1b. Studi Antropologi-psi Ubaya 2012

Embed Size (px)

Text of 1b. Studi Antropologi-psi Ubaya 2012

Antropologi( Anthropology )= manusia = ilmu

Antropos Logos

Antropologi =Ilmu/studi/kajian tentang manusia. Studi aspek fisik, budaya, dan perilaku manusia untuk mendapat pengertian tentang keragaman manusia.

ANTROPOLOGI

MAKHLUK

MAKHLUK

ANTROPOLOGI MEMADUKAN SECARA BIOLOGI SOSIOBUDAYA INTEGRATIF TINJAUAN BIOLOGI DAN TINJAUAN SOSIO-BUDAYA TERHADAP KEHIDUPAN ANTROPOS ANTROPOLOGI MELAKUKAN KAJIAN OBYEK STUDINYA (MANUSIA) SECARA MENYELURUH, YAITU PADA SEMUA MANUSIA DI MANA PUN DAN KAPAN PUN JUGA.

CABANG-CABANG ANTROPOLOGI1. ANTROPOLOGI FISIK/BIOLOGI/RAGAWI: STUDI SISTEMATIS TENTANG MAKHLUK A. PALEOANTROPOLOGI:MEMPELAJARI ASAL-USUL DAN PERKEMBANGAN MANUSIA SECARA BIOLOGIS MANUSIA SEBAGAI ORGANISME BIOLOGIS

B. SOMATOLOGI:MEMPELAJARI SEJARAH TERJADINYA ANEKA WARNA MAKHLUK MANUSIA DIPANDANG DARI SUDUT CIRI-CIRI TUBUHNYA

2. ANTROPOLOGI BUDAYA: A. ETNOLINGUISTIK:MEMPELAJARI SEJARAH ASAL, PERKEMBANGAN DAN PENYEBARAN ANEKA WARNA BAHASA YANG DIUCAPKAN MANUSIA

B. PREHISTORI:MEMPELAJARI SEJARAH PERKEMBANGAN, PENYEBARAN DAN TERJADINYA ANEKA WARNA KEBUDAYAAN MANUSIA SEBELUM MENGENAL TULISAN

C. ETNOLOGI:MEMPELAJARI KEBUDAYAAN-KEBUDAYAAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DARI SEBANYAK MUNGKIN SUKU BANGSA YANG TERSEBAR DI DUNIA.

ANTROPOLOGIANTRO. FISIK 1. PALEOANTROPOLOGI 2. ANTRO. FISIK ANTRO. BUDAYA 1. PREHISTORI 2. ETNOLINGUISTIK 3. ETNOLOGI 4. ANTRO. PSIKOLOGI 5. ANTRO. TERAPAN 6. ANTRO. SPESIALISASI

ANTROPOLOGI SPESIALISASI1. ANTROPOLOGI KESEHATAN 2. ANTROPOLOGI EKONOMI 3. ANTROPOLOGI PEDESAAN 4. ANTROPOLOGI PERKOTAAN 5. ANTROPOLOGI PENDIDIKAN 6. ANTROPOLOGI KEPENDUDUKAN 7. ANTROPOLOGI GENDER 8. ANTROPOLOGI PARIWISATA 9. ANTROPOLOGI POLITIK 10. ANTROPOLOGI PEMBANGUNAN 11. dll

POKOK BAHASAN1. STUDI ANTROPOLOGI 2. EVOLUSI 3. KEBUDAYAAN 4. KEPRIBADIAN 5. KEBUDAYAAN & KEPRIBADIAN 6. UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN 7. PERUBAHAN SOSIAL-BUDAYA 8. PENGAMATAN PERUBAHAN SOSIAL-BUDAYA

BACAA Danandjaja, James. 1988. Antropologi. Jilid 1 & 2. Edisi N Keempat. Terj. R.G. Soekadijo. Jakarta: Erlangga.Haviland, William A. 1988. Antropologi. Jilid 1 & 2. Edisi Keempat. Terj. R.G. Soekadijo. Jakarta: Erlangga. Ihromi, T.O (ed.). 1980. Pokok-pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Gramedia Koentjaraningrat. 1990. Sejarah Teori Antropologi II. Jakarta: UI Press Koentjaraningrat. 1996. Pengantar Antropologi I. Jakarta: Rineka Cipta. Koentjaraningrat. 1998. Pengantar Antropologi II. Jakarta: Rineka Cipta. Koentjaraningrat. 2000. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

SEJARAH dan METODE ANTROPOLOGI

Sejarah Antropologi :FASE 1

(Koentjaraningrat 1990)

(abad 15-18):

Akhir abad 15 orang Eropa mulai menjelajah dan mendatangi suku-suku bangsa di benua Afrika, Asia, dan Amerika. Penjelajahan itu menghasilkan kisah-kisah perjalanan dan laporan, yg.merup. tulisan para musafir, pelaut, pendetpenerjemah, dan pegawai kolonial. Kisah & laporan tsb. menarik perhatian orang Eropa krn. Perbedaan adat, susunan masy., dan ciri-ciri fisiknya. Bahan pengetahuan ini merup. bahan etnografi, yg. umumnya tidak teliti, kabur, dan hanya mendeskripsikan hal-hal yg. aneh saja. Akhir abad 18, bahan etnografi yg. aneh tsb. menarik perhatian ilmuwan Eropa, shg. ada usaha mengintegrasikan bahan-bahan etnografi di seluruh dunia menjadi satu.

