Wawasan Nusantara Geopolitik Dan Geostrategi

  • View
    285

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Wawasan Nusantara Geopolitik Dan Geostrategi

TUGAS AKHIR KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA SMESTER GANJIL T.A 2011/2012 STIMIK AMIKOM YOGTAKARTA

Disusun oleh : Agung Tri Prabowo NIM : 11.11.5644 Program Studi : S1 Jurusan : Teknik Informatika (TI) Nama Dosen : DR. Abidarin Rosyidi, Mma

STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERKAIT DENGAN WAWASAN NUSANTARA DAN KETAHANAN NASIONA

Oleh: Agung Tri Prabowo 11.11.5644

STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012

ABSTRAKKehidupan manusia di dunia mempunyai kedudukan sebagai hamba Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai wakil Tuhan (Khalifatullah) di bumi yang menerima amanat-NYA untuk mengelola kekayaan alam. Adapun sebagai wakil Tuhan di bumi, manusia dalam hidupnya berkewajiban memelihara dan memanfaatkan segenap karunia kekayaan alam dengan sebaik baiknya untuk kebutuhan hidupnya. Manusia dalam menjalankan tugas dan kegiatan hidupnya bergerak dalam dua bidang yaitu universal filosofis dan sosial politis. Bidang universal filosofis bersifat transeden dan idealistik misalnya dalam bentuk aspirasi bangsa, pedoman hidup dan pandangan hidup bangsa. Aspirasi bangsa ini menjadi dasar wawasan nasional bangsa Indonesia dalam kaitannya dengan wilayah Nusantara. Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang berbhineka, negara Indonesia memiliki unsur unsur kekuatan sekaligus kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografi yang strategis dan kaya akan sumber daya alam (SDA). Sementara kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa, satu negara dan satu tanah air. Dalam kehidupannya, bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh interaksidan interelasi dengan lingkungan sekitarnya (regional atau internasional) Dalam hal ini bangsa Indonesia memerlukan prinsip prinsip dasar sebagai pedoman agar tidak terombang ambing dalam memperjuangkan kepentingan nasional untuk mencapai cita cita serta tujuan nasionalnya. Salah satu pedoman bangsa Indonesia wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara sehingga disebut WAWASAN NUSANTARA. Karena hanya dengan upanya inilah bangsa dan Negara Indonesia tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju mayarakat yang adil,makmur dan sentosa.

KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Alloh SWT Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan curahan nikmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan makalah Pendidikan Kewarganegaraan ini dapat diselesaikan. Makalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang disusun oleh saya selaku mahasiswa STMIK AMIKOM merupakan makalah yang banyak difokuskan pada upaya memberikan pemahaman akan esensi bela negara serta memuat aktualisasi materi tentang pentingnya kesadaran warga negara dalam bernegara, pemahaman akan hak dan kewajiban warga negara terhadap negara, kewajiban negara terhadap warga negaranya, serta muatan tentang bela negara dalam rangka memperkokoh pemahaman akan esensi persatuan dan kesatuan bangsa dalam bernegara. Muatan makalah ini juga memiliki kontekstualitas pada realitas globalisasi serta perkembangan lingkungan strategis Indonesia. Semoga makalah ini dapat bermanfaat sebagai pendukung keberhasilan proses belajar mengajar dan dapat mencapai pembelajaran bagi semua pihak. Kritik dan sarang yang bersifat konstruktif sangat saya nantikan.Terimakasih Yogyakarta, Oktober 2011

Penulis

DAFTARA ISIHALAMAN JUDUL ................................................................................... i ABSTRAK ................................................................................................... ii KATA PENGANTAR .................................................................................. iii DAFTARA ISI ............................................................................................. iv BAB I PENDAHULUAN ............................................................................. 1 1.1. Latar Belakang ................................................................................ 1 1.2. Tujuan ........................................................................................... 2 1.3. Rumusan Masalah .......................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN .............................................................................. 4 2.1. Pendekatan ...................................................................................... 4 2.2. Dasar Pemikiran Wawasan Nusantara dan Landasan Pemikiran Ketahanan Nasional......................................................................... 4 2.3. Pengertian Wawasan Nusa Dan Ketahanan Nasional ....................... 7 2.4. Tujuan Wawasan Nusantara ............................................................ 8 2.5. Unsur Dasar dan Implementasi Wawasan Nusantara ....................... 9 2.6. Implementasi Wawasan Nusantara Dalam Sikap dan Perbuatan....... 12 2.7. Ciri Ciri Asas Asas dan Sifat Sifat Ketahanan Nasional .......... 14 2.8. Ketahanan Nasional Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara ... 16 BAB III PENUTUP ...................................................................................... 18 3.1. Kesimpulan ..................................................................................... 18 3.2. Saran ............................................................................................... 19 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 20

