Click here to load reader

PERANCANGAN STRUKTUR BAWAH JEMBATAN CIWIDEY …

  • View
    0

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PERANCANGAN STRUKTUR BAWAH JEMBATAN CIWIDEY …

TOL RUAS SOREANG - PASIRKOJA
Substructure Design Of Ciwidey Bridge In Soreang - Pasirkoja Toll Road
Project
Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan
DIPLOMA IV PROGRAM STUDI TEKNIK PERANCANGAN
JALAN DAN JEMBATAN
dengan cara peningkatan aksesibilitas dengan wilayah lain dan penyediaan sarana
dan prasarana pendukung yang memadai, salah satu caranya dengan Program
Pembangunan Jalan Tol Ruas Soreang - Pasirkoja (Soroja). Salah satu komponen
penting yang akan dibangun adalah jembatan. Salah satu jembatan yang dibangun
pada Tol Soroja adalah Jembatan Ciwidey. Perlunya pembangunan jembatan
Ciwidey ini adalah untuk melintasi Sungai Ciwidey yang melintang dengan ruas
jalan tol Soroja.
Pada penyusunan Tugas Akhir ini akan dibahas mengenai perancangan struktur
bawah jembatan Ciwidey yang terdiri dari 1 bentang dengan panjang 42 m tanpa
terdapat pilar. Pada jembatan ini terdapat 2 abutmen yaitu abutmen kiri (A1L dan
A2L) dan abutmen kanan (A1R dan A2R). Analisis yang dilakukan pada
perancangan struktur bawah adalah perhitungan pembebanan struktur atas,
perancangan abutmen, pemilihan jenis pondasi, perancangan pondasi dan
penulangan struktur bawah.
Hasil dari perancangan ini adalah dimensi abutmen yang digunakan di lapangan
menyerupai dengan jembatan lainnya yang terdapat pada jalan tol Soroja dengan
detail ukuran yang memenuhi persyaratan abutmen jembatan. Pondasi yang
digunakan pada jembatan Ciwidey adalah pondasi bored pile, dengan diameter 1
m dan kedalaman 40 m. Untuk jumlah tiang pada abutmen kiri (A1L dan A2L) 27
buah sedangkan abutmen kanan (A1R dan A2R) 21 buah. Rencana Anggaran
Biaya (RAB) pelaksanaan proyek dari hasil perhitungan adalah sebesar Rp.
33.727.300.000 (Tiga Puluh Tiga Milyar Tujuh Ratus Dua Puluh Tujuh Juta Tiga
Ratus Ribu Rupiah).
Anggaran Biaya (RAB)
x
ABSTRACT
Development strategy in soreang city as capital city of Bandung district by
upgrading accessibility method with another area and provision of adequate
facilities infrastructure, the one way is build Soreang - Pasir Koja (Soroja) toll
road section program. The one important component to build is bridge. The one
of bridge to build at Soroja toll road is Ciwidey Bridge. The utilities of Ciwidey
bridge development is to accros Ciwidey River that transverse with soroja toll
road section.
In this last task arrangement will be discussed about bottom structure design of
Ciwidey bridge, consist of 1 span with 42 m length non-(pille/pillar). In this
bridge, it has 2 abutment, left abutment (A1L and A2L) and right abutment (A1R
and A2R). Analysis performed in this bottom structrure design is calculation
assessment of top structure, abutment design, foundation type selection,
foundation design and repeating of bottom structure.
The result of this design is abutment dimension used in this area look like another
bridge that found on Soroja toll road with detailed size to complete the abutment
requirements. The foundation that used at Ciwidey Bridge is bored pile
foundation with a diameter of 1 meters and depth of 40 meters. A number of poles
at left abutment (A1L and A2L) is 27 pile and right abutment (A1R and A2R) is 21
pile. A cost planning (RAB) of implementation project from calculation results is
33.727.300.000 rupiah.
(RAB)
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
LEMBAR PERSEMBAHAN
sehingga karya ini dapat diselesaikan. Sholawat serta salam selalu dicurahakan
kepada Rasulullah SAW.
