Click here to load reader

Demam Tifoid

  • View
    20

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

tatalaksana demam tifoid

Text of Demam Tifoid

  • DEMAM TIFOID

  • Definisi Demam tifoid adalah Penyakit infeksi akut pada usus halus dengan gejala demam 1 minggu / lebih ,gangguan saluran pencernaan dengan / tanpa gangguan kesadaran.

  • Etiologi

    Salmonella thyphosa, kuman gram negatif. Kuman ini mempunyai 3 macam antigen, yaitu :Antigen O ( somatik )Antigen H ( flagel )Antigen Vi ( kapsul ), merupakan kapsul yang meliputi tubuh kuman dan melindungi O antigen terhadap fagositosis.

  • Patogenesis

  • Masa inkubasi: 10 20 hariGejala prodromal : nyari kepala, pusing, anoreksia, mual, muntah, tidak enak badan.Demam 3 minggu bersifat febris, remiten, dan suhu tidak tinggi. minggu I : meningkat, pagi hari , sore/malam minggu II : demam terus minggu III : suhu berangsur-angsur turun dan normal Gejala klinis

  • Gangguan pada saluran pencernaan mulut nafas bau tidak sedap, bibir kering, lidah tertutup selaput putih kotor ujung dan tepi hiperemis. abdomen perut kembung ( metorismus ), hati dan limpa membesar, diare, konstipasi.Gangguan kesadaran apatis sampai somnolen- Gejala lain roseola, biasanya pada minggu I demam.

  • Relaps ( kambuh ) keadaan berulangnya gejala demam tifoid, terjadi dalam minggu ke 2 setelah suhu normal.

  • Komplikasi

    1. Dalam usus halus - Perdarahan usus - Perforasi usus - Peritonitis 2. Luar usus halus terjadi karena peradangan akibat sepsis ( bakteremia ) yaitu meningitis, kolesistisis, ensefalopati. Terjadi karena infeksi sekunderbronkopneumonia.

  • Pemeriksaan Laboratorium

    Darah tepi : leukopenia, limfositosis relatif dan anesofilia.Pemeriksaan bakteriologis:kuman dapat ditemukan pada biakan empedu, feses, urinPemeriksaan serologis:Tes widal reaksi aglutinasi yang terjadi bila serum penderita dicampur dengan suspensi antigen salmonella typhosa.positif bila terjadi aglutinasi.Untuk membuat diagnosa : zat anti terhadap antigen O,bernilai 1/200 atau lebih ( positif).

  • Titer dapat positif bila : - titer O dan H meningkat karena infeksi basil Coli patogen dalam usus. - pada neonatus, diperoleh dari ibunya melalui tali pusat. - terdapat infeksi silang dengan Ricketsia. - akibat imunisasi secara alamiah karena masuknya basil peroral.

  • Diagnosis Banding

    - Paratifoid A,B,C - Influenza - Malaria - Tuberkulosis - Demam dengue - Pneumonia lobaris

  • Pengobatan

    Bedrest 2 mingguDiet Obat pilihan : kloramfenikol dengan dosis tinggi 100 mg/kgBB/hari, dibagi dalam 4 dosis.

  • Prognosisumumnya baikprognosis kurang baik atau buruk bila terdapat gejala klinis yang berat, seperti : - panas tinggi ( hiperpireksia ) - kesadaran menurun sekali seperti sopor, koma atau delirium - terdapat komplikasi yang berat - keadaan gizi penderita yang buruk.

  • TERIMA KASIH