UC Onliner #9 - Maret 2015

Embed Size (px)

Text of UC Onliner #9 - Maret 2015

  • UC Onliner 1Maret 2015

  • UC Onliner Maret 20152 UC Onliner 3Maret 2015

    [|QUOTES||||||

    UC Onliner 3Maret 2015

  • UC Onliner Maret 20154 UC Onliner 5Maret 2015

    Apa kabar UC Onliner,

    UC Onliner, tentunya masing-masing dalam diri Anda memiliki sifat dan sikap sebagai seorang pemimpin serta jiwa kepemimpinan yang kuat. Namun, jenis kepemimpinan apa yang Anda miliki? Pemimpin yang otoriter atau seorang pemimpin yang menerapkan prinsip Servant Leadership? Pikiran pertama yang muncul dalam diri Anda ketika memikirkan tentang servant mungkin penuh dengan ambiguitas. Prof. Sen Sendjaya dari Monash University Australia akan menjelaskan mengenai Servant Leadership, apa manfaatnya serta bagaimana menerapkan prinsip Servant Leadership yang baik dan benar.

    Pemimpin tidak harus dalam hal bisnis dan perusahaan atau pemimpin suatu Negara, Anda bisa menjadi pemimpin dalam sebuah komunitas, organisasi, atau bahkan pemimpin untuk keluarga Anda sendiri. Sebenarnya apa definisi pemimpin itu? Bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik? Bagaimana pula membedakan seorang pemimpin dengan manager atau bos? Semua akan dibahas pada UC Onliner edisi kali ini. Topik tentang leadership memang sangat menarik dan tidak akan pernah habis untuk dibahas.

    UC Onliner, menurut Prof. Sen Sendjaya, yang selama ini sering terjadi dan diterapkan dalam sistem kepemimpinan di Indonesia adalah sistem Transformational Leadership atau kepemimpinan yang bersifat transformasional. Apa definisi Transformational Leadership? Bagaimana tentang perbedaannya dengan Servant Leadership, serta manakah yang lebih baik antara Transformational Leadership dengan Servant Leadership? Semua pertanyaan ini pasti terlintas di benak UC Onliner. Maka dari itu, harapan kami adalah dengan membaca ulasan tentang kepemimpinan dalam majalah ini akan menambah wawasan UC Onliner. Pilihlah jenis kepemimpinan terbaik yang akan membawa Anda dan perusahaan Anda untuk menjadi lebih baik lagi.

    Reny Pebriasari Editor-in-Chief

    ||||||EDITORS|NOTE|]

    SERVANTLEADERSHIP.

    UC Onliner Januari 20154

    Editor-in-ChiefReny Pebriasari

    Executive EditorEric Pramono

    Art & Desain EditorRachmat Wijanarko

    Photography DirectorSamuel Leksono, Abraham Gunawan

    Redaksi menerima kritik, saran, dan komentar dari pembaca. Silahkan kirim via e-mail ke reny.pebriasari@ciputra.ac.id Majalah UC Onliner diterbitkan oleh Universitas Ciputra Entrepreneurship Online (UCEO) Universitas Ciputra.

    Pembaca UC Onliner dapat berkontribusi melalui tulisan, artikel dan opini yang dapat dikirimkan melalui email reny.pebriasari@ciputra.ac.id

    Untuk pemasangan iklan dapat menghubungi kami melalui email : reny.pebriasari@ciputra.ac.id

    Dilarang mengutip, memproduksi sebagian atau keseluruhan isi majalah ini dalam segala bentuk tanpa izin tertulis dari redaksi.