Dengan segala cinta dan kasih sayang ku-mengucapkan terima kasih dan
kupersembahkan karya ini untuk :
Kedua orang tua yang selalu memberi dukungan dan motivasi untuk
selalu lulus tepat waktu
Kedua adik tercinta yang selalu ada memberikan hiburan saat jenuh
mengerjakan tugas akhir ini
menjadi “kompor” di waktu penting
SIPIL 2013 yang selalu memberi dukungan dan motivasi
dalam bentuk kata-kata maupun materiil
KEJORA yang selalu membawa keceriaan dan bernostalgia
dalam masa-masa SMA dulu kala
HIMAS POLBAN yang memberikan saya pengalaman hidup dan
mengasah mental
yang memberikan bantuan dalam karya ini
Terimakasih kepada Tugas Akhir yang telah mengajarkan pentingnya arti
pengorbanan dan waktu selama tahap penyusunan. Semoga ilmu dan pelajaran
yang didapat dapat bermanfaat di masa mendatang. Aamiin!
- Luqman Rusyad Purnama, S.ST -
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT berkat rahmat
dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir yang berjudul
“PERANCANGAN STRUKTUR BAWAH JEMBATAN CIWIDEY PADA
PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL RUAS SOREANG -
PASIRKOJA“.
Laporan Tugas Akhir ini disusun sebagai salah satu syarat kelulusan
mata kuliah pada Semester VIII Program Diploma IV Teknik Perancangan Jalan
dan Jembatan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung. Selama
penyusunan laporan Tugas Akhir ini penulis mendapat bimbingan, arahan dan
bantuan dari berbagai pihak. Maka dari itu penulis ingin mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang terlibat, diamtaranya:
1. Kedua orang tua yang selalu memberikan doa, dukungan, motivasi,
bantuan secara moril dan materiil.
2. Kedua adik penulis dan sanak saudara yang telah memberikan doa,
motivasi dan bantuannya secara langsung maupun tidak langsung.
3. Bapak Hendry, Dipl. Ing.HTL., MT. selaku ketua Jurusan Teknik Sipil
Politeknik Negeri Bandung.
4. Bapak R. Desutama RBP, ST., MT selaku ketua Program Diploma IV
Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan yang telah memberikan
informasi dan pengarahan tentang Tugas Akhir.
5. Ibu Risna Rismiana Sari. ST., M.Sc selaku wali dosen TPJJ 2013 yang
telah membimbing dan memberikan informasi serta pengarahan tentang
Tugas Akhir maupun akademik.
6. Bapak Angga Marditama Sultan Sufanir, ST, MT selaku koordinator
Tugas Akhir yang telah memberikan informasi serta arahan dan
masukan tentang Tugas Akhir.
7. Bapak Geni Firuliadhim., Ir., MT. selaku dosen pembimbing yang telah
memberikan arahan dan masukan selama penulisan laporan Tugas
Akhir.
x
8. Bapak Agus Suyono, Ir., MT. selaku dosen penguji 1 yang telah
memberikan arahan dan masukan selama seminar proposal, seminar
progress dan sidang akhir Tugas Akhir.
9. Bapak Hendry, Dipl.Ing.HTL., MT. selaku dosen penguji 2 yang telah
memberikan arahan dan masukan selama seminar proposal, seminar
progress dan sidang akhir Tugas Akhir.
10. Bapak Ir. Bagus Medi Suarso, MM selaku Pimpinan Proyek PT. Citra
Marga Lintas Jabar (CMLJ) beserta Bapak Alex Bukit, Bapak Eko dan
Ibu Mulki selaku staff PT. CMLJ dari Proyek Pembangunan Jalan Tol
Ruas Soreang – Pasirkoja yang telah memberikan izin untuk
memberikan data untuk keperluan laporan Tugas Akhir.
11. Bapak Ari Setiadi, ST selaku Pimpinan Proyek PT. Girder Indonesia –
PT. Jabar Bumi Konstruksi KSO yang telah memberikan izin untuk
memberikan data untuk keperluan laporan Tugas Akhir.
12. Rekan – rekan D4 TPJJ 2013 dan CIVIL 2013 yang telah memberikan
masukan dan motivasi selama pelaksanaan dan penyusunan laporan
Tugas Akhir.
13. Rekan – rekan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil yang telah memberikan
semangat dan doa selama pelaksanaan dan penyusunan laporan Tugas
Akhir.
