Click here to load reader

ambon Syarifudin, sistem informasi dakwah

  • View
    25

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of ambon Syarifudin, sistem informasi dakwah

  • Nama : Syarifudin

    NIM : 80100310029

    Konsentrasi : Dakwah & Komunikasi

  • A. Latar Belakang Masalah

    1. Perbedaan pemahaman agama tak dapat dipungkiri telah menjadi sarangbenturan pemikiran bagi sebagian masyarakat yang berdampak padakekerasan psikologis dan fisik.

    2. Konsumsi informasi politik lebih mendominasi alam pikiran masyarakatsehingga hemat penulis perlu perimbangan informasi yang dapatmemperbaiki cara berpolitik.

    3. Muhammadiyah tidak memiliki peta, RENSTRA dakwah sehingga Intensitasinformasi wahyu dengan informasi bentukan manusia tidak berimbang.

    4. Tidak adanya pengolahan data yang sistematis bagi masyarakatmultikultural yang dapat merawat, menjaga, dan melestarikan polakehidupan umat manusia.

    5. Rasio jumlah penduduk dengan jumlah Mubalig kurang berimbang.

    6. Sulitnya masyarakat multikultural mendapatkan keteladanan.

    7. Presentasi masyarakat yang memahami agama yang terintegrasi antaraAqidah, Syariah, dan Akhlaq dalam memenuhi kebutuhan dasar tidakberimbang sehingga rentan dengan konflik.

  • B. Rumusan Masalah

    1. Bagaimana gambaran dakwah Muhammadiyah diKota Ambon dalam menerima informasi, caramemahami informasi, dan cara mempublikasikaninformasi pada masyarakat multikultural?

    2. Bagaimana sistem informasi dakwah, dalammenerima informasi, cara memahami informasi,dan cara mempublikasikan informasi?

    3. Bagaimana dampak sistem informasi dakwahMuhammadiyah dalam mempublikasikaninformasi dakwah di Kota Ambon?

  • C. Definisi Operasional dan Ruang lingkup penelitian.

    1. Variabel independen Sistem Informasi DakwahMuhammadiyah.

    2. Variabel dependen (masyarakat multikultural);adalah sekolompok masyarakat yang hidupberdampingan di kota Ambon dan salingmemengaruhi antara komunitas dengan komunitaslain yang berbeda pemikiran dalam membahasakanAl-Quran dan Sunnah.

    3. Variabel moderator (Informasi/Pesan dari Al-Qurandan Sunnah); Pesan atau informasi yang ditelaahdalam Al-Quran dan Sunnah yang mengandungunsur Aqidah, Syariah, dan Akhlaq (ASA).

  • 1. Teori Dakwah Syekh Ali Mahfuz}: Sistem dakwah amar marufnahimunkar dan kesiqa>han informan (Kredibilitas Informan).Menelaah dan menyelidiki proses dakwah mulai dari proses inputinformasi, pengolahan Informasi, dan proses publikasi dakwah yang

    sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah.

    2. Teori Komunikasi: McLuhan, bahwa Media: Perpanjangan panca

    indra manusia. Teori Informasi Joseph DeVito tentang presepsi

    seseorang dalam menentukan ekspresinya tergantung pada

    intensitas informasi yang dikonsumsi setiap hari dari berbagai

    media sebagai produksi informasi.

    3. Teori Sosiologi Sistem Talcott Parson tentang setting sosiallingkungannya. Menelaah dan menyelidiki konsep dasar perubahan

    sosial keagamaan masyarakat akibat ledakan informasi, temuan

    teknologi moderen, perubahan iklim, dan pertumbuhan jumlah

    penduduk.

    Kerangka Teori

  • D. Metode Penelitian

    1. Jenis Penelitian

    2. Pendekatan

    3. Metode Pengumpulan data

    a) Observasi

    b) Wawancara;

    c) Dokumentasi;

    4. Metode Pengolahan dan Analisis data

  • E. Kajian Pustaka

    1. Pada Tahun 2006: Irwan Supriadin J. Tesis Strategi Dakwah Multikultural dalamperspektif Komunikasi antar budaya. Inti kajiannya berkat teknologi informasi terjadipertemuan budaya untuk menghindari sterotype.