    HOW TO REACH US

    [|SUSUNAN|REDAKSI||||||

    Layout & Design CoverRachmat Wijanarko

    Contributing WritersAbraham Gunawan, Andy Sudjono, Bernardinus Arisandi, Rachmat Wijanarko, Reny Pebriasari

    ReportersRicardo Anggana, Tiffany Oktoriana

    UC Onliner Maret 20154

  • UC Onliner Maret 20156 UC Onliner 7Maret 2015

    [|DAFTAR|ISI||||||

    Ta b l e O f

    C O N T E N T S04EDITORIAL

    RENY PEBRIASARI

    05REDAKSIWHOS BEHIND UC ONLINER

    TRAVELLING1 hari Keliling DUnia di

    MUSEUM ANGKUT MALANG

    22UCEOS CORNERDAFTAR PESERTA KELAS UCDE BERBAYAR

    24TIPS KEUANGAN13 Cara mengelola keuangan untuk Pola hidup hemat

    29 INTERNATIONAL NEWSEco Stove yang Tidak Hanya Sekedar Bisa Memasak MakananMadame Tussauds Membuka Pameran Baru Star Wars di Inggris

    MAIN STORYSen Sendjaya : The Insiders Guide to SERVANT LEADERSHIP

    17

    41

    18PROFILE

    Sen Sendjaya

    back story

    Michelle Phan

    MAIN STORY EXPERT SAYs ABOUT SERVANT LEADERSHIPMAIN STORYHOW TO START USING SERVANT LEADERSHIPMAIN STORYWHO REALLY USES SERVANT LEADERSHIP 37Tips Kesehatan

    TIPS KESEHATAN

    08

    12

    14

    15

    SERVANTLEADERSHIP.

    28National NEWSLIPI Akan Membangun 14 Kebun RayaGunungkidul Mengatur Pantai Konservasi Penyu

    30Artikel: Leadership21 Hal Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan LeadershipMenjadi Pemimpin yang BaikPerbedaan Antara Pemimpin & BosLeadership Quotes

    35 IDE BISNISSepatu dengan Fasilitas GPSIbu Penolong untuk Pelajar yang Tidak Memiliki Banyak Waktu

    42REferenceREFerensi FILM: Forrest Gump (1994)REferensi BUKU: Menjadi Pemimpin Efektif

    39Creative CornerJangan Buang Cangkang Telur

    44GamesTeka Teki Silang & SUdoku

  • UC Onliner Maret 20158 UC Onliner 9Maret 2015

    Introduction of Servant Leadership - Pengenalan tentang Servant Leadership :2 asumsi mendasar tentang leadership dan leadership development :

    1. Leadership can not be taught but can be learned - Kepimpinan tidak bisa diajarkan tapi bisa dipelajari.Dengan membaca berbagai jurnal, atau mengikuti seminar, tidak akan bisa menjadikan seorang pemimpin yang efektif. Karena seorang pemimpin perlu pengalaman, menerapkan, belajar dari kesalahan, serta memperbaiki diri lebih baik dari mereka dan berhasil lebih baik.Sedangkan teori definisinya adalah simplifikasi dari realita. Manfaat dari sebuah teori adalah ketika Anda mengalami kegagalan, Anda mampu memaknai pengalaman tersebut. Kita butuh teori kepemimpinan yang baik sehingga Anda bisa memaknai pengalaman-pengalaman yang Anda lewati sebagai seorang calon pemimpin atau pemimpin.

    2. It flows out of being. Its about self discovery - Pemimpin itu bukan cetakan.Jika belajar bisnis dan manajemen, biasanya Anda membaca majalah-majalah seperti Forbes, Fortune, Globe dan melihat sosok-sosok pemimpin besar dan hebat seperti Steve Jobs, Ir.HC Ciputra dan Anda ingin jadi seperti mereka. Namun, seorang leader yang baik itu bukan dicetak persis seperti orang-orang terdahulu. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengerti dengan jelas siapa dirinya, kekuatan nya dan kelemahan nya, personality nya, temperamen nya, sisi-sisi terangnya serta sisi-sisi gelapnya. Semakin Anda mengenal diri Anda, semakin Anda tahu betapa posisi leadership yang memberikan Anda privilege - hak istimewa, yaitu seperti lebih didengar orang, lebih dihargai orang, lebih punya resources untuk membuat keputusan, punya otoritas untuk berkata tidak, serta yang akan menentukan arah organisasi itu bergerak.

