Click here to load reader

Kiat Sukses Menjadi Pengusaha

  • View
    59

  • Download
    13

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kiat menjadi pengusaha sukses

Text of Kiat Sukses Menjadi Pengusaha

  • Menjadi Entrepreneur yang Sukses Darmapoetra Maulana

  • TRANSISI Penting dalam Hidup Anda

    Karyawan

    Wirausaha atau Entrepreneur

    TransisiJika gagal, jatuh terpelanting

  • Perbedaan Karyawan dengan Wirausaha

    Karyawan

    Penghasilan tetap dan stabil Ritme kerja bersifat rutin Kebebasan rendah Ketergantungan tinggi (high dependent) Bersifat pasti (ada kepastian)

    Wirausaha

    Penghasilan variatif dan fluktuatif Ritme kerja bersifat tidak rutin Kebebasan tinggi Ketergantungan rendah Ketidakpastian tinggi

  • Mind Set (Pola Pikir) Wirausaha Sukses

  • MINDSET (POLA PIKIR) WirausahawanWirausaha atau Entrepreneur

    Percaya Diri (self confidence) Berorientasi pada prestasi Berani mengambil resiko Berjiwa independen Kreatif dan Inovatif Ulet dan Tekun (persisten)

  • Pengertian tentang Wirausaha

    Wiraswasta

    Dari bahasa sansekerta WIRA berarti manusia unggul, teladan, berbudi luhur, berani SWA artinya sendiri STA artinya berdiri Wiraswasta : keberanian dan keteguhan dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan kekuatan yang ada pada diri sendiri

  • Wirausaha dengan Konsep 5 D Seorang wirausaha yang sukses memiliki impian (dream) dan visi yang jelas tentang masa depan bisnisnya

    Dream

    Seorang wirausaha yang sukses memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan (decisiveness) secara akurat, penuh perhitungan dan tidak lamban. Tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

    Decisiveness

  • Wirausaha dengan Konsep 5 D Setelah mengambil keputusan dengan matang, maka seorang wirausaha akan segera menindaklanjutinya dengan tindakan (doers) yang cepat dan terukur. Bukan NATO (not action, talk only !)

    Doers

    Seorang wirausaha melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggungjawbnya tinggi, dan tidak mudah menyerah meski menghadapi banyak rintangan.

    Determination

    Seorang wirausaha memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaaan dan bisnisnya.

    Dedication

  • Sikap Dasar bagi WirausahaMemiliki pola pikir positif (the power of positive thinking) :You Can if You Think You Can !!Memiliki optimisme tentang masa depan usahanya

    Pikiran

    Perasaaan

    Tindakan

  • Ketika anda berpikir negatif, perasaan dan tindakan akan anda akan cenderung bersifat negatif pula, dan pada akhirnya yang bayangan anda yang negatif akan benar-benar terjadiExample:Tidak Menarik Mutu jelekSepi pembeliGagalRugi

    Negative Thinking

  • Examples:Produk menarikKualitas istimewaPembeli puasSuksesUntungPositive ThinkingKetika anda berpikir positif, perasaan dan tindakan akan anda akan cenderung bersifat positif pula, dan pada akhirnya yang bayangan anda yang positif akan benar-benar terjadi

  • Informasi untuk Memulai Usaha Baru dan Faktor Kunci Keberhasilan

  • Mencari Informasi Peluang UsahaArtikel mengenai dunia usaha di majalah atau surat kabar (majalah yang memiliki rubrik khusus tentang wirausaha adalah majalah SWA; dan ada juga majalah yang semua isinya menyangkut tentang usaha baru yakni, majalah PENGUSAHA).Kursus atau Lokakarya (khususnya tentang topik usaha baru)Biografi atau kisah sukses pengusaha (sekarang banyak buku beredar yang mengenai seluk beluk menekuni dunia usaha. Salah satu judul yang bagus adalah : Berwirausaha dari Nol karangan Andrias Harefa). Observasi atau Ngobrol dengan Pelaku Bisnis (pelaku bisnis ini bisa rekan atau kerabat Anda). Dari obrolan ini, Anda mungkin bisa menggali informasi yang bermanfaat bagi rencana usaha baru Anda.

