...

Peranan Pers ( P Kn X I I S M A)

by nasyukha-apnapryka

on

Report

Category:

Technology

Download: 4

Comment: 0

75,601

views

Comments

Description

Download Peranan Pers ( P Kn X I I S M A)

Transcript

  • 1.BAHAN AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN UNTUK SMA KELAS XII OLEH Drs.MUNA SUKRI , M.Pd. NIP : 19640104 198407 1 001 SMA NEGERI 1 KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT
  • 2.
    • MENGEVALUASI PERANAN PERS DALAM MASYARAKAT DEMOKRATIS
    • Mendeskripsikan pengertian, fungsi dan peranan serta pekermbangan pers di Indonesia
    • Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia.
    • Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan media massadalam masyarkat demokratis di Indonesia
  • 3.
    • Pengertian Pers
    • Secara Etimologis , Kata pers (Belanda), Press (Inggris), atau Presse (Prancis), berasal dari bahasa Latin, pressare dari kata premere, yang berartitekan atau cetak.
    • Definisi terminologisnyaialahMedia massa cetak . Dalam bahasa Belanda ialah gedrukten, atau drukpers, dalam bahasa Inggrisnya printed media atau printing press atau press.
    • Oemar Seno Adji , pers dalamarti sempitmengandung penyiaran-penyiaran pikiran, gagasan, atau berita-berita dengan jalan kata tertulis. Pers dalamarti luasadalahsemua media (mass communications) yang memancarkan pikiran dan perasaan seseorang, baik dengan kata-kata tertulis maupun kata lisan.
  • 4.
    • Pengertian Pers (lanjutan)
    • L. Taufik , Pers terbagi dua yaituPers dalam arti sempit: surat kabar, koran, majalah, tabloid, dan bulletin-bulletin kantor berita. Jadi, pers terbatas pada media tercetak.Pers dalam arti luasmencakup semua media massa, termasuk radio, televisi, film, dan internet.
    • Weiner , pengertian pers sebagai wartawan media atau media cetak, publisitas, peliputan berita, mesin cetak, naik cetak.
    • Alex Sour , pengertian pers sebagai media cetak yang mengandung penyiaran fakta, pikiran, ataupun gagasan dengan kata-kata tertulis.
  • 5.
    • Pengertian Pers (lanjutan)
    • Menurut Ilmu Komunikasi , pers memiliki arti :
    • 1.Usaha percetakan atau penerbitan
    • 2.Usaha pengumpulan dan penyiaran berita
    • 3.Penyiaran berita melalui surat kabar,
    • majalah, radio, dan televisi
    • 4.Orang-orang yang bergerak dalam
    • penyiaran berita
    • 5.Media penyiaran berita yakni surat kabar,
    • majalah, radio, dan televisi.
  • 6.
    • Pengertian Pers (lanjutan)
    • UU No. 40/1999 Pasal 1 (a) ,Pers adalah lembaga sosialdanwahanakomunikasimassayang melaksanakankegiatanjurnalistikmeliputi mencari,memperoleh,memiliki,menyimpan, mengolah, danmenyampaikaninformasi baik dalam bentuk tulisan, suara, dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya denganmenggunakanmediacetak,media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.
  • 7.
    • Pengertian Pers (lanjutan)
    • Kesimpulan: Pers adalah segala usaha dari alat-alat komunikasi massa untuk memenuhi kebutuhan anggota masyarakat akan hiburan, keinginan, peristiwa, dan berita yang terjadi dalam wujud surat kabar, majalah, bulletin atau media cetak lain atau diusahakan melalui radio, televisi, film, dan sebagainya. Jadi dalam hal ini adalah semua media komunikasi, yaitu media cetak, media audio, media audio visual, dan media elektronik.
  • 8.
    • UU No. 40/1999 pasal 3 :
    • Pers nasional mempunyai fungsi sebagai mediainformasi ,pendidikan ,hiburan , dankontrol sosial
    • Pers dapat berfungsi sebagailembaga ekonomi
    Pungsi Pers
  • 9. Pers berfungsi sebagai mediaInformasi(Information) Memberikan berbagai informasi yang penting dan bermakna bagi masyarakat untuk kehidupannya (berbagai bidang, aspek atau dimensi). Contoh Informasi tentang kebijakan, program dan peraturan negara kepada masyarakat agar cepat diketahui. Pers juga menjadi sarana informasi antarindividu atau kelompok-kelompok dalam masyarakat.
  • 10. Pers berfungsi sebagai mediaPendidikan( Education ) Pers memuat atau menyajikan tulisan-tulisanyang mengandung pengetahuan sehinggamasyarakat bertambah pengetahuan dan wawasannya. Tegasnya, pers mendidik masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan,pemahaman, dan keterampilan.
  • 11. Pers berfungsi sebagai mediahiburan(Recreation) Pers hendaknya dapat menyuguhkan berita yang menyegarkan, humor atau jenaka yang mengandung daya imajinasi yang positif, karena ini merupakan kebutuhan dasar manusia(basic human needs).Misalnya, isi koran atau majalah yang bersifat hiburan dapat berbentuk cerpen, cerbung, cerber, TTS, karikatur dan lain sebagainya.
