Click here to load reader

MATERI AKUNTANSI BIAYA

  • View
    435

  • Download
    7

Embed Size (px)

Text of MATERI AKUNTANSI BIAYA

UNIT 1

Akuntansi Biaya

Joko Suyono, Ph.D.

UNIT 1MANAJEMEN, KONTROLER DAN AKUNTANSI BIAYA1.1 Manajemen Manajemen adalah suatu seni bagaimana cara mengerjakan sesuatu untuk mencapai suatu tujuan melalui orang lain (getting things done through other people).

Manager mencapai tujuan organisasi / perusahaan dengan cara memerintahkan orang lain untuk mengerjakan sesuatu yang diperlukan.

Manajemen adalah suatu teknik pengambilan keputusan.

Manager menggunakan sebagian besar waktunya untuk memecahkan permasalahan perusahaan (business problem)

Proses Manajemen

Manajemen pada dasarnya merupakan serangkaian fungsi berupa : Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Staffing, Directing (Pengarahan) dan controlling (Pengendalian). Dengan melakukan fungsi-fungsi manajemen ini, maka manajer akan mampu mencapai tujuan perusahaan melalui orang lain (melalui Stafnya)

Input (Resource)+ Management / Process=Output

Manpower

* Planning

Money

* Organizing

Material * Staffing

Goals of firms / profits

Machinery

* Directing

( Tujuan Perusahaan /

Method & System * Controlling Laba )

1.2 Proses Manajemen

Proses atau fungsi manajemen adalah : planning, organizing, staffing, directing and controlling.

Planning (Pengorganisasian)Planning adalah merencanakan tujuan organisasi / perusahaan dan kemudian menentukan aktifitas/kegiatan dan sumberdaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Manager perlu membuat planning agar :

Staf bekerja sesuai dengan tujuan perusahaan

Sumberdaya yang dibutuhkan bisa ditentukan dengan tepat

Melalui planning, manager akan mampu melihat kedepan sehingga dapat mengurangi / mengatasi resiko-resiko yang timbul. Resiko ini bisa berupa faktor ekonomi, sosial, politik, hukum, teknologi, lingkungan, dll.

Risks

Planning

Resources

Aims

The Business Environment

Organizing (Pengorganisasian)

Organizing berarti membuat struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Setiap pekerjaan dialokasikan dengan jelas, wewenang dan tanggung jawab ditentukan dengan jelas, dan dibuatkan sistim dan prosedur sebagai pedoman karyawan untuk bekerja. Struktur organisasi tidak bersifat statis tetapi lebih bersifat dinamis sesuai dengan perubahan dan kebutuhan organisasi.

Organizing juga berarti mengalokasikan tugas-tugas kepada bawahan, mengkoordinasi mereka untuk mencapai tujuan perusahaan.

Agar lebih efektif, semua kegiatan dari berbagai departemen/bagian harus terkoordinasi dan terintegrasi, sehingga ada satu kesatuan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Staffing

Staffing berarti manager harus menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja, melakukan rekruitmen dan training. Staf yang sangat berponsi harus dikembangkan dan diberi tanggung jawab yang lebih dalam perusahaan.

Directing (Mengarahkan)Manager harus memberikan pengarahan pada stafnya, dan juga memotivasi stafnya agar mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dengan penggunaan sumber daya seefisien mungkin. Manager juga bertanggung jawab untuk menciptakan sistim komusikasi dan kerja sama yang baik, sehingga setiap karyawan mempunyai komitmen untuk mencapai tujuan perusahaan, mengurangi pemborosan, dan penghematan biaya.

Controlling (Pengendalian)

Controlling mencakup tiga elemen:

1. Sistim, prosedur, dan standard kerja harus dibuat dan dikomunikasikan pada karyawan.

2. Sistim pengukuran kinerja karyawan didasarkan pada stadard kerja.

3. Penyimpangan antara hasil yang dicapai (kinerja) dengan standard kerja, harus diintifikasi dan dicarikan jalan keluarnya (solusinya).1.3 Bagan Organisasi

Director

Accounting HRD Production Marketing LogisticManager

Manager Manager Manager Manager

Staffs

Staffs

Staffs Staffs Staffs 1.4 Kontroler Kontroler adalah manajer eksekutif yang bertanggung jawab atas fungsi akuntansi.

Kontroler juga bertanggung jawab untuk melakukan observasi atas metode perencanaan dan pengendalian di seluruh perusahaan dan untuk mengusulkan perbaikan atas metode-metode tersebut.

1.5 Departemen Biaya Departemen Manufaktur (Produksi) Departemen Personalia (HRD) Derpartemen Keuangan Departemen Logistik Departemen Pemasaran Departemen Riset Dan Pengembangan (R & D)

Departemen Pengendalian Mutu (QC)

Departemen Engineering1.6 Peranan Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya melengkapi manajemen dengan alat yang diperlukan untuk aktivitas-aktivitas prencanaan dan pengendalian, memperbaiki kualitas dan efisiensi, serta membuat keputusan-keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.

