Uji perbedaan uji t

Preview:

DESCRIPTION

Uji perbedaan uji t (statistika)

Citation preview

KELOMPOK 4HASNAWATI

SALMA SAMBARA

ST MUTIA ASNI

1. Tes “t” (“t” Test)

2. Tes “Kai Kuadrat” (“Chi Squere” Test)

3. Uji Z

A. Pengertian Tes “t”

Test “t” atau “t” Tes adalah suatu tes statistik yang dipergunakan untuk menguji kebenaran ataukepalsuan hipotesis nihil yang menyatakan bahwadiantara dua buah mean sampel yang diambil secararandom dari populasi yang sama, tidak terdapatperbedaan yang signifikan.

sebagai salah satu tes statistik parametrik, Tes “t” mula pertama dikembangkan oleh William SeelyGosset pada 1915. pada waktu itu iamenggunakannama samaran Student dan huruf “t” yang terdapatdalam istilah Tes “t” itu diambil dari huruf terakhirnama beliau. Itu pula sebabnya mengapa tes “t” seringjuga disebut dengan nama student t.

Tes “t” digunakan untuk menguji hipotesis nihil mengenaiperbedaan Mean dari dua sampel.

t=

t = Harga Kritik

= Mean sampel kelompok 1

= Mean sampel Kelompok 2

Berdasarkan keadaan sampel, padaumumnya para ahli statistikmenggolongkan Tes “t” menjadi duamacam, yaitu:

a. Tes “t” untuk sampel kecil (N kurang dari30)

b. Tes “t” untuk sampel Besar (N samadengan atau lebih besar dari 30)

Contoh :

Suatu kegiatan penelitian eksperimentaldengan menggunakan metode baru untukmengajarkan bidang studi matematika di SMA. Dalam rangka uji coba terhadap keampuhanmetode tersebut maka dilaksanakanlahpenelitian lanjutan.

Dengan ukuran sampel n= 20 dan signifikan5%

Jika to < tt, Maka Ho diterima (tidak terdapat

perbedaan)

Jika to < tt, Maka Ho ditolak (terdapat perbedaan)

Nama Siswa Sblm diterapknMtd Baru (X)

Sblm diterapknMtd Baru (X)

D=(X-Y) D²=(X-Y)²

ABCDEFGHIJKLMNOPQRST

7860557057496870813055406385706258657569

7568597163546674893351506883776973657686

+3-8-4-1-6-5+2-4-8-3+4-10-5+2-7-7-150-1-17

964161

36254

16649

16100254

4949225

01

289

N=20 - - ∑D=-90 ∑D²=1002

=

=

Mencari Mean Perbedaan sekor antara var X dan var Y:

Mencari harga t

Dari perhitungan diperoleh

to= 3,591

Dgn n=20 & kepercayaan 5% diperolehdidaftar t = 2,09

Karena to=3,591> t tabel=2,09

Maka Ho ditolak, ini berarti bahwa adanyaperbedaan sekor sikap keagamaan para siswasebelum dan sesudah diterapkan metodebaru merupakan perbedaan yg berarti.

Contoh :

Dari suatu penelitian dengan menggunakansampel sejumlah 10 org remaja ygberdomisili di daerah pedesaan dan 10 org remaja yg brdomisili di daerah perkotaan.

Masalah yg akan di jawab:

Apakah trdapat perbedaan yang signifikansikap keagamaan diantara kedua kelompokremaja tersebut.

