Struktur sosial-IPS-Sosiologi

  • View
    111

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

  • Oleh : MulyonoSMAN 1 Jogoroto - SMA Darul Ulum Jombang

  • IDENTITAS PROGRAMMata Pelajaran: SosiologiKelas: XISemester: GanjilStandar KompetensiMemahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi DasarMendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan masyarakat IndikatorMendeskripsikan pengertian struktur sosialMendeskripsikan diferensiasi sosial.Mendeskripsikan stratifikasi sosial.Mengidentifikasi diferensiasi sosial berdasarkan ras, etnis, agama, dan jender.Mengidentifikasi macam-macam kriteria stratifikasi sosial di masyarakat.Mendeskripsikan berbagai pengaruh diferensiasi sosial yang terdapat di masyarakat.Membedakan konsolidasi dan interseksi yang terjadi di dalam masyarakat.

  • Adalah sebuah tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat. Di dalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan dengan batas-batas perangkat unsur-unsur sosial yang menunjuk pada suatu keteraturan perilaku sehingga dapat memberikan bentuk sebagai suatu masyarakat

    Tatanan-tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat merupakan jaringan dari unsur-unsur sosial yang pokok seperti kelompok sosial, kebudayaan, lembaga sosial, kekuasaan dan wewenang

  • FUNGSIPengawas Sosial (menekan kemungkinan pelanggaran norma, nilai dan peraturan kelompokDasar penanaman disiplin (penanaman pengetahuan dan kesadaran tentang sikap, kebiasaan dan kepercayaan kelompok

    BENTUKIntersected, dengan keanggotaan menyilang (interseksi)Consolidated, Jika terjadi tumpang tindih parameter sehingga terjadi penguatan identitas keanggotaan dalam sebuah kelompok

  • KETIDAKSAMAAN SOSIALMasyarakat dibentuk oleh sekumpulan individu yang memiliki ciri fisik (jenis kelamin, bentuk tubuh, raut muka, warna kulit, dll) dan non fisik (kecerdasan, motivasi, ketrampilan, minat, bakat, dll) yang berbeda.

    Dalam sosiologi, ketidaksamaan sosial dilihat dalam dua aspek, - secara horizontal; tidak membedakan tingkatan - secara vertikal; ada kelas sosial

  • Terjadi dengan sendirinya, karena perbedaan kepandaian, tingkat umur, harta, dll

    Sengaja disusun untuk tujuan bersama, berkaitan dengan pembagian kekuasaan dan wewenang dalam sebuah organisasi formal seperti pemerintah, perusahaan, partai politik, angkatan bersenjata, dan perkumpulan

  • Kekayaan, orang yang memiliki kekayaan atau harta paling banyak atau berpenghasilan tinggi akan memasuki lapisan atas. Kekayaan dapat dilihat pada bentuk rumah, mobil pribadi, gaya hidup, cara berpakaian, kebiasaan belanja barang mewahKekuasaan, seseorang yang mempunyai kekuasaan ata wewenang besar akan berada pada lapisan atasKehormatan, ukuran ini banyak dijumpai pada masyarakat tradisional, dimana orang yang paling disegani dan dihormati dalam kehidupan sehar-hari akan mendapatkan tempat teratasIlmu Pengetahuan, orang yang berpendidikan tinggi dianggap memiliki tempat yang tinggi dalam masyarakat(Soerjono Soekanto)

  • Open Social Stratification, dengan ciri-ciri :Setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk menuju lapisan yang lebih tinggiMemberi perangsang yang lebih besar kepada setiap anggota masyarakatBagi yang kurang beruntung ada kemungkinan jatuh ke lapisan yang lebih rendah

  • Open Social StratificationSetiap individu mempunyai kesempatan mengadakan mobilitas sosial dari berbagai lapisan sosial secara vertikal

  • Close Social Stratification, dengan ciri-ciri :Membatasi kemungkinan pindahnya seseorang dari satu lapisan ke lapisan yang lain

    Satu-satunya jalan untuk masuk menjadi anggota lapisan ini hanya melalui kelahiran

    Sistem tertutup ini dapat dijumpai pada masyarakat feodal, menerapkan sistem kasta

  • Close Social Stratification

  • Selain kedua sifat tersebut, ada pula yang menambahkan satu sifat lagi yaitu stratifikasi sosial campuran, yang mempunyai ciri gabungan antara keduanya :

  • Kedudukan (Satus), tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial.Dilihat dari aspeknya ada dua yaitu :Aspek statis, yaitu kedudukan seseorang dalam suatu kelompok yang dapat dibedakan dengan kedudukan individu lainnya; petani dengan pedagangAspek dinamis, berhubungan dengan peranan sosial tertentu seperti jabatan, fungsi, tingkah laku formal ; jabatan camat, bupati, gubernur, kepala sekolah

  • Kedudukan (Satus), Dilihat dari macamnya ada tiga, yaitu :Ascribed status (status kelahiran), yaitu kedudukan yang diperoleh seseorang secara otomatis sejak dilahirkan, tanpa upaya untuk memperoleh; kelas kasta, gelar bangsawan, jenis kelamin Achieved status (status prestasi), kedudukan yang diperoleh seseorang berkat kerja keras dan kemampuan diri atau berdasarkan prestasi yang diraih; hakim, dokter, dllAssigned status (status pemberian), masyarakat atau pemerintah memberikan kdudukan atau penghargaan kepada orang yang telah berjasa; pahlawan