BAB I PENDAHULUAN1.1. Latar Belakang Perkembangan globalisasi ditandai dengan kuatnya pengaruh lembagalembaga kemasyarakatan internasional, negara-negara maju yang ikut mengatur perpolitikan, perekonomian, social budaya, dan pertahanan serta keamanan global. Kondisi ini akan menumbuhkan berbagai konflik kepentingan, baik antar negara maju dengan negara-negara berkembang maupun antarsesama negara berkembang serta lembaga-lembaga internasional. Di samping itu, adanya isu global yang meliputi demokratisasi, hak asasi manusia dan lingkungan hidup turut pula memengaruhi keadaan nasional. Globalisasi ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang informasi, komunikasi, dan transportasi sehingga dunia menjadi transparan seolah-olah menjadi kampong sedunia tanpa mengenal batas negara.Kondisi ini menciptakan struktur global. Kondisi ini akan memengaruhi struktur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Untuk mengantisipasi perkembangan global ini diperlukan perjuangan nonfisik sesuai dengan profesi masing-masing yang dilandasi nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia sehingga memiliki wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan perilaku cinta tanah air dan mengutamakan persatuan dan

kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi tetap utuhnya negara Kesatuan Republik Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan usaha untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kemampuan dasar dan berkenaan dengan hubungan antara warganegara dengan negara serta pendidikan agar menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negara. 1.2. Tujuan a. Membekali generasi muda dengan kemampuan dan pengetahuan dasar berkenaan dengan hubungan warga 7egara dengan 7egara sehingga perlu dijelaskan bagaimana bentuk hubungan waraga 7egara yang sehat, positif dan dapat diandalkan b. Generasi muda memiliki kemampuan untuk memaknai nilai-nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan Indonesi 1.3. Rumusan Masalah 1. Apa yang menjadi dasar pemikiran wawasan nusantara dan landasan pemikiran ketahanan nasional? 2. Apa pengertian wawasan nusantara? 3. Apa saja tujuan wawasan nusantara? 4. Apa yang menjadi unsur dasar dan implementasi wawasan nusantara? 5. Bagaimana implementasi wawasan nusantara dalam sikap dan perbuatan ? 6. Apa saja yang menjadi ciri-ciri , asas-asas dan sifat-sifat ketahanan nasional?

7. Bagaimanakah ketahanan nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ?

BAB II PEMBAHASAN2.1. Pendekatan Sosiologis 2.2. Dasar Pemikiran Wawasan Nusantara dan Landasan Pemikiran Ketahanan Nasional a. Dasar Pemikiran Wawasan Nusantara Dasar pemikiran wawasan nusantara ditinjau dari latar belakang pemikiran aspek kewilayahan nusantara, aspek social budaya bangsa Indonesia dan aspek kesejarahan bangsa Indonesia adalah : Pemikiran Aspek Kewilayahan Indonesia Geografi adalah wilayah yang tersedia dan terbentuk secara alamiah, dan merupakan ruang atau wadah yang harus dipedomani sebagai aspek hidup dan kehidupan suatu bangsa yang di dalamnya terdapat sumber kekayaan alam dan manusia atau penduduk yang bermukim di wilayah tersebut.Kondisi objektif geografi nusantara merupakan untaian ribuan pulau dan kecil (17.508) dan tersebar di khatulistiwa serta terletak pada posisi silang yg sangat strategis. Pemikiran Aspek Sosial Budaya Budaya atau kebudayaan dalam arti etimologis adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh kekuatan budi manusia (berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti kekuatan budi).Karena manusia tidak hanya bekerja dengan kekuatan budinya melainkan juga dengan perasaan fantasia tau imajinasi dan dengan

kehendaknya, maka lebih lengkap jika kebudayaan diungkapkan sebagai cita, rasa, cipta, karsa dan karya (budi perasaan pemikiran kehendak dan tindakan. Sosial budaya sebagai salah satu aspek kehidupan nasional di samping politik, ekonomi, dan hankam adalah faktor dinamik masyarakat yang terbentuk oleh keseluruhan pola tingkah laku lahir batin yang memungkinkan hubungan social di antara anggota-anggota nya, di antaranya : 1) Kebhinekaan budaya Indonesia 2) Budaya sebagai bangsaIndonesia yang bersatu 3) Budaya toleransi Indonesia yang bersatu 4) Budaya toleransi dan saling menghargai Pemikiran Aspek Kesejarahan Indonesia Perjuangan suatu bangsa dalam meraih cita-cita pada umumnya tumbuh dan berkembang dari latar belakang sejarahnya.Begitu pula sejarah Indonesia diawali dari negara-negara kerajaan tradisional yang pernah ada di wilayah Nusanta

Search related