  • Mencari Informasi Peluang UsahaInformasi juga bisa diperoleh melalui penelitian sederhana dan kecil-kecilan. Daftar pertanyaan yang bisa digunakan saat melakukan penelitian atau observasi ini antara lain adalah:Kira-kira siapa calon pembelinya atau pasarnya prospektif atau tidak? Berapa besar kira-kira permintaan pasar? Apakah sudah ada pesaing yang melakukan usaha sejenis? Jika ya, dimana lokasi pesaing itu? Apakah terlalu dekat atau relatif jauh? Berapa kira-kira modal yang dibutuhkan? Komponen biaya apa saja yang diperlukan? Berapa kira-kira pemasukan yang akan diperoleh tiap bulan? Berapa tingkat keuntungannya? Siapa yang akan jadi pemasok kita? Bagaimana cara pembayaran ke pemasok?

  • Faktor Kunci dalam Memulai Usaha BaruA) Mengenali Pribadi Anda sebagai Calon Wirausaha Baru Memahami karakter pribadi (Apa tipe kerpibadian Anda? Apa kelebihan dan kekurangan dari sifat pribadi Anda? Tipe pribadi Anda sedikit banyak akan berpengaruh terhadap jenis pilihan usaha yang akan Anda ambil) Memahami motivasi diri (Apakah Anda memiliki tingkat motivasi yang tinggi atau sedang-sedang saja?)

  • Faktor Kunci dalam Memulai Usaha Baru Memahami bakat dan kemampuan Anda (Apakah Anda memiliki bakat, hobi atau kemampuan khusus yang bisa dimanfaatkan sebagai awal membangun usaha baru?) Memahami pengalaman Anda (Apakah selama ini Anda memiliki pengalaman dalam bidang tertentu yang Anda tekuni?)

  • Faktor Kunci dalam Memulai Usaha BaruB) Melakukan Penentuan Jenis Usaha dengan Cermat Lihat karakter bidang usaha yang akan Anda masuki (Apakah berbentuk seperti toko/kios (bersifat kontinyu) ataukah seperti usaha penyewaan jasa (bersifat menunggu order). Juga apakah bersifat jual banyak, untung dikit/low margin-high volume; ataukah jual dikit, untung banyak/high margin-low volume?) Lihat apakah Anda menyukai usaha tersebut (Apakah Anda memiliki minat yang tinggi terhadap usaha Anda ini? Lihat apakah Anda mampu menjalankan usaha tersebut (Apakah Anda memiliki ketrampilan yang diperlukan untuk menjalankan usaha baru ini?)

  • Faktor Kunci dalam Memulai Usaha BaruC) Menguasai Aspek Teknis dalam Membuka Usaha Aspek permodalan dan pengelolaan keuangan Aspek menghadapi persaingan Memiliki mentor sebagai penasehat

  • Menetapkan Sasaran (Goals) bagi Seorang Wirausaha

  • Menetapkan Goals (sasaran) WirausahaApakah manfaat menetapkan sasaran (goals) sebagai seorang Wirausaha ?

  • Membuat kita mampu memfokuskan energi dan usaha kitaMendorong dan memotivasi kitaBerperan sebagai basis untuk mengalokasikan sumber daya (modal, manusia, dll)Untuk mengukur tingkat keberhasilan kita Manfaat Memiliki Sasaran (Goals)

  • Mengapa Goals Penting? Riset menujukkan bahwa membuat dan menuliskan sasaran kinerja akan membantu seseorang untuk mencapai tujuan Individu yang berprestasi cenderung menetapkan sasaran kinerja yang menantang

  • Fase Menyusun Sasaran (Goals) bagi WirausahaGoals Setting: Membangun Sasaran yang Menantang

