Menata Kembali Niat Bersedekah

  • Published on
    25-Feb-2018

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • 7/25/2019 Menata Kembali Niat Bersedekah

    1/6

    Segala puji hanya milik Allah *Subhaanahu Wa Taaalaa*. Shalawat dan salam

    semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah tercinta, uhammad bin

    Abdullah, segenap keluarga, para sahabat dan umatnya yang setia.

    Alhamdulillah, !abi uhammad *Shallallahu "Alaihi Wassalam* memberitahukepada kita ummatnya, ilmu mengenai apa saja perbuatan yang bila dikerjakan

    selagi hidup di dunia yang #ana ini, dapat menyebabkan hadirnya naungan di

    hari $iamat, salah satunya adalah sedekah.

    *Subhanallah*...saat ini masyarakat sudah mulai menyadari makna sedekah

    tersebut. %anyak orang yang bersedekah. $ebanyakan mereka dulu belum

    memahami keutamaan sedekah atau berada dalam kondisi ekonomi yang kurang

    memungkinkan untuk sedekah.

    $esadaran ini membuat masyarakat senantiasa berbagi, salah satunya dengan

    sedekah.

    %agaimana mnrt syar&inya bilamana ada orang yang bersedekah supaya

    memperlancar rejeki' $emudian bagaimana cara belajar ikhlas yang

    sebenar(benarnya'

    )khlas...sepatah kata yang mudah diungkapkan, namun sulit diamalkan.

    enurut pemahaman saya yang awam ini, jangankan bagi kita, bagi generasi *

    sala#* pun masalah ikhlas ini pun terasa berat. anya kejujuran diri ini dan

    Allah *Ta&ala* yang tahu apakah suatu amal itu tergolong ikhlas atau tidak.

    %ersedekah sangatlah dianjurkan. %ahkan kita diperintahkan untuk

    memperbanyak sedekah. engenai apakah indi+idu tersebut mengharap balasan di

    dunia atau pahala di akhirat, tentunya pilihan ada di tangan masing(masing.

    %isa jadi dengan diniatkan mendapatkan balasan di dunia berupa kelancaran

    rejeki, kemudian Allah mengabulkannya. Atau diniatkan semoga Allah *Subhanahu

    Wa Taala* membalasnya dengan pahala di akherat, maka tentunya ini lebih

    utama.

    ari kita perhatikan #irman Allah *Subhanahu Wa Taala* dalam kitab suci

  • 7/25/2019 Menata Kembali Niat Bersedekah

    2/6

    Al(uran -terjemahan sbb/

    S. Ali &)mran 012. ... %arang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya $ami

    berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala

    akhirat, $ami berikan -pula kepadanya pahala akhirat itu. 3an kami akanmemberi balasan kepada orang(orang yang bersyukur.

    S. An !isaa& 041. %arangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja -maka

    ia merugi, karena di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. 3an Allah

    aha endengar lagi aha elihat.

    S. Al ashash 56. aka keluarlah $arun kepada kaumnya dalamkemegahannya700468. %erkatalah orang(orang yang menghendaki kehidupan dunia/

    9oga(moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada

    $arun: sesungguhnya ia benar(benar mempunyai keberuntungan yang besar.9

    S. Al ashash ;RA!?(>RA!? =A!? @AA) $)TA% AA, @!3)R)$A! SAAT

    3A! %@R!AB$A

    3) CAA AA )TDA =A!? @!?ARAE EAAA =A!? $@$A

    S. Baathir F6 Sesungguhnya orang(orang yang selalu membaca kitab Allah dan

    mendirikan shalat dan mena#kahkan sebahagian dari reGki yang $ami

    anugerahkan kepada mereka dengan diam(diam dan terang(terangan, mereka itu

    mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

  • 7/25/2019 Menata Kembali Niat Bersedekah

    3/6

    S. Al AhGab F6. 3an jika kamu sekalian menghendaki -keredhaan Allah dan

    Rasulnya(!ya serta -kesenangan di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah

    menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.

    S. An !ahl 10. 3an orang(orang yang berhijrah karena Allah sesudah merekadianiaya, pasti $ami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di

    dunia. 3an sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka

    mengetahui,

    S. =usu# 25. 3an sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi

    orang(orang yang beriman dan selalu bertakwa.

    S. =unus FH. %agi orang(orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik

    -surga dan tambahannya. 3an muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak

    -pula kehinaan. ereka itulah penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya.

    Semoga kita bisa meningkatkan keikhlasan kita dalam amal ibadah kita, dan

    semoga Allah *Subhanahu** Wa** Taala meridhai* amal ibadah kita dan

    menjauhkan kita dari siksa api neraka. *Wallahu alam*.