    Semua pengembangan kepemimpinan akan mengacu pada tiga hal, yaitu being, knowing, doing. Hal ini merupakan sesuatu yang cukup yang universal, karena semua pengembangan di berbagai bidang seringkali memiliki 3 hal tersebut, namun secara khusus yaitu untuk

    pemimpin. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang menyentuh ketiga level yaitu being, knowing, dan doing. knowing, adalah hal paling mendasar yang

    diberikan pada level pendidikan, karena knowing bersifat teori.

    doing, yaitu realisasi dari knowing - praktek. Misal pada hal accounting, bagaimana melakukan activity base accounting, zero base accounting, bagaimana membuat keputusan - decision making theory, bagaimana membantu sebuah perusahaan kecil untuk membuat proposal bisnis, dan lain sebagainya.

    being, adalah masalah karakter. Being adalah masalah mengenal siapakah diri Anda. Being ini biasanya sulit untuk disentuh. Itulah sebabnya seseorang yang tidak mengenali sisi-sisi gelapnya lalu masuk ke jenjang pendidikan, serta belajar banyak teori, kemudian meng-upgrade skill nya, maka hasilnya pasti tidak akan lebih baik. Hal ini sekali lagi terjadi karena being nya tidak disentuh.

    Apakah Servant Leadership?1. Servant leadership, adalah pendekatan

    kepemimpinan yang bersifat holistik. Pada dasarnya Anda sering menemukan jenis kepemimpinan yang menginginkan karyawannya untuk tidak perlu bertanya, tidak membantah, dan hanya melakukan apa yang diperintahkan atasannya. Jadi harga seorang karyawan itu diukur dari kinerjanya, namun tidak mempedulikan hal lainnya seperti hal psikologis, spiritual, serta emosional. Dalam servant leadership, semua hal ini harus dipikirkan oleh seorang pemimpin.

    2. Service oriented, yaitu seorang pemimpin yang berada di tengah-tengah orang lain, bukan sebagai atasan tapi sebagai seorang pelayan, Im here to serve you, but youre not my master. Orientasi nya adalah seorang pemimpin hadir dengan tujuan menolong untuk mencapai yang terbaik dari yang bisa dicapai oleh karyawannya.

    3. Moral leader, semua cara kepemimpinannya dilandasi dengan prinsip etika dan moral yang sangat kuat.

    4. Fokus bukan kepada karyawan, bukan kepada organisasi. Hal inilah yang membedakan servant leadership dengan

    ||||||MAIN|STORY|] [|MAIN|STORY||||||

  • UC Onliner Maret 201510 UC Onliner 11Maret 2015

    ||||||MAIN|STORY|] [|MAIN|STORY||||||

    transformational leadership, yaitu jenis kepemimpinan yang sangat follower centered - mengutamakan organisasi.

    Ciri-ciri transformational leadership adalah seorang leader akan memotivasi, memberdayakan, serta memberikan reward kepada karyawannya. Sehingga jika karyawan berhasil melakukan semuanya pekerjaannya dengan baik, dan berdampak pada kinerja perusahaan menjadi naik dan lebih baik, maka karyawan tersebut akan mendapatkan reward berupa bonus. Jika Anda kritis, sebenarnya karyawan tersebut sedang dimanipulasi oleh pemimpinnya, karyawan tersebut dipakai sebagai alat untuk memajukan kinerja the bottom line of the organization. Hal itu terjadi karena transformational leadership berfokus kepada organisasi. Karyawan dibangkitkan semangat kerjanya demi perusahaan. Transformational leadership sangat banyak

    ditemui diterapkan di perusahaan-perusahaan seluruh dunia. Mulai dari military organization sampai ke non-profit organization, mulai dari Amerika sampai negara-negara underdeveloped country. Berbeda