14. Pihak – pihak lain yang tidak tertulis oleh penulis secara satu – persatu.
Semoga Allah SWT memberikan balasan kepada mereka semua atas
segala amal baik yang telah diberikan kepada penulis.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Penulis menyadari laporan Tugas Akhir ini masih kurang dari sempurna,
maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat disampaikan oleh
pembaca agar dapat menambah pengetahuan dan kemampuan penulis dalam
menyusun laporan di masa yang akan datang. Semoga laporan ini dapat
bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Bandung, Agustus 2017
I.3 Tujuan ............................................................................................ I.4
II.1 Umum ........................................................................................... II.1
II.2 Jembatan ....................................................................................... II.1
II.3.1 Bangunan Atas Jembatan (Upper Structure) .................... II.3
II.3.2 Bangunan Bawah Jembatan (Sub Structure) .................... II.4
II.4 Pembebanan Jembatan.................................................................. II.5
II.4.2 Faktor Beban dan Kombinasi Pembebanan ...................... II.7
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
II.4.5 Aksi Lingkungan ............................................................ II.16
II.6.1 Kontrol Stabilitas Terhadap Guling ................................ II.21
II.6.2 Kontrol Stabilitas Terhadap Geser ................................. II.21
II.6.3 Kontrol Stabilitas Terhadap Kapasitas Daya Dukung .... II.22
II.7 Pondasi ....................................................................................... II.23
II.8.1 Daya Dukung Berdasarkan Data SPT (Standard Penetration
Test) ................................................................................ II.26
(1976) ............................................................................. II.27
II.9.2 Distribusi Beban Pada Setiap Tiang ............................... II.30
II.10 Penurunan (Settlement) ............................................................... II.30
II.10.2 Penurunan Konsolidasi (Jangka Panjang) ...................... II.33
II.10.3 Kecepatan Penurunan Konsolidasi ................................. II.35
II.11 Perpindahan (Displacement) ...................................................... II.36
II.12.2 Penulangan Abutment ..................................................... II.42
IV.1 Umum ......................................................................................... IV.1
IV.2.2 Data Struktur Atas Jembatan .......................................... IV.5
IV.3 Perhitungan Pembebanan Struktur Atas ..................................... IV.6
IV.3.1 Beban Permanen ............................................................. IV.6
IV.3.3 Aksi Lingkungan .......................................................... IV.13
IV.4 Perancangan Struktur Bawah Jembatan (Abutment) ................ IV.15
IV.4.1 Pelat Injak ..................................................................... IV.16
Abutmen ....................................................................... IV.18
IV.4.4 Kombinasi Pembebanan ............................................... IV.32
IV.5 Pemilihan Jenis Pondasi yang akan Digunakan ....................... IV.51
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
IV.7 Penulangan ............................................................................. IV.183
IV.7.2 Penulangan Pelat Injak ............................................... IV.188
IV.7.3 Penulangan Abutment ................................................. IV.191
V.1. Metode Pelaksanaan ..................................................................... V.1
V.I.2. Metode Pelaksanaan Abutment ....................................... V.17
V.2. Rencana Anggaran Biaya (RAB) ............................................... V.36
V.2.1 Penentuan Volume Pekerjaan ......................................... V.36
V.2.2 Analisa Harga Satuan ..................................................... V.41
V.2.3 Rencana Anggaran Biaya ............................................... V.45
BAB VI PENUTUP ........................................................................................... VI.1
Gambar I.1 Peta Toll Road System Bandung Metropolitan Area ......................... I.1
Gambar I.2 Potongan Melintang Sungai Ciwidey ................................................ I.2
Gambar I.3 Denah dan Tampak Atas Lokasi Pengamatan Tugas Akhir .............. I.3
Gambar II.1 Beban Lajur “D” ............................................................................ II.14
Gambar II.2 Pembebanan Truk “T” (500 kN) ................................................... II.15
Gambar II.3 Bentuk Umum Kepala Jembatan ................................................... II.19
