Our Heritage. I Have A Dream

  • Published on
    28-Jun-2015

  • View
    274

  • Download
    7

Embed Size (px)

Transcript

  • 1. I Have a Dream Dr. Isabelo Magalit Impian ini pertama kali disampaikan dalam konvensi misi IVCF Filipina tahun 1970

2. Sumber: Saya Punya Sebuah Impian (Isabelo Magalit) 3. buku Edisi Bahasa Inggris (untuk bagian pertama buku ini) Judul: Vision & Continuity Editor: Koichi Ohtawa Penerbit: International Fellowship of Evangelical Students (IFES) Tahun terbit: 1989 Edisi Bahasa Indonesia (ditambah artikel- artikel lain) Judul: Our Heritage: Keunikan dan Kekayaan Pelayanan Mahasiswa Penerbit: Perkantas Tahun terbit: 2006 4. daftar isi Bagian 1: Visi & Kontinuitas Prakata Buku Visi & Kontinuitas (Chua Wee Hian) Terang bagi Bangsa-bangsa (Dr. David Adeney) Visi & Kontinuitas (Dr. Samuel Escobar) Peperangan Masa Kini (Dr. Oliver Barclay) Aku Punya Sebuah Impian (Dr. Isabelo Magalit) Sebuah Wawancara dengan Dr. Bobby Sng Kata Penutup (Koichi Ohtawa) Bagian 2: Sifat Injili dari Gerakan Persekutuan Mahasiswa Esensi Injili (John Stott) Tiga Faktor yang Tidak Pernah Berubah (Francis Schaeffer) The Lausanne Covenant Perubahan dalam Gerakan Injili dan Pengaruhnya pada Penginjilan (Lindsay Brown) 5. daftar isi Bagian 3: Dinamika Persekutuan Mahasiswa Visi & Misi Pelayanan Mahasiswa (Erick Sudharma) Inisiatif & Tanggung Jawab Mahasiswa (C. Stacey Wood) Keunikan Gerakan Persekutuan Mahasiswa (Colin Chapman) Ciri-ciri Persekutuan Mahasiswa yang Kuat (Doug Whallon) Interdenominasi (Tadius Gunadi) Regenerasi (Tadius Gunadi) Pro visi (Daniel Adipranata) Kepemimpinan Mahasiswa (Steve Stuckey) Putih Abu-abu adalah Dasarnya (Erwin Sitompul) Pertumbuhan Rohani Seorang Pemimpin (Anne Carrington) Di Balik Fenomena Kampus (Erick Sudharma) 6. sinopsis Buku ini terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama adalah terjemahan dari Vision & Continuity yang pada intinya membahas tentang visi dan penerusannya generasi demi generasi. Bagian kedua berisi artikel-artikel mengenai esensi Injili dari pergerakan pelayanan mahasiswa. Bagian ketiga berisi artikel tentang dinamika dan keunikan pergerakan pelayanan mahasiswa. Secara terpisah, artikel-artikel ini sudah belasan tahun menjadi berkat bagi banyak pribadi yang terlibat dalam pelayanan mahasiswa. Kiranya buku ini bisa menjadi warisan berharga bagi setiap generasi pelayanan mahasiswa. 7. I Have a Dream Dr. Isabelo Magalit Impian ini pertama kali disampaikan dalam konvensi misi IVCF Filipina tahun 1970 8. Lulus dari sekolah kedokteran tetapi tidak pernah mempraktikkan ilmunya; langsung terjun ke dalam pelayanan mahasiswa dengan Inter- Varsity Christian Fellowship (IVCF) Filipina. General secretary IVCF Filipina (1967). Associate general secretary untuk Asia Timur (sejak 1972) selama 10 tahun. Pendeta Diliman Campus Bible Church (1982). Presiden Asian Theological Seminary (ATS) Filipina (1989). Banyak mendukung upaya perintisan pelayanan mahasiswa di Indonesia pada tahun 1970-an. penulis Dr. Isabelo Magalit 9. Saya punya sebuah impian ... Saya memimpikan bahwa dari dunia mahasiswa bangsa ini akan muncul secara terus-menerus orang-orang yang mengasihi Tuhan Yesus lebih dari apapun dan membenci dosa lebih dari apapun .... Orang-orang yang mengenal Allah mereka, dan yang menaruh perhatian pada zaman mereka, sehingga dapat melayani Allah yang hidup dalam generasi mereka .... 10. Sebagian dari mereka dalam impian saya akan menjadi pendeta .... Jika gereja mau menjadi menara kekuatan dalam kehidupan masyarakat dan bangsa, dibutuhkan pengkhotbah-pengkhotbah Injili yang berpengaruh besar .... Pendeta-pendeta tersebut tidak hanya akan ada di kota-kota besar. Mereka juga akan ada di tempat-tempat terpencil .... 