Gambaran Penyalahgunaan Obat Triheksifenidil Pada Anak ... Tabel Fungsi Saraf Otonom 17 ... Tabel 3

  • View
    2

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Gambaran Penyalahgunaan Obat Triheksifenidil Pada Anak ... Tabel Fungsi Saraf Otonom 17 ... Tabel 3

  • Gambaran Penyalahgunaan Obat Triheksifenidil Pada Anak-anak Jalanan Kawasan Jalan Malioboro di Daerah

    Istimewa Yogyakarta Bulan Mei – Juni 2007

    SKRIPSI

    Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.)

    Program Studi Farmasi

    Diajukan oleh :

    Yohanes Darmawan

    998114095

    FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA 2007

    i

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Gambaran Penyalahgunaan Obat Triheksifenidil Pada Anak- anak Jalanan Kawasan Jalan Malioboro di Daerah Istimewa

    Yogyakarta Bulan Mei – Juni 2007

    Yang diajukan oleh:

    Yohanes Darmawan

    NIM : 998114095

    Telah disetujui oleh :

    Pembimbing Yosef Wijoyo, M. Si., Apt

    ii

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • iii iii

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Kupersembahkan karya kecil & sederhana ini kepada:

    Bapa di surga, juga Tuhan Yesus dan Bunda Maria

    Ibuku, Bapakku, kakakku, cintaku, dan

    Sahabat – sahabat yang selalu setia dalam proses hidupku

    Terimakasih, sudah mengajari aku cinta, karena Engkau datang ke dunia untuk mencintai manusia Terimakasih, sudah mengajariku untuk rendah hati, karena Engkau datang ke dunia untuk melayani Terimakasih sudah mengajariku untuk memaafkan, karena Engkau sendiri tidak pernah menghitung dosaku Terimakasih sudah mengajariku untuk setia, karena Engkau sendiri tidak pernah meninggalkanku Jejak kaki memang hanya sepasang di atas pasir karena saat itu aku berada dalam gendongan-Mu Selalu sedih melihat air mataku Selalu hadir menyapa Walau aku meninggalkan dan memusuhi Menyediakan bahu untuk bersandar, ketika aku lelah menghadapi dunia ini Terimakasih karena telah sudi menjadi sahabatku

    iv

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

    Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak

    memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan

    dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

    Yogyakarta, Oktober 2007

    Penulis,

    Yohanes Darmawan

    v

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

    Yang bertandatangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma :

    Nama : Yohanes Darmawan

    Nomor Mahasiswa : 998114095

    Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul :

    Gambaran Penyalahgunaan Obat Triheksifenidil pad Anak-anak Jalanan Kawasan Jalan Malioboto adi Daerah Istimewa Yogyakarta Bulan Mei – Juni 2007

    beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikannya secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis.

    Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya

    Dibuat di Yogyakarta

    Pada tanggal : 15 Februari 2008

    Yang menyatakan,

    Yohanes Darmawan

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • INTISARI

    Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penyalahgunaan obat triheksifenidil pada komunitas anak-anak jalanan di wilayah Malioboro yang terpusat di depan Benteng Vredenburg. Metode penelitian ini menggunakan metode accidental sampling mengingat keterbatasan jumlah anak-anak jalanan yang dapat bekerja sama terbatas jumlahnya.

    Pengisian kuisioner dilakukan oleh 50 responden dari 120 anak-anak jalanan yang masih aktif menyalahgunakan triheksifenidil dan setiap hari “eksis” atau berada di wilayah tersebut. Sebanyak 33 responden (66%) adalah laki-laki dan 17 responden (34%) perempuan dimana 46% dari 50 responden adalah remaja (13-18 tahun) dengan usia termuda 8 tahun. Triheksifenidil diperoleh dengan harga Rp 10.000,00 – Rp 15.000,00 per butir dari hasil mengamen (70 %). 70% dari responden mengkonsumsi triheksifenidil tersebut bersama dengan teman (biasanya bersama alkohol), hal tersebut dapat menandakan betapa kuatnya pengaruh sosial akan perilaku responden. Efek dari triheksifenidil yang responden harapkan adalah fly (40%), dan tenang (34%). Selain triheksifenidil, sebanyak 22 responden menyalahgunakan obat lain seperti haloperidol, dextroamfetamin, lexotan, dan sebagainya.

