Histologi Tumbuhan Dan Hewan

  • View
    984

  • Download
    12

Embed Size (px)

Transcript

JARINGAN DAN ORGAN POKOK TUMBUHAN

Oleh: I Dewa Gede Agus Sudarma 1113031011 B/ semester 1

Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha 2011/2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat Beliau penulis mampu menyelesaikan makalah dengan judul Jaringan dan Orga Pokok Tumbuhan ini sesuai dengan waktu yang direncanakan. Penulis juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini, yang tidak mampu penulis katakana satu persatu. Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Penulis berharap makalah ini dapat membantu pembaca untuk memahami dan mengetahui cara penggunaan tanda baca. Singaraja, November 2011

Penulis

ii

DAFTAR ISI JudulKATA PENGANTAR ........................................................................................................... ii DAFTAR ISI ........................................................................................................................ iii BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1 1.1 1.2 1.3 Latar Belakang ...................................................................................................... 1 Perumusan Masalah ............................................................................................. 1 Tujuan .................................................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................................... 3 2.1 Jaringan pada Tumbuhan.................................................................................... 3

a. Jaringan Meristem (Embrional) .......................................................................... 3 b. Jaringan Dewasa ................................................................................................... 5 2.2 Organ Pokok Pada Tumbuhan .......................................................................... 23

a. Akar (Radix) ........................................................................................................ 23 b. Batang .................................................................................................................. 24 c. Daun (Folium) ..................................................................................................... 26 BAB III PENUTUP ........................................................................................................... 27 3.1 3.2 Simpulan .............................................................................................................. 27 Saran .................................................................................................................... 27

Daftar Pustaka ................................................................................................................... 28

iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Tumbuhan adalah salah satu makhluk hidup ciptaan Tuhan selain manusia dan hewan. Semua makhluk hidaup ciptaan Tuhan, tidak terdiri atas satu bagian saja. Manusia tercipta atas beberapa bagian yaitu kepala, badan, tangan, kaki, dan yang lainnya. Tumbuhan juga tercipta atas beberapa bagian. Bunga, daun, batang, dan akar adalah bagian dari tumbuhan yang dapat diamati dengan mudah. Bagian tumbuhan yang disebutkan di atas disebut dengan organ tumbuhan. Setiap organ memiliki fungsi dan kerjanya masing-masing. Walaupun memiliki fungsi yang berbeda, namun satu organ selalu miliki keterkaitan dengan organ lain. Tidak semua tumbuhan yang ada di dunia ini memiliki semua organ tersebut. Hanya beberapa tumbuhan yang memiliki semua organ yang dupaparkan diatas. Namun, ada organ yang pasti dimiliki oleh semua tumbuhan yang ada di muka bumi ini. Organ tersebut dikenal dengan organ pokok tumbuhan. Organ merupakan kumpulan beberapa jaringan yang berkerja sama untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Sedangkan jaringan merupakan kumpulan sel-sel yang memiliki fungsi yang sama. Satu jaringan saling bekerjasama untuk membentuk sebuah organ. Antara satu organ dengan organ yang lain, tidak mutlak memiliki jaringan yang berbeda. Beberapa jaring yang menyusun suatu organ, juga dapat menyusun organ yang lainnya. Ada banyak jaringan pada tumbuhan dan memiliki fungsi yang beraneka ragam. Pembuatan makalah ini didasari karena banyaknya jenis jaringan dalam tumbuhan yang menyebabkan masih banyak orang yang bingung mengenai jaringan dan organ pokok tumbuhan. Pembuatan makalah ini bertujuan untuk membantu dan mempermudah pembaca untuk mempelajari jaringan dan organ pokok tumbuhan.

1.2 Perumusan Masalah Dari latar belakang yang telak dipaparkan di atas, penulis dapat menguraikan beberapa rumusan masalah yaitu: 1) Jaringan apa sajakah yang tedapat pada tumbuhan? 1

2) Apa sajakah organ pokok pada tumbuhan?

1.3 Tujuan Tujuan yang dapat diuraikan dari rumusan masalah di atas adalah: 1) Mengetahui jaringan yang terdapat pada tumbuhan. 2) Mengetahui organ pokok pada tumbuhan.