  • 12. Pers berfungsi sebagai mediakontrol sosial(Social control)
    • Kontrol masyarakat terhadap jalannya roda pemerintahan, istilah kontrol sosial terkandung maknademokraticatauopen managementyang di dalamnya terdapat unsur-unsur :
    • Keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan(socialparticipation)
    • Pertanggungjawaban pemerintah terhdp rakyat(social
    • responsibility)
    • Dukungan rakyat terhadap pemerintah(sosial support)
    • Kontrol masyarakat terhadap tindakan pemerintah(social
    • control)
  • 13. Pers berfungsi sebagaiLembaga Ekonomi
    • Suatu perusahaan yang bergerak di bidang pers memilikibahan baku informasiyangdiolahsehingga menghasilkanproduk beritayang diminati oleh masyarakat dengannilai jual yang tinggi . Pers dapatmemanfaatkan alam sekitarnya sebagai nilai jual , sehingga diperoleh keuntungan yang maksimal dari hasil produksinya.
    • Pers sebagai lembaga ekonomimenyediakan jasa sosialnyauntuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan dengan tujuan memperoleh citra positif dan nilai jual atas program-program kerjanya.Misalnya,meliputi kegiatan bakti sosial, acara open house, atau kegiatan lainnya. Ditambah lagi bidang penjualan kolomadvertising , kolomartikelatau kolom berita lainnya.
  • 14. Hak-hak Persmenurut UU No.40/1999 pasal 4
    • Kemerdekaan pers dijaminsebagai hak asasi warga negara
    • Terhadap pers nasionaltidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelanggaran penyiaran.
    • Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyaihak mencari, memperoleh, dan menyampaikan gagasan dan informasi.
    • Dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum,wartawan mempunyai hak tolak.
  • 15. Kewajiban Persmenurut UU No.40/1999 pasal 5
    • Pers nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini denganmenghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah.
    • Pers wajib melayanihak jawab
    • Pers wajib melayanihak koreksi
  • 16. Peranan Persmenurut UU No.40/1999 pasal 6
    • Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui
    • Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan HAM, serta menghormati kebhinnekaan
    • Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar
    • Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum
    • Memperjuangkan keadilan dan kebenaran
  • 17.
    • Pers berperan sebagai Agen Pembangunan (?)
    • Pers merupakan media atau sarana untuk mensosialisasikan berbagai program pembangunan
    • Dengan sosialisasi tersebut akan menimbulkan kesadaran pada diri warga masyarakat untuk terlibat atau berpartisifasi dalam pembangunan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
  • 18.
    • Asas dan misi Pers
    • Asas Pers: Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakayat yang berasaskan prinsif-prinsif demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.
    • Misi Pers: Ikut mencerdaskan masyarakat, menegakkan keadilan dan memberantas kebatilan.
  • 19.
    • Konsep Demokrasi
    • menurut Andi Mustari Pide (Pakar Negarawan)
    • Secara etimologis , kata demos berarti rakyat, dan cratein atau kratos berarti kekuasaan. Jadi demokrasi artinya rakyat yang berkuasa (government of rule by the people).
    • Demokrasi dalam arti formalyaitu demokrasi sebagai suatu sistem pemerintahan atau sistem politik dengan kedaulatan rakyat dilaksnakan oleh para wakil rakyat dalam lembaga perwakilan rakyat.
    • Demokrasi dalam arti materialdisebut sebagai demokrasi yang asasnya dipengaruhi oleh kultur dan historis atau sejarah suatu bangsa.
  • 20.
    • Masyarakat Demokratis (?)
    • Masyarakat yang ….
    • menyelesaikan konflik secara damai;
    • tidak menggunakan kekerasan atau paksaan;
    • perubahan secara damai;
    • pergantian kekuasaan secara konstitusional;
    • menghargai adanya keanekaragaman;
    • menegakkan keadilan;
    • menjunjung tinggi adanya kebebasan yang dimiliki anggota masyarakatnya
  • 21. Unsur Pokok Dalam Demokrasi
    • Partisifasi rakyat dalam pemerintahan
    • Jaminan Hak Asasi Manusia atau hak dasar warga negara
  • 22. Negara dikatakan demokrasi(Miriam Budiardjo
    • Pemerintah atau eksekutif
    • Parlemen atau Badan Perwakilan Rakyat sebagai badan legislatif
    • Badan-badan peradilan sebagai lembaga yudikatif
    • Partai-partai Politik
