of 18 /18
OWNER CM CONSULTANT Project : THE PAKUBUWONO HOUSE KONT Jl. Pakubuwono VI, Kebayoran Baru THE PAKUBUWONO DEVELOPMENT Jakarta Selatan PROPOSAL COVER SHEET Date : 21 Januari 2013 No : Raised t : PT JAYA CM (MK) Submission Date : 21 Jan Attn. Bapak Heru Purwadi Requested : Subject : Pemasangan Coupler di Joint Tulangan Balok Kolom Return Date : Total page(s) include th : CONSTRUCTION METHODE STATEMENT & CALCULATION PEMASANGAN COUPLER DI JOINT TULANGAN BALOK - KOLOM PT. ACSET INDONUSA Notes : For Approved Terima kasih atas perhatiannya. Mengetahui disusun oleh, Kurniadji Purwoko Sonny Hendrawan J. Reinaldi Project manager Engineering Manager Construction Mana Revision Reviewed By R0 Heru P Comment : Date : Approved by Project Dire : Bersama ini kami kirimkan PEMASANGAN COUPLER DI JOINT TULANGAN BALOK - KOLOM. Moh direview, agar kami dapat segera melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Pemasangan Coupler

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Metode pelaksanaan pemasangan coupler

Citation preview

Method Statement (R2)OWNERCM CONSULTANTProject :THE PAKUBUWONO HOUSEKONTRAKTOR PELAKSANAJl. Pakubuwono VI, Kebayoran BaruTHE PAKUBUWONO DEVELOPMENTJakarta Selatan

PROPOSAL COVER SHEET

Date:21 Januari 2013No: /MS/TPHs/AI/I/13Raised to:PT JAYA CM (MK)Submission Date:21 Januari 2013Attn. Bapak Heru PurwadiRequested:Subject:Pemasangan Coupler di Joint Tulangan Balok KolomReturn Date:Total page(s) include this page:

CONSTRUCTION METHODE STATEMENT & CALCULATIONPEMASANGAN COUPLER DI JOINT TULANGAN BALOK - KOLOM

PT. ACSET INDONUSA

Notes:For Approved

Bersama ini kami kirimkan PEMASANGAN COUPLER DI JOINT TULANGAN BALOK - KOLOM. Mohon untuk segera direview, agar kami dapat segera melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Terima kasih atas perhatiannya.Mengetahuidisusun oleh,

Kurniadji PurwokoSonny HendrawanJ. ReinaldiProject managerEngineering ManagerConstruction Manager

RevisionReviewed ByApproved ByR0

Heru Purwadi

Comment :

Date:Approved by Project Director:Replied By:Signature:Signature:

halaman depan (2)

METODE KERJA PELAKSANAANPEMASANGAN COUPLER DI JOINT TULANGAN BALOK - KOLOMTHE PAKUBUWONO HOUSE

RevisionDatePrepared Checked ApprovedAuthorizedbybybyby

R021-Jan-13

iSIMETODE KERJADoc.No: /MS/TPH.TH/AI/I/13PEMASANGAN COUPLER DI JOINT TULANGAN BALOK - KOLOMPage: of 3THE PAKUBUWONO HOUSEDate: 16 Januari 2013Rev: 0

1.DAFTAR ISIhalaman

Lembar pengesahan1

1.Daftar isi...22.Lingkup Kerja .33.Material .34.Peralatan ..35.Persiapan ..36.Metode Pelaksanaan ..37.Kualitas / Mutu .38.Keselamatan Kerja .3

