17
PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN TENAGA KERJA DI BAGIAN PELEBURAN LOGAM KOPERASI BATUR JAYA CEPER KLATEN Skripsi Ini Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S-1 Kesehatan Masyarakat Disusun Oleh ARI ANGGARA FAJAR NUGROHO J 410 080 009 PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013

PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

TENAGA KERJA DI BAGIAN PELEBURAN LOGAM

KOPERASI BATUR JAYA CEPER KLATEN

Skripsi Ini Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S-1 Kesehatan Masyarakat

Disusun Oleh ARI ANGGARA FAJAR NUGROHO

J 410 080 009

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2013

Page 2: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

TENAGA KERJA DI BAGIAN PELEBURAN LOGAM

KOPERASI BATUR JAYA CEPER KLATEN

Skripsi Ini Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S-1 Kesehatan Masyarakat

Disusun Oleh ARI ANGGARA FAJAR NUGROHO

J 410 080 009

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2013

Page 3: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

TENAGA KERJA DI BAGIAN PELEBURAN LOGAM

KOPERASI BATUR JAYA CEPER KLATEN

Skripsi Ini Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S-1 Kesehatan Masyarakat

Disusun Oleh ARI ANGGARA FAJAR NUGROHO

J 410 080 009

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2013

Page 4: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

ABSTRAK

ARI ANGGARA FAJAR NUGRAHA J 410 080 009 PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN TENAGA KERJA DI BAGIAN PELEBURAN LOGAM KOPERASI BATUR JAYA CEPER KLATEN XII+58+21

Iklim kerja merupakan salah satu faktor fisik yang berpotensi menimbulkan potensi bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan terhadap tenaga kerja bila berada pada kondisi yang ekstrim panas dan dingin dengan kadar yang melebihi nilai ambang batas yang diperkenankan menurut standar kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ada dan tidaknya pengaruh iklim kerja panas terhadap kelelahan kerja pada pekerja bagian peleburan logam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survai yang menggunakan pendekatan Cross Sectional. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian menggunakan Uji Mann-Whitney dengan SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan signifikan pada pos-test 0,000 < 0,005. Hal ini berarti ada perbedaan tingkat kelelahan yang signifikan antara bagian peleburan dan bagian produksi sesudah bekerja. Tingkat kelelahan di bagian peleburan lebih tinggi dibandingkan dengan bagian produksi. Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh iklim kerja panas terhadap kelelahan tenaga kerja (p=0,000).

Kata Kunci : Iklim Kerja, Kelelahan Tenaga Kerja Surakarta, Oktober 2013 Pembimbing I Pembimbing II

Tarwaka, PGDip. Sc., M.Erg Dr. Suwaji, M. Kes NIP. 19640929 1988031019 NIP. 131269137

Mengetahui,

Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat

Yuli Kusumawati, SKM, M. Kes (Epid) NIK. 863

Page 5: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

ARI ANGGARA FAJAR NUGRAHA. J 410 080 009. THE INFLUENCE OF HOT WORK CLIMATE TOWARD THE WORKERS’ FATIGUE IN THE METAL SMELTING SECTION AT BATUR JAYA COOPERATIVE, CEPER, KLATEN. XII+58+21. ABSTRACT A working-climate is one of the physical factors that potentially causes a danger potential which can cause health disorders to the workers when they are in the extremely hot or cold situation with the over degree of the threshold permitted according to the health standard. This research was aimed to find out whether there was a differentiation or not the influence of hot work climate to the workers’ fatigue in the metal smelting section. This research was a quantitative one with a survey method by using Cross Sectional Approach. The statistic test used to analyze the research data was Mann-Whitney Test with SPSS version 21. The result showed significantly at the post-test 0.000<0.005. It means that there was a significant fatigue level between the melting section and the producing section after work. The fatigue level in the melting section was higher than the fatigue level in producing section. Based on the Mann-Whitney test, it could be concluded that there was the influence of hot work climate toward the workers’ fatigue (p=0.000) Key Words : Work Climate, Workers’ Fatigue