    • Pemilihan Umum (Pemilu)
    • Pers atau media massa yang bebas dan bertanggung jawab
  • 23. Pilar Demokrasi (Mahfud MD)
    • Lembaga legislatif atau parlemen sebagai tempat wakil rakyat
    • Lembaga eksekutif sebagai penyelenggara pemerintahan negara dalam arti sempit
    • Lembaga Yudikatif sebagai tempat memberi putusan hukum dan keadilan dalam pelaksanaan undang-undang
    • Adanya pers sebagai alat kontrol masyarakat
  • 24. Tujuandaripelaksanaan fungsi kontrol Pers(1)
    • Menjaga agar UU yang telah dibuat oleh wakil rakyat dijalankan dengan baik oleh semua pihak
    • Melindungi Hak-hak asasi manusia dari tindakan kesewenangan oleh siapa pun
    • Melindungi kepentingan-kepentingan masyarakat
    • Menjaga agar jalannya pemerintahan sesuai aturan
    • Mewujudkan agar perencanaan negara sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat dan bangsa.
    • Menjaga agar penggunaan budget negara sesuai sasaran
  • 25. Tujuan dari pelaksanaanfungsi kontrol Pers(2)
    • Menjaga agar aparat pemerintah menjalan tugas dengan baik dan mengabdi kepada rakyat
    • Ikut mewujudkan administrasi negara sesuai dengan aturan
    • Melakukan koreksi agar pemerintah menempatkan pejabat sesuai dengan kualitas dan aspirasi rakyat
    • Membantu tegaknya rule of law (pemerintah berdasarkan hukum)
    • Mendukung pemerintahan dalam menjalankan open management
    • Mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, dll.
  • 26. Perkembangan Pers di Indonesia(1) Pers Nasionaladalah pers yang diusahakan oleh orang-orang Indonesia terutama orang-orang pergerakan dan diperuntukkan bagi orang Indonesia.Pers ini bertujuan memperjuangkan hak-hak bangsa Indonesia di masa penjajahan.Dari pers Nasional inilah yang selanjutnya berkembang sebagaiPers Indonesia.
  • 27. Perkembangan Pers di Indonesia(2)
    • Pers Nasional atau Pers Indonesia dimulai
    • sejak masa :
    • Pergerakan
    • Demokrasi Liberal
    • Demokrasi Terpimpin
    • Orde Baru
    • Alam Reformasi
  • 28. Perkembangan Pers di Indonesia(3)
    • Pers Masa Pergerakan :
    • Masa bangsa Indonesia berada di bawah penjajahan Belanda sampai saat masuknya Jepang.
    • Pers masa ini tidak dapat dipisahkan dari kebangkitan nasional bangsa Indonesia melawan penjajahan (munculnya pergerakan modern Budi Utomo, 20 Mei 1908).
    • Pers saat ini berfungsi sebagai alat perjuangan. Pers menyuarakan kepedihan, penderitaan, dan merupakan refleksi dari isi hati bangsa terjajah.
    • Pers mejadi pendorong bangsa Indonesia dalam perjuangan memperbaiki nasib dan kedudukan bangsa.
  • 29. Perkembangan Pers di Indonesia(4)
    • Contoh Harian yang terbit pada masa pergerakan :
    • Harian Sedio Tomo sebagai kelanjutan dari harian Budi Utomo (Yogyakarta), Harian Darmo Kondo (Solo oleh Sudaryo Cokrosisworo), Harian Utusan Hindia (Surabaya, HOS. Cokroaminoto), Fadjar Asia (Jakarta, Haji Agus Salim), Majalah mingguan Pikiran Rakyat (Bandung, Ir. Soekarno), Majalah berkala Daulat Rakyat (Moh.Hatta dan Sutan Syahrir).
    • Catatan : karenasifat dan isi pergerakan adalah anti penjajahanmaka dapat tekanan dari pemerintahan Hindia Belanda,caranya dengan memberangus dan menutup usaha penerbitanperspergerakan.Saat inilah berdiri pula Kantor berita Nasional Antara (13 Desember 1937).
  • 30. Perkembangan Pers di Indonesia(5)
    • Pers Masa Penjajahan Jepang :
    • Pada masa ini pers nasional mengalami kemunduran besar, dibawah tekanan penderitaan dan pengekangan kebebasan lebih dari zaman Belanda karena dijadikan alat pemerintah Jepang dan pro Jepang.
    • Harian yang muncul saat itu : Asia Raya (Jakarta), Sinar Bary (Semarang), Suara Asia (Surabaya), dan Tjahaya (Bandung).
    • Keuntungan yang didapat dari insan pers Indonesia yang bekerja pada penerbitan Jepang : Pengalaman menggunakan alat-alat dan fasilitas, Bahasa Indonesia makin sering dan luas digunakan dalam pemberitaan, membuat rakyat menjadi lebih kritis dalam berpikir.
  • 31. Perkembangan Pers di Indonesia(6)
    • Pers Masa Revolusi Fisik (1945-1949) :
    • Pers berperan sebagaialat mempertahankan kemerdekaan dan patriotisme nasional.
    • Saat ini pers ada dua :(1). Pers Nica (Belanda)yaitu pers yang diterbitkan dan diusahakan oleh tentara sekutu dan Belanda.(2). Pers Republik: pers yang dioterbitkan oleh orang Indonesia.
    • Pers Republikmenyuarakan semangat mempertahankan kemerdekaan dan menentang usaha pendudukan sekutu.Sebaliknya Pers NICAberusaha mempengaruhi rakyat Indonesia agar menerima Belanda berkuasa lagi di Indonesia.