    %erikut ada artikel 0

  • 7/25/2019 Menata Kembali Niat Bersedekah

    4/6

    !abi tersebut. =ang tetap tinggal hanyalah lahiriah(nya saja, dan isinya

    telah mereka ubah sesuai dengan kepentingan dan selera mereka. Eada waktu

    mereka berkumpul di ina, mereka melakukan perlombaan membuat syair,

    menceritakan kelebihan dan keunggulan nenek moyang mereka, dan bermegah L

    megahan dengan keutamaan suku mereka.

    ereka sama sekali mengabikan ibadah haji untuk bertakarub, mohon ampun, dan

    bertobat kepada Allah. %ahkan yang mereka minta selama berkumpul di ina,

    pergi melempar jumrah, dan turun ke %aitullah untuk thawa# hanyalah

    memperoleh kesenangan dunia sebanyak L banyaknya sebagaimana doa di atas/ I=a

    Tuhan kami, berilah kami -kebaikan di dunia.J

    $arena itulah, Allah nyatakan pada kelanjutan S. Al(%aKarah -F / ayat F

  • 7/25/2019 Menata Kembali Niat Bersedekah

    5/6

    kehidupan kelak itulah kita memperoleh kebahagiaan sejati. Adapun la#adG

    doa orang mukmin dapat kita baca pada uraian berikutnya.

    IRabbana aatinaa #id dun(yaa hasanataw wa #il aakhirati hasanataw wa Kinaa

    "adGaaban naar.J-S. Al(%aKarah -F / Frang

    mukmin percaya bahwa kehidupan dunia ini hanya merupakan persiapan menuju

    kehidupan yang hakiki dan abadi. $arena mereka menyadari bahwa manusia akan

    kembali kepada Allah dan mempertanggungjawabkan segala sepak terjangnya didunia ini di hadapan Allah di akhirat kelak, maka mereka sadar akan

    pentingnya pertolongan dan perlindungan Allah agar mendapatkan keselamatan

    di dunia, keselamatan di akhirat dan dijauhkan dari siksa neraka.

    emohon dijauhkan dari siksa neraka adalah suatu permohonan yang sangat

    besar kepada Allah, sebab tidak akan ada manusia yang bisa selamat dari

    siksa neraka selain orang L orang yang mendapat hidayah, tau#ik, dan rahmat

    Allah, sedangkan memperoleh ketiga hal tersebut bukanlah hal yang mudah.

    Tidak setiap orang akan diperkenankan permohonannya oleh Allah untuk bisa

    menjadi hamba(!ya yang bahagia di dunia, di akhirat, dan selamat dari siksa

    neraka. >leh karena itu, kita selalu memohon kepada Allah agar permintaan

    tersebut dikabulkan.

    %erkenaan dengan ayat ini Rasulullah saw pernah memanggil sahabat Anas bin

    alik, kemudian bertanya yang artinya/

    IApakah kamu memohon sesuatu kepada Allah'J Djaranya/ I=a, aku biasa

    mengucapkan/Wahai Tuhan, aku tidak pernah mengharapkan siksa di akhirat.

    >leh karena itu, jika memang ada, maka percepatlah dia untukku di dunia

    ini.J alu Rasulullah saw bersabda/ Iahasuci Allah, karena pasti kamu tidak

    akan sanggup memikulnya. >leh karena itu, alangkah baiknya engkau ucapkan/

    IWahai Tuhan kami berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di

    akhirat, dan jauhkanlah kami dari siksa neraka.J alu beliau mendoakan

    kebaikan untuk dirinya, lalu Allah menyembuhkannya. -R.%ukhari

    adits tersebut di atas terjadi ketika Rasulullah melihat seorang sahabat

  • 7/25/2019 Menata Kembali Niat Bersedekah

    6/6

    yang menderita sakit sehingga keadaan badannya laksana seekor ayam yang

    dicabuti bulunya. Sahabat itu kemudian berdoa seperti riwayat di atas. alu

    ia ditegur oleh Rasulullah agar tidak mengucapkan doa semacam itu, tetapi

    mengucapkan doa seperti termaktub pada ayat Fleh karena itu, kita harus selalu memohon

    kepada Allah agar kita mendapatkan kebahagiaan di kedua tempat tersebut.

    %agi seorang mukmin kehidupan di akhirat jauh lebih berarti daripada

    kehidupan di dunia karena alam akhirat kekal dan abadi, sedang alam dunia

    pasti berakhir.

    Setiap mukmin tidak boleh melupakan akhiratnya karena ingin mengejarkesenangan sementara di dunia ini. )a juga tidak boleh beranggapan bahwa

    kesenangan dunia adalah bukti dirinya telah memperoleh keridhaan Allah dalam

    hidupnya, sebab orang yang diberi kesenangan belum tentu menjadi orang yang

    dicintai dan diridhai oleh Allah. Sebagai bukti, orang L orang musyrik dan

    ka#ir juga diberi kesenangan oleh Allah di dunia ini, tetapi mereka diancam

    mendapatkan siksa yang berat di akhirat kelak.

    3oa ini boleh kita baca kapan dan di mana saja, tidak perlu waktu khusus

    atau tempat tertentu.

    -0

Recommended

View more >