03 Bab III.pdf

  • View
    7

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of 03 Bab III.pdf

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga Tahun 2010-2015

    III-1

    BAB III

    GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    SERTA KERANGKA PENDANAAN

    Gambaran pengelolaan keuangan daerah merupakan keseluruhan kegiatan

    yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan,

    pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan daerah. Selama kurun waktu tahun

    2005-2010, proses perencanaan pembangunan daerah yang dijabarkan dalam

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lingga mengalami

    peningkatan pendanaan setiap tahunnya. Kemajuan tersebut ini dapat dilihat dari

    perkembangan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lingga

    dari program dan kegiatannya yang telah dilaksanakan. Gambaran pengelelolaan

    keuangan daerah serta kerangka pendanaan berfungsi untuk mencari kapasitas riil

    yang digunakan untuk membiayai pembangunan Kabupaten Lingga selama lima

    tahun kedepan. Penghitungan kapasitas riil dihitung dengan mempertimbangkan

    terlebih dahulu kinerja keuangan masa lalu, kebijakan pengelolaan masa lalu, dan

    kerangka pendanaan.

    3.1. Kinerja Keuangan Masa Lalu

    Untuk tahun 2005 sampai 2010, pengelolaan keuangan daerah masih sangat

    tergantung dengan kebijakan pemerintah pusat terutama dalam hal pendapatan

    daerah masih didominasi dari dana transfer dari pemerintah pusat. Dengan

    terbitnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi

    Daerah cukup memberikan warna baru dalam menentukan kerangka pendanaan

    dalam rencana kinerja pembangunan Kabupaten Lingga periode 2010-2015. Dengan

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga Tahun 2010-2015

    III-2

    Diharapkan, ketergantungan Kabupaten Lingga dari dana pusat semakin berkurang

    yang artinya Kabupaten Lingga dapat lebih mandiri dalam pendanaan

    pembangunan.

    Kinerja pelaksanaan APBD dapat diketahui dari rencana anggaran dan

    realisasinya, baik dari aspek pendapatan, belanja dan pembiayaan. Berdasarkan data

    tahun 2005 s/d tahun 2009 rencana anggaran dan realisasi dapat dijelaskan melalui

    penghitungan kinerja pelaksanaan pendapatan, kinerja pelaksanaan belanja, kinerja

    pelaksanaan pembiayaan dan neraca daerah.

    a. Kinerja Pelaksanaan Pendapatan

    Selama kurun waktu 5 (lima) tahun yaitu mulai tahun anggaran 2005 sampai

    dengan 2009, pendapatan daerah Kabupaten Lingga mengalami pasang surut

    sebagai imbas dari pasang surutnya perekonomian nasional. Namun patut disyukuri

    sebab walaupun terjadi pasang surut dalam kenaikan pendapatan namun

    masyarakat Kabupaten Lingga tetap dapat mengalami kemajuan dan peningkatan

    taraf hidup. Adapun peningkatan pendapatan daerah selama kurun waktu lima

    tahun tersebut disajikan dalam Tabel. T-III.1 berikut ini.

    Tabel. T-III.1.

    Target Dan Realisasi PendapatanTahun Anggaran 2005-2009

    Tahun Target Realisasi Capaian (%)

    2005 106.000.000.000,00 121.442.205.820,00 114,57

    2006 251.944.943.343,00 422.901.551.358,00 167,85

    2007 329.537.026.400,00 312.828.490.913,00 94,93

    2008 384.029.734.000,00 474.319.284.520,00 123,51

    2009 393.466.151.084,00 455.969.201.923,33 115,89

    Sumber: LKPJ Bupati Lingga Akhir Masa Jabatan

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga Tahun 2010-2015

    III-3

    Realisasi pendapatan asli daerah Kabupaten Lingga tahun 2005 sampai dengan

    tahun 2009 meningkat sebesar 228,86%. Pertumbuhan target pendapatan asli

    daerah mencapai rata-rata 31,50% setiap tahunnya, sedangkan realisasi pendapatan

    asli daerah meskipun berfluktuasi tetapi secara rata-rata meningkat 113,28%.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa secara nyata pendapatan asli daerah dapat

    terealisasi setiap tahunnya.

    Tabel. T-III.2.

    Total Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2005-2009

    Tahun Target Realisasi Capaian (%)

    2005 3.500.000.000,00 3.232.856.510,00 92,37

    2006 4.000.000.000,00 17.258.744.097,00 431,47

    2007 7.066.026.400,00 16.728.063.892,00 236,74

    2008 6.500.000.000,00 12.202.988.619,00 187,74

    2009 9.300.000.000,00 18.228.135.554,94 196,00

    Sumber: LKPJ Bupati Lingga Akhir Masa Jabatan

    Pendapatan transfer berupa Dana Perimbangan dari pemerintah pusat

    Kabupaten Lingga tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 rata-rata sebesar

    122,99%. Pertumbuhan target Pendapatan transfer berupa Dana Perimbangan dari

    pemerintah pusat mencapai rata-rata 153,67% setiap tahunnya, sedangkan

    pertumbuhan realisasi Pendapatan transfer berupa Dana Perimbangan dari

    pemerintah pusat meskipun berfluktuasi tetapi secara rata-rata meningkat 76,14%.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa secara rata-rata pendapatan transfer berupa Dana

    Perimbangan dari pemerintah pusat dapat terealisasi setiap tahunnya.

