Pengembangan Sumber Daya Air - .Pemanfaatan Sumber Daya Air (Irigasi, domestik, industri, PLTA dan

  • View
    229

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Pengembangan Sumber Daya Air - .Pemanfaatan Sumber Daya Air (Irigasi, domestik, industri, PLTA dan

Pengembangan Sumber Daya Air Dr. Ir. Rispiningtati, MT.

Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng.

Kontrak Perkuliahan

2 SKS / Wajib

Kompetensi yang diharapkan

1. Menggunakan undang-undang keairan sebagai landasan hukum dan azas-azas umum dalam pengembangan sumber daya air.

2. Menghitung dan menggunakan model-model hidrologi, hidrolika, dan statistika dalam pemanfaatan sumber daya air.

3. Menghitung dan menerapkan model-model hidrologi, hidrolika, statistika, dan ekonomi teknik dalam pengendalian dan pelestarian sumber daya air.

4. Menerapkan tahapan-tahapan perancangan dan perencanaan sumber daya air.

5. Menerapkan model-model perancangan dan perencanaan dalam pengelolaan sumber daya air.

Pustaka yang digunakan

1. Anonim, Buku Ajar Pengembangan Sumber Daya Air

2. Goodman,1984, Principles of Water Resources Planning, New Jersey, Prentice Hall, Englewood Cliffs..

3. James, L.D. dan Lee, R.R.,1971, Economic of Water Resources Planning, Mc. Graw Hill, London.

4. Kuiper, Edward, 1987, Water Resources Project Economics, Butterworth, London.

5. Linsley, R. K., Franzini, Joseph, B.,1982, Hydrology for Engineers, Third Edition, Mc. Graw Hill, New York.

6. Linsley, R. K., Franzini, Joseph, B.,1982, Water Resources Egineering, Third Edition, Mc. Graw Hill International, New York.

7. May, Lary, W.,1992, Hydrosystem Engineering and Management, Mc Graw Hill Book Company, New York.

Pokok Bahasan1. Pendahuluan (pengertian, ruang lingkup, silabus dan evaluasi)

2. Landasan Hukum PSDA & Azas - azas hukum PSDA

3. Tahapan perancangan dan perencanaan Sumber Daya Air

4. Pemanfaatan Sumber Daya Air (Irigasi, domestik, industri, PLTA dan Navigasi)

5. Neraca Sumber Daya Air

6. Pengendalian Sumber Daya Air (pengendalian Banjir, Erosi dan Sedimentasi)

7. Pelestarian Sumber Daya Air (konsep pelestarian dan konservasi lahan-air)

8. Pengelolaan Sumber Daya Air (aspek Ekonomi sumberdaya air)

Evaluasi dan Penilaian

1. Evaluasi:

1. Tugas Perorangan (3) : 20%

2. Tugas Kelompok (1) : 20%

3. Quiz (2) : 20%

4. UAS (1) : 40%

Air

Dibumi ini sangat melimpah (sebagian besar air laut)

1.386 juta km persegi air, hanya sekitar 2,53% (35 juta km persegi) berupa air tawar di daratan.

Dan dari 2,53% tersebut, sebagian besar adalah gumpalan es dan glasir yang terperangkap di daerah kutub (69%). Sedangkan 30% berupa air tanah dan hanya 1% terdapat dalam sungai danau dan waduk.

Air

Pada tahun 2011, jumlah penduduk dunia telah mencapai 7 miliar dan diperkirakan akan bertambah hingga 10 miliar sebelum akhir abad ini.

Kebutuhan air rata-rata secara wajar setiap orang adalah 60lt air bersih per hari. dengan jumlah penduduk 7 miliar maka dibutuhkan sekurangnya 420 km kubik.

Dibutuhkan usaha pengembangan, pengelolaan dan pelestarian sumber daya air dengan prinsip keseimbangan antara upaya konservasi dan pendayagunaan SDA

Air

Air adalah semua air yang terdapat pada, di atas maupun di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini air permukaan, air tanah, air hujan, dan air laut yang dimanfaatkan di darat.

Sumber air adalah tempat/wadah air baik yang terdapat pada, di atas, maupun di bawah permukaan tanah.

Daya air adalah potensi yang terkandung dalam air dan atau sumber air yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dan penghidupan manusia.

Air

Sumberdaya air adalah air, sumber air, dan daya air yang terkandung didalamnya.

Konservasi sumberdaya air adalah upaya memelihara keberadaan, keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi sumberdaya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup baik pada waktu sekarang maupun pada generasi yang akan datang.

Pengembangan sumberdaya air adalah upaya peningkatan kemanfaatan fungsi sumberdaya air tanpa merusak keseimbangan lingkungan.

Air

Pendayagunaan sumberdaya air adalah upaya penatagunaan, penyediaan, penggunaan, pengembangan, dan pengusahaan sumberdaya air secara optimal, berhasilguna dan berdayaguna.

Pengendalian dan penanggulangan daya rusak air adalah upaya untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh daya rusak air yang dapat berupa banjir, lahar dingin, ombak, gelombang pasang, dan lain-lain.

Pengelolaan adalah upaya merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan konservasi, pendayagunaan sumberdaya air, dan pengendalian daya rusak air.

Air

Penatagunaan sumberdaya air adalah upaya untuk menentukan zona pemanfaatan sumber air dan peruntukan air pada sumber air.

Penyediaan sumberdaya air adalah upaya pemenuhan kebutuhan akan air dan daya air untuk memenuhi berbagai keperluan dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai.

Penggunaan sumberdaya air adalah pemanfaatan sumberdaya air dan prasarananya sebagai media dan atau materi.

Air

Hak guna sumberdaya air adalah hak untuk memperoleh dan menggunakan sumberdaya air untuk keperluan tertentu.

Daerah Aliran Sungai (DAS) atau yang disebut dengan Daerah Pengaliran Sungai (DPS) adalah sebuah kawasan yang dibatasi oleh pemisah topografis, yang menampung, menyimpan, dan mengalirkan air ke anak sungai dan sungai utama yang bermuara ke danau atau laut.

Wilayah sungai adalah kesatuan wilayah pengelolaan sumberdaya air dalam satu atau lebih Daerah Aliran Sungai dan atau satu atau lebih pulau-pulau kecil, termasuk cekungan air tanah yang berada di bawahnya.

Air

Cekungan air tanah adalah suatu wilayah yang dibatasi oleh batas-batas hidrogeologi dimana semua kejadian hidrogeologi seperti proses pengimbuhan, pengaliran, pelepasan air tanah berlangsung.

Air tanah atau air bawah tanah adalah air yang terdapat dibawah permukaan tanah pada lapisan tanah yang mengandung air.