    Afirmasi : Merumuskan sasaran dengan redaksional yang positif

    Visualisasi: Membayangkan sasaran yang sukses diraih

  • Pedoman Menyusun Goals dengan Metode SMARTSpecific : sasaran harus bersifat spesifik dan terfokusContoh: menekuni usaha dibidang rumah makan khas Sunda

    Measurable: sasaran bersifat terukurContoh: mencapai omzet penjualan sebesar Rp 300 juta/bulan

    Achievable : sasaran yang telah ditetapkan merupakan hal yang realistis dan dapat dicapai (achievable)

    Relevant : sasaran yang dipilih sebaiknya relevan dan berkaitan dengan kapabilitas Anda Time : waktu untuk mencapai target tersebut / deadlineContoh: mencapai omzet penjualan sebesar Rp 3 milyar/tahun pada akhir tahun 2010

  • Aspek yang Dicakup dalam Penetapan Sasaran Aspek Produk atau Jasa yang Akan diJualApa jenisnya?Bagaimana proses pembuatan produk/jasa tersebut?Bahan Bakunya dari Mana?Lokasinya dimana?Apa keunggulan produk/jasa Anda?

  • Aspek yang Dicakup dalam Penetapan SasaranAspek Pemasaran Siapa target pasar yang akan dituju?Berapa banyak jumlah pembeli potensial?Siapa pesaing potensial Anda?Berapa harga jual produk/jasa Anda?Berapa kira-kira volume penjualan Anda dalam setahun?Kegiatan promosi apa yang akan Anda lakukan?

  • Aspek yang Dicakup dalam Penetapan Sasaran3. Aspek KeuanganBerapa modal usaha yang dibutuhkan?Aspek/bagian apa saja yang membutuhkan modal?Dari mana modal itu akan Anda peroleh? Berapa lama kira-kira akan balik modal?

  • Aspek yang Dicakup dalam Penetapan Sasaran4. Aspek SDMSiapa yang akan menjalankan usaha ini?Berapa banyak SDM yang dibutuhkan?Kemampuan seperti apa yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini?Apakah Anda telah memiliki pengalaman dalam bidang usaha ini?

  • Afirmasi Afirmasi : Merumuskan sasaran dengan redaksional yang positif

    Merumuskan sasaran dalam pernyataan yang bernada positif.Misal 1:Sasaran : Pada tahun depan saya akan membuka rumah makan khas SundaAfirmasi: Pada tahun depan saya akan membuka rumah makan khas Sunda dengan rasa makanan yang paling enak dan pelayanan yang sangat ramahMisal 2:Sasaran : Saya akan merekrut dua koki dan lima pelayanAfirmasi: Saya akan merekrut dua koko dengan reputasi hebat, dan lima pelayan yang cekatan dan rajin

  • VisualialisasiVisualisasi Membayang-kan kesuksesan yang akan Anda raih

    Membayangkan profil kesuksesan yang akan Anda raih dalam benak dan pikiran Anda. Riset menunjukkan efek positif dari visualisasi ini pada tingkat keberhasilan individu Tips membangun visualisasi: Tenangkan pikiran Anda Bayangkanlah usaha Anda yang sukses. Sertakan indra Anda sebanyak mungkin dalam imajinasi Anda. Lihatlah rumah makan Anda yang dipenuhi orang, kelezatan rasa makanan yang Anda jual, keramahan pelayan Anda, hingga suara kasir yang terus bergemerincing.

  • Analisa Masalah dan Mengambil Keputusan bagi Seorang Wirausaha

  • 2. Menghindari pikiran-pikiran negatif: Saya tidak mampu!1. Memiliki keinginan untuk memecahkan masalah.Pemecah Masalah yang Handal

  • 3. Mampu memandang persoalan dari sisi yang berbeda.4. Kreatif dalam mencari penyebab maupun alternatif solusi.Pemecah Masalah yang Handal

  • Pemecahan masalah yang sistematis menggunakan al