Makalah Akuntansi Biaya II

  • View
    586

  • Download
    15

Embed Size (px)

Text of Makalah Akuntansi Biaya II

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar Belakang MasalahPencatatan perhitungan kekayaan mulai dibutuhkan sejak manusia mengenali arti nilai suatu barang dan alat tukar, semenjak mengenal nilai arti suatu barang, manusia melakukan tukar-menukar barang dengan memperhatikan nilai barang dan memerlukan pencatatan perhitungan harta kekayaan (Akuntansi), pencatatan terus berkembang dari waktu ke waktu sampai dengan kemajuan peradaban manusia.Pencatatan yang lebih lengkap sejalan dengan perkembangan dunia usaha muncul dikota Venesia, Italia. Seorang biarawan pakar Matematika yang bernama Lucas Paciolo pada tahun 1494. Sisitem akuntansi yang dikemukakan Lucas Paciolo yang berkembang dan mendasari sistem akuntansi yang adipakai dalam dunia usaha sekarang ini.Akuntansi Biaya Adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya. Biaya dalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomis, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.Dalam arti sempit biaya merupakan bagian daripada harga pokok yang dikorbankan di dalam usaha untuk memperoleh penghasilan.

B. Rumusan MasalahBerdasarkan hal-hal uraian tersebut diatas dan untuk mengarahkan pembahasan maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut:1. Pengertian akuntansi2. Pengertian akuntansi biaya 3. Pengertian akuntansi biaya dalam Arti Luas dan SempitC. Pembatasan MasalahDalam hal pembahasan yang di lakukan memiliki cakupan yang di batasi, maka penyusun membatasi masalah sebagai berikut1. Pengertian akuntansi2. Pengertian Akuntansi biaya

D. Maksud dan TujuanMaksud dan tujuan yang hendak dicapai dalam pembahasan makalh ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai pokok bahasan. Adapun maksud dan tujuan pembuatan makalh ini adalah:1. Untuk mengetahui pengertian akuntansi secara umum2. Untuk mengetahui pengertian akuntansi biaya secara umum dan lebih Luas3. Untuk mengetahui manfaat dari akuntansi Biaya Dan agar mengetahui mengenai Akuntansi biaya lebih Mendalam

BAB IIPEMBAHASAN

A. Pengertian AkuntansiAkuntansi sering disebut bahasa dunia usaha (Bussines language) karena di akuntansi merupakan alat komunikasi perusahaan dalam menginformasikan peristiwa ekonomi kepada yang memerkukan. Dengan melalui laporan akuntansi perusahaan dapat menyampaikan pesan kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui posisi keuangan, dan tingkat perspektif perusahaan yang berguna untuk membantu pengan bilan keputusan.American Institut Of Certified Public Accountan (AICPA) mengemukakan bahwa akuntansi adalah seni pencatatan, pengelompokan dan pengiktisaran menurut cara yang berarti dan di nyatakan dalam nilai uang. Segala transaksi dan kejadian yang sedikitnya bersifat keuangan, kemudian ditafsirkan hasilnya. Seni di tafsirkan dari segi fisik dan kebijaksanaan.American Accouting Association (AAA) juga merumuskan bahwa akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi dalam sebuah perusahaan sehingga di mungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan bagi mereka yang menggunakan informasi.

B. Fungsi dan Pengertian Akuntansi BiayaPengertian Akuntansi Biaya Adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya. BiayaDalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomis, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.Dalam arti sempit biaya merupakan bagian daripada harga pokok yang dikorbankan di dalam usaha untuk memperoleh penghasilan. Pengertian Lain Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat manajemen dalam memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikannya informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Biaya (cost) berbeda biaya (cost) adalah pengorbanan ekonomis yang dikeluarkan untuk memperoleh barang dan jasa, sedangkan beban (expense) adalah expired cost yaitu pengorbanan yang diperlukan atau dikeluarkan untuk merealisasi hasil, beban ini dikaitkan dengan revenue pada periode yang berjalan. Pengorbanan yang tidak ada hubungannya dengan perolehan aktiva, barang atau jasa dan juga tidak ada hubungannya dengan realisasi hasil penjualan, maka tidak digolongkan sebagai cost ataupun expense tetapi digolongkan sebagai loss.Fungsi Akuntansi Biaya yakni: 1. Untuk mengukur pengorbanan nilai masukan tersebut guna menghasilkan informasi bagi pihak manajemen, apakah mendapat profit atau tidak2. Menghasilkan informasi bagi manajemen sebagai dasar untuk merencanakan alokasi sumber daya ekonomi yang dikorbankan untuk menghasilkan keluaran.Manajemen biaya : 1. Membutuhkan pengertian yang lebih mendalam tentang struktur biaya suatu perusahaan2. Manage r harus mampu menentukan kegiata dan proses jangka pendek dan jangka panjangInformasi Manajemen BiayaInformasi yang dibutuhkan untuk mengolah secara efektif perusahaan atau organisasi non laba Informasinya mengenai:1. Informasi keuangan = biaya dan pendapatan2. Informasi non keuangan yang relevan (produktivitas,kualitas dan faktor-faktor kunci lainnya)3. Penggunaan pihak internal untuk membantu manajemenProses pencatatan,penggolongan, peringkasan dan penyajian,serta penafsiran informasi biaya adalah tergantung untuk siapa proses tersebut ditujukaan. Proses akuntansi biaya dapat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai luar perusahaan, dalam hal ini proses akuntansi biaya dapat merupakan bagian dari akuntansi keuanganC. Perbedaan Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi ManajemenPersamaan :1. Kedua tipe akuntansi tersebut merupakan sistem pengolah informasi yang menghasilkan informasi keuangan. 2. Sebagai penyedia informasi keuangan yang bermanfaat bagi seseorang untuk pengambilan keputusan Perbedaan.: Perbedaan pokok antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen terletak pada :1. pemakai laporan akutansi dan tujuan mereka2. lingkup informasi3. fokus informasi4. rentang waktu5. kriteria bagi informasi akuntansi6. disiplin sumber7. isi laporan8. sifat informasiGambar berikut ini merupakan penjelasan mengenai perbedaan antara kedua tipe tersebut :