Gambar II.4 Ilustrasi Kelompok Tiang .............................................................. II.28
Gambar II.5 Konfigurasi Susunan Kelompok Tiang Dalam Satu Kepala Tiang
.................................................................................................. II.29
Gambar II.6 Distribusi Tegangan untuk Perkiraan Penurunan Konsolidasi ...... II.34
Gambar II.7 Grafik untuk Kolom Bulat dari Gideon ......................................... II.41
Gambar II.8 Grafik untuk Tembok dalam Pangkal jembatan dari BMS 1992 .. II.43
Gambar III.1 Diagram Alir Proposal Tugas Akhir ............................................ III.1
Gambar III.2 Diagram Alir Perancangan Tugas Akhir ...................................... III.2
Gambar III.3 Diagram Alir Perancangan Tugas Akhir (Lanjutan) .................... III.3
Gambar III.4 Diagram Alir Perancangan Tugas Akhir (Lanjutan) .................... III.4
Gambar IV.1 Tampak Atas Perencanaan Jembatan Ciwidey ............................ IV.1
Gambar IV.2 Tampak Memanjang Perencanaan Jembatan Ciwidey................. IV.2
Gambar IV.3 Denah dan Tampak Samping Lokasi Hasil Pengujian Tanah BH-22
dan BH-23................................................................................. IV.3
Gambar IV.4 Statigrafi Tanah BH-22 dan BH-23 pada Jembatan Ciwidey ...... IV.4
Gambar IV.5 Struktur Atas Jembatan Bagian Kiri (Left) .................................. IV.5
Gambar IV.6 Struktur Atas Jembatan Bagian Kanan (Right) ............................ IV.5
Gambar IV.7 Parapet .......................................................................................... IV.6
Gambar IV.10 Beban Lajur “D” ...................................................................... IV.11
Gambar IV.11 Pelat Injak ................................................................................ IV.16
Gambar IV.12 Pembagian Segmen dan Dimensi Abutmen ............................ IV.19
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Gambar IV.14 Gaya yang Bekerja Akibat Gempa Terhadap Dasar
Pondasi.................................................................................... IV.26
Gambar IV.15 Gaya yang Bekerja pada Abutmen Terhadap Titik Guling “G”
................................................................................................ IV.43
Gambar IV.16 Sketsa Beban yang Bekerja Terhadap Sumbu X (a) dan Sumbu Y
(b) pada Pondasi A2L ............................................................. IV.56
Gambar IV.17 Stratigrafi Tanah pada Pondasi A2L ........................................ IV.57
Gambar IV.18 Denah Distribusi Beban Tiang Tunggal Pondasi A2L............. IV.70
Gambar IV.19 Pembagian Lapisan Tanah Pondasi A2L Terhadap Penurunan
Konsolidasi ............................................................................. IV.76
Gambar IV.22 Perpindahan pada Struktur A2L ............................................... IV.89
Gambar IV.23 Sketsa Beban yang Bekerja Terhadap Sumbu X (a) dan Sumbu Y
(b) pada Pondasi A2R ............................................................. IV.92
Gambar IV.24 Stratigrafi Tanah pada Pondasi A2R ........................................ IV.93
Gambar IV.25 Denah Distribusi Beban Tiang Tunggal Pondasi A2R .......... IV.101
Gambar IV.26 Pembagian Lapisan Tanah Pondasi A2R Terhadap Penurunan
Konsolidasi ........................................................................... IV.107
Gambar IV.29 Perpindahan pada Struktur A2R ............................................ IV.120
Gambar IV.30 Sketsa Beban yang Bekerja Terhadap Sumbu X (a) dan Sumbu Y
(b) pada Pondasi A1L ........................................................... IV.123
Gambar IV.31 Stratigrafi Tanah pada Pondasi A1L ...................................... IV.124
Gambar IV.32 Denah Distribusi Beban Tiang Tunggal Pondasi A1L........... IV.132
Gambar IV.33 Pembagian Lapisan Tanah Pondasi A1L Terhadap Penurunan
Konsolidasi ........................................................................... IV.138
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Gambar IV.36 Perpindahan pada Struktur A1L ............................................. IV.151
Gambar IV.37 Sketsa Beban yang Bekerja Terhadap Sumbu X (a) dan Sumbu Y
(b) pada Pondasi A1R ........................................................... IV.154
Gambar IV.38 Stratigrafi Tanah pada Pondasi A1R ...................................... IV.155
Gambar IV.39 Denah Distribusi Beban Tiang Tunggal Pondasi A1R .......... IV.163
Gambar IV.40 Pembagian Lapisan Tanah Pondasi A1R Terhadap Penurunan
Konsolidasi ........................................................................... IV.169
Gambar IV.43 Perpindahan pada Struktur A1R ............................................ IV.182
Gambar IV.44 Tampak Atas Penulangan Pondasi Bored Pile ....................... IV.188