Dengan ukuran sampel n=10 dan tarafsignifikansi 5%

Jika to < tt

Maka Ho diterima (tidak terdapat perbedaan)

Jika to > tt

Maka Ho ditolak (terdapat perbedaan)

Var Var

8966968576

7854756585

+1+2-1-1+2-1+1-20-1

+1+2-1-2+1-10-1+2-1

1411411401

1414110141

∑X=70 ∑Y=60 ∑ =0 ∑ =0 ∑ =18 ∑ =18

Mencari M1 dan M2

Mencari to

Mencari db = (10+10)-2=18

Pd taraf signifikansi 5% diperoleh tt =2,10

Karena to = 1,582 < tt = 2,10

Maka, Hipotesis Nihil diterima

Dalam penelitian eksperimental denganmenggunakan 50 org siswa kelas coba (kelasEksperimen), berhasil dihimpun data berupasekor yg menggambarkan hasil belajarmatematikan mereka sesuda dan sebelummereka diajar dgn menggunakan MetodeBaru

X f fX

747372717069686766

269768534

148438648497420552340201264

109523197446656352872940038088231201346717424

N=50 ∑fX=3508 ∑ = 246368

Mencari Mean, Deviasi Standar, Standar Error dari Mean variabel X

𝑆𝐸𝑀1 =

𝑆𝐷1𝑁−1

=2,221

49=2,22149 =0,317

Y f fY fY²

666564636261605958

378665744

198455512378372305420236232

130682957532768238142306818605252001392413456

N=50 ∑fX=3108 ∑ = 193474

Mencari Koefisien Korelasi “r” yang menunjukkan kuat lemahnya hubunganantara Variabel X dan Variabel Y denganbantuan peta korelasi karena N cukup besar, dan dari peta korelasi diperoleh nilai:

rxy = 0.911

Mencari Standart Error dari perbedaan Mean Variabel X dan Mean Variabel II atau SEM1-M2

Mencari to dengan rumus:

Memberikan interpelasi terhadap to:

df = N – 1 = 50 – 1 = 49, karena dalam tabeltidak dijumpai df sebesar 49 maka, digunakan df yang terdekat yaitu 50

Pada taraf signifikan 5% diperoleh tt = 2,10

Karena to = 57,143 > tt = 2,10

Maka, hipotesis nihil ditolak. Ini berarti antarakedua variabel terdapat perbedaan yang signifikan.

BAHWA DENGAN DITERAPKANNYA METODE BARU EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA.

Contoh:

Menguji kebenaran/kepalsuan hipotesis ygmenyatakan bahwa dengan menggunakanmetode mengajar yg baru prestasi belajar parasiswa SMA lebih baik daripada diajar denganmenggunakan metode lama. Denganmenetapkan 50 org siswa diajar dgn metodebaru (Var X) dan 50 org siswa diajar dgnmetode lama (Var Y)

Dengan ukuran sampel n=20 dan tarafsignifikan 5%

Jika to < tt

Maka Ho diterima (tidak terdapat perbedaan)

Jika to > tt

Maka Ho ditolak (terdapat perbedaan)

Sekor f X X´ fX´ fX´²

85-8980-8475-7970-7465-6960-6455-5950-5445-4940-44

35778

103322

M´(62)

+5+4+3+2+10-1-2-3-4

+15+20+21+14+14

0-3-6-6-8

75806328803

121832

N=50 - - ∑fX´=55 ∑fX´²=319

Sekor f y y´ fy´ fy´²

85-8980-8475-7970-7465-6960-6455-5950-5445-4940-44

2355788642

(62)

+5+4+3+2+10-1-2-3-4

+10+12+15+10+70-8-12-12-8

N=50 - - ∑fX´=14 ∑fX´²=270

Mencari Standart Error perbedaan Mean Variabel X dan Mean variabel Y :

Mencari to

df = N1 + N2-2 = 50+50-2 = 98, karenadalam tabel tidak dijumpai df sebesar 98 maka, digunakan df yang terdekat yaitu 100

Pada taraf signifikan 5% diperoleh tt = 1,98

Karena to = 1,772 > tt = 1,98

Maka, hipotesis nihil diterima. Ini berarti antarakedua variabel tidak terdapat perbedaan yang signifikan.

TIDAK TERDAPAT PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN DALAM PRESTASI BELAJAR

MAHASISWA DALAM BIDANG STUDI

ILMU AGAMA

Recommended