Page 6: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN
Page 7: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN
Page 8: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN
Page 9: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

v

BIODATA

Nama : Ari Anggara Fajar Nugroho

Tempat/Tanggal Lahir : Sukoharjo, 29 Mei 1990

Jenis Kelamin : Laki-laki

Agama : Islam

E-mail : [email protected]

Alamat : Dukuh Tegalrejo Rt 01/VI, Godog, Kecamatan

Polokarto, Kabupaten Sukoharjo

Riwayat Pendidikan : 1. Lulus SD Negeri 2 Godog tahun 2002

2. Lulus SMP Negeri 3 Polokarto tahun 2005

3. Lulus SMA Negeri 1 Polokarto tahun 2008

4.Menempuh pendidikan di Program Studi Kesehatan

Masyarakat FIK UMS sejak tahun 2008

Page 10: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

vi

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr wb

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-NYA sehingga

penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Iklim Kerja

Panas Terhadap Kelelahan Tenaga Kerja Di Bagian Peleburan Logam

Koperasi Batur Jaya Ceper Klaten”. Skripsi ini disusun guna memenuhi

persyaratan dalam menempuh derajat S-1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu

Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Peneliti mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan

bantuan dan dukungan sehingga skripsi ini dapat diselesaikan sebagaimana

yang diharapkan. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Arif Widodo, A.Kep, M.Kes selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin

penelitian untuk skripsi ini.

2. Ibu Yuli Kusumawati, SKM, M.Kes (Epid) selaku Ketua Program Studi

Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas

Muhammadiyah Surakarta.

3. Bapak Tarwaka, PGDip. Sc. M.Erg selaku penguji I sekaligus Pembimbing

I yang telah memberikan bimbingan, pengarahan dan saran dalam

menyelesaikan skripsi ini.

4. Bapak Dr. Suwaji, M.Kes selaku Pembimbing II yang telah memberikan

bimbingan, pengarahan dan saran dalam menyelesaikan skripsi ini.

5. Bapak Dr. Hardjanto, MS., SpOK selaku penguji II yang telah memberikan

masukan dan saran untuk perbaikan penyusunan skripsi ini.

6. Bapak Sri Darnoto, SKM., MPH selaku penguji III yang telah memberikan

masukan dan saran untuk perbaikan penyusunan skripsi ini.

Page 11: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN
Page 12: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………… i ABSTRAK ABSTRACK HALAMAN PERSETUJUAN…………………………………………… ii HALAMAN PENGESAHAN…………………………………………… iii PERNYATAAN………………………………………………………….. iv BIODATA………………………………………………………………… v KATA PENGANTAR……………………………………………………. vi DAFTAR ISI……………………………………………………………… viii DAFTAR GAMBAR……………………………………………………… x DAFTAR TABEL………………………………………………………… xi DAFTAR LAMPIRAN………………………………………………….... xii DAFTAR SINGKATAN………………………………………………….. xiii BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang……………………………………………………… 1 B. Rumusan Masalah…………………………………………………… 4 C. Tujuan Penelitian……………………………………………………. 4 D. Manfaat Penelitian…………………………………………………... 5

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

A. Iklim Kerja………………………………………………………….. 7 B. Kelelahan Kerja………………….………………………………… 12 C. Pengaruh Iklim Kerja Panas Terhadap Kelelahan…………..……… 21 D. Kerangka Teori………………………….………………………….. 23 E. Kerangka Konsep…………………………………………………… 24 F. Hipotesis………..…………………………………………………… 24

BAB III. METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Rancangan Penelitian…………………………………….. 25 B. Populasi dan Sampel………………………………………………... 27 C. Waktu dan Tempat Penelitian……..……………………………….. 29 D. Variabel Penelitian…………………………………………………. 29 E. Definisi Operasional……………..…………………………………. 30 F. Alat dan Bahan Penelitian……….…………………………………. 33 G. Pengumpulan Data………………………………………………….. 30

