of 17 /17
 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN JARINGAN NIRKABEL UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KELAS XI SEMESTER 1 Oleh Johan Iriawan Akbar NIM 110533430608 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO S1 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA Oktober 2014

RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

Embed Size (px)

Text of RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    1/17

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

    MATA PELAJARAN JARINGAN NIRKABEL UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    KELAS XI SEMESTER 1

    Oleh

    Johan Iriawan Akbar

    NIM 110533430608

    UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    FAKULTAS TEKNIK

    JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

    S1 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA

    Oktober 2014

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    2/17

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

    Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Udanawu

    Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan

    Mata Pelajaran : Jaringan Nirkabel / Wireless

    Kode Mata Pelajaran : PK 20

    Kelas / Semester : XI / 1

    Alokasi Waktu : 4 X 45 Menit

    Kompetensi Inti

    1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

    2.

    Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli

    (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif

    dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

    3.

    Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan rasa ingin

    tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan

    kejadian tampak mata

    4.

    Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,

    merangkai, memodifikasi, dan membuat) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan

    sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

    Kompetensi Dasar

    1.1Menghargai ajaran agama dalam berfikir dan bertingkah laku dengan memperhatikan

    aspek sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam kehidupan bermasyarakat.

    1.2Berperilaku sopan, santun, saling menghargai sesama dalam hal berinteraksi sosial

    dan berkomunikasi di lingkungan.

    2.1

    Memahami jenis-jenis teknologi jaringan nirkabel

    2.2Memahami karakteristik perangkat jaringan nirkabel

    2.3Menerapkan instalasi perangkat jaringan nirkabel

    2.4Menganalisis rancangan instalasi jaringan nirkabel

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    3/17

    Indikator Pencapaian Kompetensi

    1. Memahami jenis-jenis teknologi jaringan nirkabel beserta perangkat jaringan nirkabel.

    2.

    Merencanakan kebutuhan perangkat jaringan nirkabel dalam mendesain jaringan

    Wireless Local Area Network (WLAN).

    3. Membuat desain dan topologi untuk instalasi jaringan nirkabel yang akan dibuat.

    Tujuan Pembelajaran

    Melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan praktek siswa dapat:

    1. Dapat memahami jenis-jenis teknologi jaringan nirkabel dan perangkat jaringan

    nirkabel.

    2. Dapat merencanakan kebutuhan perangkat jaringan nirkabel dalam mendesain jaringan

    nirkabel.

    3.

    Dapat membuat desain dan topologi untuk instalasi jaringan nirkabel.

    Materi Pembelajaran

    WLAN (Wireless Local Area Network)

    Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel

    dimana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk

    memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya. Area

    jangkauannya dapat berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke

    kantor yang lain dan berlainan gedung. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan

    WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain

    sebagainya.

    Teknologi WLAN ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna

    mobile bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu

    para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di

    bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.

    Spesifikasi yang digunakan dalam WLAN adalah 802.11 dari IEEE dimana ini juga

    sering disebut dengan WiFi (Wireless Fidelity) standar yang berhubungan dengan

    kecepatan akses data. Ada beberapa jenis spesifikasi dari 802,11 yaitu 802.11b, 802.11g,

    802.11a, dan 802.11n.

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    4/17

    Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)

    Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) adalah pembuat kunci yang baku

    untuk kebanyakan berbagai hal berhubungan dengan teknologi informasi di Amerika

    Serikat. IEEE menciptakan standard nya di dalam hukum yang diciptakan oleh FCC.

    Pokok-Pokok IEEE banyak teknologi baku seperti Public Key Cryptography (IEEE

    1363), Firewire (IEEE 1394), Ethernet (IEEE 802.3), dan Wireless Lan (IEEE 802.11).

    Itu menjadi bagian dari misi dari IEEE untuk dikembangkan standard untuk operasi LAN

    wireless di dalam kerangka dari peraturan dan aturan FCC itu. Berikut adalah empat

    standard IEEE yang utama untuk Lan wireless yang adalah salah satu digunakan atau di

    format draft.

    IEEE 802.11

    Standard 802.11 adalah standard yang pertama gambarkan pengoperasian Wireless LAN.