D. Perbedaan Pokok Akuntansi Keuangan dan Akuntansi ManajemenNo. Keterangan Akuntansi Keuangan Akuntansi Manajemen1. Pemakai Utama Para manajer puncak dan pi- Para manajer dari berbagai hak luar perusahaan. jenjang organisasi 2. Lingkup Perusahaan secara keselu- Bagian dari perusahaan Informasi ruhan 3. Fokus Berorientasi pada masa Berorientasi pada masa Informasi Yang lalu yang akan datang.4. Rentang waktu Kurang fleksibel. Biasanya Fleksibel : bisa harian, minggu Mencakup jangka waktu ku- an, bulanan, bahkan bisa 10 Artalan, tengah tahun, th-an tahunan.5. Kriteria bagi Dibatasi oleh prinsip akunt- Tidak ada batasan, kecuali Informasi Akun- Ansi yang lazim manfaat yang dapat dipero- Tansi. leh oleh manaj dari informasi dibandingkan dg pengorbanan untuk memperoleh informasi tersebut. 6. Disiplin Sumber Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi dan Psikologi Sosial 7. Isi Laporan Laporan berupa ringkasan Laporan bersifat rinci menge- Mengenai perusahaan seba- nai bagian dari perusahaan.Gai keseluruhan. 8. Sifat Informasi Ketepatan informasi merupa- Unsur taksiran dalam infor- Kan hal yg penting Masi adalah besar.9. Proses akuntansi biaya dapat di tunjukan pula untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam perusahaan. Dengan demikian akuntansi biaya harus memperhatikan karakteristik Akuntansi manajemen .Akuntansi biaya mempunyai tiga tujuan pokok yakni : penentuan harga pokok produk, pengendalian biaya, dan penganbilan keputusan khusus. Untuk memenuhi tujuan penentuan harga pokok produk, akuntansi biaya mencatat penggolongan dan meringkas biaya-biaya pembuatan produk atau penyerahan jasa. Biaya yang dikumpulkan dan disajikan adalah biaya untuk menentukan harga pokok produk ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pihak luar perusahaan.Oleh karena itu, untuk melayani kebutuhan pihak luar tersebut, akuntansi biaya untuk penentuan harga produk tunduk pada prinsip-prinsip akuntansiyang lazim. Di samping itu, penentuan harga pokok produk untuk memenuhi kebutuhan tersebut dilayani oleh akuntansi manajemen yang tidak selalu terikat dengan prinsip akuntansi yang lazim. Misalnya, metode variable costing untuk penentuan harga pokok produk dan penyajian informasi biaya untuk memenuhi kebutuhan manajemen dalam perencanaan dan penganbilan keputusan jangka pendek.Pengendalian biaya harus didahului dengan penentuan biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk memeproduksi satu-satunya produk. Jika biaya yang seharusnya ini telah ditetapkan, akuntansi biaya bertugas untuk memantau apakah pengeluaran biaya yang sesungguhnya sesuai dengan biaya yang seharusnya tersebut. Akuntansi biaya kemudian melakukan analisis terhadap penyimpana biaya sesungguhnya dengan biaya yang seharusnya dan menyajiakan informasi mengenai penyebab terjadinya selisih tersebut.Dari analisis penyimpangan dan penyebabnya tersebut manajemen akan dapat mempertimbangkan tindakan koreksi, jika hal ini perlu dilakukan. Dari analisis ini juga manajemen puncak akan dapat mengadakan penilaian prestasi para manager dibawahnya. Akunta si biaya untuk tujuanpengendalian biaya ini lebih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pihak dalam perusahaan. Aspek prilaku manusia dalam akuntansi biaya untuk tujuan pengendalian biaya adalah besar. Dengan demikian akuntansi biaya untuk tujuan pengendalian biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen. Lihat sistem biaya standar, baik dengan metode full costing (Bab 13 sistem biaya standar metode variable costing) pengambilan keputusan khusus menyangkut masa yang akan datang. Oleh karena itu informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan khusus menyajikan biaya masa yang akan datang (future costs). Informasi biaya ini tidak dicatat dalam catatan akuntansi biaya, mela