Presentasi Kasus : Urtikaria

  • Published on
    17-Sep-2015

  • View
    25

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kesehatan kulit

Transcript

<p>Presentasi kasus Pityriasis Rosea</p> <p>Presentasi KasusUrtikariaPembimbing :Dr. Rudianto Sutarman, Sp.KK</p> <p>Herdanti Dwi Putri / 1102010121</p> <p>Identitas Nama: Ny. UHJenis Kelamin: WanitaUsia: 40 thAlamat: Kramatwatu, CilegonPekerjaan: Ibu Rumah TanggaStatus Perkawinan: Menikah</p> <p>AnamnesisRiwayat Penyakit Dahulu Os belum pernah mengalami sakit yang samaR.Alergi :alergi makanan(-), alergi obat(-), alergi lainnya (-)R.Atopi : (-) Dermatitis (-) Rhinitis (-) Asma (-)</p> <p>Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada keluarga yang mengalami sakit yang sama, alergi makanan(-), alergi obat, alergi lainnya Dermatitis (-), Rhinitis (-), Asma (-)</p> <p>Riwayat PengobatanPasien berobat ke penyakit dalam sebelumnya dan didiagnosis dispepsia diberikan ranitidinePasien baru kali ini mengobati bentol - bentolnya</p> <p>Pemeriksaan FisikStatus GeneralisKeadaan Umum: Tidak tampak sakitKesadaran: Compos mentisTanda VitalTD: Tidak dilakukan Nadi: 80 x/menit Respirasi: 16 x/menit Suhu: Tidak dilakukanTinggi Badan: 165 cmBerat Badan: 60 kg Pemeriksaan FisikKepala: NormocephaliMata: Konjungtiva anemis -/- , sklera ikterik -/-Hidung: Deviasi septum (-), sekret (-)Telinga: Normotia, serumen -/- , sekret -/-Mulut: Mukosa baik,Kering (-), lesi (-), faring /tonsil hiperemis (-) T1-T1Leher: Tidak terdapat pembesaran KGB.Thoraks:Vesikuler +/+, ronkhi -/-, wheezing -/-Abdomen:Datar, terdapat bercak ,Supel, timpani, Bising usus (+)Ekstremitas : Teraba hangat, tidak ada edema dan tidak sianosis</p> <p>Status DermatologisStatus venerologi </p> <p>Inspeksi: Tidak dilakukan Inspekulo: Tidak dilakukan Palpasi: Tidak dilakukan Diagnosis BandingPityriasis Rosea bentuk papularPurpura anafilaktoidUrtikaria Pigmentosa Diagnosis KerjaUrtikaria KronikTerapiMedikamentosaCetirizine tablet 2 x 1Ranitidine tablet 2 x 1Caladine Lotion bila perlu</p> <p>Tinjauan PustakaUrtikariaDefinisiReaksi vaskular di kulit akibat bermacam sebab ditandai dengan edema setempat yang cepat timbul dan menghilang perlahan, berwarna pucat kemerahan dan meninggi di kulit.</p> <p>Epidemiologi Usia penderita rata- rata ialah 35 tahun, jarang pada usia 60 tahun.Lama serangan bervariasi, ada yang lebih dari 1 tahun bahkan ada yang lebih dari 20 tahunetiologiklasifikasi</p> <p>Patogenesis</p> <p>Gejala KlinisKeluhan subyektif biasanya gatal, rasa terakar, atau tertusukKlinis tampak eritema dan edema setempat berbatas tegas kadang bagian tengah tampak lebih pucat Bila mengenai jaringan lebih dalam sampai dermis dan jaringan subkutan juga beberapa alat dalam misalnya saluuran cerna dan napas disebut angioedema pada keadaan ini yang sering terkena adalah muka diserai sesak napas, serak dan rinitis</p> <p>Diagnosis BandingPenatalaksanaanNon farmakoterapiMengobati atau menghindari penyebab yang diketahui / dicurigaiEliminasi diet jika sensitif terhadap makananDesensitisasi dengan dosis kecil dan dinaikan sampai batas toleransi penderita</p> <p>farmakoterapiAntihistaminBila karena dingin dan urtikaria kronik dapat diberi beta adrenergikPada urtikaria akut dan berat boleh diberikan kortikosteroidPada gigitan serangga akut dapat diberikan fresh frozen plasma yang mengandung komplemenAntienzim seperti anti plasmin untuk menekan aktivitas plasmin</p> <p>PrognosisUrtikaria akut prognosisnya lebih baik karena penyebab lebih cepat diatasi sedangkan urtikaria lebih sulit diatasi karena penyebabnya yang sulit untuk dicariDaftar pustakaAisah Siti. Urtikaria . In: Djuanda Adhi, Hamzah Mochtar, Aisah Siti, editor. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin; 5th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. 2007: 169 - 175.Klaus Wolff, Richard Allen. Urticaria and Angioedema. In: Fitzpatricks Colour Atlas Synopsis of Clinical Dermatologi. 6th ed. The McGraw-Hill Companies, Inc. 2009: 358-366.Michihiro Hide and Takaaki Hiragun. Japanese Guidelines for Diagnosis and Treatment of Urticaria in Comparison with Other Countries. available at http://ai.jsaweb.jp/fulltext/061040517/061040517_index.html Zuberbier T. Classification of urticaria . Indian J Dermatol [serial online] 2013 [cited 2015 Apr 22];58:208-10. Available from: http://www.e-ijd.org/text.asp?2013/58/3/208/110830</p>

Recommended

View more >