Gambar IV.45 Potongan Pelat Injak .............................................................. IV.188
Gambar IV.46 Penulangan Pelat Injak ........................................................... IV.191
Gambar IV.47 Potongan Head Wall Abutment .............................................. IV.192
Gambar IV.48 Penulangan Head Wall Abutment .......................................... IV.195
Gambar IV.49 Potongan Back Wall Abutment ............................................... IV.196
Gambar IV.50 Penulangan Back Wall Abutment ........................................... IV.200
Gambar IV.51 Potongan Breast Wall Abutment ............................................ IV.200
Gambar IV.52 Penulangan Breast Wall Abutment ......................................... IV.205
Gambar IV.53 Potongan Wing Wall Abutment ............................................. IV.205
Gambar IV.54 Penulangan Wing Wall Abutment ........................................... IV.210
Gambar IV.55 Sketsa Dimensi Pile Cap Arah Sumbu-X .............................. IV.211
Gambar IV.56 Sketsa Dimensi Pile Cap Arah Sumbu-Y .............................. IV.213
Gambar IV.57 Penulangan Pile Cap Abutment.............................................. IV.217
Gambar V.1 Denah Mobilisasi Alat, Pekerja dan Bahan Pekerjaan Bored Pile .. V.2
Gambar V.2 Lay Out Penempatan Alat dan Material Pekerjaan Bored Pile ....... V.2
Gambar V.3 Tahapan Titik Pekerjaan Pondasi Bored Pile .................................. V.3
Gambar V.4 Diagram Alir Pekerjaan Pondasi Bored Pile ................................... V.2
Gambar V.5 Diagram Alir Pekerjaan Persiapan Pondasi Bored Pile .................. V.3
Gambar V.6 Penempatan alat mesin bor .............................................................. V.5
Gambar V.7 Stake Out Titik Bored Pile .............................................................. V.5
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Gambar V.8 Diagram Alir Pekerjaan Pengeboran Titik Bored Pile .................... V.8
Gambar V.9 Pengeboran Awal Untuk Pemasangan Pipa Casing ........................ V.9
Gambar V.10 Pekerjaan Pengeboran Hingga Kedalaman Rencana................... V.10
Gambar V.11 Pembersihan Dasar Lubang Bor .................................................. V.11
Gambar V.12 Diagram Alir Pekerjaan Instalasi Tulangan Bored Pile .............. V.11
Gambar V.13 Pemasangan Tulangan Bored Pile ............................................... V.12
Gambar V.14 Diagram Alir Pekerjaan Pengecoran Pondasi Bored Pile ........... V.13
Gambar V.15 Pemasangan Pipa Tremi .............................................................. V.14
Gambar V.16 Pengecoran Pondasi Bored Pile .................................................. V.15
Gambar V.17 Diagram Alir Pekerjaan Pengangkatan Casing ........................... V.16
Gambar V.18 Pengangkatan Casing Dari Lubang Bor ...................................... V.17
Gambar V.19 Denah Mobilisasi Alat, Pekerja dan Bahan Pekerjaan Abutmen V.17
Gambar V.20 Lay Out Penempatan Alat dan Material Pekerjaan Abutmen ...... V.18
Gambar V.21 Pembagian Tahapan Pekerjaan Metode Pelaksanaan Abutment . V.19
Gambar V.22 Diagram Alir Pekerjaan Abutment .............................................. V.20
Gambar V.23 Diagram Alir Pekerjaan Tahap 1 Pile Cap Abutment ................. V.21
Gambar V.24 Pekerjaan Persiapan Lokasi ......................................................... V.22
Gambar V.25 Pekerjaan Pembobokan Pondasi Bored Pile ............................... V.22
Gambar V.26 Pekerjaan Penulangan Pile Cap .................................................. V.23
Gambar V.27 Pekerjaan Pemasangan Bekisting ................................................ V.24
Gambar V.28 Pekerjaan Pengecoran Pile Cap .................................................. V.25
Gambar V.29 Diagram Alir Tahap 2 Pekerjaan Dinding/Breast Wall Abutment
.................................................................................................. V.26
Gambar V.31 Pekerjaan Pemasangan Bekisting Dinding Abutmen .................. V.28
Gambar V.32 Pekerjaan Pengecoran Dinding Abutmen ................................... V.29
Gambar V.33 Diagram Alir Tahap 3 Pekerjaan Back Wall dan Head Wall Abutment
.................................................................................................. V.30
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Tabel II.3 Faktor Beban Untuk Berat Sendiri .................................................... II.12
Tabel II.4 Faktor Beban Untuk Beban Mati Tambahan ..................................... II.12
Tabel II.5 Faktor Beban Akibat Tekanan Tanah ................................................ II.13
Tabel II.6 Faktor Beban Lajur “D” .................................................................... II.14
Tabel II.7 Faktor Beban Lajur “T” ..................................................................... II.15