11. Baik untuk mimbar di kota besar maupun di daerah terpencil, pelayan-pelayan Firman perlu dilatih dengan baik. Jadi saya memimpikan sekolah teologi terbaik dengan pengajar- pengajar terbaik yang setia kepada jiwa Injili. Jiwa Injili berarti bahwa Injil adalah yang pertama dan terutama, menjadi milik yang paling berharga .... Dari manakah akan datang profesor-profesor seminari macam itu? Mereka akan muncul dari antara Anda sekalian dan dari generasi- generasi mahasiswa setelah Anda. 12. Orang-orang terbaik dibutuhkan bukan hanya di mimbar dan di seminari tapi juga di universitas-universitas. Dari situlah munculnya para pemimpin bangsa kita dan itulah tempat di mana orang Kristen perlu mengambil bagian jika mereka betul-betul punya perhatian atas bangsa ini .... Kita percaya bahwa sekelompok kecil orang Kristen yang betul-betul ikut berperan dalam dunia perguruan tinggi akan menghasilkan dua hal: pertama, pada masa kini menginjili orang-orang yang akan menjadi pemimpin di masa depan, dan kedua, menolong memulihkan pendidikan perguruan tinggi yang idealyaitu mempersiapkan orang-orang yang dapat berpikir sendiri, dapat memilah nilai-nilai hidup yang lebih tinggi, dan mau memakai pendidikan mereka untuk melayani orang lain. 13. Dari dunia mahasiswa juga akan muncul para profesionaldokter, insinyur, ahli hukum, pengusaha, pelaku media masa, dll. Perhatikan dampaknya bila ada semakin banyak dokter Kristen yang setia .... Betapa banyaknya yang dapat dilakukan seorang pengusaha Kristen .... Saya memimpikan juga adanya orang-orang Kristen yang akan terjun dalam dunia perfilman .... Kita membutuhkan jurnalis dan penulis yang dapat mengkomunikasikan kabar baik dan menghasilkan literatur yang dapat membangun kehidupan orang percaya .... juga penulis-penulis Kristen untuk pers sekular .... 14. Mimpi saya mencakup juga lahirnya para politisi dan pembaharu sosial yang bertemu membahas Firman Tuhan, mendiskusikan kebutuhan bangsa, dan menyusun rencana untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui tindakan-tindakan sosial dan politik. Orang-orang ini meliputi hakim, gubernur, anggota legislatif, industrialis, kepala daerah, dan para pekerja sosial .... 15. Akhirnya impian saya adalah melihat rumah tangga Kristen yang tidak terhitung banyaknyasebagai tempat di mana kasih dan keadilan dibungkus dalam darah dan daging dalam kehidupan sehari-hari. Tempat di mana calon-calon warga negara di masa depan dididik, di mana orang-orang Kristen muda dibesarkan dalam iman, sementara tetangga-tetangga menerima kabar baik dari orang-orang Kristen yang sungguh-sungguh memperhatikan mereka. 16. Dengan adanya orang-orang seperti itu dalam gereja Tuhan, kita akan dapat mendukung dan mengirim misionaris ke Asia, ke dunia muslim, ke Afrika, ke Amerika Latin, dan bahkan ke barat yang mengalami masa pasca kekristenan .... 17. Ini adalah suatu visi yang besar. Apakah kita punya waktu? Saya tidak tahu .... Dua puluh tahun? Paling tidak akan butuh waktu selama itu untuk melihat sebagian besar mimpi saya mulai menjadi kenyataan. Mungkin saya sudah tidak ada saat itu. Jadi maukah saya memberikan sisa hidup saya untuk impian ini? ... Sekarang saya sedang dipersiapkan untuk menginvestasikan seluruh waktu hidup saya kalau memang itu yang menyukakan Tuhan Yesus. 18. Milikilah juga impian ini. Ambillah tempat Anda di dalamnya. Berdirilah dan masuklah ke dalam barisan bagi Kristus. Berikan pada-Nya segala sesuatu yang sudah Anda peroleh. Dia layak menerimanya. Biarlah Dia ditinggikan di atas segala sesuatu (Filipi 2:6-11). Amin. 19. I Have a Dream Dr. Isabelo Magalit Impian ini pertama kali disampaikan dalam konvensi misi IVCF Filipina tahun 1970