Paket Program SPSS for Windows1 ? Â· Multi user artinya dapat di-install pada ... SPSS 11.0 dapat dioperasikan dengan Windows 95, Windows 98 ... Setelah data direkam langkah lain

  • View
    218

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of Paket Program SPSS for Windows1 ? Â· Multi user artinya dapat di-install pada ... SPSS 11.0 dapat...

  • 1

    Paket Program SPSS for Windows1

    Oleh: HMA Prawoto A. PENDAHULUAN

    SPSS (Statistical Program for Social Science) merupakan salah satu program aplikasi komputer yang saat ini digunakan secara luas. Walaupun disebutkan sebagai program statistik untuk ilmu sosial, tetapi dalam praktek sering juga digunakan untuk ilmu-ilmu eksakta. SPSS yang dikembangkan bermula dari program versi DOS (versi 1.0 sd 4.0 disebut dengan program SPSS/PC+) sedangkan versi 5.0 dan sesudahnya disebut program SPSS for Windows yang hanya dapat dijalankan melalui program Windows (under Windows). Pada saat ini (2004) yang di-release di pasaran telah sampai pada versi 12.0. SPSS versi 1.0 sd 6.0 program installer disediakan dalam disket dan versi berikutnya program installer versi CD.

    Pengeluaran beberapa versi SPSS for Windows adalah sbb. Release 5.0 1992 Release 6.0 Juni 1993 Release 7.0 Desember 1995 Release 7.5 November 1996 Release 8.0 Desember 1997 Release 9.0 Desember 1998 Release 10.0 September 1999 Release 10.0.5 December 1999 Release 10.0.7 Juni 2000 Release 11.0 September 2001 Release 11.5 September 2002 Release 12.0 September 2003 Pembahasan berikut dalam makalah ini adalah SPSS for Windows dan lebih khusus

    lagi mengacu pada versi 11.0. SPSS 11.0 for Windows dirancang dalam dua versi yaitu single user dan multi user. Multi user artinya dapat di-install pada komputer yang menggunakan jaringan.

    Beberapa kemudahan yang dimiliki dalam pengoperasian SPSS 11.0 for Windows di antaranya disebutkan oleh Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer (2003) adalah sebagai berikut. 1. Editor data yaitu adalah jendela untuk pengolahan data. Data editor dirancang

    sedemikian rupa seperti pada aplikasi spreadsheet untuk mendefinisikan, merekam, mengedit, dan menampilkan data.

    1 Makalah disajikan dalam Lokakarya Statistik dan Analisis Data Penelitian Menggunakan Komputer Angkatan X Tahun 2004

    Tanggal 19-23 Juli 2004 di Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.

  • 2

    2. Viewer untuk mempermudah pemakai dalam melihat hasil pemrosesan, menunjukkan, atau menghilangkan bagian tertentu dari output, serta memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi yang lain.

    3. Multidimensional pipot table. Hasil pengolahan data ditampilkan dengan melakukan eksplorasi terhadap tabel dengan pengaturan baris, kolom, dan layer. Pemakai juga dapat dengan mudah melakukan splinting tabel sehingga hanya satu group tertentu yang ditampilkan.

    4. Grafik resolusi tinggi. Dengan kemampuan grafik beresolusi tinggi, baik untuk menampilkan pie charts, bar charts, histograms, scatter plots, 3-D graphical, dan yang lainnya, akan membuat SPSS tidak hanya mudah dioperasikan tetapi juga membuat pemakai merasa nyaman dalam pekerjaannya.

    5. Database access. Pemakai program ini dapat memperoleh kembali informasi dari database dengan menggunakan Database Wizard yang disediakan.

    6. Transformasi data. Transformasi data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Pemakai dapat dengan mudah melakukan subset data, mengkombinasikan kategori, add, aggregate, merge, split, dan beberapa perintah transpose files.