    Standard ini yang dimasukkan semua teknologi transmisi yang yang tersedia yang

    mencakup Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), Hopping Spread Spectrum

    frekwensi (FHSS), dan inframerah.

    Standard IEEE 802.11 menguraikan sistem DSSS yang beroperasi pada 1 Mbps dan 2

    Mbps saja. Jika suatu sistem DSSS beroperasi pada daftar biaya pengiriman barang-

    barang data yang lain juga, seperti 1 Mbps, 2 Mbps, dan 11 Mbps, kemudian dapat tetap

    suatu sistem 802.11-compliant. Jika, bagaimanapun, sistem sedang beroperasi

    bagaimanapun juga selain dari 1 atau 2 Mbps, kemudian sistem adalah 802.11-compliant

    oleh karena kemampuannya mempekerjakan pada 1 & 2 Mbps. Itu bukanlah yang

    beroperasi dalam suatu gaya 802.11-compliant dan tidak bisa diharapkan untuk

    berkomunikasi dengan alat 802.11-compliant yang

    lain.

    IEEE 802.11 adalah salah satu dari dua standard yang menguraikan pengoperasian

    frekwensi yang meloncat sistem LAN wireless. Jika suatu pengurus LAN wireless

    menghadapi suatu frekwensi yang meloncat sistem, kemudian kemungkinan untuk salah

    satu suatu sistem atau 802.11-compliant OpenAir yang memenuhi (yang dibahas di

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    5/17

    bawah). Standart 802.11 menguraikan penggunaan dari sistem FHSS pada 1 dan 2 Mbps.

    Ada sistem FHSS banyak orang di pasar yang meluas kemampuan ini dengan

    menawarkan gaya kepemilikan yang

    beroperasi pada 3-10 Mbps, hanya sebagai dari DSSS, jika sistem sedang beroperasi pada

    kecepatan selain dari aku & 2 Mbps, itu tidak bisa diharapkan untuk secara otomatis

    berkomunikasi dengan alat 802.11-compliant yang lain.

    802.11 produk memenuhi beroperasi dengan keras di 2.4 regu GHz ISM antara 2.4000

    dan 2.4835 GHz. Inframerah, juga yang dicakup oleh 802.11, adalah light-based

    technology dan tidak jatuh masuk ke 2.4 regu GHz ISM.

    Wireless mempunyai standart khusus dimana di kelompokkan sebagai berikut ini :

    IEEE 802.11original standart wireless LAN yang mengatakan rate transfer data yang

    terlambat dalam RF dan teknologi transmisi light-based

    IEEE 802.11 bmenjelaskan beberapa transfer data yang lebih cepat dan batasan ruang

    dari teknologi transmisi. Standart ini juga diperlebar dengan dipromosikannya Wi-Fi TM

    oleh WECA (Wireless Ethernet Compatibility Alliance)

    IEEE 802.11 amenjelaskan beberapa transfer data yang lebih cepat (tapi kekurangan

    tidak kompatibel dengan sebelumnya) yaitu IEEE 802.11 b dan menggunakan frekuensi 5

    GHz UNII

    IEEE 802.11 gdraft yang paling banyak digunakan berdasarkan standart 802.11 yang

    menjelaskan rate transfer data secepat 802.11 a dan membuat kompatibilitas dengan

    802.11 b dan membuat upgrade menjadi tidak mahal.

    IEEE 802.11 n generasi terbaru berdasarkan standart 802.11 yang menjelaskan rate

    transfer data lebih cepat 802.11 a,b,g karena kecepatan sampai 100 Mb bahkan bisa lebihdan terkompabilitas dengan perangkat yang sebelumnya.

    Wireless Personal Area Networks (WPANs)

    Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad

    hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan

    dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    6/17

    suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini,

    dua teknologi kunci dari WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah.

    Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio

    untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat

    ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Teknologi Bluetooth ini digerakkan

    oleh suatu badan yang bernama Bluetooth Special Interest Group (SIG), yang mana

    mempublikasikan spesifikasi Bluetooth versi 1.0 pada tahun 1999. Cara alternatif lainnya,

    untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user

    bisa menggunakan cahaya infra merah.

    Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi WPAN, IEEE telah membangun

    kelompok kerja 802.15 bagi WPAN. Kelompok kerja ini membuat standar WPAN, yang

    berbasis pada spesifikasi Bluetooth versi 1.0. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah

    untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa

    hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.

    Wireless Wide Area Networks (WWANs)

    Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel

    melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah

    yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga

    sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya.

    Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem

    2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM),

    Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA).

    Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third

    generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang

    global juga. Itu juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi

    teknologi 3G.

    Komponen Wireless LAN

    Access Point (AP)

    Pada WLAN, alat untuk mentransmisikan data disebut dengan Access Point dan

    terhubung dengan jaringan LAN melalui kabel. Fungsi dari AP adalah mengirim dan

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    7/17

    menerima data, sebagai buffer data antara WLAN dengan Wired LAN, mengkonversi

    sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalukan melalui kabel atau

    disalurkan keperangkat WLAN yang lain dengan dikonversi ulang menjadi sinyal

    frekuensi radio.

    Satu AP dapat melayani sejumlah user sampai 30 user. Karena dengan semakin

    banyaknya user yang terhubung ke AP maka kecepatan yang diperoleh tiap user juga

    akan semakin berkurang. Ini beberapa contoh produk AP dari beberapa vendor.

    Mode Access Point

    Accesss point berkomunikasi dengan wireless clientnya, dengan jaringan kabel dan

    dengan accesss point lainnya. Ada 3 macam model pada accesss point yang akan

    dikonfigurasikan:

    Root Mode

    Repeater Mode

    Bridge Mode

    Extension Point

    Untuk mengatasi berbagai problem khusus dalam topologi jaringan, designer dapat

    menambahkan extension point untuk memperluas cakupan jaringan. Extension point

    hanya berfungsi layaknya repeater untuk client di tempat yang lebih jauh. Syarat agar

    antara akses point bisa berkomunikasi satu dengan yang lain, yaitu setting channel di

    masing-masing AP harus sama. Selain itu SSID (Service Set Identifier) yang digunakan

    juga harus sama. Dalam praktek dilapangan biasanya untuk aplikasi extension point

    hendaknya dilakukan dengan menggunakan merk AP yang sama.

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    8/17

    Topologi Jaringan Wireless

    Ada beberapa Teknik nirkabel internet berbasis Wireless atau Wireless LAN (WLAN)

    bertumpu pada konsep yang ditentukan oleh standart IEEE 802.11 (tepatnya IEEE

    802.11b). terlepas dari jenis PHY (lapisan fisik)yang dipilih, IEEE 802.11 mendukung 3

    (tiga) topologi dasar untuk WLAN, yaitu :

    I ndependent Basic Service Set(IBSS)

    Konfigurasi IBSS dikenal sebagi konfigurasi independen atau jaringan ad-hoc. Secara

    logika, konfigurasi IBSS meirip dengan jaringan officepeer-to-perr di mana tidak ada

    satu titik (node) yang berfungsi sebagaiserver. Dalam WLAN jenis IBSS sejumlah node

    nirkabel akan berkomunikasi secara langsung satu dangan lainnya secara ad-hoc, peer-to-

    peer. Jenis IBSS ini dikenal juga dengan nama ad-hoc network,biasanya

    diimplementasikan di perkantoran, ruang di dalam hotel, lapangan terbang, dan lainnya.

    Biasanya IBSS menghubungkan jaringan dalam ruang yang terbatas dan tidak

    disambungkan ke jaringan komputer atau jaringan Internet yang lebih besar.

    Basic Service Set (BSS)BSS yang terdiri dari satu buah access point ke jaringan kabel atau internet. Jenis ini

    dikenal juga sebagai manage network di jaringan WLAN, acces point (AP) bertindak

    sebagaiserver logicaldisebuah sel atau kanal WLAN. Komunikasi antara dua node A dan

    B dalam jaringan BSS biasanya dari A ke AP kemudian AP akan mengulang data yang

    dikirim ke B.

