Click here to load reader

DEMAM TIFOID

  • View
    223

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bvnhkh

Text of DEMAM TIFOID

  • D e m a m T y p h o i d

  • Definisi

  • Etiologi

  • Morfologi berbentuk batang, gram negatif, pendek, dengan flagel peritrik

    Antigen :-antigen O (somatik), bagian terluar dari lipopolisakarida dinding sel bakteri, resisten terhadap panas dan alkohol, antibodi terhadap antigen O terutama adalah Ig M.

    -antigen H (flagel), terdapat di flagel, mudah didenaturasi / dirusak oleh panas atau alkohol, antibodi terhadap antigen H terutama adalah Ig G

    Dosis infektif 105-108 untuk menimbulkan infeksi secara klinis / subklinis.

  • Demam typhoid terjadi pada 16-33 juta penduduk setiap tahunnya di seluruh dunia dengan angka kematian 216.000 jiwa/tahun. Merupakan penyakit endemis di Indonesia. Memiliki prevalensi 91% terjadi pada rentang usia 3-19 tahun, angka kejadian meningkat setelah usia 5 tahun.Epidemilogi

  • PatofisiologiSumber makanan yang Terkontaminasi bakteri SalmonellaMasuk ke dalam tubuhSecara oralSampai ke dalamUsus halusMasuk ke dalam Aliran darahGEJALAMasuk ke dalam aliran Limfatik ususJaringan limfoid ususMasuk ke dalamMasa inkubasi multiplikasi

  • Gejala KlinisDemamMalaiseSakit kepalaDiare-konstipasi relatifAnoreksiaNyeri perutMual MuntahLidah kotorSplenomegaliGangguan kesadaran Rose spot

  • AirBila terkontaminasi dengan feses atau urin yang mengandung bakteri Salmonella, maka dapat menimbulkan epidemik yang luas.Susu dan produk susu lainnyaEs krim, puding, dan produk lainnya yang terkontaminasi dengan bakteri serta pasteurisasi yang tidak adekuat atau penanganan produk yang salah.KerangBerasal dari air yang sudah terkontaminasi bakteri.Telur beku/dikeringkanBerasal dari unggas yang terinfeksi atau terkontaminasi saat pemerosesan.Daging dan produk dagingDari hewan yang terinfeksi atau terkontaminasi oleh hewan lainnya.Sumber Infeksi

  • Darah rutin / darah perifer lengkapAnemia Akibat terjadi supresi sumsum tulang dan atau perdarahan usus.leukopenia/leukositosis relatiftrombositopeniaPemeriksaan serologiWidalTiter 1:160 atau 1:200 atau kenaikan titer 4xKadar IgM & IgGKultur DarahDapat dilakukan pada minggu pertama hingga awal minggu kedua. Fese/urinBaru dapat dilakukan pada minggu kedua hingga minggu ketiga. Pemeriksaan Penunjang

  • NonmedikamentosaTirah baring/ beristirahat.Memberikan makanan yang lunak sehingga mudah dicerna.Memberikan kebutuhan cairan harian.Penatalaksanaan

  • AntibiotikKloramfenikol (pilihan utama)Dosis 50-75 mg/kgBB/hari (dalam dosis terbagi)AmoxicillinDosis 75-100 mg/kgBB/hari (dalam dosis terbagi)SefiximeDosis 5-20 mg/kgBB/hari (dalam dosis terbagi)Penatalaksanaan

  • ParacetamolDosis 10 mg/kgBB/pemberianDexamethasoneHanya bila terjadi infeksi berat dan parahDosis 0,15 mg/kgBBPenatalaksanaan

  • intraintestinalperforasi ususperdarahan saluran cernaKomplikasiEkstraintestinaltifoid ensefalopatihepatitis tifosameningitispneumoniapankreatitispielonefritisendokarditisosteomyelitissyok septik

  • Prognosis demam typhoid pada umumnya baik bila sudah terdeteksi sejak awal dan mendapatkan penanganan yang sesuai.Prognosis

  • Identitas:Usia/umur (7 tahun)Anamnesis:Riwayat penyakit sekarangDemam yang timbul secara perlahan-lahan, namun semakin tinggi setiap harinya pada minggu pertama. Ada mual dan sakit kepala. Anoreksia dan rasa nyeri di ulu hati. BAB yang kurang lancar, 2-3 hari sekali.Pem. Fisik:Nyeri tekan pada abdomen pada regio ulu hati.

  • 1.Brooks, Geo F., dkk. 2007. Mikrobiologi Kedokteran Ed. 23. Jakarta: EGC2.Garna, Harry dan Heda Melinda Nataprawira. 2012. Pedoman Diagnosis dan Terapi Ilmu Kesehatan Anak Ed.4. Bandung: FK UNPAD 3.Pudjiadi, Antonius H., dkk. 2010. Pedoman Pelayanan Medis Ikatan Dokter Anak Indonesia Jilid I. Jakarta: IDAI4.Lalani, Amina & Suzan Schneeweiss. 2012. Kegawatdaruratan Pediatri. Jakarta: EGC5. www.wikipedia.org6. www.who.org

  • WASSALAMUALAIKUM WR.WB.