    2. Pada Tahun 2006: Kumpulan Penelitian Sistem Informasi dalam berbagai perspektif:Manusia, teknologi, Organisasi, Pendidikan, Agama. Problematika yang dikaji strategimembangun ekosistem teknologi informasi kepada masyarakat multikultural.Diterbitkan oleh komputindo Bandung.

    3. Pada Tahun 2008: Disertasi Dakwah dalam masyarakat flural: peranan tokoh agamadalam memelihara hubungan harmonis antar umat beragama di kendari, oleh; LaMalik permasalahan yang diangkat adalah bagaimana strategi tokoh dikendari dalamupaya memelihara antar umat beragama di daerah tersebut.

    4. Pada Tahun 2009: Abd. Moqsith Ghazali, Argumen Pluralisme Agama: MembangunToleransi Berbasis Al-Quran. Permasalahan yang diangkat mengenai Pluralismeberbasis Al-Quran. Inti kajiannya banyak pilihan keilmuan dalam Al-Quran tentangpluralisme dalam membangun toleransi.

    5. Pada Tahun 2009: Muhammad Tahir, Tesis Masyarakat multikultural: Perspektifkomunikasi antar budaya inti kajiannya pemahaman masyarakat sangatta terhadapkehidupan multikultural.

    6. Pada Tahun 2009: Riset Andre Utha Ujang, Multikulturalsme: Belajar hidup bersamadalam perbedaan. Inti kajiannya Perlunya kesadaran dan kepekaan sosial terhadapperbedaan budaya sebagai titik pijak membangun kerukunan antar budaya.

    7. Pada tahun 2010: Workshop pendidikan Multikultural yang dilakukan oleh BalaiPenelitian agama dan Keagamaan Makassar kerjasama dengan Kanwil Agama ProvinsiMaluku. Permasalahan yang dikaji corak pendidikan bagi masyarakat multikulturaldalam memahami bentuk-bentuk pendidikan.

  • F. Kerangka Teoritis

    1. Teori Dakwah Syekh Ali Mahfuz}: Sistem dakwah amarmaruf nahimunkar dan kesiqa>han informan(Kredibilitas Informan). Menelaah dan menyelidikiproses dakwah mulai dari proses input informasi,pengolahan Informasi, dan proses publikasi dakwahyang sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah.

    2. Teori Komunikasi: McLuhan, bahwa Media:Perpanjangan panca indra manusia. Teori InformasiJoseph DeVito tentang presepsi seseorang dalammenentukan ekspresinya tergantung pada intensitasinformasi yang dikonsumsi setiap hari dari berbagaimedia sebagai produksi informasi.

    3. Teori Sosiologi Sistem Talcott Parson tentang settingsosial lingkungannya. Menelaah dan menyelidiki konsepdasar perubahan sosial keagamaan masyarakat akibatledakan informasi, temuan teknologi moderen,perubahan iklim, dan pertumbuhan jumlah penduduk.

  • G. Kegunaan ilmiah:

    1. Untuk mengungkap secara ilmiah gambaran dakwahMuhammadiyah di Kota Ambon, antara lain menelaahmotivasi mendapatkan informasi, cara menerimainformasi, cara memahami informasi, dan caramempublikasikan informasi berdasarkan paradigmailmuan dakwah dengan menggunakan pendekatandakwah, komunikasi, dan sosiologi.

    2. Untuk mengetahui peran signifikan sistem informasidakwah dalam pengolahan data mulai dari motivasimendapatkan informasi, cara input, proses, dan outputinformasi dakwah.

    3. Untuk mengetahui dampak sistem informasi dakwahMuhammadiyah di Kota Ambon yang memilikimasyarakat multikultural dan keragaman pemikiran.