    • Pada masa ini lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Pengusaha Surat Kabar (SPS).
  • 32. Perkembangan Pers di Indonesia(7)
    • Pers Masa Demokrasi Liberal (1950-1959) :
    • Pers berperan sebagai pranata sosial masyarakat demokrasi yang bebas sesuai dengan sistem liberal yang diterapkan sesuai UUDS 1950.
    • Fungsi Pers masa ini : sebagai perjuangan kelompok partai atau aliran politik
  • 33. Perkembangan Pers di Indonesia(8)
    • Pers Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965) :
    • Dikeluarkannya dekrit Presiden (Ir. Soekarno), 5 Juli 1959 :kembali ke UUD 1945 dan Manifesto Politik yang menterjemah-kan Pancasila sebagai Nasakom, menciptakan dominasi PKI dan komunisme sebagai ideologi perjuangan.
    • Realitanya, prinsif demokrasi (atas dasar sila ke-4) telah terjadi penyimpangan,konsentrasi kekuasaan di tangan satu orang (diktator otoriter).
    • Pers nasional saat itumenganut konsep pers otoriteryang merupakan terompet penguasa dan bertugas mengagung-agungkan pribadi presiden dan mengindokrinasikan manifesto Politik (Manipol) serta menggerakkan aksi-aksi massa yang revolusioner dan ketetapan pemerintah lainnya.Tegasnya: Pers sebagai alat propaganda politik Ideologi Nasakom.
  • 34. Perkembangan Pers di Indonesia(9)
    • Pers Masa Orde Baru (1966-1998) :
    • Lahirnya UU No. 11/1966 tgl. 12 Desember 1966 tentang Pers. Pers sebagai pranata sosial yang melembaga di bawah ideologi Pancasila dan UUD 1945. Kemudian diubah denganUU No. 21 tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Pers.Dalam UU ini mengakui dan menjamin hak kebebasan pers WNI, menghapus SIT, tetapimemberlakukan SIUPP.
    • Pers :media vital komunikasi pembangunan , orde baru yang mulanya bersikap terbuka dan mendukung pers, berbalik menekan kebebasan pers (tidak sejalan dengan kepentingan pemerintah/terlalu berani mengkritik pemerintah) dibreidel atau dicabut SIUPP. Contoh yang dialami majalah Tempo.
  • 35. Perkembangan Pers di Indonesia(10)
    • Pers Masa Reformasi (1998 sampai saat ini) :
    • DitandaidengankeluarnyaUU Nomor40/1999
    • tentang Pers.
    • Pers Nasional kembali menikmati kebebasan pers sesuai alam reformasi, keterbukaan, dan demokrasi yang diperjuangkan rakayat Indonesia.
    • Pemerintah sangat mempermudah izin penerbitan Pers, akibatnya banyak sekali penerbitan pers (koran-koran, majalah atau tabloid baru bermunculan).
  • 36. Kode Etik Jurnalistik
    • Kode : sistem pengaturan-pengaturan (system of rules).
    • Etik: norma perilaku.Perbuatan dikategorikan etis apabila perbuatan tsb. Sesuai dengan aturan-aturan yang menuntun perilaku baik manusia, sebaliknya yang tidak etis apabila segala aturan tingkah laku yang ada dilanggar atau tidak diindahkan.
    • Jurnalistik : profesi dalam kegiatan tulis menulis berita atau kewartawanan.
    • Kode Etik Jurnalistik: sejumlah aturan dasar yang mengikat seluruh profesi kewartawanan dalam menjalankan tugas dan perannya sebagai wartawan.
  • 37. Kode Etik Jurnalistik
    • Ada tiga faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya menurutM. Alwi Dahlan, Ph.D
    • Etik Institusionalyaitu sistem aturan, peraturan, kebijaksanaan yang dikembangkan oleh institusi.
    • Etik Personal: sistem nilai dan moralitas perorangan yang merupakan hati nurani wartawan, didasarkan pada keyakinan pribadi yang menimbang tindakan yang hendak dilakukan.
    • Etik Profesional: menentukan cara pemberian yang paling tepat sehingga informasi itu mudah diterima oleh khalayak, dalam proporsi yang wajar.
  • 38. Ciri dari suatu Kode Etik
    • Kode etik dibuat dan disusun oleh organisasi profesi ybs. Sesuai dengan aturan organisasi dan bukan dari pihak luar.
    • Sanksi bagi yang melanggar kode etik bukan pidana, melainkan bersifat moral atau mengikat secara moral pada anggota kelompok tersebut.
    • Daya jangkau suatu kode etik hanya berlaku pada anggota organisasi yang memiliki kode etik tersebut bukan pada organisasi lain.
  • 39. Aturan main (rules of the game) Pers Nasional
    • Landasan Idiil: Falsapah Pancasila (Pembukaan
    • UUD 1945)
    • Landasan Konstitusional : UUD 1945
    • Landasan Yuridis: UU Pers (UU No. 40/1999)
    • Landasan Profesional: Kode Etik Jurnalistik
    • Landasan Etis : Tata Nilai yang berlaku dalam
    • masyarakat
  • 40. Kebebasan Pers (Kemerdekaan Pers)