Pengumpulan dan presentasi informasi biaya dan keuntungan akan membantu menajemen dalam hal :1. Membuat dan melaksanakan rencana anggaran untuk kegiatan operasional.

2. Menetapkan metode perhitungan biaya yang memungkinkan pengendalian aktivitas, mengurangi biaya dan memperbaiki kualitas.

3. Mengendalikan kuantitas fisik dari persediaan, dan menentukan biaya dari setiap produk dan jasa yang dihasilkan.

4. Menentukan biaya dan laba perusahaan untuk satu tahun periode akuntansi.5. Memilih di antara dua atau lebih alternatif jangka pendek atau jangka panjang yang dapat mengubah pendapatan atau biaya.

1.7 Anggaran Anggaran adalah pernyataan terkuantifikasi dan tertulis dari rencana manajemen. Seluruh tingkatan manajemen sebaiknya terlibat dalam pembuatan anggaran. Anggaran yang dapat dilaksanakan dengan baik akan meningkatkan koordinasi kerja.Alat untuk memotivasi karyawan guna mencapai tujuan seperti yang telah ditetapkan dalam anggaran :

1. Sistim kompensasi yang adil (fair salary)

2. Sistim penilaian kinerja karyawan (performance appraisal)

3. Sistim komunikasi dua arah yang memungkinkan bawahan bertanya kepada atasan.

4. Sistim promosi yang didasarkan pada penilaian kinerja karyawan.5. Adanya persamaan hak (equal opportunity)

6. Tidak ada diskriminasi (No discrimination)

7. Sistim pendukung karyawan, seperti pelatihan, bimbingan dan perencanaan karir.

1.8 Pengendalian Biaya Tanggung jawab atas pengendalian biaya terletak pada individu-individu yang menganggarkan biaya yang berada di bawah kendali mereka. Tanggung jawab manajer dibatasi pada biaya dan penapatan yang dapat dikendalikan oleh manajer tersebut, dan kinerja secara umum diukur dengan membandingkan antara biaya dan pendapatan aktual terhadap anggaran.

Untuk membantu mengendalikan biaya, akuntan perusahaan menetapkan biaya standard (standard costing).Latihan :

1. Dalam prakteknya, perencanaan dan pengendalian tidak dapat dipisahkan. Salah satu contoh adalah fakta bahwa pengendalian berfungsi sebagai masukan untuk siklus perencanaan berikutnya : misalnya tindakan pengendalian mungkin saja menunjukkan cacat dalam perencanaan, dan cacat tersebut diperbaiki saat membuat rencana periode berikutnya.

Diminta : Berikan paling tidak dua contoh lain yang menunjukkan bagaimana perencanaan dan pengendalian tidak dapat dipisahkan.

2. Pernyataan berikut ini merupakan satu contoh dari tiga jenis perencanaan.Diminta : identifikasikan setiap nomor sebagai A, B, atau C

A : contoh dari rencana jangka pendek

B : contoh dari rencana jangka panjang

C : contoh dari rencana strategis

1. Suatu perkiraan dibuat di tahun 2009 atas total penjualan yang diharapkan di tahun 2010, 2011, dan 2012.

2. Jumlah unit yangdiharapkan dijual tahun depan.

3. Suatu rencana untuk membubarkan salah satu dari dua devisi dalam perusahaan.

4. Estimasi atas laba bersih triwulanan untuk sisa tiga bulan terakhir tahun ini.

5. Suatu rencana untuk menjadi perusahaan pertama yang mendirikan laboratorium riset biomedical di stasiun ruang angkasa.3. Buatlah struktur organisasi PT. Calista Nusantara yang terdiri posisi berikut ini :

Director

ReceptionistSecretary to the Director

Promotion StaffAccounting Manager

Taxation StaffHRD Manager

Production AdministrationMarketing Manager

PPIC StaffProduction Manager

Engineering StaffLogistics Manager

Maintenance StaffEngineering Manager

Accounting StaffQC Staff

Cashier

Warehouse Staff

HRD Staff

Purchasing Staff

Account Receivable Staff

Customer Service

Account Payable Staff

Sales Representative

Security

GA Statt

Office Boy

UNIT 2

KONSEP BIAYA

3.1 Biaya Biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Ada 4 unsur pokok dari definisi biaya tersebut diatas :

1. Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi

2. Diukur dalam satuan uang

3. Yang telah terjadi atau yang secara potential akan terjadi

4. Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu

Contoh 1 :Perusahaan percetaan mencetak buku dengan judul Akuntansi Biaya. Untuk itu perusahaan memakai 1000 rim kertas HVS 70 gram dengan harga Rp.20.000,- per rim, sehingga total harga kertas yang dipakai untuk mencetak buku tersebut Rp.20.000.000,-

Dari contoh 1 tersebut diatas dapat diambil kesimpulan bahwa biaya untuk membuat buku berjudul Akuntansi Biaya berjumlah Rp.20.000.000,- karena

1. Kertas 1000 rim merupakan pengorbanan sumber ekonomi.

2. Pengorbanan