  • Kedudukan (Satus), Adakalanya dengan status yang dimiliki seseorang dalam kelompoknya, menimbulkan pertentangan atau konflik (status conflic) yaitu :Konflik individual, yaitu konflik internal yang dialami dalam batinnya karena beberapa status yang dimiliki; seorang kepala sekolah harus menghukum anak sendiri karena melanggar, seorang hakim harus memvonis keluarganya karena melanggar hukumKonflik antar kelompok, konflik yang muncul antar kelompok atau lebih disebabkan faktor-faktor tertentu; etnis Dayak dengan etnis Madura di SampitKonflik antar individu, yang terjadi antar individu karena perbedaan sikap atau pendapat

  • Kedudukan (Satus), Status yang dimiliki seseorang dapat terlihat pada kehidupan sehari-hari melalui ciri-ciri tertentu yang dalam sosiologi disebut simbol status. Misalnya : cara menyapa, cara berbahasa, gaya bicara, penyebutan gelar, pangkat atau jabatan, perlengapan, perhiasan pribadi, tipe dan letak tempat tinggal, jenis rekreasi, jenis hobi, busana yang dikenakan, serta komunikasi non verbal

  • Peranan (Role)Tingkah laku yang diharapkan diperbuat oleh seseorang sesuai dengan status yang dimilikinya.Menurut Levinson yang dikutip oleh Soerjono Soekanto, suatu peranan mencakup tiga aspek, yaitu :Meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi seseorang dalam masyarakatMerupakan suatu konsep tentang apa saja yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakatPeranan dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi struktur sosial masyarakat

  • Peranan (Role)Peranan dapat dibagi menjadi empat, yaitu :Peran bawaan (ascribed roles), peran yang diperoleh seseorang dengan sendirinya bukan karena suatu usaha tertentu. Mis; Pangeran Charles adalah putra mahkotaPeran pilihan (achieved roles), peran yang hanya diperoleh melalui usaha tertentu. Mis; Dokter, InsinyurPeran yang diharapkan (expected roles), peran yang dilaksanakan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang telah ditetapkan demi ketertiban masyarakat. Peran ini biasanya dijalankan oleh petugas hukum dan pejabat pemerintah.Peran yang disesuaikan (actual roles), peran yang dilaksanakan sesuai dengan situasi yang sering berubah

  • Peranan (Role)Peranan mempunyai tiga fungsi, yaitu :Mengatur perilaku seseorang sesuai dengan status yang dimilikinyaDapat digunakan untuk memprediksi perbuatan orang lain yang menjalankan suatu peranDigunakan untuk menyesuaikan perilaku sendiri dengan perilaku orang lain dalam kehidupan sehari-hari

  • Peranan (Role)Konflik juga dapat terjadi dalam peranan yang disebut dengan konflik peran (roles conflic).Ketika seseorang mengalami konflik peran, ia akan sulit menentukan hak dan kewajiban apa yang harus dilaksanakan. Misalnya, seorang wanita yang ingin sekali bekerja di kantor setelah lulus kuliah. Tetapi keluarganya menginginkan untuk segera menikah dan menjalankan perannya sesuai dengan kedudukannya sebagai seorang istri

  • Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi :Diferensiasi sosial berdasarkan ras, pengelompokan masyarakat berdasarkan perbedaan ras yang dimiliki seseorangDiferensiasi sosial berdasarkan agama, pengelompokan masyarakat berdasarkan perbedaan agama yang dianutDiferensiasi sosial berdasarkan klan, pengelompokan masyarakat berdasarkan latar belakang kekerabatanDiferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, pengelompokan masyarakat berdasarkan perbedaan jenis kelaminDiferensiasi sosial berdasarkan profesi, pengelompokan masyarakat berdasarkan profesi atau pekerjaan

  • Stratifikasi Sosial Berdasarkan Kriteria EkonomiUpper class (kelas atas)Middle class (kelas menengah)Lower class (kelas bawah)

    Keterangan gambar :Upper classAtas atas (Aa)Atas menengah (Am)Atas bawah (Ab)Middle classMenengah atas (Ma)Menengah tengah (Mt)Menengah bawah (Mb)Lower classBawah atas (Ba)Bawah menengah (Bm)Bawah bawah (Bb)

  • Stratifikasi Sosial Berdasarkan Kriteria Mata PencaharianGolongan elite; konglomerat, pengusaha dengan modal besar, pejabat negara, direktur utama bankGolongan profesional; dokter, jaksa, hakim, akuntanGolongan semi profesional; pegawai kantor, tenaga teknisi, mekanik, pengurus organisasi, sekretaris, pedagangGolongan tenaga terampil; fotografer, ahli kecantikan, montirGolongan tenaga tidak terlatih; tukang batu, kuli bangunan, tukang becak, sopir angkutan

  • Stratifikasi Sosial Berdasarkan Kriteria PolitikStratifikasi ini dilandasi oleh adanya pembedaan anggota masyarakat berdasarkan tingkat kekuasaan yang dimiliki.Semakin besar kekuasaan yang dimiliki seseorang akan semakin tinggi posisinya dalam struktur sosial dan semakin besar pula kewenangan serta hak yang dimilikinya. Robert Mac Iver, menggambarkan pola kekuasaan dalam bentuk piramida dan terdiri atas tiga pola, yaitu :Tipe kastaTipe oligarkhisTipe demokratis

  • Stratifikasi Sosial Berdasarkan Kriteria PolitikTipe kasta, adalah sistem stratifikasi kekuasaan dengan garis-garis pemisah yang tegas dan kaku da