    • Kebebasan Persadalah kebebasan mengemukakan pendapat, baik secara tulisan maupun lisan melalui pers, seperti harian, majalah, bulletin dan sebagainya. Kebebasan pers merupakan manifestasi darifreedom of speech(kebebasan berbicara)
    • Kebebasan pers diberbagai negara mempunyai pengertian yang berbeda-beda tergantung pada :filsafat negaranya, pola pertumbuhan politiknya, hakikat manusianya, masyarakat dan negaranya, hubungan antara rakyat dan negara, hakikat pengetahuan, serta kebenaran dan moral.
  • 41. Ciri Kebebasan Pers Indonesia
    • Pers yang bebas dan bertanggung jawab
    • Pers yang sehat
    • Pers sebagai penyebar informasi yang objektif
    • Pers sebagai penyalur aspirasi rakyat, meluaskan komunikasi dan partisifasi masyarakat
    • Pers yang melakukan kontrol sosial yang konstruktif
    • Terdapat interaksi positif antara pers, pemerintah dan masyarkat.
  • 42. Prinsif pertanggungjawaban Pers Nasional(UU No. 40/1999 pasal 5)
    • Pers nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini denganmenghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah.
    • Pers wajib melayanihak jawab , yaitu hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya.
    • Pers wajib melayanihak koreksi , yaitu hak setiap orang untuk mengkoreksi atau membertulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers, baik tentang dirinya maupun orang lain.
  • 43.
    • MenurutS. Tasrif , diakui dan dijaminnya Kebebasan Pers dalam suatu negara bila memenuhi tiga syarat sbb :
    • Tidak ada kewajiban menurut hukum untuk meminta surat izin terbit bagi suatu penerbitan pers kepada pemerintah.
    • Tidak ada wewenang menurut hukum pada pemerintah untuk melakukan penyensoran sebelumnya terhadap berita atau karangan yang akan dimuat dalam suatu penerbitan pers.
    • Tidak ada wewenang menurut hukum pada pemerintah untuk melakukan penerbitan pers, baik untuk selama-lamanya maupun untuk jangka waktu tertentu.
  • 44. Teori Persdalamhubungannya dengan Negara(1)
    • Teori Libertarian: hubungan antara pers dengan pemerintah bersifat bebas, bahkan pers mempunyai fungsi mengawasi pemerintah.
    • Teori Social Responsibility(pertanggungjawaban sosial) : pers harus menerima dan memenuhi kewajiban tertentu kepada masyarakat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
    • Teori otoritarian: pemerintah mengawasi pers melalui surat izin terbit (SIT), sensor, dan pemberangusan.
  • 45. Teori Persdalamhubungannya dengan Negara(2)
    • Teori media pembangunan(totalitarian) : pers harus menerima pengawasan dari pemerintah dan menjalankan tugas pembangunan nasional.
    • Teori Media demokratik partisipan: tetap menghendaki kebebasan pers, namun menentang adanya komersialisasi dan monopolitik pers oleh swasta sehingga perlu dikembangkan media partisifasi dan interaktif yang berukuran kecil.
  • 46. Bentuk-bentuk penyalahgunaan kebebasasn Pers(1)
    • Penyiaran berita yang tidak memenuhi kode etik jurnalistik. Contoh kesalahn penyebutan nama tersangka dan kurang jelasnya suatu gambar atau peristiwa.
    • Peradilan oleh pers (trial by pers) : pemberitaan yang terus menerus pada satu pihak, sedangkan pihak lain yang terlibat tidak diberitakan akan menghasilkan berita yang tidak seimbang. Seseorang merasa diadili oleh pers karena pemberitaan yang tidak seimbang tersebut.
  • 47. Bentuk-bentuk penyalahgunaan kebebasasn Pers(2)
    • Membentuk opini yang menyesatkan : Tulisan yang dimuat oleh pers kadangdapat menciptakan opini yang sebaliknya dari seseorang. Opini ini tercipta justru menyesatkan karena tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.
    • Tulisan-tulisan bernada fitnah dan provokasi : tulisan yang dimuat amat vulgar, dapat memicu keterlibatan pihak lain dan memancing emosi.
    • Berita bohong : berita yang tidak kuat sumbernya dapat menciptakan berita yang tidak benar.
  • 48. Penyakit Pers (syamsul Mu’arif)
    • Pornografi
    • Character assasination (pembunuhan karakter)
    • Berita palsu
    • Provokasi dan iklan yang menyesatkan
    • Wartawan yang tidak profesional (biasa mendapat julukan wartawan bodreks)
  • 49.
    • Mengapapemerintah harus berupaya dalam mengendalikan kebebasan pers ? … (1)
    • A gar kebebasan pers yang dimiliki tidak disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan yang tidak sejalan/sesuai denganfungsi, peran dan tanggung jawab pers.