  • Kegunaan praktis:1. Untuk mengungkap secara ilmiah gambaran dakwah

    Muhammadiyah di Kota Ambon, antara lain menelaahmotivasi mendapatkan informasi, cara menerimainformasi, cara memahami informasi, dan caramempublikasikan informasi berdasarkan paradigmailmuan dakwah dengan menggunakan pendekatandakwah, komunikasi, dan sosiologi.

    2. Untuk mengetahui peran signifikan sistem informasidakwah dalam pengolahan data mulai dari motivasimendapatkan informasi, cara input, proses, danoutput informasi dakwah.

    3. Untuk mengetahui dampak sistem informasi dakwahMuhammadiyah di Kota Ambon yang memilikimasyarakat multikultural dan keragaman pemikiran.

  • H. Kerangka Isi

    1. Bab I Berisi latar belakang penelitian dengan mendeskripsikan fakta empiris tentangpentingnya peranan sistem informasi dakwah pada organisasi Muhammadiyah di kotaAmbon, dan fakta teoritis sebagai bentuk landasan normatif yang dijadikan sebagaistandar ideal sebuah peradaban Islam.

    2. Bab II Landasan Teori: Intisari dari pada bab II ini adalah konstruksi teori yang akandijadikan sebagai instrumen analisis pada Bab IV. Pijakan teori yang digunakan adalahteori sistem informasi dakwah, teori ini sebagai pengantar untuk menelaah, menyelidiki,proses transformasi dakwah mulai dari cara menerima informasi, cara mengolahinformasi, dan cara mempublikasikan informasi lembaga dakwah Muhammadiyah padamasyarakat multikultural yang menjadi fokus penelitian.

    3. Bab III Metode Penlitian: Jenis Penelitian, Pendekatan, Metode Pengumpulan data

    Observasi, Wawancara, Dokumentasi, Metode Pengolahan dan Analisis data

    4. Bab IV Pembahasan Hasil Penelitian: Kajian pada bab IV ini khusus mengeksplorasi profilmasyarakat multikultural di kota Ambon sebagai objek dakwah Muhammadiyah, Bentukstrategi Informasi yang efektif terhadap masyarakat multikultural di kota Ambon untukmerawat keharmonisan dan kehidupan masyarakat Multikultural di kota Ambon.Pengembagan teori?

    5. Bab V Penutup: Kajian pada bab lima ini khusus hasil dari proses penelitian dari hasilpengembangan teori sehingga mendapatkan Kesimpulan, Rekomendasi.

  • BAB I PENDAHULUANA. Latarbelakang MasalahB. Rumusan MasalahC. Definisi Operasional dan Ruang Lingkup D. Kajian PustakaE. Kerangka TeoritisF. Tujuan dan KegunaanG. Daftar PustakaH. Kerangka Isi

    BAB II KAJIAN PUSTAKAA. Sistem Informasi Dakwah

    1. Motivasi mendapatkan informasi 2. Sistem input informasi3. Sistem memahami informasi4. Sistem mendesain informasi5. Sistem publikasikan informasi

  • B. Muhammadiyah1. Metode Mehamai Al-Quran dan Sunnah2. Pemilihan Konten Informasi 3. Merumuskan Ajaran Dasar

    a) Aqidahb) Syariahc) Akhlaq

    4. Teknik Publikasi Ajarana) Sistem bi al-Lisanb) Sistem bi al-Qalamc) Sistem bi al-Hal

    C. Realitas Sosial Keagamaan Masyarakat Multikultural1. Struktur Masyarakat2. Peta keragaman Pemikiran3. Peta keragaman pemahaman4. Peta keragaman mengekspresikan Agama

  • BAB III METODE PENLITIANA. Jenis Penelitian dan Pendekatan PenelitianB. Metode Pengumpulan data

    1. Observasi2. Wawancara3. Dokumentasi4. Jenis data5. Sumber data

    a) Data pustakab) Data lapangan

    C. Metode pengolahan dan analisis dataBAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

    A. Realitas keragaman masyarakat Kota AmbonB. Gambaran dakwah Muhammadiyah di Kota Amb