2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Jaringan pada Tumbuhan Pada organisme bersel banyak, sel-sel berkelompok untuk menyusun jaringan, yang berfungsi untuk menjalankan tugas-tugas tertentu. Jaringan pada tumbuhan ada dua macam, yaitu jaringan meristem (embrional) dan jaringan permanen (dewasa). a. Jaringan Meristem (Embrional) Jaringan meristem terdiri dari sel-sel yang masih muda (embrional), belum mengalami deferensiasi, dan masih aktif membelah. Oleh karena itu, jaringan meristem disebut juga janringan muda. Jaringan meristem dapat dibeda-bedakan berdasarkan beberapa hal. Berasarkan letak jaringan meristem pada batang, dapat dibedakan menjadi tiga yaitu sebagai berikut: 1) Meristem lateral atau meristem samping. Jaringan ini terdapat pada cambium dan cambium gabus (felogen). Meristem lateral merupakan jaringan muda yang terbentuk oleh selsel initial yang terletak antara bagian alat-alat tumbuhan (antara jaringan-jaringan dewasa). Akibat aktivitas meristem ini tumbuhan akan mengalami penambahan besar ke samping. 2) Meristem interkalar atau meristem antara. Jaringan ini terdapat pada jaringna dewasa, misalnya pangkal ruas batang. 3) Meristem apikal atau jaringan ujung. Jaringan ini terdapat pada ujung batang atau ujung akar. Meristem apikal (ujung) merupakan jaringan muda yang terbentuk oleh sel-sel intial yang berbeda pada ujung-ujung dari alat-alat tumbuhan. Dengan adanya meristem ini, tumbuhan dapat bertambah tinggi dan panjang.

3

Meristem Apika l

Meristem Interkalar

Meristem LateralA = Penampang bujur B = Penampang lintang

A

B

Gambar 1. Meristem jaringan meristem

Jaringan meristem berdasarkan asal-usulnya dapat dibedakan menjadi dua yaitu sebagai berikut: 1) Mristem Primer, meristem yang berasal dari sel-sel embrional yang merupakan kelanjutan darikegiatan embrio atau lembaga. Meristem primer ini terdapat pada ujung akar dan ujung batang. Aktivitas jaringan meristem mengakibatkan terjadinya pertumbuhan dan perkembangan pada batang dan akar. Menurut teori Haberlandt, meristem primer meliputi daerah protodema (bakal epidermis), prokambium (bakal kambium), meristem dasar (bakal parenkim).

Meristem primer terletak pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan. Menurut Hanstein, pada bagian ujung akar dibagi menjadi tiga daerah, yaitu: a) Dermatogen yang akan berkembang manjadi epidermis; b) Periblem yang akan berkembang manjadi korteks; c) Pleron yang akan berkembang menjadi stele.

Meristem pada ujung batang menurut Schmidt dibagi menjadi 2 bagian. a) Korpus. Bagian ini merupakan pusat dari titik tumbuh, yang memiliki area yang luas dan sel-selnya relatif besar. Sel-sel pada bagian korpus ini akan membelah secara tidak beraturan. 4

b) Tunika. Bagian ini merupakan bagian paling luar dari titik tumbuh. Tunika terdiri dari satu atau beberapa lapis sel, dengan sel-sel yang relatif kecil dan mengalami pembelahan kesamping (ke arah lateral). Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.

2) Meristem sekunder, meristem yang berasal dari jaringan dewasa yang telah terhenti pertumbuhannya, tetapi menjadi embrional kembali. Contohnya adalah kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem sekunder ini menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

b. Jaringan Dewasa Jaringan dewasa terdiri dasi sel sel yang sudah tidak membelah dan telah mengalami diferensiasi atau pengkhususan fungsi. Sifat-sifat jaringan dewasa adalah sebagai berikut: 1) Tidak mempunyai aktivitas untuk memperbanyak diri. 2) Ukurannya relatif lebih besar dibandingkan jaringan meristem. 3) Memiliki vakuola yang besar. 4) Kadang-kadang selnya sudah mati. 5) Dinding sel telah mengalami penebalan. 6) Terdapat ruang antar sel. Jaringan dewasa meliputi: 1) Jaringan Pelindung 2) Jaringan Dasar (Parenkim) 3) Jaringan Penguat (Mekanik) 4) Jaringan Pengangkut

1) Jaringan Pelindung Jaringan pelindung berfungsi untuk melindungi tumbuhan dari pengaruh luar yang merugikan. Jaringan pelindung pada tumbuhan berupa jaringan epidermis dan jaringan gabus.

5

a) Jaringan epidermis Jaringan epidermis ini berada paling luar pada alat-alat tumbuhan primer seperti akar, batang daun, bunga, buah, dan biji. Selain berfungsi sebagai pelindung, jaringan epidermis juga berfungsi sebagai tempat pertukaran zat. Epidermis tersusun atas satu lapisan sel saja. Bentuknya bermacam-macam, misalnya isodiametris yang memanjang, berlekuk-lekuk, atau menampakkan bentuk lain. Epidermis tersusun sangat rapat sehingga ti