    • Agar masyarakat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya untuk meningkatkan perolehan, pengelolaan serta pemanfaatan informasi untuk kehidupan sehari-hari.
  • 50.
    •    
    • Mengapapemerintah harus berupaya dalam mengendalikan kebebasan pers ? … (2)
    • A gar insan pers dapat bertanggung jawab untuk memberikan timbal balik yang positif kepada pemerintah, khususnya untuk membantu terlaksananya program-program pemerintah
    • Mendorong terwujudnya masyarakat yang demokratis, cerdas, partisifatif, dan bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsanya.
  • 51.
    • Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers (1)
    • Membuat perangkat hukum atau aturan-aturan dasar tentang kehidupan pers (UUNo. 40/1999);
    • Memberikan pembinaan kepada pers agar lebih maju dan berkembang serta lebih mengoptimalkan kinerja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
    • Memprakarsai mekanisme dialog antara kompenen pemerintah, pers, dan masyarakat untuk lebih meningkatkan hubungan fungsional antara ketiganya;
  • 52. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan kebebasan pers (2) 4. Membantu pers dalam penerbitan buku-buku tentang pers, sebagai bahan bacaan bagi kalangan pers, pejabat pemerintah serta masyarakat umum; 5. Menghormati pelaksanaan kode etik jurnalistik, maupun pelaksanaan sanksi yang diberikan kepada pelanggarnya; 6. Bersama-sama dalam upaya memberantas pengayakit pers; 7. Menyelenggarakan kegiatan seminar dalam usaha mengembangkan konsepsi, nilai-nilai dan mekanisme.
  • 53.
    • Dampak yang timbul akibat penyalahgunaan kebebasan pers atau media Massa (1) :
    • Menyulut konfliks dalam kehidupan masyarakat, karena pemberitaan pers yang tidak objektif
    • Merugikan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara
    • Terhambatnya pembangunan nasional karena pers merupakan salah satu pilar(the fourth pillar)dalam pembangunan nasional.
  • 54.
    • Dampak yang timbul akibat penyalahgunaan kebebasan pers atau media Massa (2) :
    • Munculnyasikap apriorismeatau selalu berpandangan negatif (jelek) kepada pihak-pihak tertentu karena pemberitaan pers yang selalu menyudutkan(mendeskriditkan)pihak-pihak tertentu.
    • Menimbulkan pendekatan yang tidak kunjung selesai antara pihak-pihak tertentu, akhirnya akan berujung pada perbuatan-perbuatan merusak satu sama lainnya.
  • 55. Hubungan yang bersifatmitra(partnership ), interaktif positifdandinamis(interaksi konstruktif) antara pihak Pers (wartawan), masyarakat dan pemerintah Pers (wartawan) Pemerintah Masyarakat
  • 56.
    • Untuk meminimalisir atau mencegah dampak yang timbul akibat penyalahgunaan kebebasan pers atau media massa.
    • Pihak Wartawan :
    • Kejujuran dalam mengulas suatu kejadian
    • Dukungan nilai-nilai autentik
    • Kesedian untuk bertanggung jawab
    • Memiliki kemandirian moral
    • Memiliki keberanian moral
    • Memiliki kerendahan hati
    • Sikap kritis dan realistis
  • 57.
    • Untuk meminimalisir atau mencegah dampak yang timbul akibat penyalahgunaan kebebasan pers atau media massa.
    • Pihak Masyarakat :
    • Turut memberikan saran atau masukan kepada pers tentang berbagai hal
    • Memberikan informasi atau keterangan kepada pers yang sebenar-benarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.
    • Turut memanfaatkan pers dengan sebaik-baiknya agar perkembangan pers berjalan secara baik.
  • 58.
    • Untuk meminimalisir atau mencegah dampak yang timbul akibat penyalahgunaan kebebasan pers atau media massa.
    • Pihak Pemerintah :
    • Menegakkan hukum dan peraturan tentang pers dengan setegas-tegasnya.
    • Tidak turut campur terlalu dalam karena akan menggerogoti kebebasan pers itu sendiri.
    • Memberikan kesempatan kepada para investor untuk membangun basis industri pers.
  • 59. Berjiwa Pancasila Bersifat kesatria Berjuang untukemansipasi bangsa Menjunjung tinggiHAM KepribadianWartawan Indonesia Taat kepadaUUD 1945 Bertakwa padaTYME
  • 60. Pengertian Berita
    • Dean M. Lele Spencer: berita merupakan suatu kenyataan atau ide yang benar dan dapat menarik perhatian sebagaian pembaca.
    • Eric C. Hepwood: berita adalaj laporan pertamadari kejadian penting dan dapat menarik perhatian umum.
    • Dja’far H. Assegaf: berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang terbaru dan dipilih oleh staf redaksi suatu harianuntuk disiarkanyang kemudian dapat menarik perhatian pembaca, karena luar biasa, karena penting, atau karena mencakup segi human interes seperti humor, emosi, dan ketegangan.