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    9/17

    Extended Service Set (ESS)

    ESS terdiri dari beberapa BSS yang saling overlap (masing-masing mempunyai access

    point). AP dihubungkan satu sama lain menggunakan distribution system (DS), biasanya

    berupa ethernet LAN atau teknik lainnya. Konfigurasi ini merupakan konfigurasi standart

    yang biasa digunakan warnet dalam membangun jaringan Internetnya. Biasanya pada AP

    dipasang perangkat lunak router ataubridge yang akan menghubungkan jaringan nirkabel

    LAN dengan LAN berbasis kabel.

    Instalasi Jaringan Wireless (Terlampir)

    Metode Pembelajaran

    1. Pendekatan : Scientfic Aproach

    2. Model Pembelajaran : Cooperative Learning dan Praktikum

    Kegiatan Pembelajaran

    Pertemuan Pertama

    KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATANALOKASI

    WAKTU

    Pendahuluan Guru mengucapkan salam, memimpin doa,dan melakukan kegiatan presensi.

    Guru mencari tingkat pengetahuan siswa

    dengan bertanya apakah siswa masih ingat

    dengan jaringan kabel di mata pelajaran

    sebelumnya.

    Guru memberikan motivasi kepada siswa

    dengan cara memberi manfaat dan

    keuntungan jaringan nirkabel di bandingkan

    jaringan kabel.

    Guru menjelaskan secara ringkas ruang

    lingkup materi yang akan dipelajari.

    15 Menit

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    10/17

    Inti Guru memberikan penjelasan tentang

    teknologi jaringan nirkabel.

    Guru memberikan penjelasan tentang

    standarisasi teknologi wireless (IEEE) Guru memberikan penjelesan kedetailan

    standarisasi IEEE beserta spectrum dan

    kecepatan.

    Guru memberikan gambaran jaringan nirkabel

    dan penggunaannya.

    Guru memberikan waktu kepada siswa untuk

    melakukan tanya jawab terhadap materi yang

    di sampaikan.

    Guru memberikan praktikum yang di berikan

    kepada siswa

    150 Menit

    Penutup Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk

    menyimpulkan apa yang sudah dipelajari.

    Guru melakukan refleksi terhadap

    pembelajaran yang sudah dilakukan.

    Salam dan doa penutup.

    15 Menit

    Pertemuan Kedua

    KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATANALOKASI

    WAKTU

    Pendahuluan Guru mengucapkan salam, memimpin doa,

    dan melakukan kegiatan presensi.

    Guru melakukan review terhadap pertemuan

    yang sebelumnya.

    Guru menjelaskan secara ringkas ruang

    lingkup materi yang akan dipelajari.

    15 Menit

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    11/17

    Inti Guru memberikan penjelasan tentang

    karakteristik perangkat jaringan nirkabel jika

    di bandingkan dengan perangkat jaringan

    kabel. Guru memberikan contoh karakteristik

    perangkat jaringan nirkabel .

    Guru mendemokan perangkat jaringan

    wireless atau menunjukkan perangkat AP ke

    siswa sebagai pengenal

    Guru memberikan waktu kepada siswa untuk

    melakukan tanya jawab terhadap materi yang

    di sampaikan.

    150 Menit

    Penutup Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk

    menyimpulkan apa yang sudah dipelajari.

    Guru melakukan refleksi terhadap

    pembelajaran yang sudah dilakukan.

    Salam dan doa penutup.

    15 Menit

    Pertemuan Ketiga

    KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATANALOKASI

    WAKTU

    Pendahuluan Guru mengucapkan salam, memimpin doa,

    dan melakukan kegiatan presensi.

    Guru melakukan review terhadap pertemuan

    yang sebelumnya.

    Guru menjelaskan secara ringkas ruanglingkup materi yang akan dipelajari.

    Guru mengarahkan siswa untuk membuat

    kelompok untuk berdiskusi

    15 Menit

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    12/17

    Inti Guru memberikan penjelasan tentang

    rancangan jaringan nirkabel.