FASE 2 (PERTENGAHAN ABAD 19)Mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud untuk mendapatkan suatu pengertian tentang tingkat-tingkat kuno dalam sejarah evolusi dan sejarah penyebaran kebudayaan manusia timbul karangan yang menyusun bahan etnografi berdasar cara berfikir evolusi dan difusi

FASE 3 (PERMULAAN ABAD 20)Mempelajari masyarakat dan kebudayaan suku-suku bangsa di luar eropa guna kepentingan pemerintah kolonial dan guna mendapat suatu pengertian tentang masyarakat masa kini yang kompleks berkaitan dengan kemantapan kekuasaan negara-negara penjajah eropa

FASE 4

(SESUDAH SEKITAR TH 1930)

ADA 2 PERUBAHAN PENTING: a. TIMBUL ANTIPATI TERHADAP KOLONIALISME b. MAKIN HILANGNYA BANGSA-BANGSA PRIMITIF ANTROPOLOGI SEOLAH-OLAH KEHILANGAN LAPANGAN, SEHINGGA MENGEMBANGKAN LAPANGAN PENELITIAN BARU.

TUJUAN AKADEMIS:MENCAPAI PENGERTIAN MAHKLUK MANUSIA UMUMNYA DENGAN MEMPELAJARI ANEKA WARNA FISIK DAN KEBUDAYAANNYA

TUJUAN PRAKTISMEMPELAJARI ANEKA WARNA MASYARAKAT SUKU BANGSA DI DUNIA GUNA MEMBANGUN BANGSA TERSEBUT

METODE ANTROPOLOGI1. DESKRIPTIF:MEMBERI PELUKISAN/GAMBARAN TENTANG KEHIDUPAN MANUSIA DARI BERBAGAI TEMPAT DAN WAKTU

2. HOLISTIK:

MENGKAJI KEHIDUPAN MANUSIA DARI SUDUT TINJAUAN YANG JAMAK DAN MEMETAKANNYA KE DALAM SUATU GAMBARAN YANG TOTAL DAN MENYELURUH

3. KOMPARATIF:

MEMBANDINGKAN KESAMAAN DAN PERBEDAAN CIRI-CIRI FISIK DAN BUDAYA MANUSIA. ADA DUA CARA:

A.

DIAKRONIK: MEMPERBANDINGKAN LINTAS WAKTU

B. SINKRONIK: MEMPERBANDINGKAN LINTAS TEMPAT

4. KUALITATIF: PENGAMATAN

TEKNIK PENGUMPULAN DATA DILAKUKAN DENGAN:

WAWANCARA MENDALAM FGD

CIRI KHAS METODE PENELITIAN LAPANGAN ETNOGRAFI: HOLISTIK INTEGRATIF /SISTEMIK THICK DESCRIPTION ANALISIS KUALITATIF UNTUK MENDAPATKAN NATIVES POINT OF VIEW

PENGUMPULAN DATA: OBSERVASI PARTISIPASI DAN WAWANCARA MENDALAM DAN TERBUKA DALAM WAKTU YANG RELATIF LAMA

PENGAMATANMERUPAKAN KEGIATAN PENGUMPULAN DATA PALING AWAL DIKENAL DALAM SUATU PENELITIAN

PENELITIAN ANTROPOLOGI (KUALITATIF) TIDAK BISA DIPISAHKAN DARI METODE PENGAMATAN

MEMUNGKINKAN PENGAMAT MELIHAT SITUASI SOSIAL APA ADANYA

JENIS PENGAMATANOBSERVASI BIASA OBSERVASI PARTISIPASI

PENGAMATAN TERBUKA

PENGAMATAN TERTUTUP

PENGAMATAN LATAR ALAMIAH

PENGAMATAN LATAR BUATAN

3 ELEMEN YANG DIAMATILOKASI

PELAKU (ACTOR)

KEGIATAN (AKTIVITAS)

WAWANCARAWawancara merupakan salah satu teknik untuk mengumpulkan data, yaitu untuk mendapatkan informasi dengan cara bertanya langsung kepada informan (subyek) yang diwawancarai

TIGA PENDEKATAN DALAM MELAKUKAN WAWANCARA

1. PERCAKAPAN INFORMAL, MENGANDUNG UNSUR SPONTANITAS, SANTAI, TANPA POLA/ARAH YANG DITENTUKAN SEBELUMNYA 2. MENGGUNAKAN LEMBAR BERISI GARIS-GARIS BESAR POKOK MASALAH UTK PEGANGAN DALAM WAWANCARA 3. MENGGUNAKAN DAFTAR PERTANYAAN YG LEBIH TERINCI, NAMUN TERBUKA

EMPAT FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES WAWANCARA

SITUASI WAWANCARA Waktu Tempat Hadirnya orang lain Sikap masyarakat PEWAWANCARA Motivasi Rasa aman Ketranmpilan Karakteristik sosial ISI PERTANYAAN Tingkat kepekaan Tingkat kesulitan Tingkat minat Sumber kekawatiran RESPONDEN/ INFORMAN Karakteristik sosial Kemampuan menangkap pertanyaan

PENILAIAN

TUGAS 40% UTS 30% UAS 30%