  • 61. Pengertian Berita
    • Willard C. Bleyer: berita adalah sesuatu yang terasa (baru) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar.
    • Amak Syarifufudin: berita adalah suatu laporan kejadian yang ditimbulkan sebagai bahan yang menarik perhatian publik massa media.
    • William S. Maulsby: berita adalah suatu penuturan secara benar, tidak memihak dari fakta yang mempunyai arti penting, dan kejadian baru terjadi sehingga dapat menarik perhatian pembaca suarat kabar yang memuat berita tersebut.
  • 62. Pengertian Berita
    • JB. Wahyudi: berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai penting dan menarik sebagian khalayak, masih baru, dan dipublikasikan secara luar melalui media. Suatu peristiwa tidak akan menjadi beritabila tidak dipublikasikan melalui media massa secara periodik.
    • Mitchel V. Charnley: berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau opini yang mengandung hal-hal yang menarik minat, penting, atau kedua-duanya bagi sejumlah orang.
  • 63. Unsur-unsur Berita
    • Cepat : aktual atau ketapatan waktu
    • Nyata (faktual): informasi tentang sebuah fakta
    • Penting: menyangkut kepentingan orang banyak
    • Menarik: mengundang orang untuk membaca
    • Fakta disusun menjadilaporandan dipublikasikan melalui media massa.
  • 64. Metode (cara) atau teknik mencari Berita
    • Sistem Beat (beat system): seorang wartawan mencari berita dengan cara mendatangi sumber berita (tempat tertentu) secara teratur.
    • Sistem meneruskan (follow up system): mengembangkan berita yang sudah ada, dengan cara melengkapi, mempertajam, atau menekankan hal-hal khusus dari berita tersebut.
  • 65. Metode (cara) atau teknik mencari Berita
    • Sistem penugasan (Assignment): Penugasan oleh seorang pimpinan mencari berita di suatu daerah (luar daerah) karena di anggap penting dengan konsekwensi dana.
    • Sistem wawancara (Interview): Hampir setiap kegiatan wartawan melakukan wawancara, baik sebagai kelengkapan data maupun khusus untuk mencari berita utama.
  • 66. Metode (cara) atau teknik mencari Berita 5.Sistem menulis sendiri (inventing): berdasarkan fakta dan data yang ada, wartawan menulis sendiri berita yang akan diterbitkan dan menanggung resiko apa yang ditulisnya. Sistem ini, diperlukan feeling atau naluri yang tinggi, keberanian menghadapi aparat hukum,tanggung jawab, dan harus dapat mengontrol keadaan.
  • 67.
    • Hal penting cara mencari berita menurut pedoman wartawan :
    • Memiliki rasa ingin tahu
    • Tinggalkan kantor
    • Bicara dengan banyak orang dari berbagai latar belakang
    • Baca koran Anda sendiri
    • Jangan segan-segan meniru ide-ide dari surat kabar lain
    • Baca pernyataan-pernyataan resmi, miskipun membosankan
  • 68.
    • Hal penting cara mencari berita menurut pedoman wartawan :
    • Perhatiakan televisi dan dengarkan radio
    • Siapkan map peristiwa mendatang (catatan jadwal/agenda acara yang bisa menjadi berita)
    • Kunjungilah pasar dan pameran
    • Berbicara dan berdiskusi dengan semua reporter
    • Gunakan waktu berkeliling kota, berbaur dengan masyarakat dan jangan asingkan diri Anda.
    • Sekali-kali pergilah menyendiri dan berpikir untuk menemukan ide pencarian atau pembuatan berita .
  • 69. Manfaat Media Massa Media Cetak Media massa Media Elektro Fungsi khusus Fungsi Khusus Fungsi Umum surat kabar, tabloid,Majalah buletin/famflet TV, radio, film, internet, dll. Informasi, mendidik, menghibur dan kontrol sosial informasi hiburan
  • 70. Konsep fakta, data dan informasi
    • Fakta : kenyataan atau peristiwa yang sebenarnya terjadi (potret dari peristiwa).
    • Data : gambaran fakta yang belum diubah, dimanifulasi (masih mentah dan belum diubah)
    • Informasi: hasil pengolahan data yang dapat memberikan arti atau manfaat.
  • 71. Hubungan fakta, data dan informasi FAKTA Pengolahan DataDATA INFORMASI
    • Otak (Utama)
    • Manual
    • Mekanik
    • Elektrik
    • Elektronik
    Alat Pengolahan data :
  • 72. Syarat berita yang layak dimuat media
    • Benar terjadi (ada fakta)
    • Aktual (ketepatan waktu)
    • Lengkap
    • Apa adanya (Objektif)
    • Berimbang
    • Menarik
    • Akurat dan jelas
    • Tersusun baik
    • ada standar rumus penulisan :5W+1H
  • 73. Standar rumus penulisan berita 5W + 1H What =apa yang terjadi Where =di mana hal itu terjadi When =kapan peristiwa itu terjadi Who =siapa yang terlibat/terlihat Why =mengapa hal itu terjadi (LB) How=bagaimana proses terjadinya
