulangan kenaikan kelas

5. Pengembangan teknik-teknik penilaian kelas

6. Pengembangan instruman ulangan harian

7. Pengembangan instrumen ulangan kenaikan kelas

8. Pengembangan instrumen UTS

9. Pengembangan instrumen UAS

10. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian guru

11. Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian oleh sekolah(US, Ujian Praktik, UN)

12. Pengembangan perangkat pendokumentasian penilaian (Rapor, dll)

H. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah

1. Pengembangan budaya bersih

2. Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll

3. Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi

4. Penciptaan program PBP

5. Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain

6. Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan, dll

Bontomanai, 12 November 2015

Mengetahui/Menyetujui

Kepala Dinas Pendidikan

Kab/kota

Komite Sekolah

A.Pangerang Makkuaseng

Kepala Sekolah

M.Amiruddin M, S.Pd, M.Pd

NIP. 19600128198403 1 006

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

TAHUN 2015

RTL Pengembangan RKS dalam pemenuhan SNPPage 2