Tabel II.8 Nilai Vo dan Zo Untuk Berbagai Variasi Kondisi ............................ II.17
Tabel II.9 Tekanan Angin Dasar ....................................................................... II.18
Tabel II.10 Jenis – Jenis Pangkal Jembatan (Abutment) .................................... II.19
Tabel II.11 Koefisien gesek tanah dasar – dasar abutmen ................................. II.22
Tabel II.12 Hubungan Nilai pb dengan Jenis Tanah .......................................... II.26
Tabel II.13 Nilai Koefisien Cp (Vesic, 1977) .................................................... II.32
Tabel II.14 Koefisien Pegas Tiang dalam Arah Sumbu Orthogonal ................. II.38
Tabel IV.1 Total Berat Sendiri (MS) ................................................................. IV.9
Tabel IV.2 Total Beban Mati Tambahan (MA) ............................................... IV.10
Tabel IV.3 Total Beban Lajur “D” ................................................................... IV.12
Tabel IV.4 Beban Struktur Atas yang bekerja pada Abutmen Kiri ................. IV.14
Tabel IV.5 Beban yang bekerja pada Abutmen Kanan .................................... IV.15
Tabel IV.6 Berat Sendiri Abutmen Kiri ........................................................... IV.20
Tabel IV.7 Berat Sendiri Pelat Injak Kiri ........................................................ IV.20
Tabel IV.8 Berat Sendiri Tanah Timbunan di Belakang Abutmen Kiri .......... IV.21
Tabel IV.9 Total Berat Sendiri Struktur Bawah............................................... IV.21
Tabel IV.10 Berat Sendiri Abutmen Kanan ..................................................... IV.22
Tabel IV.11 Berat Sendiri Pelat Injak Kanan................................................... IV.22
Tabel IV.12 Berat Sendiri Tanah Timbunan di Belakang Abutmen Kanan .... IV.22
Tabel IV.13 Total Berat Sendiri Struktur Bawah............................................. IV.23
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Tabel IV.16 Hasil Perhitungan Beban Gempa pada Abutmen Kiri ................. IV.28
Tabel IV.17 Hasil Perhitungan Beban Gempa pada Abutmen Kanan ............. IV.30
Tabel IV.18 Beban yang bekerja pada Abutmen Kiri ...................................... IV.31
Tabel IV.19 Beban yang bekerja pada Abutmen Kanan .................................. IV.31
Tabel IV.20 Faktor dan Kombinasi Pembebanan untuk Struktur Bawah ........ IV.32
Tabel IV.21 Hasil Perhitungan Beban Abutmen Kiri dengan Kombinasi
Pembebanan ............................................................................... IV.33
Abutmen Kiri ............................................................................. IV.48
Abutmen Kanan ......................................................................... IV.49
Tabel IV.31 Rekapitulasi Beban “Ekstrem I” yang Bekerja pada Pondasi A2L
................................................................................................... IV.55
Tabel IV.32 Hasil Perhitungan Komponen Skin Resistance (Qs) dengan Metode
Statik pada Pondasi A2L ........................................................... IV.58
Tabel IV.33 Hasil Perhitungan Daya Dukung Ujung Tiang (Qb) dengan Metode
Statik pada Pondasi A2L ........................................................... IV.61
Tabel IV.34 Hasil Perhitungan Komponen Skin Resistance (Qs) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A2L ......................................... IV.63
Tabel IV.35 Hasil Perhitungan Daya Dukung Ujung Tiang (Qb) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A2L ......................................... IV.66
Tabel IV.36 Rekapitulasi Perhitungan Daya Dukung Tiang Pondasi .............. IV.68
Tabel IV.37 Distribusi Beban pada Pondasi A2L ............................................ IV.71
Tabel IV.38 Rekapitulasi Hasil Penurunan Konsolidasi .................................. IV.79
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Arah Memanjang (Sumbu-X) .................................................... IV.83
Tabel IV.40 Perhitungan Reaksi pada Masing-Masing Kepala Tiang ............. IV.87
Tabel IV.41 Rekapitulasi Beban “Ekstrem I” yang Bekerja pada Pondasi A2R
................................................................................................... IV.91
Tabel IV.42 Hasil Perhitungan Komponen Skin Resistance (Qs) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A2R ......................................... IV.94
Tabel IV.43 Hasil Perhitungan Daya Dukung Ujung Tiang (Qb) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A2R ......................................... IV.97
Tabel IV.44 Distribusi Beban pada Pondasi A2R .......................................... IV.102
Tabel IV.45 Rekapitulasi Hasil Penurunan Konsolidasi ................................ IV.110
Tabel IV.46 Koefisien-Koefisien Perhitungan Displacement pada Pondasi A2R