    7. Distribusi elektronik. Salah satu kelebihan SPSS adalah mudah digunakan untuk keperluan distribusi elektronik. Pengguna dapat mengirimkan laporan secara elektronik menggunakan tombol pengiriman data (e-mail) atau melakukan ekspor tabel dan grafik ke mode HTML, sehingga mendukung distribusi melalui internet dan intranet.

    8. Online help. SPSS menyediakan fasilitas online help (dalam bahasa Inggris) yang akan selalu siap membantu pemakai dalam melakukan pekerjaannya. Bantuan yang diberikan dapat berupa petunjuk pengoperasian secara detail, mudah mencari prosedur yang diinginkan sampai pada contoh-contoh kasus dalam pengoperasian program.

    9. Akses data tanpa penyimpanan sementara. Pada SPSS 11.0 analisis data yang besar tanpa membutuhkan tempat penyimpanan sementara (temporary file). Hal ini mengurangi permasalahan apabila hard disk sudah hampir penuh.

    10. Interface dengan database relational. Fasilitas ini akan menambah efisiensi dan memudahkan pekerjaan untuk mengekstrak data dan menganalisisnya dari database ralasional.

    11. Analisis distribusi. Fasilitas ini diperoleh pada pemakaian SPSS for Server (multiuser). Kegunaan analisis ini adalah apabila peneliti akan menganalisis file-file data yang sangat besar dapat langsung me-remote dari server dan memprosesnya sekaligus tanpa harus memindahkan ke komputer user.

    12. Multi sesi. SPSS memberikan kemampuan untuk malakukan analisis lebih dari satu file data pada waktu yang bersamaan.

    B. MENU PROGRAM SPSS

    SPSS/PC+ tidak dapat diinstall dalam disket, tetapi harus dalam hard disk dan untuk menjalankan tetap diperlukan program Windows (mis. Windows 3.0). SPSS for Windows hanya dapat diinstall dalam hard disk melalui Windows. SPSS for Windows hanya dapat diinstall pada komputer Pentium dengan RAM minimal 16 mb, space hard disk minimal masih 170 mb dan cart VGA dengan memori minimal 1 mb.

  • 3

    Gambar 2 Menu Program SPSS 11.0 for Windows

    SPSS 11.0 dapat dioperasikan dengan Windows 95, Windows 98, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows Me, Windows XP, maupun Windows Longhorn. Apabila diinstall akan tampil sortcut dan menu program seperti pada Gambar 1 dan Gambar 2. Apabila shortcut maupun program SPSS diklik maka program SPSS akan tampil seperti pada Gambar 3. Dari Gambar 3 terlihat bahwa program SPSS siap dengan Editor Data.

    Gambar 1 Shortcut SPSS 11.0 pada

    Windows

  • 4

    Gambar 3 SPSS Siap dengan Menu Editor Data.

    Pada Menu Bar SPSS terlihat ada 10 menu yang dapat digunakan yaitu File, Edit, Data, Transform, Analyze, Graphs, Utilities, Windows, dan Help. Apabila di File, berisi fasilitas pengelolaan atau manajemen data dan file. Menu ini meliputi

    perintah-perintah New, Open, Open Database, read Text Data, Save, Save As, Display Data Info, Apply Data Dictionary, Cache Data, Print

    Edit, berisi perintah-perintah yang berkaitan dengan kegiatan editing seperti: Undo, Redo, Cut, Copy, Paste, Paste Variables, Clear, Find, dan Options.

    View, meliputi menu untuk mengatur tampilan program dengan perintah-perintahnya: Status Bar, Toolbars, Fonts, Grid Lines, Value Labels, dan Variables.

    Data, berkaitan dengan pengelolaan data dengan perintah-perintahnya meliputi: Define Dates, Insert Variable, Insert Cases, Go to Case, Sort Case, Transpose, Restructure, Merge Files, Aggregate, Spit File, Select Cases, dan Weight Cases.

    Transform, berisi perintah untuk transformasi data dengan perintah-perintah meliputi: Compute, Random Number Seed, Count, Recode, Categorize Variables, Rank Cases, automatic Recode, Create time Series, Replace Missing Value, dan Run Pending Transform.

