Power point tugas mekatronika tugas mekatronika - bayu ardika (perancangan mesin seleksi buah nanas) perancangan mesin pembuat tahu otomatis

  • View
    451

  • Download
    20

Embed Size (px)

Text of Power point tugas mekatronika tugas mekatronika - bayu ardika (perancangan mesin seleksi buah...

AUTO COAGULATING MACHINE Mesin Pembuat Tahu Otomatis

PERANCANGAN MESIN AUTOMATIC PINEAPPLE SELECTORLaporan MEKATRONIKADosen Pengampu:R. Suryoto Edy Raharjo, S.T., M.Eng.,

Disusun oleh:Bayu Ardika Yunanda1210502013Teknik Mesin S-1Universitas Tidar

PendahuluanNanas merupakan salah satu tanaman buah yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropics. Perlakuan-perlakuan pascapanen adalah bertujuan memberikan penampilan yang baik dan kemudahan-kemudahan untuk konsumen, memberikan perlindungan produk dari kerusakan dan memperpanjang masa simpan. Sukses penanganan pascapanen memerlukan koordinasi dan integrasi yang hati-hati dari seluruh tahapan dari operasi pemanenan sampai ke tingkat konsumen untuk mempertahankan mutu produk awal. Untuk itu saya tertarik merancang suatu alat yang dapat memudahkan dalam proses pemilihan buah nanas dengan judul Automatic Pineapple Selector.

Latar belakang Dari perancangan Mesin Pembuat Tahu otomatis

Proses Penyeleksian buah nanas secara tradisional menggunakan tenaga manusia membutuhkan waktu yang relatif lama;

Tujuan : Mempercepat proses produksi pemilihan buah nanas;Menjadikan hasil proses pemilihan buah nanas lebih akurat/tepat sesuai dengan berat,warna buah nanas yang ditentukan;Mengurangi tenaga kerja dalam proses produksi.

Automatic Pineapple Selector

Keterangan dari gambar diatas:

1. Tempat Pencucian buah nanas,2. Mesin Penyemprotan atau setrealisasi,3. Mesin Pengukur diameter buah nanas,4. Mesin pengukur berat buah nanas,5. Mesin Pendeteksi warna kematangan buah nanas,6. Tempat buah nanas yang lolos seleksi,7. Tempat buah nanas yang tidak lolos seleksi,

Proses Selektor

Langkah kerja Mesin Automatic Pineapple SelectorMesin Penyemprotan Buah nanas menuju input perendaman melalui konveyor dan menuju mesin penyemprotan bertujuan untuk menghilangkan kotoran (tanah) serta residu pestisida (insektisida atau fungisida) pada buah nanas. Penyemprotan menggunakan standar baku mutu air utk menghindari kontaminasi dan juga penyemprotan dapat menurunkan panas lapang / berfungsi sebagai pre cooling.

B. Pengkelasan / gradingSetelah melewati tahan penyemprotan buah nanas akan ke tahap Pengkelasan / grading yang bertujuan bertujuan untuk memisahkan produk buah nanas berdasarkan : mutu, warna, berat, ukuran. (ini semua berkaitan dengan harga jual) dengan menggunakan sensor untuk proses penyeleksiannya.

Melewati sensor DiameterMelewati sensor BeratMelewati sensor Warna

Sensor DiameterSaat buah nanas memasuki tempat pengukuran diameter, maka sensor diameter mendeteksi ukuran buah nanas yang didalamnya telah dibentuk ukuran untuk buah nanas sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk buah melon yang tidak lolos seleksi sesuai ukuran maka akan terjatuh di tempat penampungan

2. Sensor BeratSelanjutnya buah nanas akan ke tahap masuk ke mesin sensor berat, beruba seperti timbangan dimana untuk mengetahui berat dari masing masing buah nanas, yang sensor timbangan diatur sesuai yang diinginkan. Sensor ini berfungsi untuk memudahkan mengukur berat buah nanas, dibutuhkan modul timbangan buah digital untuk menghasilkan hasil pengukuran yang lebih presisi. Load cell merupakan komponen utama pada sistem timbangan digital ini.

3. Sensor Warna (TCS3200) Prinsip cara kerja sistem ini dibagi menjadi 2 sistem, yaitu sistem yang berfungsi sebagai pengecek dan penampil kematangan buah dan yang kedua adalah sistem yang berfungsi sebagai penggerak/penyortir. Pada sistem yang pertama atau sistem yang berfungsi sebagai pengecek dan penampil kematangan buah, terdapat sebuah modul sensor warna (TCS3200) sensor warna ini akan diproses oleh mikrokontroller untuk ditampilkan di LCD.

Sensor warna (TCS3200) adalah sensor warna yang sering digunakan pada aplikasi mikrokontroler untuk pendeteksian suatu object benda atau warna dari objet yang di monitor.

Hasil yang nantinya ditampilkan di LCD berupa status kematangan buah (matang atau belum matang). Waktu untuk pengecekan satu buah sekitar lima detik, di mana tiga detik delay untuk membaca buah, dan sekitar dua detik waktu untuk conveyor bergerak. Jika Buah nanas belum matang maka akan terbawa ke tempat penampungan buah yang tak lolos seleksi.

4. FinishSetelah melalui beberapa seleksi untuk mendapatkan hasil penyortiran buah nanas yang akurat, serta higienis, maka nanas akan menuju ke tempat penampungan akhir, dimana buah nanas siap untuk dipasarkan sesuai dengan standar yang telah ditentukan tadi.

SEKIAN TERIMA KASIH