Arah Memanjang (Sumbu-X) .................................................. IV.114
Tabel IV.47 Perhitungan Reaksi pada Masing-Masing Kepala Tiang ........... IV.118
Tabel IV.48 Rekapitulasi Beban “Ekstrem I” yang Bekerja pada Pondasi A1L
................................................................................................. IV.122
Tabel IV.49 Hasil Perhitungan Komponen Skin Resistance (Qs) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A1L ....................................... IV.125
Tabel IV.50 Hasil Perhitungan Daya Dukung Ujung Tiang (Qb) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A1L ....................................... IV.128
Tabel IV.51 Distribusi Beban pada Pondasi A1L .......................................... IV.133
Tabel IV.52 Rekapitulasi Hasil Penurunan Konsolidasi ................................ IV.141
Tabel IV.53 Koefisien-Koefisien Perhitungan Displacement pada Pondasi A1L
Arah Memanjang (Sumbu-X) .................................................. IV.145
Tabel IV.54 Perhitungan Reaksi pada Masing-Masing Kepala Tiang ........... IV.149
Tabel IV.55 Rekapitulasi Beban “Ekstrem I” yang Bekerja pada Pondasi A1R
................................................................................................. IV.153
Tabel IV.56 Hasil Perhitungan Komponen Skin Resistance (Qs) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A1R ....................................... IV.156
Tabel IV.57 Hasil Perhitungan Daya Dukung Ujung Tiang (Qb) dengan Metode
Meyerhof (1976) pada Pondasi A1R ....................................... IV.159
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Tabel IV.59 Rekapitulasi Hasil Penurunan Konsolidasi ................................ IV.172
Tabel IV.60 Koefisien-Koefisien Perhitungan Displacement pada Pondasi A1R
Arah Memanjang (Sumbu-X) .................................................. IV.176
Tabel IV.61 Perhitungan Reaksi pada Masing-Masing Kepala Tiang ........... IV.180
Tabel V.1 Analisis harga Satuan Pekerjaan Pondasi Bored Pile per 1 m’ ......... V.42
Tabel V.2 Analisis Harga Satuan Pekerjaan Pengecoran Beton f’c 25 MPa per 1 m’
..................................................................................................... V.43
Tabel V.3 Analisis Harga Satuan Pekerjaan pengecoran Beton f’c 10 MPa per 1 m’
..................................................................................................... V.44
Tabel V.4 Analisis Harga Satuan Baja Tulangan per 1 kg ................................ V.44
Tabel V.5 Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Struktur Bawah Jembatan Ciwidey
..................................................................................................... V.45
Tabel VI.2 Resume Kontrol Stabilitas terhadap Pondasi Tiang ........................ VI.3
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
I-2 Formulir Biodata Mahasiswa
I-3 Formulir Bimbingan/Asistensi TA
I-5 Lembar Masukan dan Perbaikan Seminar Proposal TA
I-6 Formulir Pengajuan Seminar Progres Tugas Akhir
I-7 Lembar Masukan dan Perbaikan Seminar Progres TA
I-8 Formulir Pengajuan Sidang Tugas Akhir
I-9 Lembar Masukan dan Perbaikan Sidang TA
LAMPIRAN II - DATA SEKUNDER
LAMPIRAN III - ALBUM GAMBAR
DAFTAR PUSTAKA
Das, Braja M., Endah Noor, Mochtar, Indrasurya B. 1985. “Mekanika Tanah
(Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis) Jilid 1”. Jakarta: Erlangga.
Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Republik
Indonesia. 2017. “Analisa Harga Satuan 2017”.
Djuwadi. 2010. “Bahan Ajar Rekayasa Pondasi Jembatan II”. Bandung:
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bandung.
Hardiyatmo, Hary C. 2006. “Teknik Fondasi 1, Cetakan Ke-3”. Yogyakarta:
Beta Offset.
Hardiyatmo, Hary C. 2011. “Analisis dan Perancangan Fondasi Bagian I,
Edisi Ke-2”. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hardiyatmo, Hary C. 2010. “Analisis dan Perancangan Fondasi II, Edisi
Kedua”. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hidayat, Sandi dan Yudha satria. 2014. “Perancangan Struktur Bawah
Jembatan Cibeureum Sisi Arah Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat”.
Bandung: Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bandung.
PT. Girder Indonesia, KSO. 2015. “Shop Drawing dan Hasil Pengujian
Tanah pada Proyek Pembangunan jalan tol Ruas Soreang - Pasirkoja”.
Raharjo, Paulus P. 2013. “Manual Pondasi Tiang , Edisi 4”. Bandung: GEC
- Geotechnical Engineering Center, Universitas Katolik Parahyangan.
Rancangan Standar Nasional Indonesia. 2004. “RSNI T-12-2004,
Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan”. Badan Standarisasi Nasional.
Standar Nasional Indonesia. 2008. “SNI 2833:2008, Standar Perencanaan
Ketahanan Gempa untuk Jembatan”. Badan Standarisasi Nasional
Standar Nasional Indoensia. 2016. “SNI 1725:2016, Pembebanan untuk
Jembatan”. Badan Standarisasi Nasional.