    Analyze, digunakan untuk menganalisis data dengan perintah-perintah meliputi: Report, Descriptive Statistic, Compare Means, General Linear Model, Correlate, Regression, Classify, data Reduction, Scale, Nonparametric Tests, dan Multiple Response. Perintah-perintah dalam menu ini merupakan menu sentral dalam analisis data, maka dalam menu inilah perintah yang paling banyak digunakan. Setiap perintah dalam menu ini masih memiliki sub-perintah yang lebih terinci lagi.

    Graphs, digunakan untuk memvisualisasikan data dengan perintah-perintah meliputi: Gallery, Interactive, bar, Line, Area, Pie, High-Low, Pareto, Control, Boxplot, Error Bar, Scatter, Histogram, P-P, Q-Q, Sequence, ROC Curve, dan Time Series.

    Utilities, digunakan berkaitan dengan utilitas dalam SPSS dengan perintah meliputi: Variable, File Info, Difine Sets, Use Sets, Run Script, dan Menu Editor.

    Windows, digunakan untuk mengatur tampilan Windows dengan perintah-perintah: Minimize All Windows dan nama (-nama) data yang diedit.

    Help, perintah untuk mengaktifkan program bantuan dan tutorial dengan perintah-perintahmeliputi: Topics, Tutorial, SPSS Home Page, Statistics Coach, dan About.

    C. MENGELOLA DATA 1. Merancang Variabel

    Yang dimaksud merancang variabel adalah menetapkan jenis dan nama variabel sebelum berdasarkan data. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan tanda terhadap variabel-variabel yang akan dianalisis. Untuk memudahkan analisis data semua data direkam dalam bentuk angka (numerik). Sebenarnya memang SPSS dapat merekam data dalam bentuk nominal, namun dalam analisis akan sangat memudahkan apabila direkam dalam bentuk angka.

  • 5

    Cara menetapkan struktur data dalam bentuk variabel perhatikanlah contoh data yang biasa direkam dalam berntuk tabel sebagai berikut. Tabel 1 Rerata UAN SMA Tunas Bangsa Tahun 2004

    Kelas A Kelas B Kelas C P W P W P W

    5,6 4,5 6,7 8,9 4,8 7,8 7,8 6,7 5,9 5,6 9,1 8,6 8,6 8,9 5,0 5,9 6,7 6,7 6,7 5,6 6,5 5,0 8,9 5,9

    Dari tabel berikut apabila disusun dalam tabel data statistik (SPSS), variabel kelas,

    jenis kelamin dan nilai harus dijadikan variabel. Jadi data tersebut dalam tabel data SPSS akan menjadi 3 (tiga) variabel. Kelas dan jenis kelamin menjadi variabel pilah, sedangkan rerata nilai menjadi variabel nilai. Maka susunan tabel datanya akan menjadi sebagai berikut.

    No Kelas Kelamin Nilai 1. 1 1 5,6 2. 1 1 7,8 Keterangan: 3. 1 1 8,6 Kelas 1 = A 4. 1 1 6,7 2 = B 5. 1 2 4,5 3 = C 6. 1 2 6,7 Kelamin 1 = Pria 7. 1 2 8,9 2 = Wanita 8. 1 2 5,6 9. 2 1 6,7 10. 2 1 5,9 11. 2 1 5,0 12. 2 1 6,5 13. 2 2 8,9 14. 2 2 5,6 15. 2 2 5,9 16. 2 2 5,0 17. 3 1 4,8 18. 3 1 9,1 19. 3 1 6,7 20. 3 1 8,9 21. 3 2 7,8 22. 3 2 8,6 23. 3 2 6,7 24. 3 2 5,9

    2. Merekam (Entry) Data

  • 6

    Ada dua cara merekam data dalam program SPSS for Windows yaitu merekam data secara langsung pada Editor Data dan dengan