MACAM - MACAM PUASA

  • View
    289

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

Slide 1

Nama Kelompok:Ayu Citra PrameswariBesty Tri MinawatiClarissa FadhilahNetha Amalia NurfatahReza ErwandhaShafa Fauziyah FatinYovita Frita NabilaPuasa berasal dari kata saumu yang artinya menahan diri dari segala sesuatu, seperti menahan makan, minum, nafsu & menahan bicara yang tidak bermanfaat . Sedangkan menurut istilah, puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampaiterbenamnya matahari. Dalil Naqli dari Al-Quran tentang kewajipan berpuasaFirman Allah Taala : Maksudnya : Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa . (Surah Al-Baqarah Ayat 183)Dalil aqli tentang kewajipan berpuasaDalam hadits Abu Hurairah radhiyallhu anhu riwayat Al-Bukhry dan Muslim, Rasulullah shallallhu alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena keimanan dan hal mengharap pahala, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa wajib Puasa wajib adalah puasa yang harus dilaksanakan oleh setiap umat islam yang sudah balig dan apabila ditinggalkan akan mendapat dosa. Macam-macam puasa wajib yaitu:

Puasa ramadhan Puasa ramadhan adalah puasa yang dilaksanakan di bulan ramadhan yang merupakan rukun iman keempat. Hukum melaksanakan puasa ini adalah fardhu ain. Puasa wajib ini mulai di perintahkan mulai tahun kedua hijrah, setelah nabi hijrah ke Madinah.1) Syarat wajib puasaa) islamb) berakal c) Baligd) mampu berpuasa2) Syarat sahnya puasa a) Islamb) Mumayizc) Suci dari darah haid dan nifas d) Dalam waktu yang diperbolehkan untuk berpuasa.

3) Rukun puasa a) Niat untuk berpuasa

Artinya: Saya berniat puasa Ramadan besok hari untuk menjalankan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena mentaati perintah Allah Taala. Niat untuk melaksanakan puasa dilakukan pada malam hari sebelum memulai puasa dan selambat-lambatnya sebelum terbit fajar. Untuk menjaga agar niat puasa ini tidak terlewatkan, kita boleh mengucapkan niat puasa ini setelah selesai alat tarawih.

b) Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.c) Niat berbuka puasa

Artinya: Ya Allah, untukmu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rizki dari-Mu aku berbuka, dengan rahmatmu, wahai Tuhan yang maha penyayang.

4) Hal-hal yang membatalkan puasa a) Makan dan minum dengan sengaja b) Muntah yang disengaja atau dibuat-buatc) Berhubungan suami istri pada siang harid) Keluar darah haid atau nifas bagi perempuane) Gilaf) Keluar cairan mani dengan sengaja.

5) Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa a) Berdoa ketika berbuka puasab) Memperbanyak sedekahc) Salat malam, termasuk alat tarawihd) Tadarus atau membaca al-Qurn.

6) Hal-hal yang mengurangi pahala puasaa) membicarakan kejelekkan orang lainb) berbohong c) mencaci maki orang lain, dan sebagainya

7) Orang-orang yang boleh berbuka puasa dan boleh tidak berpuasa a) Orang yang sedang sakit dan tidak kuat untuk berpuasa b) Orang yang sedang dalam perjalanan jauhc) Orang tua yang sudah lemahd) Orang yang sedang hamil dan menyusui Puasa KifaratPuasa kifarat (kafarat) diberlakukan atas pelanggaran yang dilakukan seorang Muslim atas hukum Allah yang sudah berketetapan. Karena perbuatan yang ia lakukan tersebut Allah masih memberikan maaf, di samping bertobat ia harus melakukan atau membayar kafarat tersebut agar tobatnya diterima. Adapun pelanggaran yang dilakukan seseorang sehingga ia harus membayar kafarat adalah:

1. Hubungan badan di siang hari Ramadhan.Melakukan hubungan badan pada siang hari di bulan Ramadhan adalah pelanggaran yang sangat berat hukumannya. Maka, seseorang yang melanggar hal itu harus:Berpuasa selama 60 hari berturut-turut tanpa terpisah sama sekali kecuali ada udzur syarI,Apabila tidak mampu maka harus memberi makan kepada 60 orang miskin.Kifarat wajib dilakukan berkali-kali bila pelanggaran yang menyebabkannya berkali-kali dilakukan pada hari-hari yang berbeda. Sedang kalau dilakukan pada hari yang sama, maka kifaratnya cukup satu kali saja.Kemudian apabila seseorang melakukan pelanggaran yang mewajibkannya berkifarat dan langsung dia kifarati, tetapi pada hari itu juga dia melakukan lagi perbuatan yang sama, maka cukuplah baginya satu kifarat yang telah dia lakukan tadi, sekalipun dia menanggung dosa besar tentunya. Dan Allah jualah Yang Lebih Tahu.2. Membunuh seorang muslim tanpa disengaja.Kesalahan tersebut mewajibkan pelaksanaan salah satu dari dua denda, yaitu diyat atau kifarat.Kifarat untuk itu ada dua macam yaitu:Memerdekan hamba beriman yang tidak ada cela pada dirinya yang menghambat kerja atau usaha.Puasa 2 (dua) bulan berturut--turut.