2.Lingkup kerja :-Metode ini dibuat agar kelangsungan pekerjaan pengecoran kolom tidak bergantung kepada pekerjaan pengecoran balok. Coupler yang akan dipasang yaitu di kolom K3A' dan K3B', di semua titik join kolom-balok dari lantai 14 - lantai atap. Metode ini dilakukan sampai stek tulangan coupler terpasang di semua balok, yang dapat dilajutkan dengan penulangan balok secara normal.3.Material yang di gunakan :-Coupler D 25 dan D16 ex Bartec-Rebar untuk panjang penyaluran dan stek, D25, D16, D13-Stereofoam untuk blok out tebal 5 cm dan 1 cm-Tutup rebar atau tutup coupler.4.Peralatan yang di gunakan :-Alat las-Alat sney tulangan-Bar Bender-Gergaji potong-Kawat bendrat5.Persiapan :-Shop drawing dan bar bending scheduling sudah diapprove sebelumnya.-Tulangan penyaluran dan stek coupler sudah difabrikasi berupa pemotongan, sney, dan dibawa ke lapangan berpasang-pasang. Sney dibuat sepanjang 30 mm.-Kelompokkan pasangan stek coupler dan beri nama, sehingga tidak tertukar apabila stek dipasang kembali.-Setelah pemberian nama pada pasangan tulangan ini selesai, stek dipisahkan dari pasangannya. Coupler dan tulangan penyalurnya siap dirangkai.-Buat rangkaian instalasi tulangan coupler dengan menggunakan bantuan besi D13 (dibuat seperti sengkang balok) dan alat las.Susunan rangkaian sesuai tatanama yang dibuat dari awal. Rangkaian ini untuk memudahkan uitzet dan pemasangan di lapangan. Rangkaian ini ditujukkan seperti gambar.-Buat rangkaian instalasi tulangan coupler dengan menggunakan bantuan besi D16 dan alat las.Susunan rangkaian sesuai tatanama yang dibuat dari awal. Rangkaian ini untuk memudahkan uitzet dan pemasangan di lapangan. Rangkaian ini ditujukkan seperti gambar.-Las cantum pada pertemuan tulangan penyaluran antara: coupler yang sudah dimasukkan 30 mm ulirnya (dimatikan), sengkang pemisah D16.-Buat marking di as tulangan pemisah D16.-Pastikan coupler ditutup dengan plugnya. Dan rebar masuk ke dalam coupler hanya 30 mm dimatikan 1 las cantum, dan rangkaian ini siap dipasang.-Siapkan tim surveyor, pelaksana, dan tim las untuk bersama-sama memasang rangkaian coupler ini. Koordinasikan jadwal yang tepat.

6.Metode Pelaksanaan :-Sengkang kolom di bawah elevasi balok harus dimasukkan dahulu.-Sengkang kolom struktur di atas elevasi balok jangan dimasukkan dulu.-Dihindari pemasangan CT (peminggang) di ruas kolom di atas elevasi balok.-Tambahkan sengkang kolom untuk dudukan tulangan pemisah, di area core kolom. Sengkang atas dipasang untuk dudukan rangkaian atas, sengkang bawah untuk dudukan rangkaian bawah.-Elevasi top dari masing-masing sengkang ini disesuaikan dan dimatikan ke tulangan pokok dengan mengikat kuat.-Pasang rangkaian couler dan tulangannya dengan mendudukkannya di sengkang tambahan. Pemasangan dilakukan urut dari bawah. Perhatikan arah posisi rangkaian sama dengan yang tertera di catatannya, jangan sampai salah.-Ukur posisi horizontal secara teliti, dengan mengacu kepada markingan di as tulangan pemisah.-Jika posisi horizontal sudah sesuai, langsung las cantum kaki rangkaian ke tulangan tambahan yang sudah terpasang. Rangkaian ini dapat diperkuat lagi ke sengkang tambahan.-Check kembali tutup coupler dan pastikan tidak ada kebocoran.-Pasang stereofoam 1 cm di depan coupler, agar setelah di cor kelihatan coupler yang terpasang.-Cor kolom sesuai dengan mutu yang disyaratkan dan berhenti pada elevasi 100 mm di atas elevasi pelat lantai.7.Kualitas / Mutu-Penempatan sengkang pemisah yang sama dengan lebar kolom-Tidak diijinkan melakukan pengelasan ke tulangan utama.-Pastikan vertikalitas bekesting diukur dengan cermat.8.Keselamatan kerja-Pekerja wajib mendapatkan induksi /pengarahan mengenai standarkeamanan dan resiko pekerjaan sebelum melaksanakan aktivitas.-Memastikan peralatan kerja yang digunakan telah memenuhi standart keamanan.-Alat pelindung diri (sepatu karet, helm) harus digunakan dengan benar.-Sarung tangan, masker, kaca mata harus dipakai bilamana diperlukan.