Click here to load reader

Lapsus Radiologi Fraktur Femur

  • View
    83

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

radiologi

Text of Lapsus Radiologi Fraktur Femur

Fraktur 1/3 Medial Os Femoris I. KASUSNama Pasien / Umur: Anggi Rezky Amalia / 8 tahunNo. Rekam Medik: 631603Alamat: Jl. Kanayya Kelara JenepontoPerawatan Bagian : Lontara 2 Rawat Inap Bedah- Trauma RS. Wahidin SudirohusodoTanggal Kunjungan: 6 Oktober 20131.1 Anamnesis : Keluhan Utama: Nyeri kepala dan nyeri paha kanan akibat kecelakaan Riwayat Penyakit Sekarang :Dialami sejak 1 hari yang lalu. Pasien mengalami kecelakaan lalu lintas, pada saat itu pasien berjalan di pinggir jalan raya, dan ditabrak motor dari arah belakang. Pasien segera dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit daerah Jeneponto dan dirujuk lagi ke rumah sakit Labuang Baji dan terakhir dirujuk ke rumah sakit Wahidin Sudirohusodo.1.2 Pemeriksaan fisis Keadaan \umum: Sakit sedang, gizi cukup Kesadaran: Kompos mentis (GCS 15) Tanda Vital: Tekanan darah: 110/70 mmHgNadi: 96 x/menit Suhu: 37,1 oC Pernafasan: 24 x/menit Status Generalis:Mata :Anemia (-), ikterus (-), perdarahan subkonjungtiva (-)THT:Tonsil T1-T1hiperemis (-), faring hiperemis (-)lidah kotor (-), sianosis (-), perdarahan gusi (-)Leher: DVS R-2 cm H2O, Pembesaran kelenjar limfe (-), kaku kuduk (-)Thorax:Simetris, suara nafas vesikuler, ronchi- - wheezing Vocal Fremitus : DBN Cor : BJ I/II murni, reguler, bising (-) Abdomen:Peristaltik (+) kesan normal, Hepar dan lien tidak teraba, distended (-).Ekstremitas: Regio Femur DextraI : tampak edema(+),deformitas (+), hematom (-), atrofi (+)P : nyeri tekan (+)ROM : gerak aktif dan pasif hip dan knee joint terbatas karena nyeriNVD : arteri dorsalis pedis teraba, CRT kurng dari 2 detik, sensibilitas baikLain-lain:-1.3 LaboratoriumJenis PemerikaanHasilNilai Rujukan

DARAHRUTIN

WBC13.73 x103/Ul4 - 10 x 103/uL

RBC3.14x106/Ul4.506.50 x 106/u L

HGB8.4 g/dL14 - 18 g/dL

HCT26.1 %40 54%

PLT129x 103/Ul129x 103/uL

SGOT56 U/L sklerotikOsteolitik < sklerotik

Swelling (+)Swelling (-)

Nekrosis Avaskuler : hilangnya/terputusnya supply darah pada suatu bagian tulang sehingga menyebabkan kematian tulang tersebutSesuai dengan anatomi vaskuler, maka nekrosis avaskuler pascatrauma sering terjadi pada kaput femoris yaitu pada fraktur kolum femoris, pada naviculare manus, dan talus.1

Gambar 11 : Nekrosis avaskuler Non Union : Biasanya karena imobilisasi tidak sempurna. Juga bila ada interposisi jaringan di antara fragmen-fragmen tulang. Radiologis terlihat adanya sklerosis pada ujung-ujung fragmen sekitar fraktur dan garis patah menetap. Pembentukan kalus dapat terjadi di sekitar fraktur, tetapi garis patah menetap. 1

Gambar 12 : Non-union Delayed Union : Adalah fraktur yang tidak sembuh setelah selang waktu 5-5 bulan (tiga bulan untuk anggota gerak atas dan 5 bulan untuk anggota gerak bawah). Gambar 13 : Delayed union

Mal-union : disebabkan oleh reposisi fraktur yang kurang baik, timbul deformitas tulang.1,5

Gambar 14 : Mal-union Atrofi Sudeck : Suatu komplikasi yang relatif jarang pada fraktur ekstremitas, yaitu adanya disuse osteoporosis yang berat pada tulang distal dan fraktur disertai pembentukan jaringan lunak dan rasa nyeri. 1,5 Gambar 15 : Atrofi Sudeck, soft tissue swelling, osteopenia (panah)

DAFTAR PUSTAKA1. Rasjad, Chairuddin. Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi,cetakan ke-V. Jakarta: Yarsif Watampone, 2008. 332-334.2. Hardy Maryann, Boynes Stephen. Paediatric Radiography. Blackwell Publishing. Page 13. Pediatric Thighbone (Femur) Fracture copyright 2010 American Academy of Orthopaedic Surgeons page 14. Treatment of Pediatric Diaphyseal Femur Fractures Guidline and Evidence Report page 135. Ekayuda, Iwan. Tulang. Dalam : Rasad, Sjahriar. Radiologi Diagnostik. Edisi ke-2. Jakarta : Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2006. Hal. 336. Carter, Michael. Fraktur dan dislokasi. Dalam : Price, Sylvia dkk. Patofisiologi, volume 2.Jakarta:EGC,2006.1365-13687. Christina A. Malone,1 M.F.S.; Norman J. Sauer,2 Ph.D.; and Todd W. Fenton,2 Ph.D. dalam : A Radiographic Assessment of Pediatric Fracture Healing and Time Since Injury : J Forensic Sci, September 2011, Vol. 56, No. 5

15

Search related