    Triheksifenidil merupakan jenis obat keras yang dapat menimbulkan ketergantungan secara psikis tetapi triheksifenidil tidak masuk kedalam psikotropika tetapi merupakan obat keras yang sering disalahgunakan. Tanpa pengetahuan yang cukup, formal maupun informal, tindakan penyalahgunaan obat akan terus terjadi. Meski jumlah anak-anak jalanan di Yogyakarta yang menyalahgunakan obat-obatan masih relatif sedikit, namun komunitas ini perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi lingkungan sekitarnya dan dapat memperbesar jumlah penyalahguna obat-obatan yang telah ada.

    Kata kunci : triheksifenidil, anak-anak jalanan, penyalahgunaan obat.

    vi

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • ABSTRACT

    The objective of this research is to find out the description of the drugs abused among on the street children community. in Malioboro, especially in front of Vredenburg Fort.

    There are 50 respondents from 150 street children of Vredeburg Fort which still active using trihexyfenidyl. The method used in this research is accidental sampling since there are only a few street children who can cooperate. According the questionnaire given, the results are 33 respondents (66 %) are male and 17 respondents (34 %) are female in which 46 % from 50 respondents are teenagers (13-18 years old) with 8 years old children as the youngest respondent. From the questionnaire, it is known that 70 % of the respondent buy trihexyphenidyl Rp. 10.000 up to Rp. 15.000 / tablet. The result of lack of knowledge and information about trihexyphenidyl leads the user to consume it frequently without knowing its side effect. Around 70 % of the respondents consume trihexyphenidyl altogether with their friends when they drink alcohol which shows the strong influence of friends and environment in case of drugs abused. There are several trihexyphenidyl effects expected by the user: “fly” / feel free (40 %) and calm (34 %). Beside trihexyphenidyl , 22 respondents abused other type of drugs such as haloperidol , dextroamfetamin, lexotan, and etc. Lack of knowledge, either formal or informal will raise the abused of psikotropic. Although only a few of street children who abused drugs, however, the attention given to this community is needed. Since, it will affect not only the surround community but also increase the number of drugs abused. Key words :trihexyphenidyl, street children community of Vredeburg Fort , drugs-abused.

    vii

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • PRAKATA

    Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus yang setia

    menuntun dan menemani sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi yang

    berjudul “Gambaran Penyalahgunaan Obat Triheksifenidil Pada Anak-anak Jalanan

    Kawasan Jalan Malioboro di Daerah Istimewa Yogyakarta Bulan Mei – Juni 2007”

    disusun untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Farmasi

    Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

    Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih banyak terdapat

    kekurangan karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan menulis. Oleh karena itu

    penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Tersusunnya skripsi ini

    tidak terlepas dari bantuan dan dorongan berbagai pihak. Penulis mengucapkan banyak

    terima kasih kepada:

    1. Orang tuaku, perpanjangan tangan Tuhan, yang tak henti-hentinya berdoa dan selalu

    memberikan semangat juga kasih sayang sehingga penulis mampu menyelesaikan

    babak-babak dalam kehidupan penulis.

    2. Ibu Rita Suhadi, M.Si., Apt., selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sanata

    Dharma Yogyakarta dan sebagai dosen penguji yang telah memberikan banyak

    masukkan dalam penulisan skripsi ini.

    3. Bapak Yosef Wijoyo, M. Si., Apt., selaku dosen pembimbing utama yang telah sabar

    dan mau menyediakan waktu dan tenaga untuk berdiskusi serta memberi saran dan

    masukan dalam penyusunan skripsi ini.

    viii

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 4. Bapak Drs. Sulasmono, Apt., selaku dosen penguji yang telah banyak memberikan

    masukan dalam skripsi ini.

    5. Bapak Ir. Aris Dwiatmaka, M.Sc., yang telah banyak membantu dalam metodologi

    penelitian.

    6. Esti, yang selalu mendukung tanpa ragu-ragu dan telah mengajarkan artinya cinta,

    pengorbanan, dan kehidupan.

    7. Teman-teman dan sahabat anak-anak jalanan di kawasan Jalan Malioboro bagian

    Selatan yang mau meluangkan waktu untuk mengisi kuisioner yang penulis ajukan.

    8. Semua kakakku, Theresia, Joko, Tri, dan Iin,