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga Tahun 2010-2015

    III-4

    Tabel. T-III.3.

    Dana Perimbangan Tahun Anggaran 2005-2009

    No Uraian Tahun Target Realisasi Capaian (%)

    1 Dana Bagi Hasil Pajak

    2005 6.402.000.000,00 8.968.910.866,00 140,10

    2006 8.020.641.479,00 18.481.845.125,00 230,43

    2007 14.241.000.000,00 34.457.472.500,00 241,96

    2008 19.400.000.000,00 33.838.926.116,00 174,43

    2009 34.865.852.000,00 34.889.808.100,00 100,07

    2

    Dana Bagi Hasil Bukan

    Pajak/ Sumber Daya

    Alam

    2005 30.265.000.000,00 46.615.134.732,00 154,02

    2006 81.455.837.377,00 214.123.972.563,00 262,87

    2007 74.032.000.000,00 65.736.126.490,00 88,79

    2008 105.541.984.000,00 172.059.606.008,00 163,02

    2009 102.855.059.084,00 153.424.860.717,00 149,17

    3 Dana Alokasi Umum

    2005 47.833.000.000,00 46.454.910.333,00 97,12

    2006 134.386.000.000,00 144.362.520.894,00 107,42

    2007 161.170.000.000,00 161.173.999.200,00 100,00

    2008 144.500.000.000,00 144.728.263.000,00 100,16

    2009 178.517.240.000,00 178.512.616.000,00 100,00

    4 Dana Alokasi Khusus

    2005 4.000.000.000,00 0,00 -

    2006 19.590.000.000,00 19.590.000.000,00 100,00

    2007 38.539.000.000,00 11.332.150.000,00 29,40

    2008 37.898.150.000,00 38.539.000.000,00 101,69

    2009 35.928.000.000,00 39.732.090.000,00 110,59

    Jumlah...

    2005 88.500.000.000,00 102.038.955.931,00 115,30

    2006 243.452.478.856,00 396.558.338.582,00 162,89

    2007 287.982.000.000,00 272.699.748.190,00 94,69

    2008 307.340.134.000,00 389.165.795.124,00 126,62

    2009 352.166.151.084,00 406.559.374.817,00 115,45

    Sumber: LKPJ Bupati Lingga Akhir Masa Jabatan

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga Tahun 2010-2015

    III-5

    Realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah Kabupaten Lingga tahun 2005

    sampai dengan tahun 2008 rata-rata sebesar 294,97%. Pertumbuhan target lain-lain

    pendapatan daerah yang sah mencapai rata-rata 400,76% setiap tahunnya,

    sedangkan pertumbuhan realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah meskipun

    berfluktuasi, tetapi secara rata-rata meningkat 655,60%. Kondisi ini menunjukkan

    bahwa secara rata-rata lain-lain pendapatan daerah yang sah dapat terealisasi setiap

    tahunnya.

    Tabel. T-III.4.

    Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah TA 2005-2009

    No Uraian Tahun Target Realisasi Capaian

    (%)

    1 Bantuan Keuangan

    dari Provinsi 2007 7.500.000.000,00 7.500.000.000,00 100,00

    2 Dana Penyesuaian

    dan Otonomi

    Khusus

    2007 20.000.000.000,00 6.000.000.000,00 30,00

    3 Pendapatan Lainnya

    2005 2.000.000.000,00 5.548.006.960,00 277,40

    2006 2.000.000.000,00 750.000.000,00 37,50

    2008 7.500.000.000,00 61.192.216.037,00 815,90

    Jumlah

    2005 2.000.000.000,00 5.548.006.960,00 277,40

    2006 2.000.000.000,00 750.000.000,00 37,50

    2007 27.500.000.000,00 13.500.000.000,00 49,09

    2008 7.500.000.000,00 61.192.216.037,00 815,90

    Sumber: LKPJ Bupati Lingga Akhir Masa Jabatan

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga Tahun 2010-2015

    III-6

    b. Kinerja Pelaksanaan Belanja

    Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 belanja daerah

    dipergunakan dalam rangka mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang

    menjadi kewenangan provinsi atau kabupaten/kota yang terdiri dari urusan wajib,

    urusan pilihan dan urusan yang penanganannya dalam bagian atau bidang tertentu

    yang dapat dilaksanakan bersama antara pemerintah dan pemerintah daerah atau

    antar pemerintah daerah yang ditetapkan dengan ketentuan perundang-undangan.

    Pemerintah Kabupaten Lingga dalam melaksanakan belanja penyelenggaraan

    urusan wajib diprioritaskan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan

    masyarakat Kabupaten Lingga dalam upaya memenuhi kewajiban daerah yang

    diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan,

    fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak serta mengembangkan sistem jaminan

    sosial.

    Arah pengelolaan belanja daerah Kabupaten Lingga bertumpu pada alokasi

    anggaran yang berazaskan keadilan, dimana keadilan merupakan misi utama dalam

    melaksanakan berbagai kebijakan, khususnya dalam pengelolaan anggaran da