Page 13: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

ix

H. Pengolahan Data…………………………………………………... 37 I. Analisis Data………………………………………………………. 37

BAB IV. HASIL PENELITIAN

A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian……….……………………… 38 B. Karakteristik Responden Subjek…...……………………………… 39 C. Hasil Pengukuran Iklim Kerja Panas……..……………………….. 40 D. Hasil Pengukuran Kelelahan Kerja Sebelum dan Sesudah Bekerja. 42 E. Analisis Bivariat…………………………………………………… 45

BAB V. PEMBAHASAN

A. Karakteristik Responden Subjek……………………….…………. 47 B. Iklim Kerja Panas…………………………………………….…… 48 C. Kelelahan Kerja…………………………………………………… 50

BAB VI. SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan………………………………………………………….. 55 B. Saran………………………………………………………………. 55

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

Page 14: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Teori…………………………………………… 23

Gambar 2.2 Kerangka Konsep………………………………………… 24

Gambar 3.1 Desain Penelitian…………………………………………. 26

Page 15: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Nilai Ambang Batas Iklim Kerja……………….…………….. 9

Tabel 2.2 Nilai Standart IMT…………………………………………… 18

Table 4.1 Distribusi frekuensi Responden Berdasarkan Masa Kerja Pada

Bagian Peleburan dan Produksi………...…………………… 39

Table 4.2 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Umur Pada

Karyawan Bagian Peleburan dan Produksi………………….. 40

Tabel 4.3 Hasil Pengukuran Beban Kerja dengan Metode Perhitungan

Denyut Nadi Di Koperasi Batur Jaya Ceper Klaten tahun

2013………………………………………………………….. 41

Tabel 4.4 Hasil Pengukuran Iklim Kerja Di Koperasi Batur Jaya Ceper

Klaten……………………………………………………….. 42

Table 4.5 Hasil Pengukuran Kelelahan Kerja dengan Kecepatan Waktu

Reaksi Rangsang Cahaya Sebelum dan Sesudah Bekerja

di Bagian Peleburan………………………………...……….. 42

Tabel 4.6 Hasil Pengukuran Kelelahan Kerja dengan Kecepatan Waktu

Reaksi Rangsang Cahaya Sebelum dan Sesudah Bekerja

di Bagian Produksi……………………………...…………… 43

Tabel 4.7 Uji Statistik Tingkat Kelelahan Sebelum dan Sesudah Bekerja. 44

Tabel 4.8 Uji Statistik Tingkat Kelelahan Pada bagian Peleburan dan

Bagian Produksi………………...……………………………. 45

Page 16: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Keterangan Penelitian

Lampiran 2. Hasil Uji Statistik Mann-Whitney

Lampiran 3. Hasil Pengukuran Kelelahan Tenaga Kerja Di Koperasi Batur Jaya

Ceper- Klaten

Lampiran 4. Hasil Pengukuran Iklim Kerja Panas Di Koperasi Batur Jaya Ceper-

Klaten

Lampiran 5. Dokumentasi Pengukuran Kelelahan Tenaga Kerja dan Iklim Kerja

Panas

Lampiran 6. Daftar Kuosioner

Page 17: PENGARUH IKLIM KERJA PANAS TERHADAP KELELAHAN

xiii

DAFTAR SINGKATAN

BB : Berat Badan

BMI : Body Mass Index

BUMN : Badan Usaha Milik Negara

Hiperkes : Himpunan Peraturan Kesehatan

ILO : International Labour Organization

ISSB : Indeks Suhu Basah dan Bola Basah

KKB : Kelelahan Kerja Berat

KKR : Kelelahan Kerja Ringan

KKS : Kelelahan Kerja Sedang

K3 : Keselamatan Kesehatan Kerja

NAB : Nilai Ambang Batas

Permenakertrans : Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

TB :Tinggi Badan