Ulama Syafiiyah menambahkan bahwa jika seseorang karena tua atau sangat lemah tidak kuat berpuasa, maka ia dapat menggantikannya dengan memberi makanan untuk 60 orang miskin masing-masing 1 mud (+ 1 liter).3. Seorang suami melakukan zhihar. Karena ucapan zhihar itu suami tersebut bergaul dengan istrinya. Kemudian ia bermaksud menarik kembali ucapan zhiharnya itu karena keinginannya untuk bergaul seperti sebelum terjadinya zhihar.Wajib membayar kifarat, ialah memerdekakan seorang hamba atau jika ia tidak mampu.Berpuasa 2 bulan berturut-turut. Jika ia tidak kuat berpuasa, maka ia terkena hukum wajib memberi makanan untuk orang-orang miskin sebanyak 60 orang masing-masing 1 mud.4.Bersumpah lantas dengan sengaja ia melanggar sumpahnya Pelanggaran tersebut menyebabkannya terkena kifarat sumpah, yaitu:Wajib memerdekakan seorang hamba atau jika ia tidak mampu,Wajib memberi makan/pakaian 1 orang miskin atau jika itupun ia tidak mampu,Wajib berpuasa 3 hari5. Seorang yang sedang ihram membunuh binatang buruan, baik yang halal maupun yang haram. Kifaratnya adalah:Menggantinya dengan hewan ternak yang seimbang dengan binatang buruan yg dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil dan disembelih sebagai hadya (kurban) di tanah haram serta dagingnya diberikan kepada fakir miskin, atau jika tidak mampu,Memberi makanan kepada fakir miskin yang banyaknya sedemikian rupa sehingga seimbang dengan hadya (hewan pengganti) tersebut, atauBerpuasa sejumlah hari yang seimbang dengan makanan yang seharusnya ia keluarkan (jumlah hari puasa itu adalah sebanyak mud yang diberikan kepada fakir dan miskin. Mud tersebut dibanding seimbangkan dengan hewan yang disembelih tadi).

Puasa NadzarBernadzar artinya berjanji akan berpuasa, apabila misalnya sembuh dari sakit atau jika diperkenankan sesuatu maksud yang baik (yang bukan maksiat) dalam rangka mensyukuri nikmat atau untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka wajiblah atasnya untuk melaksanakannya. Puasa nadzar pada dasarnya utang, bahkan lebih tegas lagi karena biasanya dikaitkan dengan sesuatu. Oleh karena itu, seorang yang bernadzar wajib melaksanakan puasa nadzar tersebut sebab ia sendiri yang membuatnya wajib. Dengan mengatakan, misalnya, Jika saya sembuh nanti, maka saya akan puasa selama lima hari berturut-turut, maka setelah sembuh puasa lima hari berturut-turut tersebut wajib baginya untuk dilaksanakan.Barang siapa bernadzar akan mentaati Allah maka hendaklah ia menaati-Nya dan barangsiapa bernadzar akan mendurhakai Allah, maka janganlah ia mendurhakai-Nya. (HR Abu Dawud).Disyariatkannya Menunaikan NadzarDisyariatkannya nadzar bisa dilihat dari dalil-dalil yang ada didalam Al Quran maupun sunnah : Artinya : Dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka. (QS. Al Hajj : 29). Artinya : Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. (QS. Al Insan : 7)

Nadzar sangat baik dilaksanakan sebagai rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah kepada kita, terutama setelah hilangnya kesulitan dalam diri atau keluarga, asal nadzar tersebut masuk akal dalam pelaksanaannya dan tidak memberatkan diri.Jika seseorang memiliki nadzar kemudian meninggal tanpa sempat menunaikan nadzarnya, maka puasa nadzar itu diwariskan atau ditanggung oleh wali atau pewarisnya untuk disempurnakanSaad bin Ubadah r.a berkata: Dia bertanya kepada Rasulullah, Ibuku meninggal dunia dan dia memiliki nadzar yang belum terpenuhi. Rasulullah bersabda : Qadhakanlah puasanya untuk ibumu. (HR Bukhari, Muslim, Al-Nassai, Tirmidzi dan Ahmad). : : : Dari Ibnu Abbas r.a: sesungguhnya ada seorang perempuan telah bertanya kepada Rasulullah s.a.w: ya Rasulullah s.a.w, sesungguhnya ibuku telah meninggal duniam dan ia meninggalkan keajiban puasa nadzar yang belum sempat ia tunaikan, apakah aku boleh berpuasa untuk menggantikannya? rasulullah s.a.w, menjawab;apakah pendapatmu, kalau seandainya ibumu mempunya hutang, dan kamu membayarnya. Apakah hutangnya terbayarkan?. Perempuan tadi, menjawab: ia. Dan Nabi s.a.w, bersabda: berpuasalah untuk ibumu. (Hadits Shahih, riwayat Muslim).PUASA QADAPuasa qada adalah puasa yang kita niatkan untuk mengganti kewajiban sesudah lewat waktunya. Sebagai contoh orang yang meninggalkan puasa karena sedang haid, berkewajiban mengganti puasa tersebut di bulan yang lainnya. Apabila meninggalkan puasanya enam hari, wajib baginya mengqada enam hari (sebanyak jumlah hari yang ditinggalkan). Batas waktu untuk mengqada puasanya adalah sampai datang bulan puasa berikutnya. Apabila tidak dilakukan, ia wajib mengqada serta membayar fidyah.Puasa qadha boleh dilakukan pada bila-bila masa kecuali pada hari diharamkan berpuasa. Ia wajib disegerakan sebelum masuk Ramadhan yang baru. Jika qadha puasa hendak dikerjakan pada Syawal ia boleh dilakukan selepas 1 Syawal (Hari Raya Aidil Fitri)Ibadah wajib jika ditinggalkan wajar diqadhakan segera sebagai menunjukkan sikap pengabdian diri terhadap Allah. Sunat menyegerakan qadha puasa secara berturut-turut. Puasa qadha ini hendaklah dilakukan mengikut rukun dan syarat-syarat sebagaimana puasa biasa.Wajib Qadha Puasa SahajaOrang