    Guru memberikan contoh skema jaringan

    nirkabel. Guru memberikan waktu kepada siswa untuk

    melakukan instalasi jaringan wireless

    Guru memberikan waktu kepada siswa untuk

    melakukan tanya jawab terhadap materi yang

    di sampaikan.

    Masing-masing kelompok mempresentasikan

    hasil diskusi

    150 Menit

    Penutup Guru memberikan kesimpulan dari hasil

    diskusi.

    Guru melakukan refleksi terhadap

    pembelajaran yang sudah dilakukan.

    Salam dan doa penutup.

    25 Menit

    Alat dan Sumber Belajar1.

    Alat:

    LCD, White Board, Laptop/PC

    2. Media:

    Slide Power Point (PPT),Media Gambar, Internet

    3. Sumber:

    Buku Jaringan Wireless Di Dunia Berkembang, karangan Onno W. Purbo

    Penilaian Proses dan Hasil Belajar1. Instrumen Berbasis Proyek (Terlampir)

    2. Tugas Berbasis Proyek (Terlampir)

    Sumber/ Referensi

    Buku pegangan Kurikulum 2013

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    13/17

    Blitar, 22 Oktober 2014

    Mengetahui

    Kepala SMKN 1 Udanawu Guru Mata Pelajaran

    Drs. Hartoyo, MM., M.Pd .

    NIP. 19570101 198203 1 029 NIP.

    Catatan Kepala Sekolah

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    .....................................................................................................................................................

    ..................................................................

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    14/17

    LAMPIRAN 1 : INSTRUMEN

    LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA PRAKTIKUM

    MATA PELAJARAN : JARINGAN NIRKABEL / WIRELESS

    KELAS/PROGRAM : XI / TKJ

    KOMPETENSI :

    No Nama Siswa

    Observasi Kinerja Presentasi

    JmlSkor

    NilaiAktivita

    s

    Tanggu

    ngjawab

    Kerjasa

    ma

    Peran

    serta

    Tampila

    nIsi

    (1) (2) (3) (4) (5) (6)

    Keterangan pengisian skor

    4. Sangat tinggi

    3. Tinggi2. Cukup tinggi

    1. Kurang

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    15/17

    LAMPIRAN 2 : TUGAS BERBASIS PROYEK

    TUGAS PROYEK

    Mata Pelajaran : Jaringan Nirkabel (Wireless)

    Jenjang : SMK

    Kelas/Semester : XI / I

    Kompetensi Dasar : Membuat skema jaringan WLAN dan penggunaan alat berdasarkan

    kebutuhan

    Indikator :

    1.

    Menerapkan konsep jaringan WLAN.

    2. Membuat skema atau topologi sederhana jaringan WLAN.

    3. Menerapkan subnetting pada topologi yang di buat.

    Tugas Proyek :

    Tugas dikerjakan secara kelompok

    Buat dalam bentuk softcopy :

    a. Menggunakan aplikasi Word processing.

    b.

    Membuat rincian perangkat jaringan dalam bentuk tabel.

    Buat Laporan: diketik pada kertas A4, 1 spasi, lengkapi dengan dasar teori, printscreen

    (gambar perangkat) dan penjelasan (fungsionalitas perangkat).

    Waktu pengerjaan 1 minggu

    Tugas dikumpulkan dan dipresentasikan pada tanggal 29 Oktober 2014

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    16/17

    LAMPIRAN 3 : TUGAS PROYEK

    1.

    Sebutkan langkah demi langkah cara konfigurasi access point (AP) Pico Station2 pada

    Tab Wireless dan Tab Network

    2. Bagaimana cara merubah username dan password atau hak akses login pada

    PicoStation2

  • 8/10/2019 RPP - Jaringan Nirkabel - Udanawu - Erlic

    17/17

    JAWABAN LAMPIRAN 3

    1.

    Terlampir pada materi

    2. Caranya masuk Tab System, lalu ubah pada form Administrative Account

    Isi Administrator Username = ubnt (karena hak akses administrator)

    Isi Current Password = ubnt (maksudnya current ini password lama)Isi New Password = terserah (password baru)

    Isi Verify New Password = terserah (mengulang password baru)