  • 74. Sifat Berita
    • Mengarahkanpembaca, pendengar (pemirsa) mengikuti alur penulis.
    • Memberi peneranganllustrasi dan contoh-contoh.
    • Menumbuhkan atau membangkitkan semangatmotivasi juang
  • 75. Sumber Berita PERISTIWA MANUSIA Kumpulan dari berbagai berita
    • Observasi
    • Wawancara
    • Konferensi Pers
  • 76. Jenis Berita Investigations news Opinion news Depth news Straight news Interpretative news
  • 77. Straight news Berita langsung apa adanya, ditulis secara singkat dan lugas.Sebagian besar halaman depan surat kabar berisi jenis berita ini.
  • 78. Depth news Berita mendalam dikembangkan dengan pendalaman hal-hal yang adadi bawah suatu permukaan.
  • 79. Investigations news Berita yang dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelididkan dari berbagai sumber.
  • 80. Interpretative news Berita yang dikembangkan dengan pendapat atau penilaian penulisnya atau reporter
  • 81. Opinion news Berita mengenai pendapat seseorang (para cendikiawan, tokoh, ahli, atau pejabat mengenai suatu hal, peristiwa, kondisi poleksosbudhankam, dll. Pemakaian ide, pendapat atau kata-kata seseorang menjadi fakta dalam lingkup jurnalistik lazim disebutfact in idea.
  • 82. Bagian-bagian yang membentuk sebuah berita
    • Judul Berita
    • Teras Berita
    • Tempat terjadinya berita (Date Line)
    • Tubuh Berita
  • 83.
    • Judul Berita
    Kepala berita (headline),gunanya untuk memperkenalkan isi berita yang akan ditulis. Judul ini hendaknya mencerminkan isi berita dan ditulis dengan huruf besar serta tepal seupaya menarik perhatian.
  • 84.
    • Tempat terjadinya berita (Date Line)
    Ini merupakan keterangan sebagai petunjuk tentang tempat kejadian (nama kota) dan penyusunan berita.
  • 85.
    • Teras Berita
    Biasanya dinamakanLEAD , yaitu alenia pertama dari sebuah berita yang merupakan inti terpenting dari keseluruhan isi berita yang akan disajikan.
  • 86.
    • Tubuh Berita
    Berisikan paparan masalah, penjelasan-penjelasan lebih lanjut dari teras berita, diuraikan lebih terperinci mengenai isi berita.
  • 87. Bentuk BeritaTeknis penulisan berita yang diawali dari masalah kurang penting menuju yang paling penting. Berita yang masuk kategori singkat dan ditulis mulai dari hal yang sangat penting. PiramidaPiramida Terbalik
  • 88.
    • Cara yang dapat ditempuh dalam menghadapi perusahaan pers yang merugikan masyarakat :
    • Mengikuti prosedur hak jawab dan hak koreksi yang disediakan oleh undang-undang.
    • Melayangkan somasi, mengadu ke kepolisian dan menuntut perusahan pers yang menyiarkan berita tidak benar tersebut ke pengadilan.
    • Mendatangi kantor redaksi perusahaan pers dengan melakukan unjuk rasa, ancaman dan pemukulan terhadap wartawan media yang menulis berita tsb.
  • 89. Komunikasi Media TradisionalMedia Modern Alat komunikasi yang memakai teknologi sederhana yang masih dipertahankan, seperti media bunyi (kentongan, beduk terompet dll), media gerak/isyarat (asap api, kibaran bendera), Media lisan berupa seni (wayang, ludruk, ketoprak, dongeng dan sebagainya) Media komunikasi yang menggunakan perangkat teknologi modern, seperti radio, TV, handphone, video, internet, film, koran, majalah, teater, sinetron dan lain-lain. Proses pengoperan lambang-lambang yang mengandung arti antar individu.
  • 90. Komunikasi Media TradisionalMedia Modern
    • Dimanfaatkan oleh manusiasebagai sarana berkomunikasi dengan orang lain atau masyarakat.
    • Membantu kehidupan masyarakat dalam rangka ikut mencerdaskan, menegakkan keadilan dan memberantas kebatilan.
    • Mengetahui dan membeli suatu produk karena ada iklan di media; tahu ada lowongan kerja di koran; mencari alamat teman melalui surat pembaca; dapat berkirim artikel, puisi, foto/gambar di media dan bila dimuat akan dalam honorarium.
  • 91. Hal-hal lain yang perlu diketahui
    • UU No. 32 tahun 2002 tentangPenyiaran
    • Berita eksklusif: berita yang jarang terjadi.
    • Menyunting berita: mengawinkan satu data dan data yang lainnya sehingga membentuk kalimat yang terangkai dan membuahkan berita.Orangnya disebutEditor atau redaktur .
    • Dead Line: batas akhir wartawan mengirim berita.
    • Jurnalistik: IP yang mempelajari bagaimna cara/teknik mencari bahan berita hingga menyusunnya menjadi berita/laporan yang menarik di dalam media massa cetak maupun elektronik.
  • 92. Sekian
  • Fly UP