Teknik Pondasi, Cetakan Ketujuh”. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.
Susanto, Ambar. “Struktur Beton Dasar dan Abutmen Jembatan”. Bandung:
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bandung.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Program Studi D-4
Tahun akademik 2016 / 2017
Terbitan : A Revisi no : 02 Tanggal : 18 Januari 2017 Halaman : 2 dari 15
BIODATA MAHASISWA
NIM : 131134012
Tempat / Tgl. Lahir : Bandung / 23 Februari 1995
Alamat Tetap : Jalan Maleber Inpres Gg. Rahayu IV No. 9 RT/RW. 002/004
Kelurahan Maleber Kecamatan Andir Kota Bandung 40184
Alamat Sementara : -
E-mail : [email protected]
CIWIDEY PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL
RUAS SOREANG - PASIRKOJA”
LUQMAN RUSYAD PURNAMA
KELAHIRAN (Birth) : Bandung, 23 Februari 1995 (February 23th 1995) JENIS KELAMIN (Gender) : Laki-laki (Male) STATUS NIKAH (Marital Status): Belum Menikah (Single) AGAMA (Religion) : Islam (Moslem) ALAMAT (Address) : Jl Maleber Inpres Gg. Rahayu 4 No. 9 RT/RW. 02/04 Kelurahan
Maleber Kecamatan Andir Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40184
TELP (Phone) : +6281220559923 IPK (GPA) : 3,34 EMAIL (Email) : [email protected] KARAKTERISTIK DIRI : Jujur, Berperilaku Baik, Mudah Beradaptasi, Disiplin, (Personality) Bertanggung Jawab, Pekerja Keras, Profesionalisme, Bekerja
secara Individu dan secara Tim.
. PENDIDIKAN FORMAL (Formal Education)
2013-2017 Program Diploma DIV – Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil – Poiteknik Negeri Bandung (POLBAN), (DIV – Road and Bridge Engineering Technologist at Department of Civil Engineering – Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) (GPA : 3,34 scale 4,00)
2010-2013 SMA Negeri 2 Bandung (Public Senior High School 2 Bandung)
2007-2010 SMP Negeri 9 Bandung (Public Junior High School 9 Bandung)
2001-2007 SD Negeri Garuda 2 Bandung (Public Primary School Garuda 2 Bandung)
PENDIDIKAN NON-FORMAL/PELATIHAN/SEMINAR (Non-Formal Education/Training/Seminar)
2013 Program Pengenalan Kehidupan Kampus “Special Orientation of Character for Humanity” - Politeknik Negeri Bandung
2013 Pelatihan Bela Negara dan Kedisiplinan Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung – Pusat Pendidikan Perhubungan Kodiklat TNI Angkatan Darat
2013 ESQ Character Building-1 – ESQ Leadership Training
2014 Roadshow Indocement Awards 2014 “Dedikasi Untuk Bagusnya Indonesia” – Indocement
2016 Simposium Bidang Infrastruktur “Green Road Construction for Suistainable Development in Vocational Education Perspective” – Politeknik Negeri Bandung
2017 Seminar Nasional “Menatap Wajah Baru Indonesia dari Segi Pembangunan Berkelanjutan” – Institut Teknologi Nasional
PENGALAMAN ORGANISASI (Organization Experience)
2014-2015 Ketua Divisi Olahraga – Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil (HIMAS) Politeknik Negeri Bandung (Leader Sport Division of Association Student Civil Engineering (HIMAS) Politeknik Negeri Bandung)
PENGALAMAN KEPANITIAAN (Activities Experience)
2013-2014 Koordinator Humas Civil Art and Sport (Coordinator Public relation of Civil Art and Sport)
2014-2015 Koordinator Konsumsi Pelatihan dasar Organisasi Himpunan Tahap IV (Coordinator Consumption of Primary Training Organization Step IV)
PENGALAMAN KERJA (Work Experience)
2016 Praktek Kerja Lapangan – Proyek Pembangunan Jalan Tol Ruas Soreang – Pasirkoja Seksi II (PT. Girder Indonesia dan PT. Jabar Bumi Konstruksi KSO)
QUALIFICATION (Qualification)
Bahasa (Language)
Indonesia dan Inggris (TOEIC : Score 410) Software dan Komputer (Software and Computer)
Windows (Skills : ) Adobe Acrobat (Skills : ) Microsoft Office Program (Word, Excel, Power Point,
Visio) (Skills : )
SAP2000 (Skills : )
CURICULUM VITAE